Percakapandalam bahasa Inggris, membayangkannya saja, bisa bikin kita merasa terintimidasi. Padahal kan, kita belajar bahasa asing biar bisa berdialog dengan orang lain di tempat-tempat umum, ga sih? Apalagi, bahasa Inggris sudah menjadi alat komunikasi global yang vital.
Untuk membantumu mengatasi kebingungan, rasa canggung bahkan terintimidasi itu, kali ini kita bakal mempelajari 15 contoh dialog bahasa Inggris yang biasa terjadi di berbagai tempat dengan beragam situasi sehari-hari. Yuk, simak contoh-contoh dialog bahasa Inggris praktis di bawah ini!
Patient: Excuse me, could you help me fill out these forms? I'm having trouble with my hand. (Tolong, bisakah Anda membantu saya mengisi formulir ini? Saya kesulitan dengan tangan saya.)
Registration Officer: Of course, I'd be happy to assist you. Let me take those forms. What seems to be the problem with your hand? (Tentu, saya senang bisa membantu Anda. Biarkan saya ambil formulirnya. Apa masalah dengan tangan Anda?)
Registration Officer: I'm sorry to hear that. We'll get you checked in quickly. Please have a seat, and the nurse will call you shortly. (Maaf mendengarnya. Kami akan mendaftarkan Anda dengan cepat. Silakan duduk, dan perawat akan segera memanggil Anda.)
Customer 1: Not too bad. I'm just glad to take a break and grab a coffee. Speaking of which, have you decided what you're getting? (Tidak terlalu buruk. Saya hanya senang beristirahat sejenak dan menikmati secangkir kopi. Ngomong-ngomong, apa yang akan kamu pesan?)
Customer 1: Great, I see it now. By the way, do you know if they have any discounts on yogurt this week? (Bagus, sekarang saya melihatnya. Ngomong-ngomong, apakah kamu tahu apakah ada diskon yogurt minggu ini?)
Employee 2: I think we should include more data to support our conclusions, and maybe reorganize some of the slides for better flow. (Saya pikir kita harus menyertakan lebih banyak data untuk mendukung kesimpulan kita, dan mungkin menyusun ulang beberapa slide untuk alur yang lebih baik.)
Alex: Thank you so much. Also, could you please recommend a good place nearby where I can grab a quick bite to eat? (Terima kasih banyak. Juga, bisakah Anda merekomendasikan tempat bagus di dekat sini di mana saya bisa makan cepat?)
Receptionist: Certainly. There's a nice caf just around the corner from the hotel. They serve delicious sandwiches and salads. (Tentu. Ada kafe bagus tepat di sekitar sudut dari hotel ini. Mereka menyajikan sandwich dan salad yang lezat.)
David: Exactly. I think it's a great initiative. We can contribute something meaningful to the community. (Tepat. Saya pikir itu inisiatif yang bagus. Kita bisa memberikan kontribusi yang berarti kepada masyarakat.)
Ibu: I'm glad to hear that. I slept well too, thanks. What are you planning for breakfast today? (Aku senang mendengarnya. Aku juga tidur nyenyak, terima kasih. Apa rencanamu untuk sarapan hari ini?)
Di perpustakaan memang enggak boleh berisik, tetapi kita masih boleh bercakap-cakap kok, Sobat! Apalagi kalau yang dibicarakan itu penting, mau ga mau bakal terjadi percakapan dengan orang lain. Nah, ini dia contoh percakapan dalam bahasa Inggris antara dua orang saat di perpustakaan.
Sarah: Hey Lisa! I'm just browsing around, looking for a new dress for the party next week. How about you? (Hei Lisa! Aku hanya sedang melihat-lihat, mencari gaun baru untuk pesta minggu depan. Bagaimana denganmu?)
Lisa: I'm doing well, thanks! Oh, exciting! Any particular style or color in mind for the dress? (Aku baik-baik saja, terima kasih! Oh, menarik! Apakah ada gaya atau warna tertentu yang kamu pikirkan untuk gaun itu?)
Sarah: I'm thinking something floral and flowy, maybe in pastel colors. What do you think? (Aku memikirkan sesuatu yang berbunga dan ringan, mungkin dalam warna pastel. Menurutmu bagaimana?)
Kebayang ga, Sobat, kalau kamu ketemu turis di tempat wisata? Nah, kira-kira simulasi percakapan dalam bahasa Inggris dengan turis itu seperti di bawah ini. Ceritanya, lokasi percakapan di Candi Borobudur.
Siswa: We've learned about how Borobudur was built in the 9th century as a Buddhist monument and how it represents the Buddhist cosmology. Each level symbolizes a stage of spiritual enlightenment. (Kami sudah belajar tentang bagaimana Borobudur dibangun pada abad ke-9 sebagai monumen Buddha dan bagaimana itu mewakili kosmologi Buddha. Setiap tingkat melambangkan tahap pencerahan spiritual.)
Turis: That's really interesting! I didn't know that. What's your favorite part of the temple so far? (Itu benar-benar menarik! Saya tidak tahu itu. Apa bagian favoritmu dari candi ini sampai sekarang?)
Siswa: I'm fascinated by the intricate carvings on the walls. They tell stories from Buddhist scriptures and Javanese folklore. It's amazing to see the craftsmanship up close. (Saya terpesona oleh ukiran-ukiran rumit di dinding. Mereka menceritakan cerita dari kitab suci Buddha dan cerita rakyat Jawa. Luar biasa melihat kerajinan tangan itu dari dekat.)
Turis: I couldn't agree more. The carvings are truly remarkable. Thank you for sharing your knowledge with me. (Saya setuju sepenuhnya. Ukiran-ukiran itu benar-benar luar biasa. Terima kasih telah berbagi pengetahuanmu dengan saya.)
Aiden: I slept okay. I'm just going to grab some cereal for breakfast. Do you want anything? (Aku tidur baik-baik saja. Aku akan mengambil sereal untuk sarapan. Apakah mama mau sesuatu?)
Mom: No, thank you. I'll make some toast for myself. Did you finish your homework for today? (Tidak, terima kasih. Mama akan membuat roti panggang untuk mama sendiri. Apakah kamu sudah menyelesaikan pekerjaan rumahmu untuk hari ini?)
Mom: Thanks for reminding me. I'll make sure to leave early. By the way, have you seen my keys anywhere? (Terima kasih telah mengingatkan mama. Mama akan memastikan untuk berangkat lebih awal. Ngomong-ngomong, apakah kamu melihat kunci-kunci mama di mana-mana?)
Jack: Well, you picked a great one for your first time. The views are incredible, especially during sunrise. (Nah, kamu memilih yang tepat untuk kali pertamamu. Pemandangannya luar biasa, terutama saat matahari terbit.)
Berkenalan dengan orang lain, misalnya, adalah salah satu konteks percakapan yang paling sering kita jumpai. Nah, kamu bisa belajar Introducing Yourself and Others dengan mengunduh aplikasi Aku Pintar!
Nah, itulah contoh dialog bahasa Inggris pada kehidupan sehari-hari yang bisa kamu praktikkan. Hmm, mengapa dari sekian banyak model percakapan bahasa Inggris, Ibu menuntut Irene untuk menguasai dialog bahasa Inggris pada kehidupan sehari-hari?
By the way, ada pesan dari ibunya Irene yang belum aku sampaikan, nih. Katanya, untuk kamu yang ingin mahir berbincang dalam bahasa Inggris pada kehidupan sehari-hari sebaiknya bergabung dengan kelas English Academy.
Kenapa? Alasannya, nggak lain karena English Academy akan mempertemukan kamu dengan guru-guru berpengalaman terbaik yang ada di luar sana. Nantinya, mereka akan membantu kamu menguasai dialog bahasa Inggris pada kehidupan sehari-hari.
Mengingat bahwa rekomendasi seorang ibu nggak pernah salah, yuk bergabung dengan kelas English Academy sekarang! Jangan lupa cari tahu dulu kemampuan bahasa Inggris-mu melalui Placement Test dengan klik banner di bawah ini, gratis dan bersertifikat!
Saat berada di sekolah, kamu tidak akan terlepas dari aktivitas bercakap-cakap. Jika di sekolah internasional, percakapanmu mungkin saja akan banyak menggunakan bahasa Inggris dibandingkan bahasa Indonesia.
Maira: What languages do you translate? (Bahasa apa yang kamu terjemahkan?)
Amara: Apart from English, I translate Arabic and Spanish. (Selain bahasa Inggris, saya menerjemahkan bahasa Arab dan Spanyol.)
Maira: I am not really sure I can do the same thing as you do because my Spanish skill is so poor. I also plan to drop that subject this semester (Aku tidak yakin bisa melakukan hal yang kamu lakukan karena kemampuan bahasa Spanyolku sangat buruk. Aku juga berencana untuk melepas mata pelajaran itu semester ini.
Amara: Where do you study that language? (Di mana kamu belajar bahasa itu?)
Ananda: I feel a bit nervous as it is my first day at school. (Saya merasa sedikit gugup karena ini adalah hari pertama saya di sekolah.)
Guru: Yes, I understand. A lot of students find the classroom situation a bit overwhelming at first. (Ya, saya mengerti. Banyak siswa menemukan situasi kelas agak berlebihan pada awalnya.)
Guru: I am now going to teach you about conversation. Can someone talk to herself or himself while doing conversation? (Sekarang saya akan mengajari Anda tentang percakapan. Dapatkah seseorang berbicara kepada dirinya sendiri saat melakukan percakapan?)
Siswa: No, Sir. (Tidak, Pak.)
Guru: A conversation needs at least two people that will talk. The time is going to be over, then I will give some homework about making conversation dialogue and give you more explanation next week. See you.
(Sebuah percakapan membutuhkan setidaknya dua orang yang akan berbicara. Waktunya akan berakhir, maka saya akan memberikan beberapa pekerjaan rumah tentang membuat dialog percakapan dan memberi Anda lebih banyak penjelasan minggu depan. Sampai jumpa)
Siswa: See you, Sir and thank you. (Sampai jumpa Pak dan terima kasih)
A: Thanks. Do we have any homework today? (Terima kasih. Apakah kita punya pekerjaan rumah hari ini?)
B: Yes, Mr. Mambo wanted us to do Exercise 10 and 11 of the previous chapter (Ya, Pak Mambo ingin kami mengerjakan Latihan 10 dan 11 dari bab sebelumnya)
Perlu kamu ketahui pula bahwa kosakata percakapan bahasa Inggris di sekolah pastinya berbeda dengan percakapan di rumah. Apalagi lawan bicara yang akan kamu ajak bercakap-cakap juga perlu menyesuaikan.
3a8082e126