Mau tanya, ada yang punya pengalaman bawa sepeda ke pesawat ?
apa perlu packing khusus atau tinggal sorong ke bagasi seperti barang
bawaan biasa?
rencananya insya Allah kalau jadi dekat lebaran nanti mau cuti pulang
ke Pekanbaru, planningnya mau bawa sepeda & gowes disana.
Pak Wibi, minggu pagi kemarin sebenarnya mau ikutan ke pancur, jadi
saya tunggu di simpang dam, saya pikir pasti lewat dari sini, tunggu
lama ngak ada tanda2 <lupa bawa ponsel, jd ngak bisa call> terus balik
ke legenda, masuk lingkar duriangkang lonely. jumpa 2 guk2, tapi insya
Allah dengan "summum bukmum..." si gukguk jadi diam n minggir,
pengalaman dulu pernah dikejar dan selamat dengan doa ini, insya
Allah. Gimana minggu ini mau coba lagi ?
Pak Ferry, thanks untuk callnya, sorry saya lagi di SGP waktu itu.
sebenarnya kepengen ikut, tapi mohon maaf kali ini ngak bisa join ke
bintan, karena bentrok waktunya.
regards
Wah Sayang ya Pak Heski, minggu kemarin gak bisa gabung ke hutan.
Sebenarnya P Jun dan P Ibi juga start dari batam center (lewat simpang
dam), nyampai batu aji jam 6.30.
Kelihatannya minggu besok, sebagian besar gabung sama P Jun ke Bintan
(dengar2 P Fred juga ikutan yah). Selamat deh, semoga perjalanannya
lancar dan sukses.
Slam
dj
-------------------------------------------
From: MTB...@googlegroups.com on behalf of
heski[SMTP:HESK...@YAHOO.CO.ID]
Sent: Thursday, August 30, 2007 12:37:50 AM
To: MTB-BTM
Subject: bagaimana cara bawa sepeda ke pesawat
OK pak selamat mencoba, yang penting siapkan koper sepeda atau dus buat naro sepedanya. Jangan lupa frame dll dicover pake busa atau bubble pack.
Kalo dgn busa minimal butuh 2 lembar busa packing (buat perabot biasanya) harganya selembar 1.25x2 meter sekitar 15-20ribu.
Jangan lupa copotin Stem, RD & ban harus di gembosin sedikit, biar tidak meledak pas kena tekanan kabin pesawat.

Pengen liburan off road di daerah yang baru
dan jauh dari tempat tinggal? Ato kebetulan lagi tugas kantor di luar kota tapi tetep pengen
genjot. Udah, bawa sepeda aja. Gimana caranya? Kebetulan gue dapat tips &
tricks dari http://www.whatmtb.com/workshopdetails.asp?id=26
1. Lepas Pedal

Buka dengan kunci 15 yang pipih, kemudian bungkus dengan plastik atau kertas
dan tempelkan di frame biar gak kelupaan.
2. Bongkar Wheelset

Setelah wheelset terlepas, untuk yang menggunakan quick release jangan lupa melepasnya.
Bungkus dengan plastik dan rekatkan di sekitar wheelset dengan plackedban. Sprocket juga perlu di bungkus biar tidak merusak komponen lain.
Untuk yang menggunakan hydraulic brakes, jangan lupa sisipkan ganjelannya yah.
3. RD

Bongkar RD dan antingnya (dropout) biar gak bengkok/rusak saat beradu dengan
benda keras. Bungkus dengan plastik dan ikat di sekitar frame. Jangan lupa
pasang batangan penahan yang menghubungkan kedua kaki belakang frame biar gak
bisa ketekan waktu ditumpuk. Biasanya kalo beli frame baru, batangan ini selalu
ada.
4. Batangan Penahan Fork

Seperti bagian belakang frame, fork juga perlu dipasangin batangan penahan
menghubungkan kedua kaki-kakinya. Bisa minta di toko sepeda koq, biasanya
gratis. Cuman ini gak perlu buat yang fork-nya bertipe through axle.
Untuk yang pake air suspension dan bepergian dengan pesawat terbang. Jangan
lupa shock atau forknya di-deppressurize (digembosin) dulu biar minyak di dalam
tabung gak keluar waktu pesawat sedang di udara (bertekanan).
5. Lepas Handlebar

Lepaskan handle bar dari stem, jangan lupa kuatkan kembali baut-baut pengencang
handlebar di stem biar gak hilang. Bungkus handlebar dengan lastik dan ikatkan
sejajar frame. Longgarkan ikatan stem ke fork dan putar dikit fork biar sejajar
frame.
6. Tas Sepeda/Kardus

Sampai saat ini sangat susah mencari tas sepeda di Indonesia. Biasanya
teman-teman menggunakan kardus bekas sepeda yang bisa diminta gratis di
toko-toko sepeda. Sebelum memasukkan ke tas atau kardus, jangan lupa bungkus
frame dengan palstik biar tidak lecet. Bila perlu, tambahkan koran bekas atas
pelastik yang berfungsi sebagai peredam benturan. Setelah itu masukkan ban ke
dalam tas/kardus.
Selamat berlibur & selamat mencoba pak.
Salam