Pemberdayaan untuk PAP

3 views
Skip to first unread message

Junni Ad

unread,
Feb 26, 2013, 4:24:04 PM2/26/13
to parti...@googlegroups.com
Pagi Pagi, Buka Manajemen Group Partisipasi,
Wuih.....Sudah 25 Alumni Bagus inn yan Gabung , Para Expert dan Notaker Yang Jadi Anggota, atas permintaan Kami Undang juga beberapa  ERM, Akan Bergabung Mbak Ratih dan Mas Hatma, Presta dkk, Sebentar Lagi akan Masuk


Salah Satu yang paling Rame dan Hangat Program kegiatan untuk PAP, Yaitu : Diskusi Program Ekonomi Untuk PAP

Diskusi sampai penutupan Perumusan Program Detail di Hotel Amaris , sampai Malam penutupan, Cukup Hangat.

Bagaimana Pemberdayaan Untuk para PAP,

Mari kita Diskusikan
Yang Panyak Usulan dari Team adalah  Program LKM, Microfinance
Banyak Keluhan dari PAP terutama Aspek MODAL,

Pertama, saya berpikir di Desa sudah Banyak sekali LKM (Lembaga Keuangan Mikro ) Microfinance : ada PNPM, Gapoktan Dapat PUAP yang akan Menjadi LKMA, Simpan Pinjam semacam Arisan, LKM di Desa lainya . Jadi Sumber Modal Sudah Banyak.

Keluahan Banyak bahkan yang "Start up" Usaha adalah MODAL dan MODAL , Seberapapun MODAL kok sepertinya Kurang, MODAL Yang Pertama adalah Mind Set MODAL : Mengolah OTAK Dengan Amat Lancar , Bukan Capital....

Sentuhan Program yang Di butuhkan menurut saya :
1. Pemberdayaan LKM Sendiri yang Harus di Tingkatkan, baik Capacity maupun Aspek Bisnisnya
2. PAP di di berdayakan Sehingga Benar benar menemukan "breakthrough" Terobosan diri, Terutama  untuk "PAP yang benar benar kena Dampak dan Menjadi Miskin dan Faqir", Nah Pilihan Usahanya apa, Cluster mana ini akan Semakin Menarik Kita Diskusikan slain Diskusi lanjutan dari amaris bagaimana Memberdayakan LKM di Desa Desa yang sudah kita PAP

Gimana Pengalaman Para Expert yang lain?

 
Junni AD
08156-887-997
PIN BB : 30C99F94
SEHATi Group
PT : www.dikdayasehati.com
CSR/Amal : www.pedulisehati.com

didik nugroho

unread,
Feb 26, 2013, 10:53:27 PM2/26/13
to Junni Ad, parti...@googlegroups.com
intinya sepakat dan satu hal yg saya catat adalah pemberdayaan PAP dengan mendasarkan pada keunggulan lokal desa/ wilayah tersebut...sya kira teman2 fas. sudah bisa mencermati potensi desa masing2..



Dari: Junni Ad <jun...@gmail.com>
Kepada: "parti...@googlegroups.com" <parti...@googlegroups.com>
Dikirim: Rabu, 27 Februari 2013 4:24
Judul: Pemberdayaan untuk PAP

arif widodo

unread,
Feb 27, 2013, 1:31:46 AM2/27/13
to didik nugroho, Junni Ad, parti...@googlegroups.com

mantabs temans mari melanjutkan diskusi kita di jogja sambil ngopi di tugu..gmna kalu tanggal 8 maret malam kita kumpul..dengan suasana yang benar-benar Jogja he..he..

Dari: didik nugroho <did...@yahoo.co.id>
Kepada: Junni Ad <jun...@gmail.com>; "parti...@googlegroups.com" <parti...@googlegroups.com>
Dikirim: Rabu, 27 Februari 2013 10:53
Judul: [partisipasi:45] Bls: Pemberdayaan untuk PAP

--
Milis Wadah Saling berbagi Akses dan info
Forum pemberdayaan para Praktisi, Konsultan ,Expert NGO, Peneliti dan Pemerhati Masyarakat
 
Etika Milis :
- Bijak, Tidak SARA dan SARU
- Untuk ATTACHMNT: dan Gambar/Foto Gambar, DILARANG BESAR BESAR (Maksimal 300 Mb)
Mohon Gambar foto di kecilkan dulu, misal buka pakai paint, ctrl+w ubah 20%, Akan Mengecil
 
ttd.
Kuwu Partisipasi
---
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "partisipasi" dari Grup Google.
Untuk mengeposkan pesan ke grup ini, kirim email ke parti...@googlegroups.com.
 
 


Djarot Sri Hono

unread,
Feb 27, 2013, 2:22:00 AM2/27/13
to Junni Ad, parti...@googlegroups.com
Program Ekonomi untuk PAP memang cukup seksi untuk didiskusikan. Selain karena menyangkut hajat hidup orang banyak, juga karena di bidang itulah kita mungkin masih bisa berpartisipasi.

(1) Untuk pemberdayaan PAP, saya setuju programnya berbasis cluster, bukan perorangan. Dari pengalaman fasilitasi 4 desa 1 kelurahan, kemungkinan cluster yang bisa dikembangkan adalah: (a) Kerajinan Anyaman Bambu (di Sukamelang dan Ciparungsari. Di Sukamelang ada 220an rumah tangga yang terlibat)
(b) Perikanan Lele, Nila, Mas (Kaliangsana dan Sukamelang)
(c) Konveksi kain perca (di Wantilan)

(2) Untuk aspek permodalan. Selain program capacity building buat LKM, saya fikir pengusaha mikro dan kecil juga perlu lebih bankable. Salah satu caranya adalah diberi akses ke PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan), CSR-nya BUMN. Sesuai juklaknya, Program Kemitraan BUMN ini bukan melulu penyaluran pembiayaan berbunga rendah (6% per tahun) tapi juga ada fasilitasi pasar dan pelatihannya. Dana untuk fasilitasi pasar dan pelatihan sekitar 20% dari pembiayaan yang dikucurkan. Setahu saya, ada sebuah BUMN yang punya target penyaluran 10 M/tahun untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Jika per usaha mikro-kecil dapat Rp 15 juta, berarti ada 600 usaha mikro kecil per tahun yang dapat.

Salam,
Djarot
08562889977


2013/2/27 Junni Ad <jun...@gmail.com>

Junni Ad

unread,
Feb 27, 2013, 6:24:49 AM2/27/13
to Djarot Sri Hono, parti...@googlegroups.com

Selain ekonomi, ada kesehatan dan pendidikan,nah untuk pendidikan banyak usulan hasil fasilitasi , adlh penambahan tenaga pengajar, ini kan pertimbamganya banyak,masalah keberlanjutanterus gimana, LMS kan tidak bisa menanggung sd pensiun, keciali guru MD serta PAUD yghanya dapat uang sabun sj, gmn desa yg lain.....

Djarot Sri Hono

unread,
Feb 27, 2013, 9:42:28 AM2/27/13
to Junni Ad, parti...@googlegroups.com
Untuk bidang pendidikan, isu utama yang mengemuka di 5 villages adalah kurangnya kesejahteraan pengajar PAUD, RA (Raudlatul Athfal), TK, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Diniyyah. Untuk pengajar SD, SMP, SMA, SMK relatif sejahtera karena digaji pemerintah (PNS).
Di Sukamelang, peserta PRA mengeluhkan kurangnya ketrampilan pengajar PAUD.
Di Wantilan, peserta PRA mengeluhkan tingginya uang gedung SMA.


2013/2/27 Junni Ad <jun...@gmail.com>
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages