Ucapan Terima Kasih & Sedikit Sharing Tentang Batu Empedu

657 views
Skip to first unread message

teguh prasetyo

unread,
Apr 7, 2011, 4:34:14 AM4/7/11
to serba-kl, iatmi-kl, Musl...@googlegroups.com

Assalamualaikum wr.wb. dan salam sejahtera,

Terima kasih tak terhingga kepada teman-teman semua atas segala do’a dan dorongan semangat baik melalui email maupun sms sebelum dan sesudah operasi pengambilan empedu dan juga kunjungan sesudah operasi. Menambah semangat untuk cepat sembuh !!. Alhamdulillah sekarang sudah dirumah lagi, istirahat sambil recovery sebelum masuk kantor lagi. Udah enakan bisa nulis didepan komputer lagi. Rasanya bener-bener aneh karena biasanya berlompatan baik di lapangan badminton maupun lapangan golf, tiba-tiba rebah nggak bisa berbuat apa-apa, apalagi jika melihat sobekan bekas pisau bedah sepanjang 10cm dibawah dada kanan sambil teringat kalau sudah tidak punya empedu lagi, benar-benar pengalaman hidup yang agak luar biasa bagi saya. Sekali lagi saya menghaturkan banyak-banyak terima kasih atas segala perhatiannya.

Tentang batu empedu sendiri, sekedar sharing pengalaman, saya mengetahui adanya batu empedu ini setelah terkena sakit typhus pada tahun 2000 di Balikpapan. Setelah di-USG oleh dokter ternyata di empedu saya ada batunya. Kapan batu ini ada di dalam empedu saya? sayapun tidak pernah tahu, karena belum pernah di-USG sebelumnya. Salah saya adalah, saya tidak pernah mengambil berat masalah batu empedu ini karena memang tidak pernah mengganggu dalam kehidupan sehari-hari. Bila tidak di-USG, saya rasa sayapun tidak akan tahu kalau ada batu didalam empedu saya. Yang saya rasa hanya kadang-kadang ketika perut kembung ada rasa agak sedikit nyeri (tapi nggak terlalu terasa) di bawah paru-paru kanan. Saya selalu pikir hanya adanya banyak gas diperut atau masuk angin, karena nggak lama kemudian pasti hilang lagi. Setiap medical check-up, saya hanya melihat kalau batu-batu tersebut semakin banyak dan semakin membesar. Karena sudah lebih 10 tahun saya tahu dan tidak pernah mengganggu, maka saya sering lupa kalau saya sebenarnya punya batu empedu. Rupanya diam-diam sebenarnya merupakan bom waktu yang sewaktu-waktu bisa meletus, bila tidak dijaga. Jadi saya sarankan buat teman-teman yang belum pernah USG sebelumnya, ada baiknya untuk di-USG dibagian perutnya. Karena selain untuk melihat kemungkinan adanya batu empedu, ada baiknya untuk melihat juga kemungkinan-kemungkinan batu ginjal, prostate dlsb. Bila ada batu empedu, berarti harus hati-hati dimasa datang dalam hal memilih makanan. Karena batu empedu tidak bisa diambil seperti batu ginjal. Mengambil batu empedu berarti mengambil empedunya sekalian. Kejadian minggu kemarin terjadi karena saya selama 4 hari berada di Miri, tidak mengontrol makanan, dari mulai lamb-chop, lalapan pedas sambel terasi, kepiting, udang, cumi-cumi dan segala yang berkholesterol tinggi saya makan semua tanpa batas. Sehingga menjadikan empedunya bekerja memompa terlalu keras, membuat batunya jatuh keluar empedu sehingga menutup aliran cairan empedu keluar dari empedu yang kemudian membuat empedunya bocor.

Kalau sudah berumur begini emang harus hati-hati dalam memilih makanan. Karena segala penyakit seperti batu empedu, batu ginjal, jantung, kanker itu datangnya dari makanan juga. Saya rasa ada benarnya kalau orang bilang “What you eat is what you get”.

Salam sehat,

TGP

Junrial Huzaen

unread,
Apr 7, 2011, 4:50:59 AM4/7/11
to musl...@googlegroups.com
kalo empedunya diambil sekalian, berarti kita jadi gak empedu lagi, gitu? 

tks sharingnya

2011/4/7 teguh prasetyo <soe...@gmail.com>
--
Mohon menggunakan mailist sesuai dengan peruntukannya.
IATMI-KL : IATM...@googlegroups.com
Cerita santai : Guyon...@googlegroups.com
Keagamaan : Musl...@googlegroups.com



--
JCH
------------------------------------------------
Feel good Do better Get the best

imam arbai

unread,
Apr 7, 2011, 5:07:35 AM4/7/11
to serba-kl, iatmi-kl, Musl...@googlegroups.com, iatm...@googlegroups.com
Alhamdulillah, senang sekali mendengar kabar Pak Teguh sudah selesai operasinya, semoga cepat recovery dan bisa melakukan segala aktivitas spt sedia kala. Aaamiin.
Pelajaran yg sangat berharga dari apa yg diceritakan oleh Pak Teguh, terkadang memang kita kurang peduli dg gejala2 anomali dalam tubuh kita. Terimakasih banyak Pak atas sharingnya.
 
Semoga selalu sehat selalu, Aaaamiin.
 
Imam.

--- Pada Kam, 7/4/11, teguh prasetyo <soe...@gmail.com> menulis:

Salam sehat,

TGP

--
Mohon menggunakan mailist sesuai dengan peruntukannya.
IATMI-KL : IATM...@googlegroups.com
Cerita santai : Guyon...@googlegroups.com

Postingan bebas selama tak menyerang SARA : serb...@googlegroups.com

teguh prasetyo

unread,
Apr 7, 2011, 5:22:19 AM4/7/11
to iatm...@googlegroups.com, serba-kl, Musl...@googlegroups.com
Pak Ganis, Pak Robby dan Pak Junrial,
 
Pak Junrial, memang pengambilan batu empedu selalu dengan empedunya sekalian. Jadi seperti saya emang nggak punya empedu lagi.
Batunya nggak bisa diambil sendirian, seperti pengambilan batu ginjal. So, harus hati2 dgn batu empedu ini.
 
Pak Ganis, menurut yang saya tahu (sayapun sedang belajar ke arah sana), orang yang nggak punya empedu, tidak boleh banyak makanan
yang berlemak dan berkholesterol. Katanya kalau banyak makan yang berlemak dan berkholesterol, orangnya akan cepat langsung
dapat diare alias cirit-birit. Ada juga yang bilang, batu kholesterolnya berubah terjadi di dalam hati ??
Saya sendiri untuk sementara ini dikasih dokter suatu obat yang mencegah terjadinya batu di ginjal setelah tidak adanya empedu ini.

Pak Robby, untuk orang yang mempunyai batu empedu, katanya sih memang bisa dihilangkan. Banyak posting masalah ini, seperti juga yang diposting pak Munji minggu kemarin. Saya sendiripun pernah mencoba, tapi mungkin kurang sabar ya?? yang pasti menurut saya, kalau memang kita mempunyai batu empedu, benar2 harus hati2 sewaktu makan makanan yang berlemak, berkholesterol, bergula, supaya kerja empedunya tidak semakin keras, dan batu empedunya tidak semakin membesar. Itu logika saya...
 
Salam,
TGP
 
 
 
2011/4/7 ganis supriadi <ganis.s...@gmail.com>
Wa'alaikum salam wr wb,
 
Terima kasih sharingnya pak, sangat bermanfaat.
 
Kalau sudah ngga ada empedunya apa akibatnya ya? apakah ada pantangan makanan setelah itu?
 
 
Salam
 
Ganis

2011/4/7 teguh prasetyo <soe...@gmail.com>
--
Mohon menggunakan mailist sesuai dengan peruntukannya.
IATMI-KL : IATM...@googlegroups.com
Cerita santai : Guyon...@googlegroups.com
Postingan bebas selama tak menyerang SARA : serb...@googlegroups.com

Rovicky Dwi Putrohari

unread,
Apr 7, 2011, 5:28:33 AM4/7/11
to serb...@googlegroups.com, iatm...@googlegroups.com, Musl...@googlegroups.com
Mas Teguh
Seneng mendengar eh melihat tulisan anda lagi di mailist ini, berarti proses penyembuhan sedang berjalan dengan baik.

Sependek pengetahuan saya, yang diambil itu "kantung empedu" Empedu itu cairan yang dihasilkan oleh hati. Kali pak teguh terlalu baik hati sehingga kantung empedunya kepenuhan :)
Bentuk kantung empedu ini ya memang seperti kantung, lubang tempat keluar masuknya diatas, sehingga batu ini tidak dapat keluar seperti batu ginjal. Batu ginjal ada di kandung kemih tetapi lubang keluarnya dibawah, sehingga batu ginjal bisa keluar. Sedangkan batu empedu ini ada dibawah (dasar) kantung empedu tapi lubang keluarnya diatas. Sehingga batu empedu ngga bisa naik utk dikeluarkan.

Jadi Pak Teguh ngga punya "kantung empedu", nantinya empedu dihasilkan oleh hati akan langsung dikeluarkan. Jadi hanya masalah storage saja. Kalau badan tidak membutuhkan empedu ya ndak masalah. Tetapi ketika badan memerlukannya ya Pak Teguh mesti istirahat sampau empedu yg dihasilkan hati beliau mencukupi kebutuhan.

cmiiw

RDP

2011/4/7 teguh prasetyo <soe...@gmail.com>



--
"Success is a mind set, not just an achievement"


teguh prasetyo

unread,
Apr 7, 2011, 5:47:17 AM4/7/11
to iatm...@googlegroups.com, serba-kl, Musl...@googlegroups.com
Pak Dhe Vicky, terima kasih koreksinya. Emang yang bener adalah Kantung Empedu.
Wah saya sekarang emang sedang belajar perempeduan dan makanan apa saja yang boleh dimakan dan yang tidak boleh.
Gak enak juga, kalau tiba2 salah makan, kemudian harus kebingungan cari toilet gara2 kena diare mendadak.....hi hi hi...
Atau batunya malah pindah ke ginjal..., wah amit-amit, jangan deh......
Salam,
TGP
2011/4/7 Rovicky Dwi Putrohari <rov...@gmail.com>

stevan her

unread,
Apr 11, 2011, 10:08:26 AM4/11/11
to iatm...@googlegroups.com, teguh prasetyo, serba-kl, Musl...@googlegroups.com
Apakah ada yang mencoba seperti begini? Kalau ada yang pernah, apakah betul berhasil?

2011/4/7 teguh prasetyo <soe...@gmail.com>
--
batu empedu.doc
Batu empedu_2.doc
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages