----- Message transféré ----
De : "syarief_...@yahoo.com"
<syarief_...@yahoo.com>
À : angkata...@yahoogroups.com
Envoyé le : Samedi, 7 Mars 2009, 19h51mn 37s
Objet : [PAGUYUBAN19 UNTUK SEMUA] Kasus David Hartanto
Apakah kasus tersebut berpengaruh kepada pemberian beasiswa kpd
siswa-siswi TN ? Atau malah para siswa-siswi kelas 3 yg akan
melanjutkan ke sana mempertimbangkan kembali rencananya ? Mudah2an
saja kasus tersebut bisa segera diselesaikan dan ada kejelasan, agar
tdk mempengaruhi para siswa-siswi ug sedang mengenyam pendidikan
disana dan yg baru akan melanjutkan kesana.....
Jumat, Maret 06, 2009
David Hartanto Widjaja Tidak Bersalah!
Hari ini (5/3-09) saya dan temen2 SD/SMP yang seangkatan sama David
Hartanto (Ming2) kita sama2 main kerumah keluarga Hartanto, sekedar
untuk menyampaikan bela sungkawa, serta mencari kebenaran yang
sesungguhnya karena kami tahu kalau David tidak akan melakukan hal-hal
yang seperti diberitakan oleh media. Disana kami disambut oleh kakak
David, dan orangtuanya, kebetulan kami datang bersamaan dengan
keluarga besar Hartanto, jadi kami lebih banyak mengobrol dengan kakak
David, yaitu Willian Hartanto, atau dulu dikenal teman2 seangkatannya
dengan panggilan Weha.Semakin lama mendalami kasus ini, makin banyak
keanehan yang terbuka, dan untuk adanya pemberitaan yang mulai
menunjukkan kebenaran, kami berterima kasih untuk rekan David di NTU
yaitu edwin, kami tahu dia mempertaruhkan gelar sarjananya demi
mengungkap kebenaran, karena itu kami juga mau membantu menyebarkan
kabar yang sesungguhnya -walaupun terus ditutupi dan dihalangi oleh
pihak NTU-Kejanggalan-
kejanggalan yang ada:
1. Munculnya berita bahwa David menyerang Profesor Chan Kap Luk, lalu
bunuh diri, padahal tidak ada bekas sayatan di pergelangan tangan
seperti yang diberitakan, lalu darimana muncul berita tersebut? Untuk
apa dimunculkan berita palsu bahwa David menyayat pergelangan
tangannya?
2. Saat keluarga tiba disana senin malam setelah kejadian, keluarga
ingin langsung melihat jenazah David, namun dihalangi oleh pihak2
tertentu, dengan alasan sudah peraturan, tentu saja keluarga harus
menurut, apalagi saat itu keluarga masih syok. Lalu saat diizinkan
melihat kondisi jenazah keesokan harinya, keluarga hanya diizinkan
untuk melihat jenazah bagian leher ke atas, sedangkan bagian tubuh
yang lain telah ditutupi plastik. Keluarga Hartanto juga telah
mengkonfirmasikan ke pihak polisi Singapura, tidak ada luka di bagian
pergelangan tangan. Saat itu keluarga Hartanto juga melihat di bagian
leher depan (daerah leher dibawah bahu) terdapat banyak plesteran
luka.Pertanyaannya. Untuk apa keluarga Hartanto menunggu 1 hari untuk
melihat jenazah keluarga kandung mereka sendiri? Mengapa jenazah harus
ditutupi oleh plastik? Apakah benar ada peraturan seperti itu? Atau
hanya karangan pihak2 tertentu saja untuk menutupi kenyataan? Darimana
asal luka di
leher? Mengapa jenazah David terlihat berdarah cukup parah di bagian
bokong?
3. Saat keluarga tiba di TKP senin malam, karena tidak diizinkan untuk
melihat jenazah, keluarga datang ke NTU untuk melihat TKP, namun saat
sampai, polisi tidak menemukan satupun bekas darah ataupun police
line. Hebat bukan? Hanya dalam waktu sekitar 7 jam sejak waktu
kejadian, TKP telah bersih total, adakah alasan untuk buru2
membersihkan TKP?
4. Lalu keluarga datang melihat kamar David, dan apa yang ditemukan?
Ternyata semua peralatan komputer yang ada di kamar itu semua MENYALA.
Apakah seorang yang mau bunuh diri akan menyalakan semua peralatan
komputernya? Bahkan menurut kesaksian seorang teman, account MSN David
masih menyala. Apakah hal ini terlihat seperti David mau mengakhiri
hidupnya? Bahkan dia masih bermain game online sampai jam 2 pagi di
hari kejadian bersama teman yang tadi menjenguk keluarga David.
5. Pada ruangan profesor tertinggal tas David yang biasa dia bawa, dan
tebak apa yang dia bawa dalam tasnya? Sebuah handuk dan botol air
mineral 1,5 L. (Semua yang mengenal Ming2 pasti tahu, dikelas, sejak
SD, Ming2 selalu membawa handuk, bahkan kadang dikalungkan di leher
saat berada di kelas, dia juga selalu membawa air minum yang banyak
karena mamanya selalu berpesan untuk banyak mengkonsumsi air). Apakah
seorang yang mau membunuh, lalu bunuh diri, akan membawa barang
seperti itu? Akan jauh lebih mudah untuk membawa sebilah pisau yang
besar (lebih besar dari pisau berukuran 10cm yang muncul di TKP, yang
entah milik siapa).
6. Keluarga dihalang-halangi saat hendak bertemu dengan Profesor Chan
Kap Luk, dengan alasan, saat itu dia sedang di ICU, dan kenyataannya?
Hari rabu sang Profesor telah keluar dari rumah sakit. Apakah ada
catatan seorang yang menderita luka tusukan parah yang harus masuk
ICU, dapat keluar dari rumah sakit dalam tidak sampai 2 hari? Benarkan
sang Profesor terluka? Atau hanya membaca koran sambil bersantai di
ICU?
7. Saat keluarga ingin bertemu dengan "saksi mata" yang melihat David
melompat dari lantai 4, pihak NTU menghalangi dengan alasan hal itu
harus dirahasiakan. Oke, kalau begitu, darimana kita tahu kalau benar2
ada orang yang melihat kalau David benar2 melompat, bukannya terjatuh
ataupun dijatuhkan orang?
8. Data tentang David dan FYP (Final Year Project) nya telah dihapus
dari database NTU. Hanya dalam 2 hari, NTU langsung menghapus data
topik FYP yang sedang David kerjakan, adakah alasan khusus dibalik
keterburu-buruan pihak NTU untuk menghapus data tersebut? Tidakkah ada
rasa ingin mengenang salah satu mahasiswa berprestasinya, alih-alih
langsung menghapus data, seakan David tidak pernah kuliah disana?
9. Polisi Singapura menahan Laptop milik David dan akan dikembalikan
setelah penyelidikan selesai. Untuk apa?
10. Pisau yang ada di TKP, dilaporkan berasal dari hall 4, itu hasil
investigasi? Atau hanya karangan? Seorang teman di NTU berkata bahwa
biasanya seorang dosen memiliki pisau kecil di ruangannya yang biasa
digunakan untuk memotong buah. Jadi? Itu pisau milik David Hartanto
atau Chan Kap Luk?
11. Waktu kejadian adalah sekitar jam 10.45 waktu Singapura hari
Senin, apakah tidak terdengar aneh jika hanya sedikit sekali mahasiswa
yang ada dan menyaksikan kejadian? Adakah tekanan dari pihak NTU untuk
tutup mulut?
12. Senjata yang ditemukan -pisau buah 10cm- ditemukan tanpa gagang,
dimanakah gagangnya? Mengapa tidak dilakukan analisa sidik jari? Jelas
tidak mungkin menusuk seseorang tanpa menggunakan gagang pisau, jadi
entah siapapun yang menusuk siapa, pasti ada gagangnya, namun
pemberitaannya belum jelas.
Pemberitaan miring yang disebutkan media pun tidak berdasar, dan hanya
mengikuti spekulasi yang dikarang pihak NTU, berikut klarifikasinya:
1. David berniat membunuh Profesornya lalu bunuh diri meloncat. Di
dalam ruangan tersebut hanya ada David dan Profesor, David telah
tiada, dan kesaksian yang bisa didengarkan hanyalah dari Profesor,
darimana kita tahu kalau kesaksian tersebut benar? Tanpa bukti2 yang
cukup, kesaksian Profesor tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk
menyalahkan David.
2. David dikatakan stress karena beasiswanya dicabut, bahkan dia salah
sasaran, yaitu mengamuk ke dosen pembimbingnya. Tidakkah hal itu
terdengan sangat aneh? David sangat tahu dengan jelas bahwa
beasiswanya diberhentikan karena prestasinya menurun, bukan salah
Profesor itu. Pihak keluarga telah diberitahu sejak hari pertama
diberitahukan bahwa beasiswanya diberhentikan, dan pihak keluarga
menerima, dan mampu untuk membayarnya, David juga bersikap biasa2 saja
tentang pemberhentian beasiswanya. Bagi yang mengenal dia, tentu tahu
bahwa dia orang yang sangat cuek, hal ini juga dapat dilihat dari post
edwin.
3. Dikatakan pula, bahwa David depresi karena tidak mampu
menyelesaikan FYPnya. Seorang rekan David disana menyatakan bahwa FYP
David hampir selesai. Dia tidak pulang ke Indonesia pada akhir
semester lalu, karena ingin berkonsentrasi menyelesaikan FYPnya. Bagi
yang mengenal David, apalagi kami teman sekolahnya, tentu tahu, David
sejak dulu memang ketagihan game, tapi 1 hal, dia selalu mengerjakan
tugas dan PRnya dengan baik, tanpa bantuan orang lain apalagi menyalin
hasil pekerjaan orang lain. Jadi, jika dikatakan dia menyerang dosen
pembimbingnya karena FYPnya tidak selesai, hal itu benar2 tidak masuk
diakal.
4. David diberitakan pula menghilang dari pergaulan selama kurang
lebih 1 minggu sebelum kejadian, namun keluarga David tahu yang
sebenarnya, David sedang berkonsentrasi untuk menyelesaikan FYPnya,
jadi pernyataan bahwa David menghilang dari pergaulan karena sedang
depresi dan ingin membunuh itu sangat tidak valid, karena saat itu dia
banyak chatting dengan kakaknya, bahkan bermain game online bersama
temannya di Indonesia. Terlihat seperti orang depresi yang mau
membunuh dosennya? Tidak sama sekali!
Saat ini fakta-fakta yang muncul setelah menyingkirkan pemberitaan media
adalah:
1. David meninggal jatuh dari lantai 4, tanpa luka sayatan di
pergelangan tangan, dan dengan luka di bagian leher, serta bagian
bokong berlumuran darah.
2. Sang Profesor keluar dari rumah sakit dalam 2 hari.
3. Pisau tidak jelas berasal darimana, dan ditemukan tanpa gagang.
4. Pihak universitas menutup-nutupi kejadian ini.Spekulasi dan
kemungkinan- kemungkinanApakah benar David menyerang profesor saat dia
sedang membungkuk menghadap ke layar komputer? Jika itu benar, maka
tidak mungkin saat ini profesor tersebut telah pulang ke rumahnya
dengan keadaan sehat wal afiat.Apakah sang profesor tersebut yang
justru menyerang David?Hal ini sangat mungkin, karena bukti dan fakta
yang ada mengarah ke kesimpulan tersebut. Lalu apa motifnya? Sampai
saat ini, hanya Tuhan dan Profesor Chan Kap Luk yang tahu.Namun saat
ini santer beredar kabar bahwa sang Profesor ingin merebut FYP milik
David. Hal ini didukung oleh kesaksian teman David yang mengatakan FYP
David hampir selesai. Apakah mungkin seorang dosen dan Profesor dari
universitas terkemuka di negara maju mau merebut FYP milik
mahasiswanya sendiri? Kenyataannya, hal itu sangat mungkin
terjadi.Seorang yang mendengar kabar tentang kematian David bercerita
pada seorang teman-sebut saja
A-, bahwa seorang profesor di NTU, di jurusan yang berbeda,
memberikan nilai D pada FYP si A, lalu si profesor menawarkan untuk
membuat FYP baru, dan dia akan beri nilai B, dengan syarat FYP yang
sebelumnya akan jadi hak milik si Profesor. Apakah terdengar aneh? Ya,
si profesor ingin merebut hak atas FYP milik si A dengan iming2
nilai.Jadi hal ini sebenarnya bukan hal yang baru di NTU, hanya saja
kali ini ujungnya berakhir tragis bagi David karena dia tidak mau
menyerahkan hak atas FYPnya. Sekali lagi, ini spekulasi, namun jauh
lebih logis daripada pemberitaan media dan NTU.Ming, saat ini lo udah
gak ada, gak ada lagi yang bisa kita lakukan buat lo, selain pulihin
nama baik lo, dan menyatakan kebenaran, lo istirahat yang tenang aja
disana.RIP, ming.Guys, tahu gak sebenernya sekarang apa yang sedang
keluarga Hartanto sedang coba lawan? NTU, sebuah universitas terkenal
milik pemerintah singapura! Untuk perbandingannya adalah ITB di Indo.
Apa yang bisa
dilakukan segelintir orang: keluarga Hartanto yang hanya tinggal
bertiga, keluarga besarnya teman2 yang berjumlah puluhan sampai
ratusan? apakah bisa melawan NTU? Bisa! Bagaimana caranya? Kita harus
menyatakan kebenaran harus diungkap sejelas2nya tanpa ada yang diubah2
atau ditutup2i. Saat ini, kita sebagai sesama pengguna internet, harap
sebarkan kabar ini seluas-luasnya, agar banyak orang makin peduli
tentang kasus ini dan investigasi akan dilakukan lebih lanjut,
setidaknya jangan sampai orang-orang berpikir bahwa Davidlah yang
bersalah, karena itu jelas tidak benar. Kabarkan ini ke teman-teman,
saudara, dan copylah tulisan saya ini di blog/forum/facebook
/friendster anda, tidak akan saya tuntut untuk copyright. Terima
Kasih.
Salam Diposkan oleh cl4y_m4n di 00:39 0
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
------------------------------------
Rekening Paguyuban adalah:
A/N – PAGUYUBAN ORTUSIS SMA TN19
A/C – MANDIRI 07000-05523019
Yahoo! Groups Links
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/smppius90/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/smppius90/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:smppius9...@yahoogroups.com
mailto:smppius90-f...@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
smppius90-...@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
--
Best Regards,
Arif Suhardiman
PT Velindo Jaya Perkasa
Kompleks Golden Ville 88 DG
Jl. Daan Mogot 2
Jakarta Barat 11470
P: +62 (21) 56980518, 56980519
F: +62 (21) 56980428