Produksi Pertamina EP Capai Rekor Tertinggi |
| Jakarta, Monday, June 01 2009 (11:51) | |
| Produksi Minyak Pertamina EP mencapai angka tertinggi dengan pencapaian sebesar 127.745 barrel per hari atau 2.245 barel lebih tinggi dari target 2009 sebesar 125.500 barel per hari pada akhir Mei 2009. Pencapaian ini merupakan pencapaian tertinggi yang pernah diraih Pertamina EP, sekalugus merupakan bagian dari upaya transformasi Pertamina EP yang terus digulirkan. Pertamina (Persero) selaku induk perusahaan dan juga BPMIGAS selaku otorita pengawasan kegiatan hulu Migas sangat mendukung upaya-upaya transformasi Pertamina EP untuk membangun kapabilitas kelas dunia dalam peningkatan produksi minyak di dalam negeri. Prosentase peningkatan produksi terbesar dicapai Pertamina EP Kawasan Timur Indonesia yang mencapaian 116% dari target dengan total produksi 5.567 barrel per hari, Unit Bisnis Limau mencapai 110% target dengan totak produksi 11.210 barrel per hari serta beberapa unit bisnis dan region lainnya yang berhasil memepertahankan produksi pada tingkat tertinggi. Pertamina EP Region Jawa berhasil mempertahankan tingkat produksi di 25.281 barrel per hari, Region Sumatera dengan produksi 17.542 barrel per hari serta lapangan Sukowati yang mencapai 22.986 barrel per hari. Pencapaian ini juga didukung tingginya angka produksi dari lapangan Poleng Madura sebesar 8.256 barrel per hari. Produksi Minyak Pertamina EP terus mengalami peningkatan sejak 2003 dengan tingkat pertumbuhan rata-rata (Capital Average Gross Ratio/CAGR) mencapai 3,1% dari level produksi 95,6 ribu barrel per hari (MBOPD) di 2003 menjadi 102,2 MBOPD di 2006. Produksi ini mengalami pertumbuhan 6,7% di 2007 menjadi 110,3 MBOPD dan diperkirakan akan kembali naik sebesar 7,8% di 2008. Produksi rata-rata Pertamina EP 2008 telah mencapai 116,6 MBOPD. Pada 2009 Pertamina EP menargetkan tingkat pertumbuhan produksi minyak sebesar 6,2% dengan target produksi 125,5 MBOPD. Disamping Minyak Pertamina EP juga merupakan produsen gas terbesar untuk kebutuhan domestik dengan tingkat produksi gas saat ini mencapai 1040 MMSCFD (juta kaki kubik perhari). Dari jumlah tersebut 28% dipasok kepada Perusahaan Gas Negara (PGN), 22% untuk memenuhi kebutuhan industri, 18% untuk industri pupuk, 18% untuk passokan ke pembangkit listrik, dan 14% lainnya untuk kebutuhan Kilang Pertamina & pemakaian sendiri. Pertamina EP merupakan Anak Perusahaan Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi dan eksploitasi Minyak dan Gas di dalam negeri, sekaligus tercatat sebagai penyumbang keuntungan terbesar diantara seluruh unit bisnis dan anak perusahaan Pertamina (Persero). Total keuntungan Pertamina EP terus meningkat dari tahun ke tahun, pada 2006 laba sebelum pajak Pertamina EP sebesar Rp. 11,29 Trilyun, di 2007 naik menjadi Rp. 15,16 Trilyun dan mencapai keuntungan tertinggi pada 2008 sebasar Rp. 19,08 Trilyun atau lebih dari 70% total keuntungan Pertamina (Persero) . Pertamina EP juga menjadi satu-satunya produsen migas di Indonesia yang optimis dapat meningkatkan produksi minyak buminya. Berdasarkan data BPMIGAS, saat ini Pertamina EP menempati posisi kedua dalam peringkat 10 besar produsen Minyak setelah Chevron dan juga urutan kedua Produsen Gas setelah Total Indonesia. | |
| Written by DIVISI KOMUNIKASI |
BATAM - Komunikasi dan Koordinasi yang efektif yang telah dilakukan antara BPMIGAS, Conocophillips , PLN dan PGN membuahkan hasil maksimal dan menggembirakan. Tidak saja ancaman pemadaman listrik yang berhasil diantisipasi PLN Batam, rencana pemadaman listrik bergilir selama 2 (dua) jam juga berhasil dihindari.
BPMIGAS mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan pencegahan pemadaman listrik di Batam beberapa waktu lalu. Acara pertemuan dan silaturahmi yang dihadiri oleh Direktur Utama PT PGN, Presiden Conocophillips, Direktur PLN Batam serta Direktur TGI cabang Batam (28/5).
Sebelumnya diperkirakan akibat kegiatan pemeliharaan ladang gas di Suban Sumatera Selatan, Sabtu s/d Senin (23-25/05) akan terjadi penghentian gas secara total ke Batam yang berakibat terhentinya kegiatan pembangkit PLTG pemasok listrik ke PLN Batam. Setelah dilakukan koordinasi antara Dirut PLN Batam, Zainuddin, Dirut PLN, Fahmi, Kepala BPMIGAS, R.Priyono, Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE), Jack Purwono dengan Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro, maka didapat keputusan untuk mengutamakan pasokan gas bagi PLN Batam dengan melakukan berbagai upaya (20/5).
Untuk memantau penyaluran gas ke PLN Batam selama 3 hari lalu, BPMIGAS menurunkan Tim yang terdiri dari 3 orang perwakilan yaitu; Ka Dinas Analisis dan Evaluasi Pasar Migas, Ka. Dinas Humas dan Hubungan Kelembagaan, serta perwakilan BPMIGAS Sumbagut. Kedatangan mereka bertujuan untuk memastikan pasokan gas ke Batam tetap disalurkan untuk tanggal 23-25 Mei 2009.
Pihak yang turut membantu dalam hal ini adalah; Menteri ESDM, Gubernur KEPRI, Dirjen LPE, Dirjen MIGAS, BPMIGAS, Ketua DPRD KEPRI, Walikota Batam dan Instansi lainnya.***
INILAH.COM, Jakarta - Pemerintah akhirnya menunjuk Petrochina untuk memasok gas ke wilayah Batam dan sekitarnya mulai 23 Mei - 25 Mei 2009 dengan total volume mencapai 48 juta standar kaki kubik per hari.
Hal itu dikatakan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral 9ESDM), Jacobus Purwono di Jakarta, kemarin.
"Kami sudah meminta PLN Batam untuk melakukan koordinasi dengan Petrochina agar pasokan gas ke wilayah itu tetap terpenuhi," katanya.
Pengalihan pasokan gas ini dilakukan untuk meminimalisir kerugian akibat pemadaman listrik di Batam dan sekitarnya. Selama ini dipatok oleh PGN sehingga menghentikan pasokan gas ke sejumlah pelanggan di Batam dan Singapura.
Kebutuhan gas untuk sejulah pembangkit di wilayah Batam selama perawatan mencapai 45 MMscfd. Perinciannya adalah Sabtu (23/5) kebutuhannya mencapai 14 MMscfd, Minggu (24/) sebesar 8 MMscfd dan Senin (25/5) mencapai 25 MMscfd.
Pihaknya juga meminta kepada Conoco Philips untuk mempercepat jadwal penyelesaian perawatan pipa gas Grissik Sumatera Selatan dari 3 hari mennjadi 1,5 hari atau minimal 36 jam.
Pada awalnya, PLN Batam berniat mengganti gas dengan BBM selama masa perawatan pipa gas yang selam ini memasok ke PGN. Sebab beban listrik selama 3 hari tersebut tidak terlalu tinggi. Namun setelah menunjuk Petrochina maka masyarakat Batam dan sekitarnya tidak perlu khawatir akan terjadi pemadaman listrik.[hid]
Thanks, Novwan.
Apa yang dijelaskan itu bak suluh di nan kelam J
Setetes peluh Novwan, tentu berarti untuk bangsa ini. Setetes peluh teman-teman, juga berarti untuk bangsa ini.
Setiap tetes peluh anak bangsa ini, berarti untuk bangsa ini. Bedanya cuma pada niat.
Kalau Novwan sudah terpatri niat dan tujuannya untuk bangsa ini. Kalau yang lain, tak pakai niat. He..he..he...
Ribuan/jutaan pekerja Indonesia bekerja pada perusahaan yang bukan milik pemerintah.
Sebagian mendapatkan gaji yang rendah dan tenaganya diperas.
Mereka menghidupi/mengongkosi ribuan/jutaan keluarga di Indonesia, walaupun sebagian mereka sudah lupa lagu Indonesia Raya L
Dengan perusahaan asing sekarang yang perlu adalah dalam hal membagi. Biar adil tentu gadang di awak gadang di inyo.
Tapi khusus untuk hal yang menguasai hajat hidup orang banyak, undang-undang mengamanatkan untuk dikuasai oleh negara.
Jadi kalau Novwan bakarajo di perusahaan pemerintah tu, berarti sasuai jo undang-undang. He..he..he..
Hidup Indonesia. Saya cinta Indonesia. Saya cinta rupiah ….
Wassalam,
Ramzi
NB:
Share jugalah sedikit tentang Indonesia 2020.
alhamdulillah lai ndak takanai jo virus R4N1 itu....
salam
novwan
@Yudi,
Ambo di M-I Swaco. Sabalum karajo di sikopun, lai acok juo kalauik, tapi indak katangah-tangah bana do. Sekitar pantai sajo.
Nan agak acok adolah pantai dakek rumah ambo bernama pantai marina. He..he..he..
Ambo di Batam di perusahaan panggiliangan batu: manggiliang batu jadi tapuang.
Tapuang ko dicampue jo nan lain sahinggo manjadi lumpur. Lumpur ko banamo drilling mud.
Nan kalauik adolah nan maurus lumpurko namonyo insinyur luluak (mud engineer). Secara teknis ambo indak pernah ka lauik doh.
Nio lai, tapi alun kasampaian lai. Baitu caritonyo Yud.
Wassalam,
Ramzi
__,_._,__
______________________________________________________________________________ This email is intended solely for the person or entity to which it is addressed and may contain confidential and/or privileged information. Copying, forwarding or distributing this message by persons or entities other than the addressee is prohibited. If you have received this email in error, please contact the sender immediately and delete the material from any computer. This email may have been monitored for policy compliance. [021216]