[pm-fatwa] Usul lembaga keuangan syariah

13 views
Skip to first unread message

Denny Yapari

unread,
Dec 16, 2011, 1:36:20 AM12/16/11
to pm-f...@yahoogroups.com, pengusah...@yahoogroups.com
 

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarakatuh,

Saya punya usul, bagaimana jika dibuat suatu lembaga keuangan syariah yang diasuh oleh ustadz di forum pm-fatwa, lembaga ini tidak berbentuk bank namun mungkin badan usaha lebih tepatnya. Ini sekedar usulan jadi boleh diperbaiki dengan teman-teman yang lain.

Lembaga ini berfungsi menyediakan modal kerja yang halal, dan membantu pengusaha muslim yang membutuhkan modal dengan cara yang syar'i.
Akadnya menggunakan akad Mudharabah saja dulu, tidak usah melakukan kegiatan usaha lain.

Pendirinya adalah member forum pengusaha-muslim dan pm-fatwa dengan menyetorkan dana antara 5.000.000,- sampai dengan 10.000.000,- sehingga menjadi pemegang saham. Keseluruhan dana yang disetor adalah modal awal yang diamanahkan kepada pengurus perusahaan yakni direktur (sebagai perwakilan pemegang saham). Direktur bisa dipilih dari salah satu pemegang saham.
Untuk pengurus perusahaan lainnya hanya cukup 2-4 orang saja, yaitu ,kepala keuangan, kepala operasional dan 2 orang staf (bila diperlukan). Yang bisa dipilih kerelaannya di antara pemegang saham juga. Karena ini badan usaha maka pengurus harus profesional dan Gajinya diatur sesuai dengan UMR yang diambil dari modal yang disetorkan terlebih dahulu.
Syarat pengurusnya :
1. Paham hukum syar'i setidak-tidaknya akad mudharabah (karena cuma akad ini yang digunakan)
2. Memahami prospek bisnis dan usaha serta mampu membuat proposal
3. Khusus Kepala Keuangan memahami akuntansi dan bisa membuat laporan keuangan serta laporan pajak
4. Jujur dan Amanah (Terus terang Ini yang membingungkan saya bagaimana mendapatkan orang dengan kriteria ini sedangkan kita dalam keanggotaan milis)

Biaya awal yang dibutuhkan dari modal yang perlu dipersiapkan (sementara, kalo kurang boleh ditambahkan) :
1. Biaya untuk gaji
2. Biaya sewa tempat untuk kantor (ini bisa didapat dengan harga yang terjangkau bilamana ada member yang bersedia membagi tempatnya)
3. Biaya Meubelair (ini bisa didapat dari sumbangan)
4. Biaya ATK

Kalau saya secara kasar memperhitungkan maka cukup 5-20 orang dengan modal awal 50jt-100jt sudah bisa mendirikan lembaga ini. Jika berjalan dengan baik biaya operasional nanti dapat ditutupi setelah adanya bagi hasil.

Bagi hasil untuk pemegang saham diberikan pada akhir tahun setelah dipotong biaya operasional dan lain-lain.

Teknisnya :
1. Pengusaha yang membutuhkan modal tambahan adalah usaha yang sudah berjalan minimal 6 bulan untuk usaha mikro (omzet <5jt dalam sebulan) dan minimal 1 tahun untuk usaha kecil (omzet antara 5jt-10jt sebulan).
2. Usaha tersebut harus HALAL dan punya prospek yang bagus. Penilaian dilakukan oleh personil badan usaha dengan membuat proposal yang dibagikan kepada seluruh pemegang saham dan ustadz yang mengasuh. Dari sini didiskusikan apakah akan diberikan permodalan atau tidak, jika diberikan berapa besarnya, akadnya dan bagaimana jadwal pengembaliannya.
3. Penambahan modal ini dapat diatur waktu untuk bagi hasilnya, apakah termyn jangka pendek atapun jangka panjang
4. Dilakukan pendampingan usaha dan pengawasan terhadap dana yang dipinjamkan agar tidak melenceng
5. Diutamakan penambahan modal berbentuk alat kerja dan bahan, karena kalau uang takutnya seringkali melenceng dari akad.
6. Ada pengecualian resiko dalam akad, misalkan ternyata ada penggelapan dana (dana yang dipinjam tidak dipakai untuk mengembangkan usaha namun untuk keperluan pribadi) oleh yang meminjam maka dia dapat dilaporkan ke polisi dan berkewajiban mengembalikan dana yang dipinjam.

Kalau memang banyak member yang mau membentuk lembaga ini, saya juga berminat menjadi salah satu pemegang saham.
Sekali lagi ini sekedar usul, kalau memang bagus dan banyak yang setuju mari diperbaiki dan diwujudkan bersama-sama. Atau mungkin ada Ustadz yang mau memperbaiki konsep ini.

Wassalamu'alaikum

Denny Yapari

__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___

Brian Arfi (Fauzan Abu Ramza)

unread,
Dec 16, 2011, 3:01:37 AM12/16/11
to pm-f...@yahoogroups.com, pengusah...@yahoogroups.com
 

Waalaykumussalam warahmatullah wabarakatuh


Seinget saya pak Ferry Koto pernah ngelempar ide yang sejenis, tapi tak sama. jujur, saya lebih prefer yang ini. teknis sudah jelas. tinggal dijalankan. Cuma ya itu, butuh motor supaya bisa jalan. Kalo pengen kenceng dan bagus, motornya juga harus kenceng dan bagus. Ustadz pengasuh biasanya sudah penuh jadwalnya. Tapi semoga masih bisa diluangkan.

Insya Allah saya ikut partisipasi :) apa langsung mau di listing aja?

2011/12/16 Denny Yapari <ssi_s...@yahoo.com>




--
Wassalamu'alaykum Wa Rahmatulloh Wa Barokatuh

http://DheZign.com | http://twitter.com/dhezign | http://facebook.com/dhezign | http://facebook.com/brianarfi
Brian Arfi / Fauzan Abu Ramza
PT. DheZign Online Solution - Web Development - Web Apps Development - Online Marketing Services - "100% Money Back Guarantee!"
021-4555-61-88 - 031-78-123-815

__._,_.___
.

__,_._,___

dwi andriyanto

unread,
Dec 16, 2011, 4:10:31 AM12/16/11
to pm-f...@yahoogroups.com
 

Assalaamualaikum

Saya setuju diusulkan lembaga keuangan, dengan setoran modal dari tiap
anggota Insya Alloh kita bisa. Kalo tidak bergerak dari tataran
sekarang maka mencari lembaga keuangan yang jauh dari riba hanya
sekedar konsep Al Quran dan Al Hadits ... konsep akan menjadi amal
jika kita sudah melaksanakan di lapangan.Meskipun ada aturan BI
sebagai induk dari lembaga keuangan yang masih campur dengan riba,
tetapi minimal dari kita sudah berusaha untuk membuatnya, karena yang
akan merasakan keberkahan dari lembaga keuangan adalah
masyarakat/konsumen sebagai pengguna hasil pelaksanaan syariah
keuangan non ribawi. Sementara aturan lembaga keuangan ke BI karena
memang tidak bisa dihindari, dengan harapan apabila suatu saat negara
ini sudah siap maka lembaga keuangan yang dibentuk pun sudah eksis dan
berjalan bertahun-tahun sebelumnya.

Wassalaamualaikum

--
Assalaamualaikum

Wassalaamualaikum

abu naufal

__._,_.___
.

__,_._,___

fadil_basymeleh

unread,
Dec 16, 2011, 6:10:38 AM12/16/11
to pm-f...@yahoogroups.com
 

Wa 'alaikumussalam Warohmatullahi Wabarokatuh

Ide ini sudah lama ada di KPMI namun terkendala banyak kesulitan. Alhamdulillah saat ini KPMI dibawah pimpinan pak Nursyamsu dengan sepengetahuan yayasan bina pengusaha muslim sedang mengodok program KPMI investment forum, sebagai suatu wadah yang mempertemukan pengusaha muslim dengan investor dengan format musyarakah atau mudharabah.

Kegiatan ini akan bekerjasama dengan beberapa lembaga yang memang ahli dalam hal ini, dengan melibatkan tenaga profesional di dalamnya untuk mengawasi dan mendampingi pengusaha selama kerjasama permodalan berjalan serta selalu melibatkan ustadz pembina dalam pelaksanaannya, agar benar2 sesuai syariah.

Format kerja sama dan aturan main sedang dipersiapkan oleh tim di KPMI dan akan diajukan kepada ustadz pembina yayasan, jika disetujui dan tidak ada halangan akan segera dilaunching kepada member kpmi.

Jika ada saran dan masukan silahkan disampaikan kepada pak Nursyamsu (email: nus...@gmail.com)

Jazaakumullahu khairan
Wassalamu 'alaikum


--- In pm-f...@yahoogroups.com, "Brian Arfi (Fauzan Abu Ramza)" <dhezign.milis@...> wrote:
>
> Waalaykumussalam warahmatullah wabarakatuh
>
> Seinget saya pak Ferry Koto pernah ngelempar ide yang sejenis, tapi tak
> sama. jujur, saya lebih prefer yang ini. teknis sudah jelas. tinggal
> dijalankan. Cuma ya itu, butuh motor supaya bisa jalan. Kalo pengen kenceng
> dan bagus, motornya juga harus kenceng dan bagus. Ustadz pengasuh biasanya
> sudah penuh jadwalnya. Tapi semoga masih bisa diluangkan.
>
> Insya Allah saya ikut partisipasi :) apa langsung mau di listing aja?
>

> 2011/12/16 Denny Yapari <ssi_sorong@...>
>
> > **

__._,_.___
.

__,_._,___

Suharminto

unread,
Dec 16, 2011, 5:39:43 AM12/16/11
to pm-f...@yahoogroups.com
 

Assalamu'alaikum warohmatullohi wabarakatuh,
 
Ide dari saudara Denny,bisa menjadi suatu pertimbangan bagi kita ,karna dengan beginilah kita baru bisa dikatakan benar-benar terbebas dari Riba.
 
Jazakallah Khoiron

__._,_.___
.

__,_._,___

Ahmad Taufik

unread,
Dec 16, 2011, 7:34:04 AM12/16/11
to pm-f...@yahoogroups.com
 

Wa'alaikum salam warahmatullah wabarakatuh

KPMI sedang mematangkan program KPMI Investment Forum (model alternative pembiayaan yang syar’i), Insya Allah.

Rapat Bulanan KPMI bulan ini, akan membahas kembali program tersebut. 

Hari / Tanggal : Rabu/ 21 Des 2011
Jam            : 10.00 wib - selesai
Tempat         : Kantor Pak Agus Umar Yasin dan Ibu Rinny     
                 Ermiyanti di Karawaci, Tangerang

Insya Allah kami mengundang pula (sudah konfirm hadir)
Bp. Abdu Shomad (pembiacara Seminar Perbankan Syariah KPMI tahun 2010 yang lalu, mantan karyawan senior salah satu Bank Syariah). Alhamdulillah beliau yang sudah bergabung dalam menyiapkan KPMI Investment Forum.

Bagi anggota KPMI yang berminat untuk hadir, mohon kirim e-mail via japri ke tim...@hotmail.com dan sekre...@kpmi.or.id

WaALLahu Musta'an.

__._,_.___
.

__,_._,___

Nursyamsu Mahyuddin

unread,
Dec 16, 2011, 8:25:09 AM12/16/11
to pm-f...@yahoogroups.com, pengusah...@yahoogroups.com
 

Assalamu'alaikum warrohmatullahi wabarokatuh,

Semoga para ustad pembina dan member milis PM/ PM Fatwa senantiasa dalam lindunagn Allah Ta'ala.
Menyambung yang disampaikan Pak Fadil, saat ini KPMI sedang menggodog apa yang kami namakan "KPMI Investment Forum" dengan dukungan Yayasan Bina Pengusaha Muslim dan bimbingan para usatd pembina KPMI. Semula kami baru akan merilis program ini di milis, setelah konsepnya hampir matang. Namun menanggapi diskusi yang sedang hangat, kami sampaikan dulu konsep awal sebagai berikut :

KPMI Investment Forum (konsep)

Uraian singkat :
- menyediakan alternatif sumber modal yg syar'i bagi member KPMI yg mebutuhkan
- menyalurkan dana para investor/ pemilik dana secara syar'i
- KPMI memfasilitasi model kerjasama bisnis yg syar'i dengan mempertemukan pengusaha yang membutuhkan modal, investor yang bersedia menanamkan modal dan lembaga keuangan yang sudah ada (berupa BMT atau BPRS) dengan kesediaan semua fihak mengikuti bentuk aqad yang memenuhi kaidah syari'ah yang akan disusun. Aqad tersebut juga semaksimal mungkin mengadopsi ketentuan hukum formal di Indonesia
- KPMI hanya sebagai fasilitator, tidak sebagai salah satu dari ketiga pihak tsb. (tidak sebagai pengusaha, investor atau lembaga keuangan)

Pelibatan lembaga keuangan yang sudah ada dengan menimbang hal-hal sbb :
- bahwa "men set up" sebuah lembaga baru bukanlah perkara mudah dan sudah pasti akan membutuhkan waktu hingga beroperasi.
- Lembaga keuangan yang dilibatkan adalah yang bersedia aqad perjanjian (dengan "deposan" dan "penerima modal") nya mengikuti arahan KPMI.
- Lembaga keuangan yang dilibatkan adalah yang telah memiliki SDM dan sistem kerja yang telah berjalan. Antara lain dalam menyeleksi pengusaha calon penerima modal dan mengontrol jalannya usaha "penerima modal".

Berkenaan dengan program ini, KPMI akan melaksanakan :

1. Persiapan (sedang berlagsung)
- KPMI menyusun konsep awal program
- mematangkan konsep kerjasama antara KPMI dengan lembaga keuangan yang bersedia terlibat sebaga pionir (dipilih sekitar 3 BMT di Jabodetabekk)
- menyempurnakan konsep dengan meminta arahan dan masukan dari ustad pembina KPMI
- menyepakati MOU antara KPMI dengan BMT pionir
- menyusun meteri dan SOP pelatihan pembuatan proposal usaha
- menyusun kriteria dan SOP seleksi pengusaha calon penerima modal
- menyusun kriteria dan SOP verifikasi investor
- menyusun SOP KPMI Investment Day
- menyusun draft aqad perjanjian 3 pihak (pengusaha, investor, BMT)
- menyusun SOP Laporan berkala pengusaha ke BMT
- menyusun SOP Laporan berkala BMT ke investor dan KPMI
- menyusun jenjang, materi dan SOP KPMI Enterprenur School

2. Pelatihan pembuatan proposal usaha
(kerjasama KPMI - BMT Pionir)

3. Seleksi pengusaha
- mengumumkan adanya program KPMI investment forum
- pendaftaran pengusaha calon penerima modal
- seleksi administratif
- wawancara dan pendalaman
- memilih pengusaha calon penerima modal

4. Pendaftaran calon investor
- mengumumkan adanya program KPMI investment forum
- pendaftaran calon inevstor
- verifikasi calon inevestor

5. Pelaksanaan KPMI Investment Day
- Waktu
- Tempat
- Presentasi calon pengusaha penerima modal terpilih
- verifikasi calon pengusaha penerima modal oleh calon investor
- Aqad perjanjian tiga pihak (pengusaha, investor dan BMT)

6. Laporan berkala BMT kepada Investor dan KPMI

7. Pendampingan Usaha (coaching) melalui KPMI Enterpreneur School
- Wajib bagi penerima modal
- Dibuka pula bagi member KPMI lainnya
- Berisi peningkatan skill berbisnis meliputi : kewirausahaan, manajemen (pemasaran, produksi, keuangan) dan kajian syari'ah.

Program ini ditangani langsung oleh Ketua dan sekjen KPMI, dengan melibatkan semua bidang dalam kepengurusan KPMI untuk melaksanakan program turunannya, seperti : pelatihan, coaching, kajian syar'i, peningkatan skill IT dll. Alhamdulillah saat ini Bapak Abdushomad yang memiliki pengalaman luas di perbankan (konvensional dan syari'ah) telah bergabung bersama kami mewujudkan program ini.

Mohon doa dan dukungan agar program ini dapat kita realisasikan pada awal tahun 2012.
Bagi yang ingin memberi masukan kami persilakan ke e-mail pribadi saya : nus...@gmail.com atau ke tim...@hotmail.com.

Semoga Allah memudahkan setiap langkah kita.

Wassalamu'alaikum,
Nursyamsu Mahyuddin



Dari: fadil_basymeleh <fadilba...@gmail.com>
Kepada: pm-f...@yahoogroups.com
Dikirim: Jumat, 16 Desember 2011 18:10
Judul: [pm-fatwa] Re: Usul lembaga keuangan syariah

__._,_.___
Recent Activity:
.

__,_._,___
Message has been deleted

kholis

unread,
Dec 16, 2011, 8:27:29 PM12/16/11
to pm-f...@googlegroups.com


---------- Forwarded message ----------
From: ian....@gmail.com <ian....@gmail.com>
Date: 2011/12/16
Subject: Re: [pm-fatwa] Usul lembaga keuangan syariah
To: pm-f...@yahoogroups.com


 

Kalau lembaga mudharabah, sudah ada BMT Bintaro, http://bmtbintaro.com
Setahu saya sudah menerapkan sistem yang syar'i, insya Allah.

Btw, saya bukan stafnya, tidak ada hubungan, dan belum jadi nasabah
juga. Sekedar sharing info saja.



On 12/16/11, Denny Yapari <ssi_s...@yahoo.com> wrote:

Abu Ayoub

unread,
Dec 18, 2011, 10:35:35 PM12/18/11
to pm-f...@yahoogroups.com
 

Assalam alaikum

Sekedar nimbrung nih. Kok kesannya dengan pembentukan investment forum ini lebih mengutamakan pengusaha ya. Pengusaha itu dalam artian umum ya mereka yang sudah punya ladang usaha, karyawan, pendapatan, dan kehidupan yang mapan, dlsb.

Bagaimana dengan jutaan orang fakir, miskin, duafa kaum marginal, orang tertindas yang mereka ingin membuat usaha tetapi tidak punya modal dan tidak bisa mengakses modal usaha? Ana pikir keberadaan mereka juga harus diperhatikan. Kenapa, karena sejarah membuktikan bahwa pengikut para Nabi dan Rasul itu adalah kaum tertindas (budak), miskin, lemah dan papa.

Ingat, buanyak saudara-saudara muslim kita yang terimbas kristenisasi hanya karena paket sembako, indomie, dll. Mungkin lebih baik bila investment forum itu juga menaruh perhatian besar pada mereka dengan memberi capacity building, training dan akses modal usaha untuk mengangkat kesejahteraan mereka sekaligus mendekatkan mereka pada dakwah Ahlu Sunnah wal Jamaah.

Ana gak tahu apakah ini relevan atau tidak. Tapi di  luar sana sudah ada banyak organisasi amal (charity) yang menggalang dana sedekah, zakat dll seperti dompet dhuafa republika, daarut tauhid, dll. Ana gak tahu secara praktik, kerja mereka itu bagaimana hukumnya dalam Islam karena terkadang mereka menggunakan dana masyarakat, engah zakat or sedekah, untuk bangun rumah sakit, CSR, dll? Mungkin ustad Arifin bisa kasih fatwa.

Tak kalah pentingnya, siapa pun yang hendak mengakses modal usaha ini harus dibekali atau paham pula soal fiqh perdagangan dan punya iman yang kuat agar tidak terjerumus dalam mentalitas afwan akhee, afwan akhee.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

...........................................................................................
ابوايّو ب  احمد مصطفي 
E.  abua...@gmail.com





2011/12/16 Nursyamsu Mahyuddin <nus...@ymail.com>




--



__._,_.___
.

__,_._,___
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages