Menanggapi isi penjelasan pak Samto tentang P4 dan P5 dapat saya sampaikan tambahan masukan sbb. :
Disamping sebagai penggagas dan pendiri P4 dan P5 sebetulnya pak Samto juga merupakan penggagas pertama berdirinya Bimbingan Profesi Sarjana Teknik (BPST) di Dit. Pengolahan yang berawal dengan sebutan Crash Program Training (CPT) Engineer yang akhirnya sampai dengan saat ini program tersebut dibakukan dan dicontoh dan diaplikasikan disemua Direktorat dilingkungan Pertamina. Bersyukur saya merupakan salah salah satu murid yang langsung diajar beliau di BPST V (sesi Crude Break Up, Tower Design, dll) sebelum beliau pindah ke Proyek Pengembangan Kilang Bahan Bakar Minyak (PPKBBM) di Direktorat Pengolahan Jakarta. Dan kalau boleh menyimpang sedikit dari topik, bersama beliau yaitu almarhum Bapak Tabrani Ismail (tentunya ada yang lainnya) merupakan pionir pengembang Kilang-Kilang Direktorat Pengolahan yang bisa kita saksikan sampai dengan saat ini masih eksis dan memberikan sumbangsih ke Republik Indonesia dan potensi bagi pengembangan karir Pekerja Direktorat Pengolahan dan Pendukungnya. Bisa dibayangkan bagaimana jadinya kalau Kilang-Kilang Direktorat Pengolahan yang ada hanya di Pangkalan Brandan, Pakning, Plaju, Sungai Gerong, Wonokromo dan Balikpapan saja, bisa-bisa Jakarta lumpuh karena nggak ada suplai dari Kilang Balongan mengingat tingginya kepadatan dermaga Tanjung Priok, idem untuk suplai ke kota-kota yang lainnya (dari Kilang Dumai & Cilacap). Rasanya kita sudah pantas memberikan apresiasi kepada beliau-beliau senior Direktorat Pengolahan atas prakarsa dan prestasinya membangun Direktorat Pengolahan baik didalam maupun diluar kedinasan sampai pensiun seperti saat ini. Sekali lagi bravo...bravo...bravo buat pak Samto Utomo, semoga segala gagasan dan hasil karyanya bisa dilanjutkan oleh generasi pewaris dan penerusnya.
Kelihatannya kawan-kawan P4 maupun P5 belum menjawab akhir tulisan pak Samto tentang siapa yang akan meneruskan kepemimpinan dan kepengurusan beliau di P4. Kalau boleh usul saya menominasikan mantan-mantan Direktur Pengolahan yang saat ini berpotensi : ibu Rukmi Hadihartini, bapak Edi Setianto, bapak Chrisna Damayanto, dan lainnya yang kita anggap bisa melanjutkan cita-cita dan harapan pendiri maupun anggota P4.
Semoga P4 bisa eksis selama hayat Direktorat Pengolahan
Khusus untuk P5 sampai dengan saat ini Ketuanya (Bapak Suroso) lagi berhalangan dan dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt) dan diharapkan dapat dituntaskan sampai kepengurusan periode 4 tahun kedua yang inshaa Allah sampai tahun 2018, itupun kalau anggota P5 menyetujuinya. Dan memang diperlukan masukan dari para anggota P5 baik yang menyangkut perolehan dana sponsor, besaran iuran bulanan, maupun teknis pelaksanaan kegiatan saat ini serta masukan yang dianggap penting lainnya dengan tujuan untuk terjalinnya tali silahturahim dan keguyuban kita anggota P5. Diharapkan masukan dari para anggota P5 dapat disampaikan melalui alamat email P5 yang ada.
Salam,
Jack Herjanto
Powered by Telkomsel BlackBerry®
--
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "p-lima" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to p-lima+un...@googlegroups.com.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
<SEJARAH P4 & P5.doc>