Re: [evaluasi-ps-dikti] Unpad Terima Siswa Tak Lulus UN

1 view
Skip to first unread message

Kopertis Wil IV

unread,
Jul 6, 2005, 10:59:31 AM7/6/05
to dosen_...@yahoogroups.com, Dospr...@yahoogroups.com, ilmu-informati...@yahoogroups.com, dikti_...@yahoogroups.com, Nauti...@googlegroups.com, sela...@yahoogroups.com
> Unpad Terima Siswa Tak Lulus UN
> BANDUNG - Universitas Padjadjaran (Unpad) akan menerima siswa yang tidak
> lulus ujian nasional (UN) tahap satu dengan catatan calon mahasiswa
> tersebut mengikuti UN gelombang dua, kata Rektor Unpad Himendra
> Wargahadibrata, di Bandung, Senin (4/7).
> "Hal ini dilakukan karena kami berpijak pada aturan. Sudah disebutkan
> dalam aturan seseorang yang ikut ujian itu harus siswa SMA. Selama
> peraturannya begitu, ya akan kami pertahankan. Tapi kita harus lihat
> perkembangannya lagi," ujarnya
> Dia memperkirakan kasus siswa yang tak lulus UN namun lulus dalam Ujian
> Saringan Masuk dan SPMB (seleksi penerimaan mahasiswa baru) di Jawa Barat
> jumlahnya tidak akan terlalu banyak.
> "Untuk kasus ini tampaknya persentase Jabar sangat kecil. Karena itu, kita
> akan pertimbangkan untuk membuat beberapa jalur yaitu tidak melihat
> academic performance (tampilan akademik) tapi melihat academic potential
> (potensi akademik) yang dimiliki oleh calon mahasiswa. Misalnya di Banten
> itu kan standarnya kecil, jadi kita harus lihat potensinya," paparnya.
> Rektor Universitas Pendidikan Indonesia Sunaryo Kartadinata mengatakan,
> lembaganya akan mengkaji mengenai calon mahasiwa yang tidak lulus ujian
> nasional tapi lolos dari seleksi mahasiswa baru.
> Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung
> Adang Surahman mengemukakan, perguruan tingginya tidak akan menerima siswa
> yang tak lulus UN namun lulus ujian saringan masuk karena surat kelulusan
> menjadi persyaratan mutlak.
> Sementara itu pakar pendidikan Prof Said Hamid Hasan berpendapat, tidak
> ada sinkornisasi antara pelaksanaan ujian nasional dengan SPMB membuat
> masyarakat bingung. "Ke depan, yang harus dipikirkan adalah apakah betul
> ujian nasional itu perlu? Karena ternyata kebijakan makro ini tidak
> memperbaiki mutu pendidikan nasional kita, kecuali ada pengkajian lagi
> maka ujian nasioanl bisa dilaksanakan," ujarnya.
>
> Bersyarat
> Seusai rapat kerja gabungan dengan Komisi X DPR, kemarin, di Jakarta,
> Dirjen Pendidikan Tinggi Satryo S Brodjonegoro mengatakan, penerimaan
> calon mahasiswa yang sudah lulus ujian seleksi di perguruan tinggi tetapi
> tidak lulus ujian nasional diserahkan pada perguruan tinggi.
> Bila universitas tidak keberatan menerima calon mahasiswa yang belum
> lulus, dipersilahkan untuk menerima dengan bersyarat (conditional
> acceptance). Tetapi bila universitas khawatir itu menjadi masalah di
> kemudian hari sehingga menolak menerima calon mahasiswa yang tidak lulus
> ujian nasional, juga dibenarkan.
>
> "Saya sudah mengeluarkan surat edaran mengenai hal tersebut pada Jumat
> lalu," tuturnya. Menurut dia, peraturan tersebut keluar karena melihat
> kondisi di lapangan. Banyak siswa yang tidak lulus ujian nasional tetapi
> telah terdaftar sebagai calon mahasiswa di berbagai universitas. Sementara
> ujian nasional tahap kedua baru berlangsung pada akhir Agustus, padahal
> sebagian besar universitas sudah memulai perkuliahan.
> Secara terpisah anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Djemari
> Mardapi menegaskan, kejadian calon mahasiswa lulus ujian seleksi tetapi
> tidak lulus dari ujian nasional disebabkan pola seleksi yang berbeda.
> "Pola seleksi di tingkat universitas adalah tes skolastik yang merupakan
> tes potensial dalam meramalkan apakah seseorang dapat mengikuti
> perkuliahan di universitas. Sementara ujian nasional bersifat tes prestasi
> belajar. Jadi wajar kalau keduanya berbeda," katanya.
> Ke depan, tidak menutup kemungkinan bila BSNP merekomendasikan agar
> universitas melaksanakan ujian secara lebih spesifik. Selama ini tes ke
> universitas untuk jurusan yang sangat beragam, diseleksi dengan
> menggunakan soal yang sama. (150/A-22)
>
> == Aam
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
>
> Untuk download file: http://evaluasi.or.id
> To subscribe, send an e-mail to
> mailto:evaluasi-ps-d...@yahoogroups.com
> To unsubscribe, send an e-mail to
> mailto:evaluasi-ps-di...@yahoogroups.com
> Yahoo! Groups Links
>
> <*> To visit your group on the web, go to:
> http://groups.yahoo.com/group/evaluasi-ps-dikti/
>
> <*> To unsubscribe from this group, send an email to:
> evaluasi-ps-di...@yahoogroups.com
>
> <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
> http://docs.yahoo.com/info/terms/
>
>
>

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages