setelah beberapa saat e kambuh lagi.
karena udah males ngomong jadinya ku buatkan jadwal rutin mingguan.
alhamdulilah berhasil walau pada akhirnya kendor lg.
selanjutnya aku mulai "mendudukkan" dia dan berdiskusi.
dianya minta maaf dan iya2 aja kl dibilangin sambil minta maaf.
Tapi setelah trus sembuh,kambuh, sembuh , kambuh akhirnya aku tegasin.
mulai dari potong uang saku sampai akhirnya tak pulangin aja.
semoga bisa membantu.
________________________________
From: Mommy Milk <mommym...@yahoo.com>
To: balita - anda <balit...@balita-anda.com>
Sent: Monday, February 14, 2011 9:05:50
Subject: [balita-anda] Bagaimana menegur pembantu yang suka ber HPria ?
Parents,
Lagi mumet n sebel nich. Pembantu rumah kami sangat suka ber HPria, tidak pernah
saya liat dia lepas dari HP. Memang saat kerja seperti nyuci, ngepel, masak sih
ga liat terima telp atau sms, tapi nggak tau ya pas kami tinggal kerja dan
mengasuh anak.
Orang nya juga ga ada inisiatif, cuma ngerjain yang rutin aja, sisanya malah
kayak bingung mau ngerjain apa. Ujung2nya ke kamar pengang HP lagi.
Saya dan suami sangat terganggu dengan kelakukannya, mau negur belum tau
caranya, krn anak masih kecil kuatir dia malah balik marah dan anak kami kenapa2
waktu ditinggal ber-2.
Sebetulnya pengen menghentikan saja, tapi terus terang ya kami ogah rugi. Yang
bersangkutan ada tanggungan yang jumlahnya lumayan tapi kalo ngliat kelakuannya
kok makan ati banget.
Saya sih masih berharap bisa diberi tau, tapi bagaimana caranya.
Mohon masukkannya.
Thanks
Valeria
____________________________________________________________________________________
Food fight? Enjoy some healthy debate
in the Yahoo! Answers Food & Drink Q&A.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545367
--- Pada Ming, 13/2/11, Ayu Cool <ayu...@gmail.com> menulis:
Dari: Ayu Cool <ayu...@gmail.com>
Judul: Re: [balita-anda] Bagaimana menegur pembantu yang suka ber HPria ?
Kepada: balit...@balita-anda.com
Tanggal: Minggu, 13 Februari, 2011, 10:28 PM
Sharing aja..
Pengasuh anakku jg pegang HP skrg, dulu pake hp yg sngaja ta taruh di
rumah. Dgn hasil gajinya, dia pingin punya sendiri, sy bantu pilihkan ke
toko.
Manfaat hp tsb banyak menurutku, saya dan dia punya jadual rutin untuk
saling info, kegiatan baby dan anak2 dirumah, apakah anak ud plg skolah da
pe er/ul, brangkat les, ojek jemputan ud dtg pa blum, anak ud minum obat lum
kl sakit... dia jg rutin buat laporan uang blanja harian dan ngasih tau kl
ada apa2.
trus di hpku juga aq setting sms schedule, otomatis terkirim di jam2
tertentu ngingetin dia tuk nyuapin baby, boboin, angkat jemuran, jadual les
anak, misal...
Sisanya dia boleh2 ja sms-an ato telponan ma pacarnya, tp sy ks batasan, kl
lg sibuk, blg ma yg nelpon, ntar ja telponnya mlm kl ud free. Abaikan
sms/telp bila lg sibuk ma baby, simple, kec ada hal yg mendesak/emergency dr
kampungna.
Untuk mastiin pengasuh oke ato ga, kdg sy plg mendadak pulang jam istirahat,
hanya tuk melihat keadaan rumah.
2011/2/14 Rahman-G <rahman....@gmail.com>
> Dear Valeria
> Saya pikir jaman sekarang udah dianggap wajar orang ber HP, apa yg ada di
> pikiran anda mungkin hanya kita ingin nya dia kerja full kan? Coba bayangkan
> posisinya antara kita dan aktifitas sehari-hari dikantor? Selama pekerjaan
> kita lancar dan penuhi target gpp kan maen2 HP :)
>
> Nah kembali ke pembantu/pengasuh, selama kita pikir hasilnya baik dan kita
> merasaa terbantukan ya biarkan saja kalau menurut saya, pengasuh anak ku pun
> sama aja kok, namanya perempuan punya keluarga, punya pacar jd HP adalah
> pelarian nya :)
>
>
> Rgds,
> Rahman-G
>
> sent from my BlackBerry
--
Mo souvenir, assesoris, aromatherapy dari Bali?
Murah, Cantiq, Trendy!
http://www.wasudeva.multiply.com
Miliki penghasilan tambahan
hanya bermodalkan komputer dan akses internet di rumah!
http://www.dBCN-KerjadiRumah.com/?id=divineluv<http://www.dbcn-kerjadirumah.com/?id=divineluv>
Kalau saat ada Mb dan suami dirumah.lalu PRT ke kamar maen HP ya
wajar.mungkin dia salah tingkah harus ngapain lagi,karena pekerjaan rutinnya
udah selesai, dan mungkin anak mb juga maunya nempel ama ortunya daripada
sama dia (seperti anak saya ).
Kalau mb udah gak sreg ama dia, meskipun yang bersangkutan ada hutang ama
mb..mending diikhlas kan saja..daripada kita sudah capek kerja ,capek hati
lagi..kasian si kecil merasakan hawa emosi ortunya dan ini secara tidak kita
sadari gak baik untuk jiwanya juga karena kita gak ikhlas dia dijagain ama
PRT kita.
Kalau saya saat ini
Punya asisten suka Pacaran,pegang HP ,gak punya inisiatif, dan nonton tv
mulu,karena capek ni mulut nyuruh2 jadi saya buatkan jadwal dan saya tempel
dikamar dan di luar kamarnya.
Dan jadwal itu wajib dikerjakan dan akan saya periksa setiap pulang
kerja.kalau ada yang kelewat saya suruh baca lagi.Jadi kalau ada kerjaan
tambahan tinggal saya kasi tau aza.
Setiap pulang kerja saya tanyakan apa yang dia dan anak saya lakukan,dan apa
kelakuan anak saya yang baru (maklum anak saya lagi masa pertumbuhan )
Kalau saya sudah pulang dan sudah mandi (jam 06 sore),Asisten saya bebas
tugaskan,mau nonton TV mau telfonan, mau pacaran silahkan yang penting Besok
paginya jangan telat bangun.
Setiap pulang kerja ,badan anak saya juga saya pegang seperti mengurut,
sekalian memeriksa ada yang sakit gk dianggota tubuhnya, jadi bisa kita
tanyakan langsung kenapa,karena anak saya belum bisa ngomong.(Alhamdulillah
selama ini baik2 saja).
Pemikiran saya :
Kalau kita ada dirumah pulang kerja/off/cuti, setelah asisten mengerjakan
pekerjaan rutin terserah dia mo ngapain aza,mo nonton,mo tlp,mo pacaran,mo
tidur yang penting klo kita butuh bantuannya bisa diandalkan jangan menunggu
inisiatif mereka karena itulah PRT
Kalau kita lagi bekerja, pastikan anak dan kebersihan rumah no satu, kalau
kita gk yakin pasang kamera pengintai, jadi hati tentram.
Maaf ya mb,sharing saya kepanjangan, smoga membantu
Regards
firli
Mohon masukkannya.
Thanks
Valeria
____________________________________________________________________________
__
Our spam email filters can be updated and improved.
If you consider this sender should be classed as spam please forward a copy
to sp...@mailcontrol.com
_____________________________________________________________________
IMPORTANT - This email and any attachments may be confidential and privileged. If received in error, please contact Thiess and delete all copies. You may not rely on advice and documents received by email unless confirmed by a signed Thiess letter. This restriction on reliance will not apply to the extent that the above email communication is between parties to a contract and is authorised under that contract. Before opening or using attachments, check them for viruses and defects. Thiess' liability is limited to resupplying any affected attachments.
--------------------------------------------------------------
Yuk berkunjung ke Web Balita-Anda: bisa baca dongeng, download
lagu, print buku mewarnai, origami dan masih banyak lagi...
Balita-Anda Online: http://www.balita-anda.com
Peraturan Milis: peratur...@balita-anda.com
Menghubungi Admin: balita-a...@balita-anda.com
Unsubscribe dari Milis: balita-anda...@balita-anda.com
--------------------------------------------------------------
Balita-Anda: Panduan Orangtua yang Cerdas, Kreatif dan Inovatif dalam Merawat dan Mendidik Balita
Karena suka pake alesan lupa, aku buat catatan di bawah tv " ASI..jangan
lupa " , dimesin cuci " clodi janan masuk mesin, nanti rusak " , di dapur "
dot habis dicuci dikasih air panas, jangan lupa "
Eh baru aja pulang kantor dia bilang gini " bun..maksudnya apa kok dikasih
tulisan-tulisan kaya gitu ? " / " biar mbak g lupa lagi. " / " Aku mah
ngerjain sesuatu harus dari hati bun, kalo ditulisin kaya gitu aku malah
jadi males ngerjainnya. ".
Toeng...kebayang deh gondoknya gw dikomentarin begitu pas baru naruh pantat
. Baru nemu nih mbak yang model kaya gini.
Untung mbak yang tua suka humor juga jadi kita malah jadiin bahan bercandaan
ke mbak yang muda.
Daripada spaneng tiap hari, aku jadi mikirnya yang penting pas aku ninggalin
anak-anak, ada yang jaga dan ngurus mereka. Anakku yang di pegang dia juga
alhamdulillah gemuk dan sehat. Kalo sakit paling kecengklak kemarin dan
belekan aja.
Sayangnya suka bohong, bilangnya nginep dirumah bibinya taunya nginep di
taman blok m ma pacarnya...itu yang masih kami cari jalan keluar untuk
mendidiknya atau pilih ngeluarin dia?
Soal hp, aku setuju ma kang Rahman.
Soal suka tidur, selama pekerjaan dia beres, keperluan anak ke pegang...aku
fine-fine aja.Awal-awal juga sebel ngeliatnya. Tapi cari pembantu baru juga
belum dapet...mau diapainkan ? Daripada g ada yang jaga anak-anak.
Oya mb Puji, kalau urusan pacar, saya minta suami yang ngomong ke asisten,
biar lebih berwibawa...
Suami : S.... kamu saya gak larang pacaran,tapi kamu harus tau batasannya
dan jangan lupa bilang kakak mu kalau kamu mau keluar2 ama pacarmu. S....
jangan sembarangan cari pacar, apalagi penganguran gak jelas, nanti hidupmu
gak akan berubah, jangan juga biarkan pacarmu masuk ke rumah ini, kalau kami
semua kerja, saya gak mau kami semua disini sudah capek kerja, dapat masalah
lagi kalau ada apa2 dengan kamu.
S.... : iya pak, saya gak punya pacar kok...
Suami & Saya : doeeng....padahal tetangga & kakaknya pd tau dia punya pacar
(jadi sekarang saya dan kakaknya saling sms tanpa si S menyadari, jadi
kapan dia pulang ke rumah kakaknya saya sms in jamnya, kakak juga akan sms
in saya jam berapa dia start kembali ke rumah kami)
PRT oh PRT...kalau dibikinkan novel versi majikan vs PRT apa tanggapan
mereka tentang kita ya hihihihihihhii.....
Capek ama urusan prt. Saya pernah dpt in prt yg ketauan panjang tangan, yg ketauan nyubitin anak sampe ada yg keluar dgn alas an nggak pernah di kasih makan, padal dia yg masak lauknya....macam2 lah.
Thanks & Best regards
Sari_Tyas
-----Original Message-----
From: minnie centil [mailto:minnie...@yahoo.com]
Sent: Monday, February 14, 2011 5:03 PM
To: balit...@balita-anda.com
Subject: Re: [balita-anda] Bagaimana menegur pembantu yang suka ber HPria ?
hehehehe...
ternyata... biar dikata PRT susah di cari, tetepp aja majikan jd makan ati ya..hahahah..
ya sama aja lah, hari gini PRT ga bisa di harepin spt jamdul (jaman dulu) yg slalu manuut manut wae
Pernah jg sih, dpt PRT main HP terus..
sampe batas kesabaran habis, aku dgn santainya bilang "ya sudah, terserah kamu sdh dikasih tau kl lg pegang adik jgn sambil berhape.. nanti kl ada apa2 sama hape kamu, saya ga mau tanggung jawab" and.. u know what.. beberapa hari kemudian : Hapenya nyemplung WC ... gara2 tuh hape di bawa kemana2, pas dia buang air kecil, kena deh batunya. Emang bkn pas pegang anakku sih, tapi.. itu peringatan kan kl waktunya kerja , ya kerja lah.. kan ada waktunya dia bersantai2 kl mo ber hape ria monggo.
Baru lah, setelah dia beli hape baru, tu hape rajin di taro di kamarnya.
Ohy,
ngomongin soal PRT, aku heran deh moms..
Ekspor TKI ke Malay sdh di tutup, TKI dr arab banyak yg di pulangin..
TAPI kenapa sampe sekarang nyari PRT aja susah yaaa????
--- On Mon, 2/14/11, Tri Puji Rahayu <tpra...@indovision.tv> wrote:
--------------------------------------------------------------
The information transmitted is intended only for the person or entity to which it is addressed and may contain confidential and/or privileged material. Any review, retransmission, dissemination or other use of, or taking of any action in reliance upon, this information by persons or entities other than the intended recipient is prohibited. If you received this in error, please contact the sender and delete the material from any computer. Any views or opinions expressed in this email are solely those of the author and do not necessarily represent those of PwC.
**********************************************************************
This e-mail and any files transmitted with it may contain
confidential information and is intended solely for use by
the individual to whom it is addressed. If you received
this e-mail in error, please notify the sender, do not
disclose its contents to others and delete it from your
system.
**********************************************************************