Rekan-rekan Mitra POJ, ysh.
Mencuplik diskusi dalam rapat kami (selaku perwakilan rekan2) dengan Mgt TELKOM Selasa tgl.1 mei 2012 di Prumpung kemarin.
Kami menangkap bahwa Q2-2012 Diva mencanangkan Program Zero Deffect. Kita selaku Mitra TELKOM, khususnya DIVA menurut hemat saya secara "otomatis" menjadi bahagian dari TELKOM DIVA, "wajib hukumnya" untuk berkontribusi positip dalam rangka mensukseskan Program tersebut.
Sebut sajah kita mulai 1 Mei 2012 kita canangkan juga code operasi "Zero Deffect Transaction" di lingkungan kita Mitra POJ. - ZDT.
Kalau rekan-rekan sepakat (dan ini dapat kita diskusikan lebih lanjut) saya membuat Road Map Kemitraan ini sbb:
- Tahap -1 adalah pelurusan Kemitraan,
- Tahap -2 adalah Inisialisasi Performance,
- Tahap -3 adalah High Achivement Result, dan
- Tahap -4 adalah Managing New Bussiness Opportunity
(sorry bahasa Inggisnya ga lurus-lurus amat, maklum makannya nasi).
Tahap -1, dengan rapat tgl. 1 Mei dan notulennya sdh saya share ke rekan-rekan, menurut hemat saya sudah mulai kita tuntaskan, walaupun masih ada kurangnya dikit-dikit, tapi saya yakin Bapak-bapak dari Telkom saya yakin bersedia untuk mengawalnya.
Seiring dengan di canangkannya Program Zero Deffect, maka kita harus mulai beranjak ke Tahap -2, yaitu Inisialisasi Performance, kita kawal dengan ketat program ZDT kita sebagai mitra.
Apa yang dimaksut ZDT, saya coba mengurai sedikit (menurut versi saya), mudah-mudahan Bapak2 dari TELKOM bisa meluruskan jika ada yg kurang pas).
Artinya "Kawal jangan sampai ada Cacat Transaksi dalam setiap proses yang dilalui", nah sekarang kita selaku Mitra POJ harus menginisialisasi Proses apa saja yang harus kita lalui dalam meng implementasikan Kemitraan POJ ini. Paling tidak kalau kita mencuplik dari istilah yang resmi dari TELKOM, yang dalam kawalan kita minimal ada 3, yaitu Fulfillment, Assurance dan Maintenance. Lewat kesempatan ini ijinkan saya mencoba mengurai ketiga proses tersebut, dan kira-kira apa saja yang harus kita lakukan (sekali lagi ini bisa kita diskusikan lebih lanjut).
Fulfillment, gampangnya terkait dengan proses provisioning atau bahasa lapangannya Pasang Baru lah, dari keseluruhan produk utama Telkom. (POTS, Speedy dan Groovia).
Yakinkan bahwa mulai dari (bahasa POTnya) FE sampai PS terkawal dengan baik, hindari kekecewaan "calon pelanggan". Setiap ketidak sesuaian yang terjadi harus mampu ditelusuri, termasuk didalamnya adalah kawalan yang harus dilakukan jika harus eskalasi ke pihak TELKOM, sehingga dapat segera dicarikan jalan keluarnya.
Pada titik ini Help Desk provisioning berikut TOOL dan Support nya harus kita maksimalkan, dan benar-benar mandiri.
Assurance, ya kalau bahasa lapangannya penanganan Gangguan lah, Yakinkan bahwa proses mulai dari DI sampai CL harus terkawal dengan baik, dan dapat di trace setiap saat progressnya sampai dimana. "Selesai saja tidak cukup", tapi harus "selesai dengan tuntas dan kualitasnya baik sesuai dengan waktu yang dijanjikan" dan tambah satu lagi "dapat ditelusuri prosesnya setiap saat, oleh siapapun", termasuk oleh pelanggan.
Saya sarankan kepada Rekan2 untuk memperkuat Help Desk Gangguan dengan segala Tool dan Support nya secara mandiri Unitnya terpisah dari Help desk Provisioning .
Maintenance, minimal ada tiga hal yang harus kita focuskan dalam ZDT di Maintenance ini, Konsistensi terhadap Siklus Pemeliharaan yang sudah diprogramkan, Bedah MFC, dan Pertajam Akurasi Data (mungkin ada yang kelewat, bisa ditambahkan namun prioritas satu menurut saya ini).
Uraian diatas menurut hemat saya sudah harus kita lakukan dalam Tahap-2 (Inisialisasi performance) dalam Road Map saya tadi. Saya yakin pada posisi ini Performansi kita (Raport kita) rata-rata masih dibawah 90%.
Dan kita harus berdoa bersama-sama "mudah-mudahan TELKOM tidak mengeksekusi PS.14 dan 16, dan saya yakin Bapak2 dari TELKOM tidak sekejam itu".
Sorry bukan aku menggurui rekan-rekan Mitra POJ, namun ini sekedar sharing saja dan dapat dijadikan bahan diskusi.
Ijinkan saya baru menjelaskan sampai Tahap-2 dulu, Tahap-3 dan Tahap-4 materinya sdh ada tapi saya lanjutkan nanti, jika sekiranya sharing saya ini bermanfaat.
Tapi niat saya minimal merangsang dan memotivasi rekan-rekan Mitra POJ tentang Zero Deffect Transaction . Diskusi lebih lanjut bisa kita jadwalkan lagi, syukur bisa di warung Hj. Kokom Cipondoh. terima kasih atas perhatiannya. 3hp.