[Ida Arimurti] 'Korban' Kompas & Kikugawa

785 views
Skip to first unread message

ardiningtiyaspitaloka

unread,
Feb 18, 2008, 7:11:51 PM2/18/08
to idaarimurt...@yahoogroups.com

Dear all,

Tulisan memang tidak sekedar rangkaian huruf, kata dan kalimat,

hmm.. pasti tidak semua, terutama tulisan yang memiliki jiwa, hati,

and pembaca juga sejatinya penulisnya sangat mampu merasakan itu.

Selanjutnya, apakah akan didayakan atau diabaikan itu beda urusan.

 

Sabtu kemarin, saya menjadi korban sebuah artikel di Kompas, karena

artikel itulah, kami terdampar dengan indahnya bolak-balik dari

Cikini IV/13 dan TIM dalam kencan yang aduhai.

 

Kurang lebih pukul 3 sore, meluncur dengan taksi mencari satu alamat

yang tertera di Kompas, "Kita coba cari dari Cikini Raya," kata

abang taxi. Kami mengiyakan sambil celingak-celinguk.. akhirnya

ketemu juga sebuah bangunan imut bernuansa bambu dengan nama

Kikugawa, sebuah resto Jepang yang menurut artikel itu telah berdiri

sejak tahun 1969 dan masih menjaga nuansa Jepang kental.

 

Penuh kebahagiaan, kami akan segera meloncat dari taxi, tapi mataku

menangkap papan kecil menggantung 'Closed'. "Maaf, kami sudah tutup,

tapi nanti jam 5.30 sore buka lagi sampai jam 9.30," begitu ujar

seseorang yang berjaga di depan. Sepertinya satpam, tapi tidak

berseragam satpam. Maka, TIM menjadi tempat berlabuh menanti jam

buka, berhubung perut keroncongan, bakso pun ludes.

 

Pukul 5.45 an, kami berjalan kaki ke Cikini IV dengan santai

menikmati kebisingan, JJS euy...

 

Agak ragu, kami memasuki bangunan itu, di balik dinding hitam, kami

menemukan satu ruang kaca Airlines Japan di sisi kanan, dan kolam

ikan mungil dengan jembatan yang mengantarkan kami ke pintu resto,

tidak sampai satu meter, begitu mungil nan teduh.

 

Apakah sambutan, atau hipnotis, kami bengong begitu melewati pintu

kaca depan, ruangan memanjang sekitar 8 meter, dengan lebar sekitar

3,5 m. Di samping kiri meja berisi sekitar 4 orang, satu keluarga

sedang menelusuri buku menu. Seorang yang sepertinya manajer resto

itu langsung menyambut dengan 'pengusiran'. "Mohon maaf, penuh

sekali.." Ooops....... tapi perjuangan belum selesai, akhirnya kami

masuk sebagai waiting list dan diminta kembali pukul 7 an. Thanks

God.. ada TIM ..laghie.

 

Pukul 6.45, kami menelpon resto, memastikan mendapatkan kursi. Kami

kembali melangkah ke Kikugawa. Kali ini, kami harus antri.. sekitar

30 menit, setelah mendapat sapaan manajer tadi, "Maaf, tunggu

sebentar ya, meja sebelah sana hampir selesai." Kami tersenyum...

 

Marah? Sepertinya tak terlintas, resto ini benar2 menghipnotis.

Nuansa bambu, lighting nan teduh, musik dari alat musik tradisional

Jepang mengalun sayup, 4-5 pelayan wanita usia mungkin di bawah 20

atau 25tahun hilir mudik dengan senyum yang selama ini hampir tidak

pernah kami temui di resto-resto atau waralaba yang menjamur..

mereka tidak berpenampilan ala Jepang seperti resto Jepang di mall,

dengan blazer coklat tanah, rok selutut hitam, make-up segar

yang 'natural', mereka hilir mudik membawa nampan, mencatat pesanan,

juga satu-satunya pria berkemeja putih, berdasi yang menyambut kami.

 

Berdiri hampir setengah jam sambil menikmati ruangan, di samping

kanan bersekat bambu/dinding dengan interior bambu, ada sekitar 6

meja berisi 5-6 orang tiap meja. Benar-benar resto imut ... kami deg-

deg an juga dengan harganya.. dengan pelayanan kelas tinggi,

rekomendasi Kompas, tapi di Kompas tertulis tidak mahal, wah.. kami

masih sangsi, sushi, sashimi..

 

Adegan mengantri bertambah seru, ketika ada pengunjung yang dengan

halus ditolak karena penuh, mereka tetap meminta untuk makan di

mobil. Namun sang manajer tetap dengan keramahan menolak, karena

tidak sanggup menjanjikan. Tidak hanya itu, manajer pun menolak pada

pengunjung yang meminta 'take away'. Penolakan yang halus dan penuh

perhitungan.

 

Akhirnya, kami mendarat juga di kursi rotan sederhana

yang.......alamak, sangat nyaman. Setelah memesan sushi set &

salmon, ternyata berbincang hingga setengah jam tidak terasa, hingga

satu pelayan menghampiri dan memohon maaf karena sushi habis.

Glek... untuk sashimi masih bisa tetapi menunggu 20 menit karena on

the way. Maka, salmon kita minta untuk dihidangkan dulu.

 

Ketika nasi sushi terhidang untuk meja depan, kami merasa

beruntungnya mereka, sushi terakhir..hiks.. di samping seorang bule

dan perempuan Indonesia asyik menikmati tenpura dan hidangan lain..

ah..

 

Tiba-tiba seorang bapak di depan kami tertawa, "Wah.. ini

seru..seru, di mana-mana pesanan sepuluh menit keluar, di sini satu

jam, kokinya berapa ya?" Curhat pun terjalin di 'alley' itu, suasana

telah meleburkan resto menjadi perjamuan di sebuah rumah, serasa

bertandang di rumah seseorang.

 

Ketika salmon itu tersaji, kami semakin tak bisa berkata-kata...

kelezatannya, kesegarannya... saladnya pun bumbu kacang yang ..wah

segar sekali, mirip asinan Bogor, tapi.. asinan itu lewat deh.

 

Kejutan berikutnya datang dari sashimi.. hmm.. ini pertama kalinya

saya makan sashimi, melihat irisan daging ikan yang merah segar di

atas serutan lobak.. seperti adu nyali, yang terbayang kenangan

makan sushi yang kadang kenyal aneh. Woow.. tak ada sedikit pun

amis, dagingnya sangaaaaaaaaat lembut, seperti puding, wasabi pun

menjadi balutan yang memesona.

 

Biasanya santapan ikan akan membuat gerah untuk segera menyikat

gigi, tapi... itu sama sekali tidak ada, speechless. Oya, ..harga..

untuk sushi set isi 9 macam, tertera sekitar 30-40rb, bahkan untuk

Ume set yang berisi 5 santapan Jepang terkenal seharga 60 ribu an.

Dengan rasa yang luar biasa nikmat, pelayanan hati, nuansa nyaman

dalam arti sesungguhnya, excellent adalah pujian yang tepat.

 

Percakapan antar pengunjuang menguak rahasia, tiga meja yang hadir

adalah korban pembaca Kompas Sabtu pagi ..hahahaks...

 

Sebelum meninggalkan resto itu, kami berbincang dengan manajer, ia

berkali-kali meminta maaf atas pelayanan yang menurutnya kurang

memuaskan tamu. Sontak, kami menepis dengan kepuasan yang sangat

sangat, keenakan masakannya yang benar-benar tak terkatakan. Menurut

sang manajer, pemilik resto ini memang sensitif pada media, hanya

pada tahun 2003 dan kemarin, itu pun karena dalam rangka

Memperingati Hubungan Baik antara Indo-Jepang. Sepertinya malam itu

un sebenarnya telah diantisipasi karena sejak pagi telepon tidak

berhenti berdering, "Padahal kami tidak memberikan nomor telepon

pada wartawan Kompas itu," kata sang manajer.

 

Resto itu membuat lupa kehidupan kapitalis, yang serba cepat, buru-

buru, tidak enak plus mahal. Hmmm.. seperti yang pernah

kudengar, "Makanan orang kaya itu; indah, sedikit, tidak enak dan

harus mahal".... Sungguh, tidak berlaku di Kikugawa. Bahwa

excellent tidak berarti mahal, tidak berari dingin.

 

Saya masih terbata menceritakan pengalaman ini, entah apakah

berlebihan, tapi rasanya tidak. Jika ingin menjajal, silahkan ke

Cikini IV/13, .. sebaiknya pesan by phone dulu ke 0213150668. telp

ini saya dapatkan dari kartu nama resto yang bisa anda temukan juga

ketika memasuki ruangan, kemungkinan wartawan Kompas pun mendapatkan

dari itu.

 

Enjoy it, mungkin kita bersama ketemu di sana, tapi.. jelas sulit

untuk kopdar apalagi untuk FPK hehehe.. karena kapasitas sepertinya

tidak lebih dari 70an. Yang jelas, sepasang suami istri memberikan

kartu nama dengan tawa berderai dan berucap 'Telp saya kalau mau

makan di sini lagi, kami gabung "

 

Oya, Minggu dan hari libur nasional tutup.

 

Tengkyu Kompas,

Arigato Gozaimas Kikugawa,

... akhirnya menemukan juga satu resto yang menyajikan kenikmatan

dengan balutan hati.

Salam,Pipit

__._,_.___
=================================================================
"Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'.
It has silent message saying that I remember you when I wake up.
Wish you have a Great Day!" -- Ida Arimurti

Jangan lupa simak IDA ARIMURTI&FRIENDS SENIN HINGGA JUMAT di 99,1 DELTA FM
Jam 4 sore hingga 8 malam dan kirim sms di 0818 333 582.

=================================================================
Recent Activity
Visit Your Group
Only on Yahoo!

World of Star Wars

Meet fans, watch

videos & more.

Special K Group

on Yahoo! Groups

Join the challenge

and lose weight.

Best of Y! Groups

Check it out

and nominate your

group to be featured.

.

__,_._,___

Honey Moerdiana

unread,
Feb 19, 2008, 3:29:05 AM2/19/08
to idaarimurt...@yahoogroups.com

Mo tanya mba, kira-kira restoran Kikugawa nya dah dapat sertifikat halal dari MUI belom ya? Thx 4 d info ya! :)

__._,_.___
=================================================================
"Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'.
It has silent message saying that I remember you when I wake up.
Wish you have a Great Day!" -- Ida Arimurti

Jangan lupa simak IDA ARIMURTI&FRIENDS SENIN HINGGA JUMAT di 99,1 DELTA FM
Jam 4 sore hingga 8 malam dan kirim sms di 0818 333 582.

=================================================================
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Entertainment

World of Star Wars

Rediscover the force.

Explore now.

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Best of Y! Groups

Check out the best

of what Yahoo!

Groups has to offer.

.

__,_._,___
Reply all
Reply to author
Forward
Message has been deleted
0 new messages