Pernikahan melambangkan bersatunya Purusa dan Pradhana, Lingga-Yoni, Laki-perempuan yang selanjutnya melahirkan kesuburan, keturunan, keharmonisan baik di buana agung maupun di buana alit. Pernikahan sesama jenis tidak ada dalam kamus Hindu, karena jelas sekali hal ini telah mencemari buana agung, dan pikiran manusia disisi lain pada buana alit. Jika hal ini terjadi maka hendaknya diadakan upacara penyucian terutama pada tempat atau desa pakraman, karena sesuatu yang tidak lazim jika terjadi biasanya merupakan ciri dari leteh, atau tercemarnya suatu daerah yang membutuhkan penyucian.