Dear rekan media
Saya ingin menyampaikan kekecewaan saya terhadap asuransi pendidikan
prudential, no polis anak saya :26890868 (keysha nadine richita)
Saya sudah 3 tahun lebih menabung diprudential untuk pendidikan anak
saya, ketika sekarang saya ingin mengambil dana untuk masuk sekolah
sangat dipersulit .janji 12 hari kerja ,pas due datenya kok masih
belum masuk ke rek suami saya pemilik polis.saya telepon dengan
salesnya mba silma,beliau mengatakan sudah dibayarkan dan mungkin baru
sampai ke bca 2 hari lagi, karena prudent menggunakan bank yg berbeda,
esok harinya lagi masih belum masuk,saya hubungin kembali beliau
bilang sudah dipotong dari account bank mereka,jadi sudah pasti akan
segera masuk ke rek saya.esok harinya masih belum masuk juga saya
hubungi beliau,dan akhirnya beliau mengatakan pada saya "maaf bu,
ternyata ada kesalahpahaman pada management,pihak prudent belum
transfer dana ibu,karena tunggu persetujuan by phone, aneh saya
mendengarnya,karena surat2 sudah dittd , dan saya sudah mengikuti apa
yg dibicarakan oleh salesnya.karena dia bilang untuk pencairan urus ke
dia saja ,sebagai bentuk melayani nasabahnya dengan baik..,sales
tersebut minta maaf dan mengatakan sesuai prosedur lagi dana tersebut
akan sampai ke rek saya 12 hari kerja lagi..hebat bukan prudential
bisa seenaknya membuat janji surga ,prudential memainkan dana para
nasabahnya untuk kepentingan prudential meraup keuntungan,tanpa
memikirkan nasabah yg benar2 menyimpan untuk tabungan masa depan
anak2nya..hanya bermodalkan kata2 ampuh " maaf ini memang sudah
prosedur"...saya juga merasa ditipu prudential yg menawarkan
pemotongan tiap bulan lewat credit card danamon,waktu saya tutup kartu
kreditnya dan mohon agar prudent dapat dibayar tunai or melalu m
bangking (bca) tidak ush menggunakan kartu kredit lagi, sampai detik
ini, walaupun saya sudah bilang ke pihak bank danamon untuk menutup
kartu kredit saya,pihak bank menolak dengan alasan hrs ada surat dari
prudential..:O :O Wòº°˚˚°ºóW :O :O hebat sekali prudential mengatur
keuangan kami, even kami sudah menutup kartu kredit tersebut tetap
tidak bisa, dan prudent tetap mendebetkan dari kartu kredit bank
danamon suami saya..saya tidak pernah claim dana saya dari awal ,
hanya ingin mencoba claim untuk sekedar meyakinkan saya,bahwa
prudential tidak seperti yg teman saya katakan, ternyata claim pertama
saya setelah 3 thn "Gatot" alias gagal total..
Mohon pihak berwenang dapat menyelidiki modus asuransi prudential
dengan janji manisnya
Terimakasih
Ibunda (keysha Nadine Richita)
Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "planologi94" dari Grup Google.
Untuk mengeposkan pesan ke grup ini, kirim email ke plano...@googlegroups.com.
Untuk berhenti berlangganan dari grup ini, kirim email ke planologi94...@googlegroups.com.
Untuk opsi selengkapnya, kunjungi grup ini di http://groups.google.com/group/planologi94?hl=id.
Powered by Telkomsel BlackBerry®
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
| waduh.... urang masuk asuransi alliance..... kumaha tah apa akan sama kasusnya .? --- Pada Sab, 21/8/10, rizkil...@yahoo.com <rizkil...@yahoo.com> menulis: |
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
| tengkyu vedder ... waduh hampir urang putus harapan ey .... --- Pada Ming, 22/8/10, edy surahman <dye...@yahoo.com> menulis: |
Setuju Bung Vedder, kalo gak salah prudential syariah juga ada… bahkan Bak Muamalat pun memiliki Asuransi Takaful…. Silahkan saja lah berasuransi tapi yang pasti agennya mesti orang yang deket dan mau ngebantu kita… kalo teu baleg mah silahken saja ditampol….
|
tengkyu vedder ... waduh hampir
urang putus harapan ey ....
--- Pada Ming, 22/8/10, edy surahman <dye...@yahoo.com> menulis: Dari: edy surahman <dye...@yahoo.com> Judul: Re: [planologi94] Fw: Kecewa "janji palsu prudential" Kepada: plano...@googlegroups.com Tanggal: Minggu, 22 Agustus, 2010, 9:16 PM |
To All
Baraya,
kasus ini
yang sering terjadi karena si sales asuransinya yg tidak paham administrasi
yg seharusnya, dia (sales assuransi) hanya memikirkan kepentingan untuk
mencari nasabah untuk mendapatkan komisi sebanyak2nya. kasarna mah nasabah
geus asup malah dicul-keun. kasus ini yg saya tahu bkn hanya di prudent
melainkan hampir disemua asssuransi.
Selama ini
Alhamdulillah saya sudah 3 thn masuk prudential aman2 wae.....(soalna salesna
babaturan deukeut jadi mun aya nanaon manehna pasti dikepret kusaya
hehehehehehe).
Intinya
jangan takut dan saya sarankan utk masuk assuransi (assuransi sekolah anak,
kesehatan dll) tapi penting juga buat pertimbangan untuk memilih assuransi
yang terbaik. Sekarang banyak pihak assuransi yang produknya berupa tabungan
namun ada value added-nya yaitu assuransi (baik kesehatan maupun pendidikan).
Bukan apa2
ini mah (amit-amit Naudzubillah Himinzalliq) kalau terjadi apa2 dgn kita,
gimana anak dan istri kita kalau tidak ada bantuan dari assuransi. walaupun
kita py jamsostek tapi kalau dibantu dgn assuransi pan lumayan.
Sorry bukan
mau mengguruin...just sharing (satuju or gk itu mah kembali kepada
masing2 pribadi ajah hehehehe). Saya mah ikut asuransi krn karunya
ka budak jeung pamajikan. Perlu diniatkan bahwa utk ikut assuransi
bukan untuk mencari keuntungan (soalnya yang menjadi
kebanyakan tujuan nasabah adalah keuntungan diakhir program assuransi)
tapi untuk demi kesehatan maupun pendidikan keluarga kita.
Dan saran
yg lainnya usahakan assuransi yang bentuknya Syari'ah. Hatur nuhun &
wilujeng enjing
Salam,
|
Edi S
081394245090 |
From:
"rizkil...@yahoo.com" <rizkil...@yahoo.com>
To: plano...@googlegroups.com Sent: Sun, August 22, 2010 8:07:10 PM Subject: Re: [planologi94] Fw: Kecewa "janji palsu prudential" Ede....leboooooxxxx tah asuransiiii =D ªªKªªKªª =D ªªKªªKªª =)) ªªKªªKªªª Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT |