[balita-anda] Infeksi saluran kencing pada Bayi

347 views
Skip to first unread message

Tira

unread,
Nov 16, 2008, 10:04:56 PM11/16/08
to balit...@balita-anda.com
Dear Parents,

Mau nanya dong soal ISK pada Bayi (anak saya 5 bulan),
Hasil tes urine-nya menunjukkan ada darah samar dlm urine-nya,
Mau minta tolong dong sharring,
penyebabnya apa yah?
Udah nanya ama dokternya, tapi beliau kurang komunikatif,
cuman dikasih antibiotik Syrup Clavamox 125 mg (sehari 3 x 1/2 sdt)
DSA yg biasanya pegang anak saya, lagi sakit,
jadi pindah dokter lain.
Belum bisa googling, secara komputernya masih ngadat.

Apa ini karena anak saya lagi konstipasi yah?
dari hari rabu pagi kemaren, baru BAB hari sabtu pagi,
biasanya sih normal, sehari 1-2 kali,
Klo dia lagi ngga BAB sehari aja, pipisnya sering banget,
pagi-sore bisa sampai 10 kali,
Normal ngga sih?
Kata org tua jadul, klo anak ngga BAB pasti pipis terus,
jadi bingung nih,
Klo masalah higienis, saya & pengasuhnya sangat memperhatikan kebersihan.
Atau cara saya yg membersihkan yg salah yah?

Pls sharringnya yah.
Terimakasih banyak sebelumnya.

warm rgds,
Bunda Rayan

--------------------------------------------------------------
Info tanaman hias: http://www.toekangkeboen.com
Info balita: http://www.balita-anda.com
Peraturan milis, email ke: peratur...@balita-anda.com
menghubungi admin, email ke: balita-a...@balita-anda.com

Tira

unread,
Nov 17, 2008, 3:51:36 AM11/17/08
to balit...@balita-anda.com
Halo juga Mbak Sylvia,

Dokter menyarankan utk test urine lengkap
karena adanya keluhan kolik tiap hari (malem - subuh) dari baru lahir sampai
sekarang,
Hasil test lab-nya, leukositnya tinggi, & darah samar,
yg lainnya sih normal,
Menurut dokter, ngga perlu di-kultur,
jadi kemarin pengambilan sample urine-nya pake urine collector.

Klo keringat, anak saya memang gampang berkeringat, apalagi dia aktif
banget,
hobinya loncat2 mulu,
Secara fisik, anak saya tampak sehat2 aja, dan pertumbuhannya juga normal
sesuai petunjuk di KMS,
Anak saya ASI eksklusif.
Memang dia punya gangguan pencernaan,
jadi saya diet eliminasi makanan tertentu utk mengurangi koliknya,
tapi herannya, kok masih kolik juga,
itu sebabnya dokter suruh periksa urine.
Tapi setelah hasil test lab-nya keluar,
kok ngga dilakukan pemeriksaan fisik yah?
karena ada pengalaman anak teman, krn lubang kemaluannya terlalu kecil.

Utk BAK-nya, baru akhir2 ini saya perhatikan dia sering rewel, nangis
guling2, ntar ngga lama trus pipis.
Sebelumnya sih ngga spt itu.
Soal BAB, klo udah pup, biasanya dia BAK nya normal,
tapi klo 1atau 2 hari ngga pup, pasti deh, BAK-nya sehari
sampai belasan kali,
kemarin waktu dia ngga BAB, BAK-nya baunya menyengat banget,
mirip bau klo BAB.
Buang angin terus2 an, tapi perutnya ngga kembung dan ngga keras.

Mengenai Clavamox, sebaiknya saya teruskan ngga yah Mbak?
untuk antibiotik, sebelumnya udah pernah dikasih waktu dulu dia batuk &
pilek.
Saya jadi kuatir mengenai dosisnya yg menurut Mbak seharusnya utk anak usia
7 bulan,
klo sudah terlanjur diberikan, pengaruhnya yg paling fatal apa yah Mbak?

Maaf Mbak, klo fimosis itu apa yah?

klo ngga salah, penyumbatan saluran kencing krn tertutup kulit kulup
kemaluan yah?

Maaf yah Mbak, nanyanya banyak banget, terimakasih banyak yah Mbak
sebelumnya.

warm rgds, Bunda Rayan

----- Original Message -----
From: "Sylvia Radjawane" <sylvia.r...@gmail.com>
To: <balit...@balita-anda.com>
Sent: Monday, November 17, 2008 2:12 PM
Subject: Re: [balita-anda] Infeksi saluran kencing pada Bayi


> Hi mbak Tira,
>
> Saya sendiri belum pernah punya pengalaman lakukan test urine
> (rutin/kultur)
> untuk anak2 saya. Jadi cuma bisa sekadar share dari hasil baca
> info/sharing
> parents yang lain :)
>
> Firstly, test urine yang dijalani Rayan ini karena observasi mbak dengan
> kegiatan BAK nya yang cukup rutin belakangan ini, karena ngalamin
> konstipasi, atau memang sudah terdeteksi kemungkinan ISK? Sudah
> di-observe,
> apa memang BAK sering Rayan berbanding lurus dengan konsumsi minumnya?(Apa
> masih ASI eksklusif? Kalau iya, ruang lingkup observasi bisa lebih
> sedikit
> :))
> Apa sering keringatan (atau malah jarang) anaknya? (Zat sisa hasil
> metabolisme tubuh selain dibuang lewat BAK dan BAB juga lewat keringat)
>
> Saya coba kutip salah satu info tentang gejala ISK (Urinary Tract
> Infection/UTI) yang kadang dialamin bayi/anak, ya mbak.
>
> ---
>
> http://www.emedicinehealth.com/urinary_tract_infections/article_em.htm.
>
> In newborns, infants, children, and elderly people, the classic symptoms
> of
> a urinary tract infection may not be present. Other symptoms may
> indicate<http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=32544>a
> urinary tract infection.
>
> - Newborns -
> Fever<http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=58632>or
>
> hypothermia<http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=59291>(low
> temperature), poor feeding,
>
> jaundice<http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=4070>
> - Infants - Vomiting,
> diarrhea<http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=59276>,
> fever, poor feeding, not thriving
> - Children - Irritability, eating poorly, unexplained fever that doesn't
> go away, loss of bowel control, loose bowels, change in urination
> pattern
> - Elderly people - Fever or hypothermia, poor appetite,
> lethargy<http://www.emedicinehealth.com/script/main/art.asp?articlekey=4138>,
> change in mental status
>
> ---
> Apa memang Rayan juga ngalamin salah satu dari ciri ISK seperti point di
> atas?
>
> Other issue, selain ada indikasi darah samar dalam hasil test sample urine
> Rayan, apa memang items lainnya juga menunjukkan adanya infeksi bakteri?
> Mis. dari hasil test tsb., hasil albumin (protein), nitrit, lekosit,
> urobilinogen-nya juga (+) dibanding level normalnya? Gimana dengan level
> glukosa, bilirubin dan ketonnya? Ketiga items ini umumnya akan (-) untuk
> urine yang normal.
>
> Kalau memang terdeteksi ada infeksi bakteri, test urin kultur ini logisnya
> juga sekalian menyertakan test resistansi AB (antibiotik), so dari hasil
> kultur nanti ketahuan jenis bakteri yang jadi penyebabnya dan dokter bisa
> memilih jenis AB mana yang cocok untuk menumpas kuman tsb (biasanya
> dipilih
> dulu yang 'ringan' kelas AB-nya - sesuai dengan jenis bakteri 'biang
> kerok'
> nya, dan sesuai takaran dosisnya untuk usia 'pasien')
>
> Berharap dokter Rayan memang sudah mempertimbangkan ini pula sebelum
> meresepkan_Clavamox_ (broad-spectrum antibiotic), yang asumsi saya,
> mungkin
> ini jenis AB pertama yang dikonsumsi Rayan di usia 5 bulan ini, ya mbak?
> Detil tentang obat ini mbak bisa lihat di link: www.medicastore.com. Tadi
> saya baca sekilas, dosis obat ini ditujukan untuk anak usia 7 bulan ke
> atas.
>
> Anyway, coba tetap observe pola BAK Rayan.
> Test lab urine hanya salah satu penunjang dari diagnosa dokter. Usahakan
> juga dapatkan pemeriksaan fisik yang tepat, supaya jelas memang
> penyebabnya
> itu ISK, atau phimosis, atau gejala lainnya yang mungkin belum tentu
> mengindikasikan suatu penyakit.
>
> cheers,
> Sylvia - mum to Jovan, Rena & Aleta
>
>
>
>
>
>
> 2008/11/17 Tira <ti...@jfe-shoji.co.id>


>
>> Dear Parents,
>>
>> Mau nanya dong soal ISK pada Bayi (anak saya 5 bulan),
>> Hasil tes urine-nya menunjukkan ada darah samar dlm urine-nya,
>> Mau minta tolong dong sharring,
>> penyebabnya apa yah?
>> Udah nanya ama dokternya, tapi beliau kurang komunikatif,
>> cuman dikasih antibiotik Syrup Clavamox 125 mg (sehari 3 x 1/2 sdt)
>> DSA yg biasanya pegang anak saya, lagi sakit,
>> jadi pindah dokter lain.
>> Belum bisa googling, secara komputernya masih ngadat.
>>
>> Apa ini karena anak saya lagi konstipasi yah?
>> dari hari rabu pagi kemaren, baru BAB hari sabtu pagi,
>> biasanya sih normal, sehari 1-2 kali,
>> Klo dia lagi ngga BAB sehari aja, pipisnya sering banget,
>> pagi-sore bisa sampai 10 kali,
>> Normal ngga sih?
>> Kata org tua jadul, klo anak ngga BAB pasti pipis terus,
>> jadi bingung nih,
>> Klo masalah higienis, saya & pengasuhnya sangat memperhatikan kebersihan.
>> Atau cara saya yg membersihkan yg salah yah?
>>
>> Pls sharringnya yah.
>> Terimakasih banyak sebelumnya.
>>
>> warm rgds,
>> Bunda Rayan
>>
>

> <deleted>

Sylvia Radjawane

unread,
Nov 17, 2008, 5:38:14 AM11/17/08
to balit...@balita-anda.com
Hi mbak Tira,

Kenapa nggak diperlukan test urine kultur ya, mbak? Bukannya hasil test
urine kultur yang (-) akan mengesampingkan diagnosa ISK? Kalaupun hasil test
kultur ini (+), at least test resistensi AB nya nanti bisa lebih menjelaskan
jenis bakteri apa penyebab ISK-nya dan level AB seperti apa yang dibutuhkan.

Khusus treatment AB untuk ISK, saya coba kutip salah satu info dari _dr.
Nurul Itqiyah H_ di website _sehatgroup_ (
http://www.sehatgroup.web.id/guidelines/isiGuide.asp?guideID=4.):
Dalam info itu juga disebutkan tentang _Clavamox_ (nama dagang co-amoxiclav)
yang manjur membasmi bakteri tertentu saja.

*-------------------------

Infeksi Saluran Kemih (ISK)*

...
(quoted)

*PENANGANAN*

Pada anak 2 bulan – 2 tahun dengan kecurigaan ISK **dan tampak sakit berat,
antibiotik dapat diberikan secara parenteral (parenteral : melalui infus).1
Perawatan di rumah sakit diindikasikan jika ada gejala sepsis atau
bakteremia (bakteremia : bakteri menyebar ke seluruh tubuh lewat peredaran
darah). Sebagian pihak mengindikasikan perawatan di rumah sakit dan
pemberian antibiotik parenteral pada anak di bawah 6 bulan.4

Sedangkan pada anak yang tidak tampak sakit berat, antibiotik yang diberikan
umumnya per oral (diminum). Beberapa antibiotik yang dapat digunakan adalah
:1,3

- Amoxicillin 20-40 mg/kg/hari dalam 3 dosis. Sekitar 50% bakteri
penyebab ISK ** resisten terhadap amoxicillin. Namun obat ini masih dapat
diberikan pada ISK **dengan bakteri yang sensitif terhadapnya.
- Co-trimoxazole atau trimethoprim 6-12 mg trimethoprim/kg/hari dalam 2
dosis. Sebagian besar ISK **akan menunjukkan perbaikan dengan
cotrimoxazole. Penelitian menunjukkan angka kesembuhan yang lebih besar pada
pengobatan dengan cotrimoxazole dibandingkan amoxicillin.
- Cephalosporin seperti cefixime atau cephalexin. Cephalexin kira-kira
sama efektif dengan cotrimoxazole, namun lebih mahal dan memiliki spectrum
luas sehingga dapat mengganggu bakteri normal usus atau menyebabkan
berkembangnya jamur (Candida sp.) pada anak perempuan.
- Co-amoxiclav digunakan pada ISK **dengan bakteri yang resisten terhadap
cotrimoxazole. Harganya juga lebih mahal dari cotrimoxazole atau cephalexin.

- Obat-obatan seperti asam nalidiksat atau nitrofurantoin tidak digunakan
pada anak-anak yang dikhawatirkan mengalami keterlibatan ginjal pada ISK.
Selain itu nitrofurantoin juga lebih mahal dari cotrimoxazole dan memiliki
efek samping seperti mual dan muntah.

Lama pemberian antibiotik pada ISK **umumnya adalah 7 hari pada infeksi
akut.3 Walaupun ada pihak yang menganjurkan 10-14 hari, namun pemberian
dalam waktu sepanjang itu memberikan kemungkinan lebih besar untuk
terjadinya resistensi, gangguan bakteri normal di usus dan vagina, dan
menyebabkan candidiasis.

Pemberian antibiotik dalam jangka waktu pendek (<5 hari) masih
diperdebatkan. Namun dalam penelitian baru-baru ini, tidak ditemukan
perbedaan berarti antara hasil pemberian antibiotik oral jangka waktu pendek
(2-4 hari) dengan jangka waktu panjang (7-14 hari).5 Selain itu juga tidak
ada perbedaan berarti dalam kegagalan pengobatan antara kedua metode
tersebut.6 Sehingga saat ini sebagian pihak menilai bahwa pemberian
antibiotik jangka waktu pendek dapat dilakukan pada ISK **tanpa komplikasi.

Sedangkan pengobatan parenteral umumnya dilakukan dengan cephalosporin
seperti ceftriaxone 75 mg/kg setiap 24 jam. Sebagian pihak memilih
gentamicin 7.5 mg/kg per 24 jam dan benzylpenicillin 50 mg/kg per 6 jam
untuk anak di atas 1 bulan

Selain antibiotik, pengobatan yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala
contohnya adalah penurun demam jika diperlukan.3 Obat-obatan lain yang pada
orang dewasa digunakan untuk ISK**, umumnya tidak dianjurkan untuk diberikan
pada anak-anak.

Jika tidak ada perbaikan dalam 2 hari setelah pengobatan, contoh urin harus
kembali diambil dan diperiksa ulang.1 Kultur ulang setelah 2 hari pengobatan
umumnya tidak diperlukan jika diperoleh perbaikan dan bakteri yang dikultur
sebelumnya sensitif terhadap antibiotik yang diberikan. Jika sensitivitas
bakteri terhadap antibiotik yang diberikan atau tidak dilakukan tes
sensitivitas/resistensi sebelumnya, maka kultur ulang dilakukan setelah 2
hari pengobatan.

.....

-------------------------
Saya pasti nggak bisa memutuskan apa obatnya perlu diteruskan atau tidak,
mbak. AB itu penting dan sangat perlu diberikan untuk pasien yang memang
(+) ISK juga penyakit lain yang (+) disebabkan infeksi bakteri. Dan seperti
salah satu info di atas, ada range jenis AB untuk ISK ini (mulai dari
khasiatnya untuk membasmi jenis bakteri apa saja, harganya,
penting-tidaknya, efek sampingnya, dll.). Untuk yang ini, hak mbak sebagai
orang tua pasien untuk mendapatkan penjelasan mengapa jenis AB tertentu
yang akhirnya dipilih dokter untuk mengobati Rayan.

Nggak ada salahnya juga untuk cari 2nd opinion, kalau mbak rasa dokter belum
tuntas menjelaskan apa yang sedang dialamin Rayan. Koleganya yang lain
diharapkan bisa membuat mbak lebih paham, sekalian minta pemeriksaan fisik
juga supaya nggak ada yang terlewatkan (btw, iya, mbak phimosis itu seperti
yang mbak tulis - bukan phimosisnya yang jadi 'masalah' tapi resiko infeksi
di saluran kemih karena kondisi phimosis itu).
Jangan ragu tanya banyak-banyak saat konsultasi ke dokter, he/she is paid
for that :)

Tadi iseng saya lihat thread messages di milis BA ini tentang topik yang
lain, yang kebetulan mbak ikutan posting. Kalau nggak salah, ada cerita
tentang Rayan yang sering tersumbat hidungnya kalau malam sampai subuh
(topik tentang nebulizer), juga ada indikasi alergi pernapasan (topik
tentang jadwal imunisasi yang tertunda). Saya nggak tahu apa ada kaitannya
antara issue kolik - alergi - hidung sering tersumbat - ada masalah dengan
pencernaan (sampai mbak harus diet tertentu karena ASI eksklusif) - juga
gejala ISK yang sekarang.

Mungkin kalau problem BAK/ISK Rayan ini sudah mulai menunjukkan perbaikan,
dan memang memungkinkan, mbak bisa ambil waktu untuk kumpulkan semua bahan
observasi ini dan konsultasikan dengan ahli medis. Siapa tahu memang semua
gejala ini ada 'benang merah'nya dan bisa mulai dicari solusi yang terbaik
untuk semuanya.

Sun sayang buat Rayan, hope he'll be better soon :)

cheers,
Sylvia - mum to Jovan, Rena & Aleta

2008/11/17 Tira <ti...@jfe-shoji.co.id>

> Halo juga Mbak Sylvia,

> <deleted>

Hairiah

unread,
Nov 17, 2008, 10:21:32 PM11/17/08
to balit...@balita-anda.com
Dr. Budi Purnomo mbak, beliau ahli gastrologi (pencernaan)

Hairiah
Marketing Services
Marketing & Sales Division
PT. Televisi Transformasi Indonesia
Phone. (021) 7917 7000 ext. 2053
HP (021) 94159481
Fax (021) 7918 4537
Email. hai...@transtv.co.id
Email: ria_eg...@yahoo.com

-----Original Message-----
From: Lif Rahayu [mailto:lifr...@gmail.com]
Sent: Monday, November 17, 2008 4:34 PM
To: balit...@balita-anda.com
Subject: Re: [balita-anda] Infeksi saluran kencing pada Bayi

Mbak,

Kalau rasanya sudah bingung dan perlu second opinion, ada dokter ahli
pencernaan anak di RS harapan kita yang bagus, dokter budi lupa saya
panjangnya....setidaknya dokter ini menangani 2 anak temen kantor saya
dan
sembuh.

maaf, gak bisa banyak bantu.

Lif

Tira

unread,
Nov 18, 2008, 3:08:53 AM11/18/08
to balit...@balita-anda.com
Mbak Intan,
kebetulan ada 2 keluhan, gangguan pencernaan & ISK juga,
tapi ISK nya ini belum ketauan sbg akibat dari gangguan pencernaan &
koliknya atau bukan,
Thank u yah Mbak buat info-nya.

warm rgds,
Bunda Rayan

----- Original Message -----
From: "boedoet" <boe...@gmail.com>
To: <balit...@balita-anda.com>
Sent: Tuesday, November 18, 2008 1:04 PM
Subject: Re: [balita-anda] Infeksi saluran kencing pada Bayi


> nah kalo gini kan jelas.... soalnay gak ngikutin sejak awal...
> jadi anaknya gak isk kan?
>
>
> On 11/18/08, Lif Rahayu <lifr...@gmail.com> wrote:
>>
>> Mbak,
>>
>> Saya merekomendasikan dokter ahli pencernaan anak bukan ke ISK-nya tapi
>> ke
>> keluhannya mbak Tira sebagai berikut, saya copykan di sini:


>>
>> Memang dia punya gangguan pencernaan,
>> jadi saya diet eliminasi makanan tertentu utk mengurangi koliknya,
>> tapi herannya, kok masih kolik juga,
>> itu sebabnya dokter suruh periksa urine.
>> Tapi setelah hasil test lab-nya keluar,
>> kok ngga dilakukan pemeriksaan fisik yah?
>> karena ada pengalaman anak teman, krn lubang kemaluannya terlalu kecil.
>>

>> Jadi BUKAN buat treatment ISK-nya, tentu saja kalo ISK bukan ke dokter
>> pencernaan, soalnya ya gak nyambung, kemih kan ginjal, mosok ke
>> pencernaan.
>>
>> semoga gak bikin yang baca bingung....hehehehe,
>> Lif
>>
>> On 11/18/08, boedoet <boe...@gmail.com> wrote:
>> >
>> > kalau pencernaan, kurang cocok untuk treat isk... tapi carilah yg
>> > nefrologist (spec ginjal)anak...(eh ini masih ngebahas ISK kan??)
>> >
>> > nefroligist anak andalan saya, dr. Partini pudjiastuti, dirokemen
>> > sebagai
>> > dokter yg gak semabrangan diagnosis ataupun kasih obat....
>> > bisa ditmui di rscm atau rs bunda menteng

>> > --
>> > Intan Dima
>> > http://muslimahjelita.multiply.com (jilbab dan busana cantik)
>> > http://wahlucubanget.multiply.com (baju dan keperluan anak)
>> > http://marselss.com (jasa fotografi pernikahan)
>> >
>>
>
>
>
> --
> Intan Dima
> http://muslimahjelita.multiply.com (jilbab dan busana cantik)
> http://wahlucubanget.multiply.com (baju dan keperluan anak)
> http://marselss.com (jasa fotografi pernikahan)

Tira

unread,
Nov 18, 2008, 3:36:31 AM11/18/08
to balit...@balita-anda.com
Dear Mbak Sylvia Radjawane, Mbak Lif Rahayu, Mbak Hairiah & Mbak Intan
(boedoet),

Terimakasih banyak untuk semua advisenya,
Seneng banget gabung di BA, banyak teman2 yg kasih masukan,
sehingga sangat membantu saya utk mencari solusi utk sakit anak saya,

Btw, sedikit curhat....pengalaman saya,
Saya sudah mendatangi beberapa dokter utk cari 2nd opinion,
dan hasilnya Banyak dokter yg merasa karena pasiennya banyak yg antri diluar
(apalagi klo dokternya nge-top),
jadi klo kita mau konsultasi, maunya buru2 selesai aja,
sehingga pemeriksaannya ngga teliti, ditanya juga jawabnya irit banget,
kadang ada yg jutek.......Demi anak, saya simpan kekesalan di dalam hati.
walopun sebenarnya spt yg Mbak Sylvia bilang,
seharusnya itu Hak kita sbg pasien,
tapi kenyataannya sering banget kita diperlakukan di dalam posisi
yang butuh dokter,
sementara dokter ngga butuh kita.
uhhhh.....sedih banget, apalagi bayi kan belum bisa bilang
sakitnya di mana, cuma bisa nangis doang,
Apalagi utk sakit anak saya yg berulang-ulang,
seharusnya dokter membantu ortu utk observe lbh teliti ttg penyakit anak.
Bukannya trial & error.
Semoga ini ngga dialami oleh yg lain.

warm rgds,
Bunda Rayan

----- Original Message -----
From: "Sylvia Radjawane" <sylvia.r...@gmail.com>
To: <balit...@balita-anda.com>
Sent: Monday, November 17, 2008 5:38 PM
Subject: Re: [balita-anda] Infeksi saluran kencing pada Bayi


Hi mbak Tira,

Kenapa nggak diperlukan test urine kultur ya, mbak? Bukannya hasil test
urine kultur yang (-) akan mengesampingkan diagnosa ISK? Kalaupun hasil test
kultur ini (+), at least test resistensi AB nya nanti bisa lebih menjelaskan
jenis bakteri apa penyebab ISK-nya dan level AB seperti apa yang dibutuhkan.

Khusus treatment AB untuk ISK, saya coba kutip salah satu info dari _dr.
Nurul Itqiyah H_ di website _sehatgroup_ (
http://www.sehatgroup.web.id/guidelines/isiGuide.asp?guideID=4.):
Dalam info itu juga disebutkan tentang _Clavamox_ (nama dagang co-amoxiclav)
yang manjur membasmi bakteri tertentu saja.

*-------------------------

Infeksi Saluran Kemih (ISK)*

...
(quoted)

*PENANGANAN*

Pada anak 2 bulan - 2 tahun dengan kecurigaan ISK **dan tampak sakit berat,

.....

--------------------------------------------------------------

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages