Fimela.com, Jakarta Filsafat adalah sebuah ilmu dasar yang berkaitan dengan eksistensi, pengetahuan, nilai, akal, pikiran dan bahasa. Filsafat merupakan ilmu umum yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yang juga berkaitan dengan agama, politik, pendidikan, dan lain sebagainya.
Belajar tentang filsafat bisa membantumu untuk berpikir lebih kritis, bisa menyelesaikan sebuah masalah dengan baik, membuka cara pandang menjadi lebih luas, dan bisa mengontrol pikiran serta emosi sebelum melakukan sebuah tindakan.
Buku filsafat atau filosofi, ditulis dengan bahasa yang agak berat, yang berisi tentang pikiran-pikiran dan pendapat penulis maupun para ahli secara kritis. Berikut rekomendasi buku filsafat, yang dilansir dari berbagai sumber:
Rekomendasi buku filsafat yang pertama, yaitu buku dengan judul Loving The Wounded Soul, karya dari Regis Machdy. Buku ini ditulis berdasarkan dengan pengalaman penulis yang mengalami depresi. Dalam buku ini, kamu bisa memahami tentang arti depresi dan cara mengolah pikiran agar tidak depresi, dengan sudut pandang filsafat, ilmu kesehatan mental dan psikologi.
Buku filsafat dengan judul Filosofi Teras, adalah buku karya Henry Manampiring yang best seller. Dengan membaca buku ini, kamu bisa belajar banyak hal untuk mengelola emosi negatif, menjadi mental yang tangguh untuk menghadai segala masalah kehidupan, menggunakan ilmu filsafat Stoisisme. Bahasa yang digunakan dalam buku ini sangat mudah untuk dipelajari para pembacanya, serta dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Suwung: Ajaran Rahasia Leluhur Jawa adalah sebuah buku filsafat karya Setyo Hajar Dewantoro. Buku ini dapat mengajarkan kita untuk hidup tenteram, damai dan tetap tenang dalam menghadapi sebuah masalah, seperti kata suwung yang artinya kosong. Ada beberapa teknik meditasi yang diajarkan dalam buku ini, seperti meditasi air suci dan penyembuhan diri, agar kehidupan yang dijalani menjadi lebih bahagia.
Rekomendasi buku filsafat yang selanjutnya, yaitu buku The Passions of The Soul (Hasrat Jiwa) karya dari Ren Descartes, seorang filsuf dari Perancis. Buku ini mengajarkan tentang cara manusia mengolah pikiran, emosi dan jiwanya, untuk memecahkan masalah menggunakan teori filsafat, disertai dengan etika moral yang berguna untuk kehidupan sehari-hari yang lebih bahagia.
Buku berjudul Filsafat Ilmu: Perspektif Barat & Islam, adalah buku filsafat karangan Dr. Adian Husaini et al. Membaca buku filsafat ini, bisa membuat cara pandangmu menjadi lebih luas, dan memahami tentang fakta empiris dan memperdalam agama Islam. Karena penulis menggabungkan tentang perspektif Barat dengan ilmu ajaran agama Islam.
Buku filsafat dengan judul Politics, adalah buku karya Aristoteles tentang sudut pandang terhadap negara dan politik. Buku ini pertama kali dicetak tahun 1877, dan masih menjadi buku best seller di beberapa negara hingga saat ini. Isi buku ini berkaitan dengan konsep negara yang ideal, hubungan individu dengan negara, solusi tentang menjalankan negara, dan lain sebagainya.
Rekomendasi buku filsafat yang selanjutnya, yaitu buku Introduction of Philosophy (Pengantar Filsafat) karya dari George Stuart Fullerton, yang merupakan buku paling dasar untuk mempelajari ilmu filsafat. Buku ini biasanya dipelajari mahasiswa awal ajaran baru, untuk memahami tentang sudut pandang, tentang ilmu filsafat dasar, cara berpikir kritis, dan mengenal pendapat-pendapat para filsuf dari berbagai macam cabang filsafat.
Parabel Cervantes dan Don Quixote adalah buku novel, yang berisi tentang kisah mitologi, fantasi, dan filsafat. Sebenarnya buku ini berisi tentang kumpulan cerpen. Tetapi kumpulan cerpen yang terdapat dalam buku ini memiliki gagasan tersendiri dan isinya bisa membuat pembaca takjub.
Dunia Sophie adalah novel yang berisi tentang filsafat, buku ini berisi tentang perjalanan mencari makna dan tujuan hidup. Buku filsafat ini sangat cocok dibaca untuk pembaca yang sedang mencari jati diri, dan mulai menghadapi kedewasaan. Karena buku ini sangat populer, maka buku Dunia Sophie diterjemahkan lebih dari 30 bahasa.
A History of Western Philosophy adalah buku filsafat yang bisa membuat pembacanya berpikir kritis. Buku ini diterbitkan pertama kali di tahun 1946, yang berisi tentang sejarah filsafat kuno, Katholik dan modern. Buku ini mulai laris di abad ke 20, karena ada banyak pembahasan tentang sosial, politik, dan kemasyarakatan.
Beyond Good and Evil adalah buku filsafat sastra karya Friedrich Nietzche, dan diterjemahkan dalama bahasa di seluruh dunia. Penulis menuliskan beberapa pandangan dan kritik yang bisa membuat pembaca berpikir kritis. Dalam buku ini juga ada pesan moral yang bisa dipelajari untuk pembacanya.
Sang Penguasa adalah buku yang membahas tentang politik oleh seorang pegawai negeri dan teoretikus politik Firenze Niccol Machiavelli. Buku ini memiliki judul asli De Principatibus (Tentang Kekuasaan), yang diterbitkan di tahun 1532. Dalam buku ini, terdapat pembelajaran tentang cara memperoleh, memperluas dan menggunakan kekuasaan.
Buku Republik (Plato) adalah buku yang berisi tentang filsafat dan teori politik. Buku ini ditulis sejak 360 sebelum masehi, dan buku ini ditulis dalam format dialog Socrates. Ada banyak teori Yunani yang terdapat dalam buku ini.
Menurut Poerwadarminta, filsafat merupakan sebuah ilmu pengetahuan yang berguna untuk mencari tahu mengenai asas-asas, sebab-sebab yang ada di alam semesta ini untuk mencari kebenaran dari adanya sesuatu. Artinya ilmu filsafat ini mengajak kita untuk berpikir kritis dalam mencari sebuah kebenaran.
Untuk mendalami ilmu filsafat, tentunya harus membaca buku yang berhubungan dengan filsafat. Membaca beberapa buku yang terkait dengan filsafat tentu akan membuat kita mendapatkan wawasan baru tentang filsafat dari dasar filsafat itu sendiri atau dari gabungan dengan ilmu lainnya seperti yang sudah disebutkan.
Oleh karena itu, Gramedia memberikan beberapa rekomendasi buku tentang filsafat yang dapat kalian serap ilmunya dan bisa kalian gunakan dalam keseharian. Untuk tahu lebih lengkapnya, kalian bisa simak ulasan di bawah ini.
Manusia berbeda dengan makhluk yang lainnya. Perbedaan manusia dengan makhluk yang lain terlihat bahwa manusia memiliki akal yang cenderung digunakan untuk berpikir lebih kritis daripada makhluk yang lainnya. Aristoteles juga pernah mengatakan bahwa manusia memiliki khas untuk selalu berpikir kritis dalam menghadapi berbagai hal dalam hidup.
Berpikir kritis artinya berpikir tentang kenyataan dari semesta, sosial, dan hal-hal lain di sekitar kita secara kompleks agar tidak terbelenggu dalam kebodohan. Hal tersebut juga yang membuktikan bahwa manusia sebagai khalifah di bumi karena memiliki pemikiran yang kritis daripada makhluk lain. Berpikir mengapa kita ada di bumi ini juga merupakan berpikir dalam filsafat.
Filsafat dapat didefinisikan sebagai refleksi rasional, kritis, dan radikal tentang semua hal yang ada di kehidupan. Refleksi rasional artinya sebuah pemikiran ilmiah yang tidak bersandar pada rasio atau penjalaran.
Filsafat juga dikatakan sebagai seni bertanya, yaitu mempertanyakan sesuatu hal yang tabu untuk ditanyakan, mempertanyakan mengapa suatu hal bisa ada dan mungkin akan ada. Karena hal tersebut, filsafat sering disebut sebagai berpikir spekulatif. Pertanyaan dari ilmu filsafat biasanya memiliki ciri dengan pertanyaan secara radikal atau mendalam. Kedalaman dari pertanyaan ini yang membuat adanya perbedaan antara filsafat dan ilmu pengetahuan lain.
Ilmu pengetahuan merupakan ilmu yang telah tersusun secara sistematis, telah dirumuskan dan ditentukan apa yang ingin dikaji dalam ilmu tersebut, bagaimana cara memperoleh, dan apa kegunaan dari ilmu tersebut. Elemen-elemen tersebutlah yang menjadi dasar dari ilmu pengetahuan.
Hukum sebagai ajaran mengenai kemanusiaan dan keadilan merupakan landasan filosofis keadilan biologis sebagai institusi yang mengantarkan manusia kepada kehidupan yang adil, sejahtera, dan bahagia. Filosofi dasar keadilan biologis adalah suatu kesatuan normatif yang menjanjikan jaminan harkat dan martabat manusia (harga diri dan kesejahteraan). Keadilan biologis memanifestasikan dirinya sebagai kekuatan pembebasan diri dari jenis, ide, prinsip, dan teori hukum positivistik hukum.
Buku ini mengkaji hakikat hukum yang melayani keadilan sosial (keadilan biologis), sebagaimana seharusnya dipahami secara utuh dan komprehensif untuk melayani tujuan mewujudkan keadilan bagi mereka yang mencari keadilan, akan saya jelaskan. Hal ini juga menggambarkan filosofi keadilan yang dapat melakukan interaksi siklis yang terkait dengan institusi dan seluruh kehidupan manusia yang memiliki hubungan antara kehidupan masyarakat, yaitu antara kepastian hukum dan kebenaran yang berkembang.
Keadilan diibaratkan seperti darah yang mengalir di dalam tubuh, yang menjadi metabolisme dan membentuk rantai kehidupan. Mereka mungkin terlihat mirip, tetapi tidak ada contoh yang tepat, sehingga sulit untuk membuat model keadilan yang konkret. Oleh karena itu, tulisan ini diharapkan dapat memberikan solusi atas berbagai persoalan hukum dalam praktik peradilan untuk mencapai keadilan.
Masalah-masalah yang muncul di seputar agama kini semakin menumpuk dan kompleks. Oleh karena itu, permasalahan tersebut membutuhkan dukungan tidak hanya dari satu sudut pandang, tetapi juga dari berbagai bidang seperti filsafat dan psikologi. Pendekatan filsafat terhadap agama sangat diperlukan, karena pendekatan ini setidaknya dapat memberikan pemahaman dan pemahaman yang lebih mendalam tentang akar dari suatu masalah.
Banyak orang hanya melihat filsafat dari sudut yang sempit, sehingga ia salah memahami filsafat dan menggeneralisasi apa yang dipahami, dan ia hanya melihat berbagai masalah dengan kacamata tersebut. Dengan melakukan eksplorasi lebih lanjut, pendekatan filsafat dapat memberikan pandangan yang holistik dan terintegrasi dalam memahami dan memecahkan berbagai masalah, termasuk masalah dalam agama.
Buku Filsafat Agama ini menyajikan berbagai persoalan di bidang agama baik klasik maupun modern yang perlu ditelaah lebih proporsional dan tajam. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa buku ini menawarkan dan menyajikan keyakinan yang berbeda dari apa yang Anda yakini. Alih-alih mengubah keyakinan Anda, ujilah keyakinan Anda untuk melihat apakah Anda bisa bertahan menghadapi ateis dan agnostik.
c80f0f1006