setia doni
unread,Apr 2, 2009, 11:25:23 AM4/2/09Sign in to reply to author
Sign in to forward
You do not have permission to delete messages in this group
Either email addresses are anonymous for this group or you need the view member email addresses permission to view the original message
to Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat, sekre...@parisada.org
Om Swastyastu.
Bagaimana tanggapan umat sedharma jika seorang sekretaris parisada
provinsi SULUT yang seharusnya memberikan Dharma Wacana yang
menyejukkan Umat ini malah meresahkan bahkan bisa menimbulkan
perpecahan di masyarakat. Beliau mengatakan tidak akan memberikan
perlindungan dan pengayoman, bahkan akan mencekal semua centre yang
ada di SULUT. Padahal setahu saya mereka yang tergabung dalam kegiatan
centre, khususnya Centre Sai Baba yang ada di Kembeng Mertha tidak
pernah bermasalah dengan masyarakat sekitar dan aktif dalam kegiatan
masyarakat baik adat maupun dinas.sedangkan beliau tinggal di Manado
sebagai Guru. jarak manado Kembang Mertha 250 KM atau waktu tempuh
empat jam perjalanan. seaktip-aktipnya beliau, tetap jauh lebih aktip
orang yang tinggal di kampung walau sama-sama warga kembang mertha
(Kalau tidak salah dengar, dalam putusan Mahasabha disebutkan bahwa
parisada harus melindungi dan mengayomi serta memberikan pembinaan
kepada semua sampradaya yamng ada)
Beliau juga menyebutkan semua Pandita yang datang ke Sulut dan sempat
mampir ke Centre kemudian memberikan Dharma Wacana dan Dharmatula di
Centre, masih diragukan Kesucian dan Pengetahuannya ( Setahu saya,
orang yang tergabung di dalam kegiatan Centre adalah orang yang
berusaha mendekatkan diri kepada Sang Pencipta melalui jalam pemahaman
spiritual Weda)
Menurut saya, mereka yang tergabung dalam kegiatan Centre adalah orang
baik-baik. Dalam kesehariannya mereka hidup sederhana dan mengutamakan
pelayanan terhadap sesama. Hindunya kuat, selalu berpegang pada Ajaran
Weda dan tradisi adat Bali. Yang terpenting mereka tidak ada yang
ngebah Penjor.
Om Shantih Shantih Shantih Om
G. S. Doni di Kotamobagu