Menyambung posting sebelumnya, ada fakta tambahan yang menarik mengenai pelaku aksi ini.
Berdasarkan keterangan beberapa saksi mata, ternyata HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) yang selama ini mengaku anti kekerasan dan cinta damai, ternyata juga ikut terlibat langsung dalam melakukan penganiayaan terhadap teman2 dari Aliansi Kebebasan Beragama. Bahkan Munarman, salah satu ketua HTI, terlihat di tempat kejadian.
Ternyata kebrutalan mereka tidak berhenti disitu, mereka juga menyerang pedagang asongan dan masyarakat umum yang kebetulan berada disekitar tempat kejadian.
Mari kita berdoa untuk teman-teman yang saat ini berada di rumah sakit, Ahmad Taher dari Ahmadiyah (tidak bisa bergerak karena luka parah), Aisanya Wibuthi dari NIM (gegar otak), juga Guntur dari JIL (saat ini sedang dioperasi karena mengalami retak hidung).
From: archana
[mailto:arc...@cbn.net.id]
Sent: Sunday, June 01, 2008 3:49
PM
To: 'pere...@yahoogroups.com';
'n...@nationalintegrationmovement.org'; 'nationali...@googlegroups.com';
'aliansi-...@yahoogroups.com'
Subject: FPI tidak layak mewakili
Islam
Pada hari ini sekitar pukul 13.00 teman2 dari Aliansi Kebebasan Beragama, yang terdiri dari ICRP, NIM, Wahid Institue dan sekitar 50 oraganisasi lainnya, berkumpul di belakang stasiun gambir dekat pintu masuk Monas. Kami yang berjumlah sekitar 100 orang mulai berjalan memasuki Monas – dari arah gerbang Gambir, untuk berkumpul dalam rangka aksi damai / apel akbar memperingati hari lahirnya Pancasila. Tidak sampai 5 menit setelah kami berkumpul, kami langsung diserang oleh massa FPI yang jumlahnya ratusan orang, menggunakan batu, bambu dan pentungan. Perlu diketahui bahwa batu yang digunakan bukan batu-batu kecil yang terdapat di sekitar Monas, tetapi batu-batu besar yang jelas-jelas telah dipersiapkan sebelumnya, demikian pula dengan senjata-senjata lainnya. Aksi kekerasan ini benar-benar dilakukan secara membabi buta, mereka tidak segan-segan menyerang perempuan, orang tua, bahkan ada beberapa anak kecil yang dipukuli dan sengaja dibenturkan ke tembok. Kami semua dari aliansi tidak memberikan perlawanan apapun, namun mereka tetap menyerang. Akhirnya ada beberapa polisi yang datang membantu kami, tetapi korban terlanjur terjadi. Beberapa teman dari aliansi mengalami luka sobek di kepala dan memar-memar yang cukup parah, antara lain Joehanes (sekretaris NIM), Imdad (sekretaris ICRP), Nino (humas NIM), dll. Melalui aksi kekerasan ini, FPI jelas telah membuktikan jati dirinya. Mereka benar-benar telah mempermalukan nama Islam, mereka sama sekali tidak berhak mengaku mewakili Islam.
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.24.4/1476 - Release Date: 5/31/2008 12:25 PM
No virus found in this outgoing message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.24.4/1476 - Release Date: 5/31/2008 12:25 PM