Ayah, izinkan aku bertutur.

15 views
Skip to first unread message

Bondan

unread,
Nov 25, 2012, 10:41:13 AM11/25/12
to Mutiara Milis, Sundari Komisi, Taatputra, Mohammad Tauhid Al Amien, ABD, Purwo, Irfiansyah Irwadi, Rohim Abdul, Tutik Nurse, Sawitri Retno, Emma Nur Rochmah, Nur Cahyo, Dwikoryanto, Dwi Eldina, Heru DW, Dian Dwi Sary, Faisal Bukbar, Muhammad Faizi

Mohon izin share, sayang bila saya baca sendiri...

Dari seorang teman.

________________________________________


Ayah,.....Izinkan Aku Bertutur



Apa yang engkau harapkan dari aku ayah?

Nilai A atau angka 10?

Di rapor yang amat sempurna?

Atau prestasi gemilang, penuh juara?

Kau ingin aku jadi apa ayah?

Dokter?

Pengusaha?

Notaris?

Bankir?

Pengacara?


Tidak bolehkah kelak aku hanya jadi org tua yang "baik" saja?


Ayah...

Jujur aku takut membuatmu kecewa

Bila 10 tak lagi memadai

Bila masuk sekolah unggulan

Jadi syarat tuk 'dicintai'

Dan syarat jadi anak yang ayah banggakan !


Aku sudah mencoba

Berkutat dng buku-buku

Mengejar angka dan nilai dng sepenuh nafasku berlari...

Aku sudah berusaha ayah!


Tolong, kumohon jangan bandingkan aku dengan kehebatan ayah di masa lalu

Dan jangan salahkan bunda yang tdk mengajariku dng sepenuh waktu

Karena itu hanya membuatku semakin terasa " kecil" tak berarti


Akupun tak sanggup melihat hati bundaku terluka

Karena ia ayah, yang menghapus lukaku di kala aku bersedih....

Bunda sudah melakukan yang "terbaik" untukku

Kumohon, Jangan sampai "aku" justru merenggangkan tali kasih ayah dan bunda...

Itu akan membuatku semakin bersalah

Aku ingin ayah dan bunda tetap bersama 


Ayah....

Maaf, apakah dulu kakek melakukan hal yang sama pada ayah

Meminta lebih dari "sempurna"?


Ayah, tolong jangan marahi aku

Dikala ayah lelah

Dan aku masih suka salah

Tapi tuntun aku

Agar percaya dengan apa yang aku lakukan


Jika boleh aku bertutur,

Kehidupanku bukan sekedar "sekolah"

Nilai A tak menjamin sukses

Atau hidupku bahagia

Atau menjadi seseorang tanpa cela


Ayah.....

Maafkan aku, jika belum jadi anak'hebat' sesuai harapan ayah

Diantara kenakalan kecilku

Jujur hatiku berkata, bahwa "aku rindu ayah"


Bahagia rasanya,

Jika ayah punya waktu, ayah bisa menuntun langkahku pergi bersama,

Ke rumah Allah,

Agar aku belajar bagaimana mencintai Allah yang telah memberi aku kesempatan utk hidup melalui ayah dan bunda,

Ajarkan aku ayah, agar lebih dekat dengan Rabb yang MAHA SEMPURNA


Sehingga aku pun bisa bersyukur, tak menyesali kekuranganku

Aku juga ingin, sesekali ayah mengajari aku bermain bola, agar kakiku kuat, tak mudah menyerah, bertahan dalam kesulitan

Aku juga belajar untuk siap menerima kekalahan

Karena dalam hidup tak selamanya kita menang


Ayah kumohon ajari aku tak hanya sekedar angka-angka,

Ajarkan aku, untuk apa aku hidup dan bagaimana menjadi manusia mulia

Lewat jalan mana pintu itu dapat kuraih


Sungguh ayah, ketika bola mataku memandang engkau bicara "baik" pada bunda yang melahirkanku aku

Aku belajar bagaimana menjadi seseorang yang santun dan menghargai orang lain

Belajar utk bersyukur atas anugerah cinta


Ayah.....

Dengan melihat ayah sibuk bekerja

Semakin kusadari

Betapa aku " bangga" dengan ayah

Berjuang dng seluruh raga dan tulus jiwamu!


Terimakasih ayah,

Dalam hening sepi

Kutitip rindu

Untukmu......


Pada Sang Maha Kasih

Lewat sujudku yang panjang..


Kulihat jauh dilangit ada cahaya

Bintang, dan bulanpun bertasbih

Bersama getar rinduku


Ayah.....

Jika sajadahku basah karena airmataku,

Sungguh aku menangis

Bukan karena aku 'lemah'

Haru jiwaku

Mengenang jalan panjang kita .............

Ketika engkau memelukku erat

Dan...Kau bisikkan kata, permohonan maaf padaku,

Belum menjadi orangtua yang "sempurna "....

(Ayah,kumohon juga, lautan maafmu nan luas.....)


Mungkin juga tulisan ini berguna buat banyak ayah....semoga menjadi ayah yang bijak, berkah dan dicintai


Salam dan do'a


Anna Andriyani


_________________________________

Sent biidznillah with love by BndanBerry

Ismoedijanto

unread,
Nov 25, 2012, 7:02:12 PM11/25/12
to mut...@googlegroups.com
Ayah hanya berharap yg terbaik untuk kehidupan anaknya. Maafkan bila cara dan harapan itu melukai jalan dan hatimu. Semoga engkau selalu mau memaafkan ayah sepanjang hidupmu kelak. Bila kau sdh dewasa, bila kau sdh jauh dari ayah, bila kau tertimpa kesulitan, ayah tak akan bisa melindungi dan mengulur tangan membantumu. Ayah hanya akan bisa menderaikan air batin dan memohon ampunan atas ketidak mampuan ayah membimbingmu dulu. Bukan maksud ayah melukai batinmu. Semoga engkau mau memaafkan. Ayahmu hanya manusia biasa yg terlalu banyak berharap dan bermimpi. Maafkan ya nak. Katakan pada ayah, apa yg harus ayah lakukan agar kau mau memaafkan segala kesalahan yg telah ayah perbuat padamu. engkau anak ayah yang lebih ayah sayangi dari siapapun. Maafkan bila ayah tidak mampu menyatakan ini padamu. Ayah sayang padamu.
Ismoedijanto

From: Bondan <bondan...@ymail.com>
Date: Sun, 25 Nov 2012 22:41:13 +0700
To: Mutiara Milis<mut...@googlegroups.com>
Cc: Sundari Komisi<sunda...@gmail.com>; Taatputra<taat...@yahoo.com>; Mohammad Tauhid Al Amien<tauh...@gmail.com>; ABD<rachm...@yahoo.com>; Purwo<purwo...@yahoo.com>; Irfiansyah Irwadi<are...@yahoo.com>; Rohim Abdul<abdulro...@yahoo.com>; Tutik Nurse<sriastut...@yahoo.com>; Sawitri Retno<sre...@yahoo.com>; Emma Nur Rochmah<drnurr...@gmail.com>; Nur Cahyo<nch...@yahoo.com.sg>; Dwikoryanto<dwi...@yahoo.com>; Dwi Eldina<eldi...@yahoo.com>; Heru DW<heru...@gmail.com>; Dian Dwi Sary<dian_d...@yahoo.com>; Faisal Bukbar<faisal.p...@gmail.com>; Muhammad Faizi<fa...@curvelife.com>
Subject: [MUTIARA] Ayah, izinkan aku bertutur.

--
Anda menerima pesan ini karena berlangganan ke Grup "MUTIARA" Google
Groups.
Untuk memposting ke grup ini, kirimkan email ke mut...@googlegroups.com
Untuk keluar dari grup ini, kirim email ke
mutiara-u...@googlegroups.com
Untuk pilihan lain, kunjungi grup ini di
http://groups.google.co.id/group/mutiara?hl=id

irwanto idris

unread,
Nov 25, 2012, 8:21:09 PM11/25/12
to mut...@googlegroups.com
Apa dari dulu kita gak pernah bangga dan hormat kepada sang ayah, he he, sudah kewajiban kita ya berbakti kepada orang tua sesuai perintah Allah SWT dan Rasulullah saw, tp btw thank

Sultan Saladin

unread,
Nov 26, 2012, 9:34:50 AM11/26/12
to mut...@googlegroups.com, mut...@googlegroups.com
Mas Bondan, Ustadz Ismoe, dan Gus Wanto,.. 
Posting dan dialognya sungguh menyentuh dan menarik.
Saia membaca sambil terharu, terus manggut-manggut, kemudian tersenyum sendiri.
Sepertinya anda semua mewakili karakter masing-masing; seorang ayah yang sedang memahami tulisan putranya, seorang 'eyang' yg memahamkan apa yg telah dilakukannya kala sebagai seorang ayah, dan seorang anak yang belum pernah menjadi ayah tapi sudah tahu kewajibanya menurut agama.
Terimakasih pencerahannya.


Sultan Saladin.
Powered by BlackCurry® [Rawwoon].

Bagus S SpAK

unread,
Nov 26, 2012, 7:19:41 PM11/26/12
to mut...@googlegroups.com
Father how are you today.............

Sent from my iPad

Aku ingin ayah dan bunda tetap bersama </

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages