Dari milis sebelah.
Ada pendapat lain?
Nasi
Ternyata Juga Bikin Kita Bodoh
"Ketimbang mengkonsumsi
protein, kita termasuk boros memakan
karbohidrat,
terutama nasi dan mie instan. Selain
terkenal sebagai
pemakan nasi yang akut, bangsa
kita juga tercatat sebagai
pengkonsumsi mie per kapita
terbesar di dunia setelah
Korea.
Mungkin
wajar, karena kita membutuhkan
banyak tenaga otot ketimbang tenaga
otak.
Karbohidrat memang fungsi utamanya
menghasilkan tenaga bagi tubuh.
Tapi
ada karbohidrat yang cepat sekali diolah menjadi tenaga
, juga
ada karbohidrat yang lebih lama diolah tubuh
. Nasi termasuk golongan
karbohidrat
pertama. Sementara gandum, kentang, dan
sebagainya
termasuk golongan karbohidrat kedua.
Terlalu banyak memakan karbohidrat yang terlalu cepat
diolah tubuh
jelas tidak baik.
Ketika kita tidak lagi membutuhkan tenaga
otot
melainkan tenaga pikiran, tenaga yang kadung
terbentuk segera diubah
menjadi lemak. Selain
menjadi tumpul dalam pikiran, kita
juga jadi
gampang mengalami kegemukan.
Orang
Indonesia rata-rata mengkonsumsi
nasi sebanyak 136,5 kg/tahun.
Angka
ini terbesar di dunia. Orang
Indonesia
tanpa nasi dianggap
belum makan.
Bahan makanan lain seperti protein, mineral,
dan vitamin
jadi kurang asupannya. Nasi sentris, selain
boros, juga membuat
postur tubuh rata-rata orang
Indonesia
lebih pendek dari bangsa lain
yang konsumsi proteinnya
lebih tinggi.
Kalau melihat upah minimum Amerika
sebesar $5,15 per jam, maka
diperlukan hanya 30 menit
buat orang miskin Amerika untuk bisa
membeli sepotong Big Mac. Bandingkan dengan UMR Jakarta sebesar
Rp
816 ribu per bulan atau sekitar Rp 4.000
per jam. Orang miskin di
Indonesia
harus bekerja setidaknya 1 jam
untuk bisa makan satu kali.
Nah, mencari sumber
makanan yang bergizi adalah urgent. Namun,
menurunkan
komponen biaya dasar tersebut bagi masyarakat
golongan
kecil juga penting.
Ada pola
dasar bahwa semakin miskin penduduk suatu negara
, maka
semakin besar porsi belanja makanan
mereka.
Kalau kita ingin
meningkatkan kesejahteraan kita, maka kurangi porsi belanja makanan
kita. Alternatifnya bisa dengan mengurangi porsi makan atau memilih
makanan dengan komposisi gizi yang lebih baik dan harga lebih murah.
Gandum sebagai Alternatif
Gandum adalah bahan komoditi yang cukup banyak digunakan di berbagai
negara di seluruh penjuru dunia. Bentuknya bermacam-macam, mulai dari
roti, kue, biskuit, sereal, mie, martabak, chappati, bakpao, pizza,
croissant, dan sebagainya.
Bagaimana dengan harga dan komposisi gizinya?
Harga gandum menurut pasar komoditi LIFFE sekitar $175 per ton untuk
kualitas terbaik.
Harga beras lokal kualitas medium sekitar Rp 5.000/
kg atau setara $550 per ton.
Menurut Nutrition Data, kandungan energi nasi sekitar 97 kalori per
100 gram. Sementara kandungan energi roti sekitar 361 kalori per 100
gram.
Kebutuhan energi minimal seorang manusia dalam sehari sekitar 2.000
kalori. Ini bisa dipenuhi dengan 2 kg beras (setara Rp 10.000
) atau
dengan 500 gram gandum (setara Rp 800).
Walaupun kandungan kalorinya lebih tinggi, membuat roti membutuhkan
lebih sedikit volume gandum/terigu daripada membuat nasi yang
membutuhkan volume beras yang lebih banyak. Di sini terlihat jelas
bahwa beras/nasi jelas kurang ekonomis dibandingkan roti/gandum.
Menurut data Bogasari, konsumsi gandum Indonesia per kapita hanya
sebesar 15 kg. Jauh di bawah Singapura (71 kg) atau Malaysia (40 kg).
Asumsikan fisiologis perut orang Indonesia dengan orang Singapura/
Malaysia sama, maka seharusnya pengurangan konsumsi beras oleh orang
Indonesia — dan menggantinya dengan gandum — sebenarnya mudah
dilakukan."
Pada tanggal 07/03/02, R ichwan, YB0IR <asoy...@gmail.com> menulis:
salam,
edi.
Pada tanggal 07/03/02, Icung D. at Head Office. <ic...@bit.net.id> menulis:
The fish are biting.
Get more visitors on your site using Yahoo! Search Marketing.
Be a PS3 game guru.
Get your game face on with the latest PS3 news and previews at Yahoo! Games.
salam
edi.
Pada tanggal 07/03/03, Ronald Lumban Tobing <ronald_...@yahoo.com> menulis:
>
> Wah...dalam juga ya pembahasannya?
Herry Nugraha - YDØXKH
-----Original Message-----
From: orar...@googlegroups.com [mailto:orar...@googlegroups.com] On Behalf Of Purwoko.Edi di gmail.com
Sent: Monday, March 05, 2007 10:06 AM
To: orar...@googlegroups.com
Subject: Re: Nasi Ternyata Juga Bikin Kita Bodoh