Fwd: Kyai Anti Pancasila Achmad Munib Bezuk Ustadz Abu Bakar Ba’asyir

59 views
Skip to first unread message

Morry Infra

unread,
Feb 22, 2011, 11:07:40 PM2/22/11
to ngaji-khobar, im-KSA (Indonesian Moslems @ KSA), IKMC-In...@yahoogroups.com, muslim-kl
---------- Forwarded message ----------
From: wirawan <>
Date: 2011/2/23
Subject:  Kyai Anti Pancasila Achmad Munib Bezuk Ustadz Abu Bakar Ba’asyir
 

Kyai Anti Pancasila Achmad Munib Bezuk Ustadz Abu Bakar Ba’asyir

Diposting pada Sabtu, 19-02-2011 | 07:13:17 WIB

 

JAKARTA - KH. Achmad Munib sosok ulama yang mulai dikenal di negeri ini lantaran sikapnya yang antipati terhadap Pancasila. Saking bencinya di depan pintu teras rumah beliau juga di tembok Masjid Nurul Falah terdapat kaligrafi ayat kursi yang mengelilingi kaligrafi arab melayu bertuliskan “anti pancasila kewajiban kita umat Islam.”

 

Menurut Mashudi murid KH. Achmad Munib saat di jumpai di Bareskrim Mabes Polri, selama ini beliau tidak pernah mau dikunjungi para pejabat, bahkan Bupati Sumenep yang ingin bertemu pun ditolak mentah-mentah. Beliau juga enggan diwawancarai oleh wartawan, selain beliau tidak begitu bisa bahasa Indonesia, sehari-hari beliau hanya menggunakan bahasa Madura dan bahasa Arab.

 

Ketika sang murid ditanya apa yang menyebabkan KH. Achmad Munib begitu anti kepada Pancasila? ia mengatakan tidak begitu tahu, pak Kyai sudah begitu sejak uzlah mendekatkan diri kepada Allah.

 

Kyai yang gemar berpuasa ini bersama murid-muridnya bertolak dari Madura pada hari Rabu 16 Februari 2011 dan pada hari Kamis sempat menginap di kantor JMC (JAT Media Center) daerah Bekasi. Jum’at 18 Februari 2011 pukul 14.00 WIB rombongan KH. Achmad Munib akhirnya tiba di Bareskrim Mabes Polri. Sebanyak dua mobil yang terdiri dari kurang lebih sembilan orang turun dan menunggu antrian untuk memasuki Sel Bareskrim Mabes Polri.

 

Alhamdulillah, kontributor MuslimDaily mendapatkan kesempatan melihat saat-saat berharga KH. Achmad Munib membesuk Ustadz Abu Bakar Ba’asyir di dalam sel. Kyai yang sudah sepuh ini mengenakan baju dan surban berwarna hijau tua dengan Imamah putih melekat di kepala serta memakai kaca mata tebal.

 

Di dalam sel KH. Achmad Munib duduk bersandingan dengan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir yang saat itu mengenakan pakaian serba putih. Dihadapan murid-murid KH. Achmad Munib, Ustadz Abu memberikan taushiyah, berikut petikannya:

 

“Membela Islam itu harus mengerti, caranya dengan berjihad, tujuannya tegaknya syariat islam. Islam tidak akan terbela sebelum tegaknya kekuasaan, kekuasaan tidak mungkin tegak tanpa jihad. Sebab orang kafir itu cara mereka memerangi Islam memaksa umat islam supaya murtad.

 

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُودُ وَلَا النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

 

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka (Q.S. Al-Baqarah : 120)

 

Orang islam disuruh memilih mau murtad atau diperangi.

 

وَلَا يَزَالُونَ يُقَاتِلُونَكُمْ حَتَّى يَرُدُّوكُمْ عَنْ دِينِكُمْ إِنِ اسْتَطَاعُوا

 

…Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup… (Q.S. Al-Baqarah : 217).

 

Sekarang itu (umat Islam.red) hanya dibagi dua; Islam radikal, ini yang diperangi, atau Islam moderat, ini dibantu dulu, tapi akhirnya nanti tetap diperangi juga sampa mau murtad. Buktinya apa? Di Bosnia itu tidak ada orang Islam yang radikal, semua moderat bahkan menyesuaikan dengan Kristen itu pengakuan mereka sendiri waktu lari ke Malaysia.

 

Mau tidak mau, yang moderat pun akan dihabisi, itu karakter orang kafir yang ada nashnya dalam Al-Qur’an, oleh karena itu harus dihadapi dengan kekuatan. Ini yang harus difahami, karena semakin hari fitnah ini semakin menguat, semakin ditekan, mudah-mudahan ini menjadi sebab pertolongan Allah hingga bisa bangkit.“

 

Tepat disaat azan shalat Ashar berkumandang Ustadz Abu menyudahi taushiyahnya. Demikian pula KH. Achmad Munib beranjak pamit meninggalkan sel Bareskrim Mabes Polri. Keduanya saling bersalaman dan berpelukan, disela-sela perpisahan tersebut ustadz Abu berpesan agar dirinya dido’akan husnul khatimah. Kunjungan diakhiri dengan doa yang dipanjatkan Ustadz Abu Bakar Ba’asyir dan diamini oleh murid-murid KH. Achmad Munib. [muslimdaily.net/widi]

http://www.muslimdaily.net/berita/lokal/7119/kyai-anti-pancasila-achmad-munib-bezuk-ustadz-abu-bakar-ba%E2%80%99asyir

 

Rovicky Dwi Putrohari

unread,
Feb 22, 2011, 11:29:17 PM2/22/11
to musl...@googlegroups.com
2011/2/23 Morry Infra <morry...@gmail.com>

JAKARTA - KH. Achmad Munib sosok ulama yang mulai dikenal di negeri ini lantaran sikapnya yang antipati terhadap Pancasila. Saking bencinya di depan pintu teras rumah beliau juga di tembok Masjid Nurul Falah terdapat kaligrafi ayat kursi yang mengelilingi kaligrafi arab melayu bertuliskan “anti pancasila kewajiban kita umat Islam.”

Hanya di negeri yang menganut demokrasi liberal yang membolehkan rakyatnya terang-terangan menolak azas negaranya secara terbuka.
Aku ndak tahu apakah di Malesa atau di Arab ada kebebasan mengungkap pendapat seperti itu. Kalau di Malesa aku yakin ISA (NSA-nya Malesa) akan bertindak memberangusnya.
Btw, sejak kapan ya beliau menuliskan kaligrafi itu ?

RDP

Morry Infra

unread,
Feb 22, 2011, 11:57:17 PM2/22/11
to musl...@googlegroups.com
Udah lama Pak....
Cek dech di Google soal Kyai Anti Pancasila ini... banyak artikel soal itu...
Udah banyak intel yang coba ngerobohin tuch kaligrafinya... ech instead of roboh... malah nyelakain orang yang mau ngerobohin...
Karena takut ada hal2 "luar biasa" ... para intel dari kodim dan polisi gak berani lagi macem2 dengan beliau..
Wassalam,
Morry Infra
2011/2/23 Rovicky Dwi Putrohari <rov...@gmail.com>

--
Mohon menggunakan mailist sesuai dengan peruntukannya.
IATMI-KL : IATM...@googlegroups.com
Cerita santai : Guyon...@googlegroups.com
Keagamaan : Musl...@googlegroups.com

Abdullatif Setyadi

unread,
Feb 23, 2011, 12:04:18 AM2/23/11
to musl...@googlegroups.com
Hanya di negara liberal juga orang diam-diam menghina dan memusuhi 'Tuhan' tanpa perlu takut dengan konsekuensi hukum. Kalau tiba-tiba seseorang bilang anti demokrasi, lalu ngajak-ngajak yang lainnya untuk melakukan pembangkangan publik terhadap pemerintah yang sudah dianggap lebih mewakili kehendak syaithon, pasti masuk sel bareskrim.
 
Kalau tiba-tiba seseorang ngajak mabuk berjama'ah atau massal, sambil mendeklarasikan ormas anti ajaran Tuhan, alat negara hampir pasti tidak akan bertindak. Wong sudah jelas-jelas menista agama lain saja dibiarkan...
 
Kyai anti Pancasila sebenarnya banyak sekali, cuma mereka bertiarap... Ambil contoh di NU. Secara organisatoris, NU mengakui asas tunggal. Tapi di dalamnya? Apakah seluruh ulama-nya ikhlas dengan asas tunggal itu? Cobalah check langsung dan pergilah ke ponpes-ponpes di Jatim/Madura.
 
Wass
ALS


From: Rovicky Dwi Putrohari <rov...@gmail.com>
To: musl...@googlegroups.com
Sent: Wed, February 23, 2011 11:29:17 AM
Subject: Re: [Muslim-KL] Fwd: Kyai Anti Pancasila Achmad Munib Bezuk Ustadz Abu Bakar Ba’asyir

Rovicky Dwi Putrohari

unread,
Feb 23, 2011, 1:19:04 AM2/23/11
to musl...@googlegroups.com
2011/2/23 Morry Infra <morry...@gmail.com>

Udah lama Pak....
Cek dech di Google soal Kyai Anti Pancasila ini... banyak artikel soal itu...
Udah banyak intel yang coba ngerobohin tuch kaligrafinya... ech instead of roboh... malah nyelakain orang yang mau ngerobohin...
Karena takut ada hal2 "luar biasa" ... para intel dari kodim dan polisi gak berani lagi macem2 dengan beliau..
Wassalam,
Morry Infra


Baru tahu aku Morry,
http://surabaya.detik.com/read/2010/01/06/133645/1272665/475/ajaran-nyleneh-kh-achmad-munib-dimulai-sejak-20-tahun-lalu
Walaupun dituliskan sejak 20 tahun yang lalu tetapi aku ga nemu di google nama beliau di media. Bahkan tidak ada untuk nama beliau ini disitir di google sebelum tahun 2000.
Malah yang ada NU sendiri berbeda dng beliau http://surabaya.detik.com/read/2010/01/06/213044/1273043/475/pwnu-jatim-pancasila-tidak-bertentangan-dengan-syariat-islam

Kiai Berdakwah Anti Pancasila

Ajaran Nyleneh KH Achmad Munib Dimulai Sejak 20 Tahun Lalu

Moh Hartono - detikSurabaya




Sumenep - Dakwah anti Pancasila yang diajarkan KH Achmad Munib, sudah dilakukannya sejak 20 tahun lalu. Penolakan ini disampaikan secara terang-terangan baik saat mengisi pengajian di masjid miliknya, maupun di tempat lain.

Penerapan hukum dengan Pancasila dinilai KH Achmad Munib, bertentangan dengan syariat Islam. Sehingga bila tidak menggunakan syariat Islam dalam kehidupan sehari-hari, dia mengategorikan sebagai orang kafir.

Bahkan, pada saat itu, Kiai Munib -panggilan KH Achmad Munib- sempat mempunyai 150 santri. Namun para santri akhirnya berhenti dengan sendirinya ketika Kiai Munib mulai menutup diri dan tidak menerima tamu.

"Yang tidak mau ditemui oleh siapun sejak 5 tahun terakhir. Otomatis para santri berhenti mengaji Al-Qur'an dan Kitab ke sini," ujar Ny Farhah, istri KH Achmad Munib, saat berbincang-bincang dengan detiksurabaya.com, di sebuah Mushola yang tak jauh dari rumahnya di Desa Beluk Kenek, Kecamatan Ambunten, Sumenep, Rabu (6/1/2009).

Pantauan detiksurabaya.com, tulisan anti Pancasila juga terdapat di pintu teras masuk rumah yang kondisinya digembok rapat dan sudah berkarat. Tulisan arab dengan warna biru jelas terlihat. "Anti Pancasila Kewajiban Kita Umat Islam".

Bahkan, kalimat serupa juga ada di tembok depan masjid Nurul Falah yang dibangun kiai anti Pancasila tersebut. Jaraknya sekitar 50 meter dari rumahnya.

Setiap orang yang masuk masjid tersebut tidak akan menduga jika tulisan arab yang ditulis dengan huruf kaligrafi berwarna biru yang dikelilingi Ayat Kursi terdapat kalimat "Anti Pancasila Kewajiban Kita Umat Islam".

Kalimat tersebut bukan nama sebuah masjid, sebab di atas sebelah utara masjid bertuliskan, "Masjid Nurul Falah". Masjid tersebut digunakan untuk umum.
(bdh/bdh)

--
"Success is a mind set, not just an achievement"


Dewanto Surja

unread,
Feb 23, 2011, 1:36:43 AM2/23/11
to musl...@googlegroups.com
Ya pake syariat Islam, Lik. Islam 'kan rahmatan lil alamin.
2011/2/23 Malik Ibrahim <ibra...@gmail.com>
btw..ada info nggak, pak kyai munib anti pancasila terus mau ngganti
dasar negara dengan apa?

Adi Prakoso

unread,
Feb 23, 2011, 1:23:27 AM2/23/11
to musl...@googlegroups.com
Lho, mnrt Detik Pak Kyai tdk punya murid/santri lha kok mnrt MuslimDaily beliau menjenguk ABB bersama2 murid/santrinya. Mana yg bener ini?

Salam,

Adi

2011/2/23 Rovicky Dwi Putrohari <rov...@gmail.com>
2011/2/23 Morry Infra <morry...@gmail.com>

Malik Ibrahim

unread,
Feb 23, 2011, 1:32:26 AM2/23/11
to musl...@googlegroups.com
btw..ada info nggak, pak kyai munib anti pancasila terus mau ngganti
dasar negara dengan apa?


On 2/23/11, Abdullatif Setyadi <als...@yahoo.com> wrote:

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages