Tabel Berat Jenis Besi Beton

0 views
Skip to first unread message

Saurabh Cloudas

unread,
Aug 4, 2024, 3:35:39 PM8/4/24
to necbaubackver
Besibeton adalah salah satu material bangunan yang sering dimanfaatkan untuk memperkuat konstruksi. Dalam proses pembangunan, penting untuk mengetahui berat besi beton yang akan digunakan agar dapat menghitung kebutuhan material secara tepat. Berat besi beton sendiri dipengaruhi oleh jenis dan ukuran besi yang digunakan.

Sebelum memilih ukuran berat besi beton, penting bagi Anda untuk mengetahui apa yang dimaksud dari besi beton SNI. Badan Standardisasi Nasional (BSN) adalah organisasi yang bertanggung jawab dalam pengembangan standar, termasuk standar untuk baja tulangan beton.


Untuk memastikan kualitas baja tulangan beton sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), terdapat beberapa kriteria yang harus dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan BSN. Setidaknya, baja tulangan beton harus memenuhi toleransi yang telah ditetapkan.


Besi beton adalah salah satu barang yang perlu dinyatakan memenuhi standar oleh BSN (Badan Standardisasi Nasional) untuk diperdagangkan. Standar yang digunakan untuk besi beton adalah SNI 07-2050-2002.


Beton ilegal yang beredar di pasar seringkali mengurangi panjang dan diameter baja tulangan beton. Contohnya, apabila panjang standar baja tulangan beton adalah 12 meter, mereka dapat menguranginya menjadi 11.5 meter atau bahkan lebih pendek dari itu.


Satu lagi yang tak kalah penting, Juragan Material juga menyediakan layanan pengiriman cepat dan efisien ke seluruh wilayah Indonesia. Jadi, tunggu apalagi? Segera kunjungi Juragan Material dan temukan segala kebutuhan Anda di sini!


Liputan6.com, Jakarta Berat jenis besi penting untuk dipahami. Penjelasan mengenai berat jenis besi beserta rumusnya ini juga bisa menambah wawasan kamu. Besi merupakan salah satu material yang memiliki kedudukan penting dan menjadi salah satu kebutuhan dalam sebuah bangunan.


Bangunan tidak akan kokoh jika tidak menggunakan material besi. Selain kuat dan multiguna, pada besi juga terdapat masa atau berat jenis besi yang berbeda-beda sebagaimana yang dibutuhkan. Walaupun memiliki kelebihan yakni kuat dan multiguna, besi juga memiliki kekurangan yakni mudah berkarat.


Karat atau korosi ini menyebabkan kualitas besi tentunya kualitas besi semakin berkurang. Selain kekurangan dan kelebihan besi menjadi salah satu bahan material bangunan, memahami perhitungan berat jenis besi juga penting. Pasalnya perhitungan berat jenis besi ini membutuhkan tabel dan pemahaman yang lebih dalam.


Berat jenis besi dapat dihitung dari diameter dan ukuran yang dimiliki. Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang berat jenis besi dan perhitungannya yang penting untuk diketahui, Selasa (20/10/2020).


Sebelum menelaah tentang berat jenis besi dan cara perhitungannya, penting untuk mengenali jenis besi yang kerap digunakan sebagai salah satu bahan material bangunan. Jenis besi dapat dibilang cukup banyak dan beragam, namun yang paling sering digunakan untuk sebuah konstruksi atau bangunan adalah besi beton.


Jenis besi yang pertama yakni besi beton polos. Jenis besi beton polos ini dapat membantu dan mendukung penulangan beton serta memiliki kemampuan untuk membendung gaya tekan dari beton. Karakteristik yang dimiliki jenis besi polos yaitu berupa penampang yang bundar dengan permukaan yang licin. Adapun berat jenis besi ini sendiri tergantung pada diameter dan ukuran yang dimiliki.


Jenis besi selanjutnya yang biasa digunakan untuk material bangunan adalah besi ulir. Besi tulangan dengan permukaan seperti sirip ini memiliki gaya tarik yang sangat baik untuk menopang beton. Bentuk yang dimiliki besi ulir ini hampir sama dengan jenis besi beton polos, hanya saja perbedaan pada bagian polanya saja yang berbentuk sirip melintang. Berat jenis besi ulir juga bisa diketahui tergantung diameter dan ukuran dari besi ulir tersebut.


Penjelasan selanjutnya yakni mengenau besi beton banci. Jenis besi ini memiliki kualitas yang jauh lebih rendah dari besi beton yang sesaui dengan standar. Harga dari besi beton banci ini juga lebih murah dan tak jarang menggiurkan untuk digunakan.


Setelah mengetahui jenis besi, selanjutnya ini ulasan mengenai tabel diameter jenis besi. Tabel berat jenis besi merupakan cara termudah untuk mengetahui berat jenis aneka ragam besi hanya dengan mengetahui ukuran diameternya saja, tanpa harus menghitung secara manual.


Setelah mengetahui tabel jenis besi, berikut ini cara menghitung berat jenis besi yang perlu untuk diketahui dan dipahami. Terdapat beberapa versi cara menghitung berat jenis besi, perbedaan cara perhitungan tersebut disebabkan karena karakter besi yang diukur juga bervariasi.


Siapa yang tak kenal dengan besi beton? Besi ini merupakan material yang paling umum digunakan dalam proyek konstruksi bangunan. Besi beton juga dikenal dengan nama baja tulangan maupun besi tulangan beton dipasaran. Penggunaannya yang luas dan fungsinya yang vital sebagai tulang atau rangka bangunan, menjadikan besi ini sebagai material yang wajib memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Besi beton harus memiliki kualifikasi SNI, karena penggunaan besi beton SNI akan berimbas pada keamanan dan keselamatan, mengingat berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan bangunan.


Ada 2 jenis besi beton, yaitu besi beton polos dan besi beton ulir. Besi beton polos biasa digunakan untuk dowels spiral dan pendukung struktur pada konstruksi. Sedangkan beton ulir digunakan untuk pembangunan konstruksi dan infrastruktur yang membutuhkan daya tarik lebih kuat seperti gedung pencakar langit. Sirip-sirip pada besi beton ulir inilah yang berfungsi untuk menghalangi pergerakan pada arah longitudinal batang terhadap beton.


Mengulik spesifikasi yang harus dimiliki, kurang lengkap rasanya jika tak menilik bagaimana proses pembuatan besi beton. Secara singkat, proses pembuatan beton dimulai dari pemanasan billet baja pada temperatur 1300C untuk memudahkan proses canai. Billet yang telah dipanaskan akan dimasukkan ke mesin roll untuk disesuaikan ukuran diameternya. Setelah itu billet akan didinginkan dan dipotong-potong dengan ukuran panjang yang telah ditentukan.


Badan Standardisasi Nasional (BSN) merupakan lembaga yang bertanggungjawab dalam pembuatan standarisasi, termasuk standarisasi baja tulangan beton. Baja tulangan beton bisa dikatakan memenuhi kualitas SNI apabila mampu memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah dan BSN atau paling tidak memenuhi toleransi yang sudah diberlakukan. Dalam hal ini, BSN mengatur beberapa hal dan menjelaskan beberapa istilah mengenai fisik besi ini, diantaranya adalah sebagai berikut.


Standardisasi digunakan sebagai sarana pendukung kegiatan ekonomi kolonial sehingga dapat berjalan dengan lancar. Lembaga resmi yang berkaitan dengan kegiatan standardisasi itu dimulai pada tahun 1928 di Hindia Belanda, dengan didirikannya Stichting Fonds voor de Normalisatie in Nederlands Indie (Yayasan Normalisasi di Hindia Belanda) dan Normalisatie Road (Dewan Normalisasi) yang berkedudukan di Bandung. Para ahli teknik Belanda yang kebanyakan adalah insinyur sipil mulai menyusun standar untuk bahan bangunan, alat transportasi disusul dengan standar instalasi listrik dan persyaratan untuk saluran luar. Selama perang dunia II dan pada masa pendudukan Jepang (1942-1945) dapat dikatakan bahwa kegiatan standardisasi formal terhenti.


Kemudian Standar besi beton SNI untuk industri baja Indonesia berlaku dalam SII 138-1984 yang mengatur perihal Mutu dan Cara Uji Baja Tulangan Beton. Setelahnya terdapat beberapa poin revisi dan diubah menjadi SNI 07-2052-2002 mengenai Baja Tulangan Beton yang dikeluarkan oleh Badan Standarisasi Nasional pada tahun 2002. Revisi-revisi dalam poin standarisasi juga sebenarnya diupayakan untuk memperkecil adanya produk baja tulangan yang tidak sesuai standar atau sering disebut dengan julukan beton banci.


SNI adalah standar yang ditetapkan oleh pemerintah untuk berbagai hasil produksi yang dibuat oleh masyarakat Indonesia, baik itu yang diproduksi secara perseorangan maupun yang diproduksi oleh sebuah badan atau perusahaan. Hal ini ini telah diatur di dalam Peraturan Menteri Perdagangan No.72/M-DAG/PER/9/2015 yang mewajibkan barang-barang dalam kategori tertentu harus diproduksi sesuai dengan SNI.


Penerapan SNI pada produk besi beton, akan membuat Perkasa partner menjadi lebih aman dan nyaman dalam penggunaannya, karena akan berimbas pada keamanan dan keselamatan, mengingat berkaitan dengan kekuatan dan ketahanan bangunan.


Besi beton polos memiliki permukaan baja tulangan yang rata dan tidak bersirip. Sedangkan spesifikasi beton ulir atau beton bersirip sedikit lebih rumit. Permukaan beton ulir harus memiliki sirip yang teratur dengan arah melintang sumbu batang; sedangkan rusuknya memanjang searah dan sejajar dengan sumbu batang. Sirip-sirip tersebut harus terletak pada jarak yang teratur serta memiliki bentuk dan ukuran yang sama. Sirip melintang tidak diperbolehkan membentuk sudut kurang dari 45 terhadap sumbu batang. Apabila membentuk sudut antara 45 sampai 70, arah sirip melintang pada satu sisi atau kedua sisi dibuat berlawanan. Sedangkan, bila sudutnya diatas 70, arah yang berlawanan tidak diperlukan.


Bahan baku yang digunakan dalam pembuatan besi beton adalah berasal dari billet baja dan memiliki ukuran maupun diameter yang telah ditetapkan dalam standar tertentu. Dibawah ini adalah tabel yang menjelaskan lebih detail komposisi dari billet.


Nah, BSN juga memberikan ketentuan mengenai ukuran diameter besi beton yang sesuai dengan SNI nih. Tabel ini dibedakan menjadi dua berdasarkan jenis besi beton, yaitu tabel besi beton polos dan tabel besi beton ulir. Angka yang tercantum dalam tabel ini memang angka yang pas, tapi dalam praktiknya angka ini dijadikan acuan kisaran dipasaran. Dalam tabel ini diatur mengenai penamaan, diameter nominal besi beton dan luas penampang nominal


Sama halnya dengan beton polos, tabel besi beton ulir juga memuat informasi mengenai ukuran diameter besi beton ulir. Selain itu, karena besi beton ulir memiliki sirip maka ditambahkan atribut lain seperti diameter dalam, tinggi sirip melintang, jarak sirip melintang, dan lebar rusuk memajang.

3a8082e126
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages