Rukun Iman Ada 6 Yaitu

0 views
Skip to first unread message

Chiquita Palafox

unread,
Aug 4, 2024, 4:49:27 PM8/4/24
to ocfechoxua
Tinggirendahnya kedudukan manusia dinilai dari keimanannya. Dalam ajaran Islam, terdapat pilar ajaran yakni rukun Islam dan rukun iman. Jika rukun Islam terdiri dari lima poin, rukun iman terdiri dari enam poin.

Umat Islam wajib memahami dan mengamalkan tiap rukun iman di kehidupan sehari-hari. Jika belum hafal dan paham akan arti dari rukun iman, kemungkinan akan lebih sulit untuk mengamalkannya. Oleh karena itu, simak urutan rukun iman dan maknanya pada artikel berikut supaya kamu semakin paham.


Rukun iman dituangkan dalam diri orang yang beriman melalui 3 tahap. Pertama, iman diyakini dalam hati, lalu iman diikrarkan dengan lisan, dan iman diamalkan dengan anggota badan. Nah, supaya kamu bisa mengamalkan rukun iman dengan sempurna, berikut urutan rukun iman dan penjelasannya yang bisa kamu pahami. Simak sampai habis, ya!


Iman kepada Allah merupakan rukun iman pertama dan paling utama dalam Islam. Umat muslim haruslah terlebih dahulu mengenal bahwa tiada Tuhan kecuali Allah. Iman adalah keyakinan yang terbentuk dalam hati.


Makna dari beriman kepada para malaikat adalah untuk mengimani atau meyakini bahwa Allah SWT telah menciptakan para malaikat dalam keadaan malaikat tidak tidur, tidak memiliki nafsu, bukan perempuan maupun laki-laki. Malaikat merupakan makhluk mulia yang juga bertugas sebagai perantara Allah.


Urutan rukun iman yang ketiga adalah beriman kepada kitab-kitab Allah.Muslim wajib meyakini keberadaan kitab-kitab Allah SWT yang diturunkan atau diberikan kepada para nabi pilihannya yang berisi petunjuk bagi hamba-hamba-Nya. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Ali-Imran ayat 3:


Rukun iman selanjutnya adalah umat muslim wajib untuk mengimani rasul-rasul Allah. Hal ini bermakna kita harus meyakini bahwa nabi dan rasul adalah manusia utusan Allah yang diperintahkan untuk menyampaikan kabar gembira, ajaran baik, dan lisan serta ancaman di muka bumi sebagaimana disampaikan dalam Al Quran surat An-Nisa ayat 136:


Rukun iman kelima bermakna umat Islam diminta untuk mempercayai dan meyakini hari akhir, yakni kiamat. Di hari akhir nanti, semua manusia akan dikumpulkan dan dibangkitkan bagi mereka yang telah mati. Segala amal perbuatan manusia ditimbang. Hal ini tercantum dalam Al Quran surat Al-Hajj ayat 7:


Rukun iman urutan yang keenam adalah iman kepada qada dan qadar. Makna rukun iman ini adalah ummat Muslim wajib percaya kepada qada dan qadar yang merupakan takdir Allah yang baik maupun buruk. Takdir merupakan ketentuan yang terjadi di alam semesta. Hal ini terdapat dalam surah Al-Ahzab ayat 36:


Perbedaan Qada dan Qadar terletak pada kemungkinan suatu takdir berubah. Qada sifatnya tetap dan tidak dapat diubah oleh makhluknya, contohnya ajal, kelahiran, bencan alam. Di sisi lain, Qadar merupakan takdir Allah yang masih dapat diubah manusia melalui ikhtiar dan doa, contohnya kesehatan, kepandaian, dan pendapatan.


Itu dia Toppers, urutan dan makna rukun iman pada islam. Pastikan kamu memahami sekaligus mengamalkan rukun iman dalam kehidupan sehari-hari ya, Toppers. Sekarang, melalui Tokopedia kamu juga bisa cek jadwal salat, baca Al-Quran, dan melakukan wakaf, lho, Toppers.


Malaikat tidak memiliki nafsu seperti yang ada pada manusia sehingga malaikat tak pernah melakukan apa yang dilarang oleh Allah, dan selalu menaati semua perintahNya. Jumlah malaikat tidak hanya 10 seperti yang kita tahu.


Iman kepada Allah artinya, manusia harus meyakini keberadaan Allah, mengimani Allah dan percaya bahwa hanya Dia satu-satunya yang menciptakan alam semesta, mengatur dan menguasai semua yang ada di muka bumi.


Untuk mengamalkan iman kepada Allah ini maka lakukanlah shalat 5 waktu, berbakti pada orang tua, melakukan kewajiban dengan membayar zakat, dan melakukan semua amalan yang telah diperintahkan oleh Allah.


Manusia khususnya umat muslim juga harus mengimani ke-25 Nabi dan Rasul yang sudah menjadi utusan Allah. Ke-25 Nabi dan Rasul tersebut adalah orang-orang terpilih yang menjadi perantara untuk umat manusia, dalam membawa kebaikan di dunia.


Kemudian amalkan iman kepada Nabi dan Rasul ini dengan cara membaca shalawat setiap hari, meniru semua sifat baik yang dimiliki oleh 25 Nabi dan Rasul Allah, jalankan juga sunnah dari Rasulullah yang sudah beliau ajarkan.


Cara mengimani iman kepada hari akhir adalah dengan memercayai hari kebangkitan yang ada di Padang Mahsyar, bagaimana manusia dihisab, misan, hingga akhir dari perjalanan manusia yaitu surga atau neraka.


Berprasangka baiklah selalu kepada Allah SWT, pandai bersyukur ketika mendapat kebahagiaan ataupun saat mengalami sebuah musibah, dan percayalah bahwa jika Allah menciptakan mudharat maka di sana juga ada maslahat.


Salah satu bentuk rukun iman ada 6 adalah dengan pengamalan yang telah dijelaskan di atas. Rukun iman merupakan pokok/dasar yang harus dilakukan, dan pengertian dari kata iman itu sendiri adalah percaya atau yakin.


Iman harus diyakini dengan hati, yang artinya manusia harus bisa mengimani dan juga yakin dengan sepenuh hati bahwa alam semesta dan isinya memang ada penciptanya. Selain itu ada juga yang mengaturnya yaitu hanya Allah SWT.


Contohnya dalam hidup ini ada siang dan ada juga malam, ada makhluk hidup yang terlihat secara nyata tapi ada juga makhluk gaib yang tak terlihat, dan juga adanya makhluk yang tak hidup dan makhluk yang hidup.


Misalnya dengan shalat 5 waktu, mengeluarkan zakat mal/fitrah, tak pernah mencuri, menjalankan puasa di Bulan Ramadhan, tak pernah berbohong, dan lain sebagainya. Iman seorang manusia sangat berhubungan dengan ketakwaannya.


Dalil rukun iman ada 6 itu sangat jelas, baik dituliskan di dalam Al Quran maupun di dalam Hadist. Namun ketahui juga apa saja hikmah yang bisa diambil dari rukun iman, seperti yang dijelaskan di bawah ini:


Keenam rukun iman tersebut meliputi beriman bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah SWT, mengimani adanya malaikat, mengimani diturunkannya kitab-kitab Allah SWT, mengimani diutusnya rasul-rasul Allah SWT, mengimani adanya hari kiamat, dan mengimani takdir qada dan qadar.


Dalam buku yang berjudul Mengenal Rukun Iman dan Islam karya Miftahul Basar dijelaskan, iman adalah keyakinan dalam hati, perkataan di lisan, amalan dengan anggota badan. Keimanan seorang hamba bisa bertambah dan berkurang, atau bahkan bisa saja hilang tak tersisa. Hal tersebut sesuai dengan apa yang dia lakukan.


"Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah mereka yang jika disebut nama Allah) gemetar hatinya dan jika dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah (kuat) imannya dan hanya kepada Tuhannya mereka bertawakal. (yaitu) orang-orang yang melaksanakan salat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Bagi mereka derajat (tinggi) di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezeki yang mulia."


Adapun malaikat secara umum adalah malaikat Jibril, malaikat Mikail, malaikat Israfil, malaikat Izrail, malaikat Munkar dan malaikat Nakir, malaikat Raqib dan Atid, malaikat Malik, dan malaikat Ridwan.


Umat Islam juga diwajibkan untuk mengimani adanya kitab yang turun sebelum Al-Qur'an sebagai pedoman dari-Nya untuk umat manusia. Kitab-kitab tersebut adalah Zabur, Taurat, Injil, dan Al-Qur'an, seperti dijelaskan Aris Abi Syaifullah dalam buku yang berjudul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.


Rukun iman selanjutnya adalah mengimani bahwa Allah SWT juga mengutus manusia-manusia pilihan, yang disebut dengan rasul, untuk membawa ajaran dari-Nya agar umat manusia selamat dari kesesatan dan kembali menuju kebenaran.


قَالَ: فَأَخْبِرْنِي عَنِ الْإِيْمَانِ قَالَ: أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخر وَتُؤْمِنَ بِالْقَدْرِ خَيْرِهِ وَقَرِهِ قَالَ: صَدَقْتَ.


Artinya: "Malaikat Jibril berkata, 'Ceritakanlah kepadaku tentang iman! Nabi menjawab, 'Beriman kepada Allah, malaikat- malaikat Allah, kitab-kitab Allah, rasul-rasul Allah, hari kiamat, serta ketentuan baik dan buruk dari Allah.' Jibril kemudian berkata, 'Kamu benar!" (HR Muslim)


Masih dari sumber yang sama, rukun iman kelima adalah beriman adanya hari akhir. Hari tersebut adalah hari dihancurkannya dunia seisinya dan hari saat semua manusia akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah ia perbuat selama hidup di dunia.


وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَۗ


Rukun artinya dasar atau pokok yang harus dikerjakan. Sementara iman, artinya yakin atau percaya. Hudarrohman dalam bukunya yang berjudul Rukun Iman menjelaskan, rukun iman dituangkan dalam diri orang yang beriman melalui 3 tahap. Antara lain, iman diyakini dalam hati, iman diikrarkan dengan lisan, dan iman diamalkan dengan anggota badan.


Iman diyakini dalam hati mengandung pengertian percaya atau yakin dengan sepenuh hati bahwa alam semesta dan seluruh isinya diciptakan oleh Allah SWT. Contohnya adanya siang dan malam, adanya berbagai macam makhluk baik yang nyata maupun ghoib.


Sedangkan iman diikrarkan dengan lisan, dilakukan dengan mengucap "Saya beriman kepada Allah, kepada malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir dan saya beriman kepada ketetapan baik dan buruk dari pada-Nya.


Rasulullah bersabda yang artinya: "Iman itu artinya engkau beriman kepada Allah, para malaikat-malaikat Nya, kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan kamu beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk." (HR. Muslim).


Iman kepada Allah SWT artinya mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah itu ada (wujud). Untuk dapat mengenal-Nya, kita harus mengetahui sifat-sifat yang dimiliki-Nya. Secara keseluruhan, sifat-sifat Allah ada 3 yaitu sifat wajib, sifat mustahil, dan sifat jaiz.


Rukun menurut bahasa artinya pilar atau tiang yang menegakkan sesuatu, sedangkan iman artinya percaya dan membenarkan di dalam hati, mengakui dengan lisan, serta melakukan dengan perbuatan. Maka dari itu, rukun iman adalah pilar-pilar yang menyangga iman seorang muslim.

3a8082e126
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages