Sila dicoba.
Selalu ada 3 step dalam pengolahan data, yaitu :
1. Load Raw Data
2. Extract, Transform
3. Load Output
Step 1 : Load Raw Data
1. Excel Table di sheet Data :
a. klik Excel Table di sheet Data -> menu Data -> Get & Transform -> klik From Table -> masuk PQ Editor
b. set datatype : di PQ Editor : klik tiap kolom -> menu Home -> grup menu Transform -> klik Data Type : pilih yang sesuai dengan data di kolom tersebut
c. keluar dari PQ Editor : menu Home -> grup menu Close -> klik segitiga kecil Close & Load -> pilih Close & Load To (jika greyout, barulah pilih yang bunyi Close saja) -> pilih Only Connection
Lakukan untuk Excel Table lain (misal yang di sheet Base)
Step 2 tergantung pada media output yang akan digunakan
Di Excel, media output bisa berupa :
A. Excel Tables
- berarti dari Power Query (PQ) langsung di-Load To ke worksheet menjadi Excel Table (berupa Query Table - power query [bukan Query Table dari koneksi ke external data])
- Excel Table hasil PQ yang bertumpuk di kolom yang sama (1 atau lebih kolom dari tabel-tabel yang bertumpuk itu ada di kolom yang sama),
maka proses Refresh query bisa jadi akan merusak struktur Excel table walaupun datanya tidak ada yang rusak
- Excel Table yang berjejer di baris yang sama (1 atau lebih baris dari tabel-tabel yang berjejer itu ada di baris yang sama),
maka proses Refresh Query bisa menggeser posisi Excel Table yang ada di sebelah kanannya. Jadi hati-hati dalam penggunaannya.
B. Excel Pivot Tables
- berarti dari PQ langsung di-Load To ke worksheet menjadi Excel Pivot Table (Pivot Table Data Source berupa Query Table - power query yang bersifat sebagai flat table data source).
- Layout pivot tables yang terbentuk bisa di-copy menjadi pivot tables lain dengan berbagai layout (termasuk dengan layout yang sama, tetapi beda filternya)
- Antar pivot tables yang memiliki data source dari PQ yang sama dapat diikat dengan slicer
C. Excel Data Model (Power Pivot) kemudian divisualisasikan dalam bentuk Excel Pivot Table
- berarti dari PQ akan di-Load To Data Model (yaitu Excel Data Model, yang diproses oleh Power Pivot) dan akan menjadi OLAP data source untuk Excel Pivot Tables
- best practice-nya adalah adanya tabel-tabel referensi (master) dan tabel-tabel data (transaction tables atau data series atau lainnya),
yang kemudian antar tabel itu dibuat relasi dan measures (measures : field khusus hasil formula DAX yang hanya bisa ditampilkan di bagian VALUES di Excel Pivot Tables)
*** measures di Power Pivot itu berbeda dengan Calculated Field di Excel Pivot Tables
*** kolom berformula yang ditambahkan ke tabel data yang ada di Power Pivot itu mirip dengan Calculated Field dan Calculated Items di Excel Pivot Tables
- dengan adanya tabel-tabel referensi dan measures yang dikomputasi berdasar konteks dari Excel Pivot Tables, akan membuat media ini mampu menampung banyak sekali baris data
Step 3 : proses load to sesuai pilihan media dan setting layout output sesuai kebutuhan
- susun dulu tabel-tabel data, kemudian barulah menyusun tabel-tabel referensi
- tambahan tabel referensi dapat disusun dari tabel data yang sudah selesai dibuat
- tabel referensi yang ada dapat dilengkapi dari tabel data yang sudah selesai dibuat
- Cara load to : menu Data -> klik Queries & Connection -> muncul pane -> klik kanan query yang akan dipakai untuk output -> pilih Load To
-> pilih media : Only connection -> centang Add to data models -> OK
Contohnya file terlampir.
Regards
Kid