Wanagalih, kota yang merupakan tempat pertemuan Bengawan Solo dan Kali Mediun serta pemilik benteng pendem yang tepat berada di perengan lokasi pertemuan dua sungai besar itu. Wanagalih, kota yang memilika aloon aloon terluas se-Jawa Timur, kota yang dikelilingi hutan jati serta kota yang selalu panas. Wanagalih sendiri berasal dari 2 kata, Wana yang berarti hutan dan Galih yang berarti bagian terdalam sebuah pohon, maka Wanagalih mungkin bisa diartikan sebgai kota ditengah hutan.
Ngawi, kota kecil di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, konon menurut cerita berasal dari kata awi yang berarti rumpun atau deretan bambu di tepi sungai yang kemudian terdistorsi menjadi Ngawi sampai sekarang ini. Dulu, sepanjang Bengawan Solo dan Kali Madiun, dua sungai besar yang akhirnya bertemu di daerah benteng pendem di sebelah timur Ngawi memang terdapat deretan rumpun bambu yang begitu lebat, saat inipun sisa sisa rumpun bambu itu masih bisa dinikmati di sebagian tepi 2 sungai itu.