HAL: WABAH PENYAKIT KULIT /GUDIK DI PONDOK DF

47 views
Skip to first unread message

Cak Noor71

unread,
Jul 21, 2014, 1:13:32 AM7/21/14
to pomg-smpit...@googlegroups.com
Wa'alaikum salam,
Alhamdulillah, ceritanya dan kejadiannya sama, sepulang libur semester juga demikian kondisinya namun saya lakukan rawat pribadi dan blm sempat ke dokter dan saat kembali ke pondok sdh kering dan mulai hilang (4 jul), namun tgl 13 jul saya anter peralatan nyuci detergent dll, kondisinya malah banyak lagi dan besar2 boroknya. Saya sudah kasih treatment sendiri ke anak saya, blm tahu hasilnya krn ahad kemarin tdk ke pondok. Kalau memang menurut info bu nunik menjadi wabah, semestinya ada komunikasi dan informasi dari pengelola pondok utk melakukan treatment yg ibu usulkan saya sgt mendukung sekali agar lebih baik lagi. Sangat berpengaruh lingkungan saat ini sdg ada pembangunan madjid (debu semen fan juga debu dari puing2) juga musim hujan yg becek area lapang. Nampaknya sejauh ini ana blm denger ada langkah2 podotif yg dilakukan di pondok utk menuju peningkatan kebersihan dan higienis, smg ada langkah segera ke depannya, terima kasih. Wassalam (abi ilham)


Terkirim dari Samsung Mobile


-------- Pesan asli --------
Dari: Nunik Riana
Tanggal:21/07/2014 08:11 (GMT+07:00)
Subjek: WABAH PENYAKIT KULIT /GUDIK DI PONDOK DF

Assalamu’alaikum Wr Wb,

 

Semoga kita semua senantiasa di Rahmati Alloh SWT ... amin, pada kesempatan ini saya ingin mengajak diskusi para orangtua  santri mengenai  kejadian yang terjadi pada anak saya Rafi Albantani naik kelas 9, beberapa bulan lalu kira-kira  5 bln lalu anak saya terkena sakit kulit gatal2 ke seluruh tubuh karna tak kunjung sembuh saya bawa ke Dr kulit, kemudian di katakan oleh Dr kulit bahwa anak saya terkena Wabah “Gudig” lalu anak saya mendapatkan obat minum dan salep Scabimet, beberapa minggu Rafi mulai sembuh dan gatal2 kulit mulai mengering, sebelum bln Ramadhan kemarin saat libur sekolah anak saya gatal2 lagi dan ini makin parah dari sebelumnya hingga bekas nya hitam hitam bekas luka gatal yg di garuk dan infeksi  dan ke 2 kalinya saya bawa ke dokter dan vonis yang sama bahwa Rafi terkena Gudig lagi... saya coba tanyakan kepada Rafi apakah di pondok DF ada yg sakit gatal2? Ternyata memang sedang mewabah hampir seluruh anak terkena wabah tsb, untuk itu saya ingin mengajak para orang tua santri DF untuk dapat diskusi bersama sama bagaimana jalan keluarnya agar wabah gudig ini tidak berulang lagi pada putra putri kita tercinta, karena tanpa di laksanakan bersama sama tentunya gudig tersebut masih bisa menular  lagi dan mewabah kembali, mungkin misalnya dengan cara seperti  : membersihakn area kamar pondok secara serentak/berobat serentak/menyemprotkan anti septik ke seluruh ruangan serentak/memakai sabun mandi detol serentak/mencuci pakaian, seprei dan seluruh perabot dgn anti septik/menjemur kasur serentak dan lain sebagainya.

Mohon saran/masukan/tanggapan dari seluruh orang tua santri agar masalah ini dapat kita pecahkan bersama.

 

 

 

Wassalam

Nunik Riana

 

--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "POMG SMPIT DF BEKASI" di Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke pomg-smpit-df-be...@googlegroups.com.
Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.

abdul hakim

unread,
Jul 21, 2014, 3:21:27 AM7/21/14
to pomg-smpit...@googlegroups.com, dasril....@gmail.com

Assalamu’alaikum, wr. wb.

 

Maaf Bapak/Ibu bila kami ikut nimbrung dalam millist ini.

Status saat ini mantan Orang Tua Santri (OTS) Pondok Pesantren Daarul Fikri (DF).

Anak-anak kami Alhamdulillah bisa sekolah dan mondok di sini.

Anak pertama lulusan tahun 2012 dan anak kedua lulusan tahun 2014.

 

Menurut kami ada baiknya perwakilan OTS atau POMG menginformasikan ke Pihak Pesantren masalah ini secara langsung.

Lebih baik bila dilengkapi dengan data anak-anak yang terkena penyakit ini.

Kemudian diadakan pertemuan antara pihak OTS/POMG dengan Pondok Pesantren membahas langkah yang diambil untuk pencegahan berikutnya.

Faktor debu seperti yang dibilang Abi Ilham sepertinya salah satu potensi untuk penyakit seperti ini, dan mungkin juga ada faktor lain

Point pencegahan yang diutarakan Bu Nunik untuk meningkatkan kebersihan area Pondok sangat bagus sekali untuk dijadikan gerakan kebersihan secara periodik

Dan mandi dengan sabun anti-kuman mudah-mudahan bisa menghambat lajunya penyakit kulit ini.

.

Kami berharap semoga ada komunikasi yang baik antara OTS/POMG dan pihak Pesantren untuk menangani masalah ini secepatnya.

Selamat menuntaskan rangkaian Ibadah di Bulan Ramadhan 1435 H.

 

Wassalamu’alaikum, wr. wb.

 

Terima kasih

Abdul Hakim (OTS Izzat & Wafda ‘Aini)

agus budiman

unread,
Jul 21, 2014, 3:36:21 AM7/21/14
to pomg-smpit...@googlegroups.com, dasril....@gmail.com

Assalamualakum wr wb.

Anak saya kelas 8, juga punya masalah yg sama, usul saya mungkin bisa dilakukan workshop mengenai house keeping buat santri dan juga pembimbing pondok.

Mungkin bapak/ibu yg bekerja sekitar cikarang cibitung, perusahaannya bisa mengusulkan melakukan CSR untuk bisa melakukan workshop 5S atau 5R?

Best regards

AB

Nunik Riana

unread,
Jul 21, 2014, 11:56:44 PM7/21/14
to pomg-smpit...@googlegroups.com, dasril....@gmail.com

Assalamu’alaikum, wr. wb.

 

Terima kasih atas masukan Bapak Bapak semua, dan follow up selanjutnya mohon kesediaan Bp. Dasril untuk dapat menyampaikan kepada pihak sekolah DF mengenai masalah ini  dan kapan  masalah ini akan di bicarakan bersama?,  kami para OTS mengharapkan dan menunggu solusi terbaik tentunya agar putra putri kita dapat belajar dengan suasana yg sehat dan dinamis tanpa terganggu dengan kondisi fisik yang mengidap penyakit kulit  yang sudah cukup lama ( lebih dari 3 bln tak kunjung sembuh), sembuh kambuh, sembuh kambuh lagi, dan kambuh lagi karena pengobatan dan kebersihan tidak dilakukan secara serentak, sehingga membuat belajar menjadi tidak nyaman dan selain dari pada itu  penyakit kulit ini terkesan kotor. Dan dari Cerita Rafi bahwa pihak asrama sdh coba mengobati para santri dengan di olesi minyak but but, tapi rasanya menurut saya hal ini belum cukup dan sifatnya sementara sementara kuman gudik tsb masih bersarang di tubuh dan lingkungan sekitar anak2 kita, kalau pendapat dokter membasmi kuman gudiq ada beberapa treathment yg harus dijalankan, usulan saya mungkin kita bisa memanggil tim penyuluhan dari RS/Dokter  terdekat untuk memberikan workshop/penyuluhan   kepada para santri terkait dengan penyakit kulit ini.

 

Dan akhir kata itu saya mohon maaf yang sebesar besarnya apabila  penyampaian dari saya ini terkesan dramatis, namun hal ini saya sampaikan apa adanya dan  semata mata demi kebaikan  kita bersama untuk kemajuan DF dimasa depan.

 

Wassalamu’alaikum, wr. wb.

Terima kasih

Nunik R. (Umi Rafi Albantani)

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages