Bls: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji

0 views
Skip to first unread message

Dewa Aruna

unread,
Mar 31, 2009, 1:55:54 AM3/31/09
to pik...@googlegroups.com, pik...@googlegroups.com
ya rakyat yang jadi korbanya atasan cuma mesem wae....?!

--- Pada Sel, 31/3/09, Irawan <irawanpr...@gmail.com> menulis:

Dari: Irawan <irawanpr...@gmail.com>
Topik: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji
Kepada: pik...@googlegroups.com
Tanggal: Selasa, 31 Maret, 2009, 5:12 AM

setuju masssss......, inpute sampah....ya outputnya pasti sampah .....!!!

Pada 31 Maret 2009 12:09, Prasetyo O <pra...@gmail.com> menulis:

Kejujuran memang harusnya dipertahankan dan dijunjung.
Semua kebijakan itu didasarkan pada basis data yang "correct" dan
sahih alias "valid". kalau basis datanya semua salah atau dimanipulir.
maka siapapun pengambil keputusan pasti akan salah. Seribu ahli
dilibatkan kalau data dasarnya salah pasti akan menghasilkan kebijakan
yang salah.

"Garbage input produces garbage output" kalau "masukannya  sampah akan
menghasilkann kebijakan yang sampah juga."

Masih mending para PNS bersungut sungut pak Huda, orang swasta lebih
dari itu, tegang dan tetap masih harus cari masukan untuk gaji
karyawan yang juga masih kurang. Dari dulu khan kita sudah
gembar-gembor, Indonesia belum siap masuk ke Free trade marketnya
kapitalist asing. Tapi petinggi dan pilitisi kita ngeyel dan sok Pede.
Hasilnya seperti sekarang kita rasakan. Semua mahal, barang import
"ceng-ceng-po" masuk, industri lokal klimpungan, proyek besar dikuasai
asing, gaji pegawai sudah tidak bisa menutup kebutuhan sehari-hari,
pendidikan pun pede naikkan tarif bak barang dagangan.

See what will be will be !!

Salam
ppg






2009/3/30 Riska <risk...@gmail.com>:
>
> Produktifitas pns mungkn tergntung masing2 pns it sendiri.ktika gaji
> dnaikan,sy sdr sbg PLKB bekerja seoptimal yg sy mampu..sy pribadi
> merasa dilema,kalo ternyata 50%diambl dr APBD,padahal dgn knaikan gaji
> yg 15% itu,sbg ibu rumah tangga,kl dbelanjakan sm sj.karna harga
> sembako jg naek.
> Daripada gaji naek dan sembako naek,g ush dnaekan aj gaji PNS,dan
> harga sembako g ush naek.kan enak..
> Tdk mnimbulkan
> ke-mbesengutan,
>
> Pada tanggal 28/03/09, HUDA SNOOR <huda...@yahoo.com> menulis:
>> Oh begitu ya mas PPGJangan smpai terjadi yang tidak signifikan antara
>> kemampuan dan kebohongan publik, harusnya secepatnya direspon mas ppg, agar
>> tidk ada kejelasan dalam segala kebijakan yang tentu akan menstimulasi
>> "SUNGUT-SUNGUT and MBESENGUT"nya si penyangga pemerintahan. Rakyat yang
>> senantiasa menjalankan kewajiban pajak akan sakit gigi.
>> SalamHDSN
>> --- On Sat, 3/28/09, Prasetyo O <pra...@gmail.com> wrote:
>>
>> From: Prasetyo O <pra...@gmail.com>
>> Subject: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji
>> To: pik...@googlegroups.com
>> Date: Saturday, March 28, 2009, 7:52 AM
>>
>>
>> Ha .. ha,
>> Ada kebohongan dibalijk kebohongan.
>> Tax payer disuruh bayar kenaikan gaji pegawai 50% APBD.
>> Bagaimana mau maju bangun infrastruktur.
>> Hasil baliknya apa Bung dan BU PNS.
>> Can you give more to your people?
>>
>> Jangan minta gaji naik produktifitas menurun. Pembayar pajak yang
>> ngilu sagit gigi.
>>
>> salam
>> ppg
>>
>>
>> 2009/3/24 Faiz Manshur <nyon...@gmail.com>:
>>>
>>> Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji
>>> Ilustrasi Uang
>>> /
>>>
>>> Selasa, 24 Maret 2009 | 21:21 WIB
>>> Laporan wartawan KOMPAS Regina Rukmorini
>>>
>>> TEMANGGUNG, KOMPAS.com — Tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
>>> Temanggung harus mengalokasikan anggaran untuk pembayaran gaji pegawai
>>> sebesar Rp 267,5 miliar. Jumlah ini mencapai hampir 50 persen dari
>>> total APBD 2009, sebesar Rp 587 miliar.
>>>
>>> Bupati Temanggung Hasyim Affandi mengatakan, selain karena dikenai
>>> kewajiban untuk memberikan tambahan penghasilan bagi perangkat desa,
>>> beban pembiayaan gaji pegawai tahun ini memang bertambah berat karena
>>> adanya instruksi Presiden untuk menaikkan gaji pegawai sebesar 15
>>> persen.
>>>
>>> Beban pembiayaan ini sungguh terasa berat karena dukungan dana yang
>>> diberikan pemerintah pusat, sangat minim, terangnya, Selasa (24/3).
>>>
>>> Untuk kebutuhan pemberian tambahan penghasilan bagi perangkat desa
>>> saja, Pemkab Temanggung harus menganggarkan dana sebesar Rp 2 4,5
>>> miliar. Pada awalnya, pemerintah pusat berkomitmen untuk menanggung
>>> kebutuhan dana tersebut dan mengganti uang yang telah dikeluarkan oleh
>>> Pemkab Temanggung. Namun, setelah dua tahun ini berjalan, komitmen itu
>>> pun berubah dan Pemkab wajib mendanai kebutuhan tersebut secara
>>> mandiri.
>>>
>>> Dengan kenaikan gaji pegawai sebesar 15 persen, Pemkab Temanggung
>>> harus mengalokasikan dana sebesar Rp 52 miliar. Dari kebutuhan
>>> tersebut, pemerintah pusat hanya memberikan dukungan dana sebesar Rp 9
>>> miliar sehingga masih tersisa beban pembiayaan sebesar Rp 43 miliar.
>>>
>>> Dengan begitu, jumlah tambahan uang yang harus dibayar untuk membiayai
>>> kenaikan gaji dan tambahan penghasilan tersebut mencapai Rp 67,5 juta.
>>> Ditambah dengan anggaran untuk gaji sebelum adanya kenaikan, maka
>>> total beban keuangan yang ditanggung Pemkab mencapai Rp 267,5 miliar.
>>>
>>> Kondisi ini, menurut Hasyim, pada akhirnya mengganggu pelaksanaan
>>> pembangunan fisik. Dengan keterbatasan dana yang ada, maka upaya
>>> pembangunan fisik cukup mengandalkan dari kucuran dana alokasi khusus
>>> (DAK), paparnya.
>>>
>>> Sebagian besar dana yang masih tersisa, hanya dapat dihabiskan untuk
>>> membayar biaya rehabilitas dan perawatan jalan serta gedung yang sudah
>>> ada. Satu-satunya yang pembangunan gedung yang dapat dilaksanakan
>>> menggunakan dana APBD hanyalah perpustakaan daerah, dengan total
>>> anggaran sebesar Rp 1,9 miliar.
>>>
>>> Karena untuk membangun perpustakaan yang ideal sejatinya membutuhkan
>>> Rp 5 miliar, maka sekarang ini kami masih terus mencari tambahan
>>> bantuan dana lagi, ujarnya. Karena keterbatasan dana tersebut, rencana
>>> rehabilitasi kantor Kecamatan Tembarak dan Selompampang yang
>>> masing-masing dianggarkan Rp 2 miliar, terpaksa ditunda.
>>>
>>> Eko Prasetyo Wibowo, anggota Komisi B Kabupaten Temanggung,
>>> mengatakan, dalam hal ini, baik eksekutif maupun legislatif tidak bisa
>>> melakukan apa-apa karena pemerintah daerah harus patuh memenuhi
>>> ketentuan dari pemerintah pusat terkait dengan kenaikan gaji dan
>>> tambahan penghasilan.
>>>
>>> Kendatipun demikian, agar masyarakat desa tidak ikut terpuruk, Eko
>>> mengatakan, dewa pun sudah mengimbau agar di tingkat desa, Pemkab
>>> Temanggung tetap intens membangun koperasi atau sentra-sentra ekonomi
>>> masyarakat.
>>>
>>> Dengan begitu, pada akhirnya, masyarakat dapat lebih mandiri,
>>> membangun desa dengan dana yang dihasilkannya sendiri dari kegiatan
>>> ekonomi, terangnya.
>>>
>>> >
>>>
>>
>>
>>
>> --
>> GO OPEN SOURCE NOW !!
>> Forum Sandalwood Indonesia, Indonesian Horse Racing Forum
>> http://forum-sandalwood.web.id
>>
>>
>>
>>
>>
>>
>> >
>>
>
> >
>



--
GO OPEN SOURCE NOW !!
Forum Sandalwood Indonesia, Indonesian Horse Racing Forum
http://forum-sandalwood.web.id





Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik.
Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang!

Dewa Aruna

unread,
Mar 31, 2009, 1:55:54 AM3/31/09
to pik...@googlegroups.com, pik...@googlegroups.com

edy darmono

unread,
Apr 1, 2009, 9:21:01 AM4/1/09
to pik...@googlegroups.com
Mas Ibnu yang sedang prihatin....

Kurang lebih apa yang dirasakan mas Ibnu sama juga dirasakan teman-teman. Oleh sebab itu teman-teman sudah mulai bergerak ada yang memulai dengan koprasi, lembaga zakat, taman bacaan, dll. Intinya adalah BERGERAK. Kita sadar begitu berat malasalah yang disadang tempat kelahiran kita. Jika hal ini berjelan terus menerus, 30 tahun mendatang entah apa jadinya. Mas Ibnu silakan bergabung dengan teman-teman, kita harus mulai berbuat. Falsafat mengatakan Thing globaly, start with small, act know. kata para meneer, mari kita lakukan.

--- Pada Sel, 31/3/09, Ibnu Wahid <ibnu...@gadjahmada.edu> menulis:

Dari: Ibnu Wahid <ibnu...@gadjahmada.edu>
Topik: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji
Kepada: pik...@googlegroups.com
Tanggal: Selasa, 31 Maret, 2009, 1:01 PM



Assalamualikum wr wb

urun rembug ya, memang, kalau ditilik dari APBD Temanggung, dengan "beban" jumlah pegawai yang begitu besar, dan produktivitas yang biasa2 saja, serta yang paling penting adalah rendahnya PAD temanggung serta besarnya jumlah pegawai data dari temanggungkab.go.id sebanyak 8290 orang PNS di tahun 2008, ditambah lagi yang baru dilantik, dan PAD temanggung tidak lebih dari 30 M termasuk diantaranya dari retribusi rumah sakit dan puskesmas, jangan-jangan yang "salah" bukan birokrat, saya "mendengar" dari sumber terpercaya, mengapa puskesmas dan RSU sebaiknya tidak harus "setor" PAD ke kas daerah?, ternyata DPRD tidak setuju, karena tunjangan jabatan DPRD indeksnya berdasrkan PAD (konyol kan), berarti kita itu masih "disusui"negara, dan belum ada data shahih, berapa bagi hasil pajak buat Temanggung. sedangkan standar Gaji adalah standar baku dari Pemerintah Pusat. Sangatlah pantas infrastruktur menjadi tidak maju....alangkah tidak eloknya kalau kita warga temanggung hanya "mencaci" Temanggung, saya percaya, rekan-rekan yang punya kapabiltas tinggi untuk mbangun Temanggung, misalnya mendatangkan investor, seperti kasus Purbalingga, ke Temanggung, atau misalnya "mernahke" supaya DAU temanggung bertambah (walupun artinya makin disusui),  . saya percaya dan yakin Pak Hasyim begitu amanah dan berpikir keras, kewajiban kita2lah dengan kemampuan yang ada untuk menyumbang apa saja buat Temanggung. saya rasa ada semangat membangun bersama, tapi janganlah menambah beban yang tidak bisakalau bisa intinya bagaimana menaikkan PAD Temanggung tercinta, saya sebagai orang UGM sedang berusaha merangkul teman2 untuk"berbuat" buat Temanggung, dengan mencari alternatif pendanaan dalam konteks pengembangan masyarakat. monggo"rawe-rawe rantas, malang2 putung" maaf kalau kurang berkenan

wasssalam
ibnu



Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!

Ibnu Wahid

unread,
Apr 1, 2009, 10:22:39 AM4/1/09
to pik...@googlegroups.com
Insya Allah saya sampun mulai dari 2007 pak Edy, tahun ini saya mengirim 90 mahasiswa UGM untuk pendampingan di 3 desa di kecamatan dalam kaitannya dengan pengembangan peternakan terpadu di 3 kecamatan. Tlogomulyo, bejen, dan Ngadirejo....karena kegiatan itu kalau tanpa pendampingan saya kuatir, hanya sekedar proyek....kami sama sekali tidak dibayar pak....anak2 mhs tergabung dalam KKN sesuai keahlian (pertanian, Teknik sipil dan kimia, dan dari peternakan) Alhamdulillah mendapat dukungan penuh dari dekanat di UGM...mereka bawa bekal sendiri Pak. saya juga sedang ditugasi pak Hasyim memecahkan masalah Temabakau, yang njenengan pirso ada demo besar-besaran 16 Pebruari yang lalu...kami sedang membentuk tim yang berisikan temen dosen UGM yang asal Temanggung (prof Bambang Setiaji, ada Pak Sentot( dirmawa),  P Nurcahyanto), dan sedang kami upayakan dananya tidak "ngrusuhi APBD", saya mendapat cerita, akibat pasar kobong.....dana yang keserap ke pasar lebih dari 30 M, jadi semakin sulit. dari tahun 2007 saya mencoba "menyumbangkan" pemikiran dan tindakan. dalam bidang IT  kami menjadi pendamping untuk IT di Kantor Perijinan Terpadu (kami pernah presentasi di Depdagri untuk hal ini dan menurut hasil studi banding KPPT sendiri ke beberapa daerah, IT perijinan paling komprehensif), untuk Temanggung bahkan kalau dihitung materi, kami sering "nombok", termasuk menelorkan konsep E-gov, yang kita harus "dlusup" untuk menjelaskan pemahaman.
Kami juga mendengar dari pak Hasyim langsung, banyak orang yang berminat mengembangkan kawasan Pikatan, Pringsurat, Kledung....tapi ujung2nya maunya minta dana dari APBD. saat ini saya sedang pendekatan dengan investor untuk mengucurkan investasi di Temanggung senilai 500 M (sama dengan APBD Temanggung 1 tahun, termasuk untuk Gaji) guna pengembangan Kledung dan Pringsurat tanpa minta APBD sepeserpun.....syaratnya, tidak dimintai macam2, saya sedang berupaya jadi "penengah" antara ybs dengan birokrat, semoga ini ada hasilnya. mohon maaf, saya hanya berpikir, ternyata memang kita harus banyak "mengerti" dulu mereka, baru kita nanti bisa "mengajak" walau dengan perlahan. satu lagi pak dalam pengembangan UKM pangan, produk khas Temanggung yaitu Criping kimpul khas manding, dari binaan kami, sudah mulai me"nasional" dengan pesanan hampir 2 ton per bulan. gitu pak Edy, mohon maaf juga, saya sering menemukan banyak temuan karena"ketidakpengertian" atau tidak "ngeh"nya teman-teman kita, sering jadi sasaran "empuk" banyak menawarkan sesauatu yang tidak masuk akal, dan sering juga tidak dapat dimanfaatkan (proyek, kajian, software) yang sebenarnya tidak dibutuhkan,dan yang paling parah kalau adanya "deal politik", sehingga sering tidak dapat dimanfaatkan hasil dari beberapa proyek. nuwun sewu kalau terlalu panjang, menurut saya, apa yang mungkin kita lakukan untuk Temanggung, ya kita mulai saja, barangkali dengan cara masing2, asal dilandasi niat tulus, bagi saya pribadi Temanggung adalah surga, pantaslah kita menjadikannya, barangkali juga siapa tahu, kita dilahirkan di Temanggung, dan mungkin pula kita akan mati dan dikubur di Temanggung juga...maaf kalau kurang berkenan...wassalam
kimpul.JPG

Dewa Aruna

unread,
Apr 5, 2009, 9:18:36 PM4/5/09
to pik...@googlegroups.com, pik...@googlegroups.com

kita jangan saling menyalahkan antara satu sama lain kita ini berjuang untuk apa dan siapa MATUR NUWUN
--- Pada Ming, 5/4/09, HUDA SNOOR <huda...@yahoo.com> menulis:

Dari: HUDA SNOOR <huda...@yahoo.com>
Topik: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji
Kepada: pik...@googlegroups.com
Tanggal: Minggu, 5 April, 2009, 7:09 AM

massss...., mbaaaaaakkkk.....kalau dikritik jangan bersikap kemudian sakit hati trus meluluh lantakan dialog kritis! Buktikan kalau semuanya punya cita-cita bersama yang kemudian seharusnya dibangun budaya kontruktif bersama-sama pula! Fatalisme kudu dibuang jauh! Mari belajar bernegra yang cerdas, membangun, dan futuristik. Demi Alloh saya juga tidak IRI! Salam HUBUL WATON MINAL IMAN.

--- On Sat, 4/4/09, Riska <risk...@gmail.com> wrote:

From: Riska <risk...@gmail.com>
Subject: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji
To: pik...@googlegroups.com
Date: Saturday, April 4, 2009, 7:31 AM


Sebagai golongan PNS pemda TMG saya SANGAT SETUJU SEKALI..apalagi kami
termasuk koprs baru.yang kami sadar bhwa kinerja kami hrs optimal
melayani masyarakat..yg sy rasakan secara pribadi sbg PLKB,dan mungkin
teman teman saya sesama PLKB seangkatan saya kerjaan kita tdk semudah
seperti yang sebagian masyarakat pikirkan.kadang qt dianggap bolos krn
pulang sblm jam kerja,padahal sore hari kita juga harus ke desa
melayani masyarakat,memberi informasi,dll.bahkan tak jarang kita
tombok dalam hal keuangan.tp sy pribadi tidak masalah..sy biarkan
orang lain berpikiran bolos atau apa,karna pertanggung jawaban kerja
saya tdk hanya pada masyarakat dan atasan,tapi pada ALLAH jg,jd
stidaknya sy bs kontrol diri.

Oh ya pak huda,besok -besok kalo ada lowongan CPNS daftar aja.kan
gajinya gede,ntar tak kasih inpo dech,mau tidak?
He..

Pada tanggal 02/04/09, HUDA SNOOR <huda...@yahoo.com> menulis:
> Emang gaji PNS yang sebenarnya harus yang gede, mereka pejuang rakyat, dan
> rakyat adalah kita semua, artinya pekerja kita-kita, tapi kerja bener dan
> menyenangkan. Ayo bareng-bareng cari tombokan buat para pekerja rakyat yang
> sungguh-sungguh! Yang leda-lede dan mbalelo, dikarantinakan saja, belajar
> menjadi rakyat dulu lagi, SETUJU? Dan tentu saja rakyat seperti kita-kita
> ini ya ngontrol sepenuh hati, SETUJU lagi?Salam
> hudasnoor.
> --- On Thu, 4/2/09, Tintan ( ISTAMAR) <elang...@gmail.com> wrote:
>
> From: Tintan ( ISTAMAR) <elang...@gmail.com>
> Subject: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk  Gaji
> To: pik...@googlegroups.com
> Date: Thursday, April 2, 2009, 1:24 AM
>
> Setuju mas IBUNU
> Semoga ada pencerahan
> doaku selalu menyertai .........
> maju dan maju temanggung tercintaku
>
> bojoku PNS jee , tapi baru aja diterima hee
> tapi yo kuwi tetep tak latih supaya mempunyai dedikasi tinggi
>
> dan Kerja keras ora LEDA LEDE heee
> karena abdi masyarakat
> --
> Tintan ( Cah Ndeso)
> Mondoretno-Bulu-Temanggung
> http://mondoretno.blogspot.com
> http://desa-sapi.blogspot.com
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> >
>



Mencari semua teman di Yahoo! Messenger?
Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger dengan mudah sekarang!

Dewa Aruna

unread,
Apr 5, 2009, 9:18:36 PM4/5/09
to pik...@googlegroups.com, pik...@googlegroups.com

HUDA SNOOR

unread,
Apr 6, 2009, 7:45:37 AM4/6/09
to pik...@googlegroups.com
Sepakat mas DEWA dan PPG juga para perangkat yang sepakat! Bisa nggak ganti takeline : "menghidupi komunitas itu lebih mulia dari pada hidup dari komunitas". yang di mulai dari Kesadaran bersama tadi! Salam perubahan.
Hudasnoor
 

--- On Mon, 4/6/09, Dewa Aruna <dewa....@yahoo.co.id> wrote:

From: Dewa Aruna <dewa....@yahoo.co.id>
Subject: Bls: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji
To: pik...@googlegroups.com
Cc: pik...@googlegroups.com
Date: Monday, April 6, 2009, 2:56 AM

sekarang bukan saatnya kita saling menyalahkan satu sama lain, ya Pns juga intropeksi diri begitu juga kita , kita ini saatnya membangun temanggung yang kian hari semakin memprihatinkan,kita buka forum cara mengatasinya jangan sampai kemudian hari menyesal.coba buka hati , telinga ,kita itu putra / putri temanggung yang bisa menjaga temanggung ( siapa lagi ) kita mencontoh Misal BANGKA BELITUNG yang dulu tidak di perhitungkan keberadaanya sekarang di sana semua sektor maju kuncinya adalah KEBERSAMAAN DAN SATU FISI MEMAJUKAN DAERAH, MEKATEN BRAVO TEMANGGUNG


Dari: Prasetyo O <pra...@gmail.com>
Kepada: pik...@googlegroups.com
Terkirim: Senin, 6 April, 2009 14:45:20

Topik: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji


Temanggung Yang "Minus" and "Low PAD".
Saya bukan peneliti, namun seorang teman saya seorang doktor Ekonomi
Pembangunan yang sudah renta sangat prihatin tentang perekonomian
petani Temanggung yang tergantung tembakau.

Jujur saja, keprihatinan saya itu sudah saya rasakan sejak memutuskan
untuk balik ndeso mbangun ndeso tahun 1987 lalu. Saat itu aku
memutuskan pulang kampung menekuni agrobisnis setelah berhenti sebagai
pekerja tambang minyak.

Apakah yang bisa kita jual selain tembakau?
Hasil pertanian?
Hasil ternak ?
Industri?
Wisata ?

Hampir semua kok kurang menarik !

Akhirnya kembali ke dunia IT, tapi harus lari ke luar kota Temanggung
juga akhirnya.

PR buat pemimpin-pemimpin Temanggung untuk membangkitkan simpul-simpul
ekonomi baru selain tembakau. Industri kecil dan Pariwisata  !

Siapa berani ????
Salam
PrasPPg

2009/4/6 Riska <risk...@gmail.com>:
>
> Oh ya mas ,maaf..
> Maksud sy bukan begitu..
> Hanya saja kadang smua PNS dpandang buruk.it saja
>
> Insya4JJ1 kami jg berjuang dmi temanggung tercinta,walau mungkin hanya
> dg hal hal yg masih kecil..
> Salam temanggung
>
> Pada tanggal 05/04/09, HUDA SNOOR <huda...@yahoo.com> menulis:
--
GO OPEN SOURCE NOW !!
Forum Sandalwood Indonesia, Indonesian Horse Racing Forum
http://forum-sandalwood.web.id


Pemerintahan yang jujur & bersih? Mungkin nggak ya?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!

Dewa Aruna

unread,
Apr 6, 2009, 9:06:27 PM4/6/09
to pik...@googlegroups.com, HUDA SNOOR
betul mas HUDA emang berangkat dari komunitas aka memunculkan saling memiliki dan satu fisi dan misi, aq juga mau muleh ke temanggung arep ndelok kahanan sebener benere.


Dari: HUDA SNOOR <huda...@yahoo.com>
Kepada: pik...@googlegroups.com
Terkirim: Senin, 6 April, 2009 18:45:37
Topik: Re: Bls: [PIKATAN-Bergerak] Re: Hampir 50 Persen APBD Temanggung untuk Gaji


Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi!
Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba!
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages