Doa Khatam Quran Pendek Pdf

0 views
Skip to first unread message

Rut

unread,
Aug 5, 2024, 11:47:15 AM8/5/24
to neuwolfcycent
Dilansirdari NU Online, seseorang yang berhasil mengkhatamkan Al Quran terutama di bulan suci Ramadhan, dianjurkan untuk mengumpulkan keluarga, kerabat, tetangga, hingga teman-temannya untuk berdoa bersama mengharap limpahan karunia Allah.

Allhummarhamni bilquran, waj'alhu lii imaman wa nuran wa hudan wa hudan wa rohmah. Allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu wa'allimnii minhu maa jahiltu warzuqnii tilawatahu aana-allaili wa'atrofannahaar waj'alhu li hujatan ya rabbal'alamin.


Artinya: "Ya Allah, belas kasihanilah aku karena Al Quran. Jadikanlah Al Quran sebagai imamku, petunjuk dan rahmat. Ya Allah, ingatkan aku dengannya bila aku lupa dan ajarilah aku apa yang tidak mengerti dari padanya. Berilah aku bisa membaca waktu malam dan siang. Jadikanlah dia hujjah bagiku wahai Tuhan seru sekalian alam."


Shadaqallaahul 'aliyyul 'azhiim. Wa shadaqa rasuuluhun nabiyyul kariim. Wa nahnu 'alaa dzaalika minasy syaahidin wasy syaakirin. Walhamdulillahi rabbil 'aalamiin. Rabbanaa taqabbal minnaa innaka antas samii'ul 'aliim. Allaahummar zuqnaa bi-kulli harfin minal qur'aani halaawatan. Wa bikulli juz-in minal qur'aani jazaa-an. Allahummar zuqnaa bil alifi ulfatan. Wa bil baa-i barakatan. Wa bit taa-i taubatan. Wa bits tsaa-i tsawaaban wa bil jiimi jamaalan. Wa bil haa-i hikmatan wa bil khaa-i khairan wa bid daali daliilan. Wa bidz dzaali dzakaa-an. Wa bir raa-i rahmatan wa biz zaayi zakaatan wa bis siini sa'aadatan. Wa bisy syiini syifaa-an wa bish shaadi shidqan wa bidh dhaa-i dhiyaa-an wa bith thaa-i tharaawatan. Wa bizh zhaa-i zhafaran wa bil 'aini ilman wa bil ghaini ghinan wa bil faa-i falaahan wa bil qaafi qurbatan wa bil kaafi karaamatan wa bil laami luthfan wa bil miimi mau'izhatan. Wa bin nuuni nuuran wa bil waawi wushlatan wa bil haa-i hidaayatan wa bil yaa-I yaqiinan. Allahumman fa'na bil qur'aanil 'azhiimi war fa'naa bil aayaati wadz dzikril hakiimi wa taqabbal qiraa-atana.


Artinya: "Maha Benar Allah yang Mahatinggi dan Maha Agung. Dan Maha Benar utusan Allah. Nabi yang mulia. Kami termasuk orang-orang yang bersaksi dan bersyukur atas kemahabesaran Allah dan utusan-Nya. Segala puji milik Allah, Penguasa semesta alam.


Wahai Tuhan kami, terimalah (bacaan Al Quran) dari kami. Karena sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui. Berilah kami rezeki berupa manisnya hidup dengan setiap huruf dari Al Quran. Dan balasan yang indah dari setiap juz Al Quran. Ya Allah berilah kami rezeki berupa kelembutan dengan huruf alif. Berkah hidup dengan huruf ba'. Taubat dengan huruf ta'. Pahala dengan huruf tsa'. Keindahan dengan huruf jim.


Kebijaksanaan dengan huruf ha', kebaikan dengan huruf kha'. Petunjuk dengan huruf dal. Kecerdasan dengan huruf dzal. Kasih sayang dengan huruf ra'. Kesucian jiwa dengan huruf zay. Kebahagiaan dengan huruf sin. Kesembuhan dengan huruf syin. Kejujuran dengan huruf shad. Cahaya hidup dengan huruf dhad. Kesantunan dengan huruf tha'. Prestasi dengan huruf zha'. Ilmu pengetahuan dengan huruf 'ain. Kekayaan dengan huruf ghain.


Kemakmuran dengan huruf fa'. Kedekatan dengan Allah dengan huruf qaf. Kemuliaan dengan huruf kaf. Keramahan dengan huruf lam. Peringatan dengan huruf mim. Bias cahaya dengan huruf nun. Koneksi/hubungan baik dengan huruf wawu.


Petunjuk dengan huruf ha'. Dan keyakinan dengan huruf ya'. Ya Allah, berikan kami manfaat Al Quran yang agung. Angkat setinggi-tingginya reputasi dan prestasi kami dengan ayat-ayat dan zikir yang kokoh. Dan terimalah bacaan kami."


"Siapa yang membaca satu huruf dari Al Quran maka baginya satu kebaikan dengan bacaan tersebut, satu kebaikan dilipatkan menjadi 10 kebaikan semisalnya dan aku tidak mengatakan alid laa mii satu huruf, akan tetapi alif satu huruf, laa satu huruf dan miim satu huruf." (HR Tirmidzi dan dishahihkan di dalam kitab Shahih Al Jami, no.6469)


Sebagian ulama, di antaranya mazhab Al-Hanafiyah menekankan bahwa setidak-tidaknya dalam shalat tarawih selama sebulan penuh bisa dikhatamkan 30 juz Al-Quran. Salah satu hikmahnya agar jamaah shalat tarawih bisa mengkhatamkan tasmi' Al-Quran secara keseluruhan dalam bulan Ramadhan sepenuhnya.


Untuk itu bila imam membaca kira-kira 10 ayat, maka dalam satu malam akan bisa dibaca 200 ayat. Dan kalau dikalikan 30 malam, jumlahnya kurang lebih 6.000 ayat. Dan jumlah ini sudah mendekati jumlah total ayat Al-Quran.


Maka dalam satu rakaat imam membaca kurang lebih 30 ayat. Dan dalam satu rangkaian shalat tarawih yang 20 rakaat bisa dibaca 600 ayat. Maka bisa dikhatamkan Al-Quran dalam 10 malam saja. Dan dalam sebulan penuh bisa khatam 3 kali.


Namun Al-Kasani menyebutkan bahwa apa yang diperintahkan Umar bukan kewajiban atau syarat, melainkan termasuk bab fadhilah atau keutamaan. Sehingga tiap sepuluh malam bisa dikhatamkan satu kali Al-Quran.


Alasan terkait dengan pendeknya bacaan ayat Al-Quran dalam shalat tarawih bahwa shalat sunnah itu ditegakkan di atas prinsip takhfif, yaitu prinsip memberikan keringanan. Sehingga bacaan shalat tarawih itu lebih baik seperti bacaan pada shalat Maghrib yang memang pendek-pendek.


Namun bila tidak ada kekhawatiran akan berkurangnya jamaah, maka tidak ada shalatnya untuk memanjangkan bacaan. Maka di Masjid Al-Haram Mekkah dan Madinah, walaupun imam membaca 1 juz tiap malam, tidak ada yang bergeser sedikitpun.


Malah makin mendekati hari hari akhir Ramadhan, jumlah jamaah makin penuh dan sesak. Mereka yang di negaranya jarang-jarang tarawih, ketika di Mekkah dan Madinah jadi rajin. Bahkan mereka yang biasanya cuma tarawih 8 rakaat lalu pulang, ternyata selama disana anteng menjalani 20 rakaat hingga selesai.


Ketika saya tanya, biasanya kalau sudah 8 rakaat terus pulang, tumben kok nggak pulang? Jawabnya sambil berbisik,"Ustadz, ongkos umrah Ramadhan ini mahal banget. Jadi sayang sekali kalau ikut tarawihnya cuma 8 rakaat doang".


Baik wirid itu dalam bentuk doa atau dzikir atau syair-syair yang biasa dilantunkan oleh para jamaah, kesemuanya tidak ada kaitannya dengan apa yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW maupun para shahabat.


Terkadang mereka meniru ucapan-ucapan dari tempat lain yang tidak mereka sendiri tidak tahu dasar masyru'iyahnya. Apalagi maknanya sehingga semua itu berlangsung begitu saja tanpa kejelasan hukumnya.


Taman Pendidikan Al-Quran Masjid Nurul Huda, Sabtu (14/3/2022) menyelenggarakan kegiatan Isra Miraj dan Khotmil Quran.

Hadir dalam acara yang diselenggarakan di Masjid Nurul Huda Dukuh Klapasawit Desa Candiwulan, Kecamatan Adimulyo Kabupaten Kebumen itu, selain para orang tua santri juga tamu undangan dari Kecamatan , Polsek Adimulyo dan Koramil Adimulyo serta tokoh-tokoh masyarakat Desa Candiwulan.

Ketua panitia kegiatan melaporkan bahwa santri yang ikut khataman ada 23 anak.

Untuk bisa khotmil Qur'an maka santri harus menyelesaikan jilid Qiraati, khatam membaca Al Qur'an dan kitab tajwid.

Para santri yang menerima syahadah khotmil quran, selain unjuk kebolehan hafalan surat-surat pendek juga mendemonstrasikan kemampuan menjawab pertanyaan dari Kepala Desa Candiwulan dan acara diakhiri dengan mau'idzotil hasanah


Sebagai bagian dari suku melayu umumnya, maka kehidupan sosial orang Banjar, di Kalimantan Selatan banyak diisi dengan tradisi bernuansa Islami. Salah satu tradisi islami tersebut, ialah tradisi Batamat Quran, tradisi ini sudah ada sejak lama ditengah kehidupan orang Banjar.


Tradisi batamat Quran ini sendiri menurut kebiasaan, setiap anak yang belajar mengaji (membaca Al -Quran) dan berhasil menamatkan bacaannya 30 juz, maka diadakanlah upacara batamat Quran (khatam Al - Quran). Adapun kegiatan yang dilakukan dalam Batamat ini, anak atau orang yang sudah selesai belajar mengaji Alquran sampai tamat 30 juz tersebut, maka pada saat Batamat itu dia membaca surat-surat pendek pada Juz Amma atau juz yang ke-30. Satu per satu surat pendek pada juz ke-30 tersebut dibaca, dan pada setiap akhir ayat pada surat tersebut diikuti membacanya oleh hadirin.


Hingga selesai dengan pembacaan doa khatam Alquran oleh guru mengaji atau orang lain yang dituakan. Setelah selesai doa dilanjutkan dengan bagi makanan tanda syukur telah tamat belajar Alquran, dan kemudian anak-anak bahkan juga orang dewasa yang hadir berebut ' papayungan' yang digantungkan uang kertas ribuan dan lainnya.


Tradisi Batamat Alquran ini menjadi sebuah simbol dan pesan yang dalam, bahwa kehidupan anak harus berlandaskan pada ajaran dan petunjuk kitab suci Alquran, sehingga dalam perjalanan hidup akan mendapat berkah dan keselamatan di dunia dan akhirat.


Oleh sebab itu, saat kegiatan Batamat ini dengan mengundang banyak orang, sehingga semakin banyak pula yang terinspirasi dan termotivasi untuk belajar membaca Alquran, terutama kalangan anak-anak dan remaja pada era globalisasi ini.


A. Tata cara khatam Al Quran SendiriBerikut tata cara khatam Al Quran sendiri, baik di rumah maupun musala atau masjid.1. Melakukan salat sunah FajarBoleh dilakukan dalam salat sunah yang lain seperti salat sunah hajat ataupun salat sunah tahajud. Namun, yang lebih utama adalah salat sunah fajar.2. Membaca 22 surah terakhir Al-Qur'anSebelum melakukan khataman Quran, dianjurkan membaca 22 surah terakhir dalam Al-Qur'an.3. Membaca Doa Khatam Qur'anKemudian, setelah selesai salat dan membaca 22 surat terakhir Al-Qur'an, dianjurkan membaca doa khatam Quran pendek. Hal ini dapat didahului dengan tawasul dan wirid.


Setelah mengikuti tata cara khatam Al Quran, seorang muslim dianjurkan membaca do'a khotmil Qur'an. Lalu, apa yang dibaca saat khatam Al-Quran? Simak doa khatam Quran 30 juz dalam tulisan Arab maupun Latin di bawah ini.


Tulisan Arabاللّهُمَ ارْحَمْنَا بِالْقُرْآن واجْعَلْهُ لَنَا إمَامًا وَ هُدًى وَ نُوْرًا و رَحْمَةً . و ذَكِّرْنَا مِنْهُ مَا نُسِيْنَا وَعَلِّمْنَا مِنْهُ مَا جَهِلْنَا وَارْزُقْنَا تِلَاوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَ الْنَهَار واجْعَلهُ لَنَا حُجَّةٌ يَا ربَّ الْعَالَمِيْن

3a8082e126
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages