--- On Sun, 8/24/08, boedoet <boe...@gmail.com> wrote:
MITOS DAN FAKTA TENTANG TELUR
Telur sumber protein terbaik sekaligus termurah. Namun, masih banyak
yang perlu Anda ketahui lebih jauh tentang telur.
Rasanya tak ada orang yang tak kenal bahan makanan yang kaya
protein ini. Hampir semua orang pernah menyantapnya dalam aneka
hidangan lezat, seperti nasi goreng, aneka kue, mi, dan sebagainya.
Sedemikian merakyatnya telur ini sampai ada begitu banyak mitos yang
beredar di masyarakat mengenai telur. Sebagian ada yang benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara ilmiah, namun tidak sedikit yang salah
kaprah. Simak penjelasan mengenai mitos tersebut dari Prof. Dr. Ir.
Ali Khomsan, MS dari Departemen Gizi Masyarakat, Institut Pertanian
Bogor.
TELUR OMEGA3 BIKIN CERDAS
Informasi "bikin cerdas" ini tidak sepenuhnya salah karena
kandungan omega dalam telur Omega3 memang 15x lipat lebih tinggi
dibanding telur biasa. Mengapa demikian? Tak lain karena untuk
menghasilkan produk telur yang kaya akan kandungan asam lemak Omega3,
pakan ayam petelurnya pun khusus. Asam lemak Omega3 memang sangat
penting untuk kecerdasan. Itulah sebabnya, telur Omega3 sangat baik
dikonsumsi balita. Namun harus diingat, kecerdasan seorang anak tidak
hanya dipengaruhi oleh faktor nutrisi. Akan tetapi ditentukan oleh
faktor genetik dan sejauh mana stimulasi yang diberikan lingkungannya.
Ketiga faktor ini saling menguatkan satu sama lain.
Selain itu, telur jenis ini juga memiliki kandungan kolesterol yang
rendah. Ini karena kandungan telur Omega3 anatara lain lemak tak jenuh
yang mampu menurunkan kadar kolesterol. Perlu diketahui, kadar
kolesterol yang tinggi potensial menimbulkan sumbatan pada pembuluh
darah. Sumbatan inilah yang akan menyebabkan terjadinya serangan
jantung maupun stroke. Hingga tidak berlebihan bila dikatakan telur
Omega3 merupakan pilihan makanan yang sangat cocok untuk mencegah
penyakit jantung. Kandungan Omega3-nya pun mampu memperkuat otot-otot
jantung.
TELUR MENTAH/SETENGAH MATANG LEBIH BERKHASIAT
Tidak sedikit orang yang sedemikian percaya bahwa mengonsumsi telur
mentah atau telur setengah matang bisa meningkatkan stamina mereka.
Anggapan mereka, telur mentah lebih fresh sehingga amat baik untuk
dikonsumsi.
Tentu saja anggapan ini hanya mitos. Pasalnya, telur mentah dan
setengah matang merupakan telur yang belum siap dicerna tubuh. Lo,
kenapa? Karena dalam kondisi mentah maupun setengah matang, ikatan
proteinnya masih begitu kuat. Tubuh sulit memecahnya menjadi asam
amino sehingga proses untuk mencernanya pun berlangsung amat lambat.
Makanya telur mentah mampu membuat yang bersangkutan merasa kenyang
lebih lama. Boleh jadi berawal dari sinilah muncul mitos bahwa
mengonsumsi telur membuat seseorang merasa lebih kuat beraktivitas,
termasuk berolahraga.
Kebiasaan menambahkan madu ternyata memang membantu proses
pencernaan. Madu mampu membantu telur agar bisa dicerna lebih baik
oleh tubuh. Akan tetapi orangtua tetap harus memerhatikan masalah
keamanan pangan. Apalagi saat ini banyak penyakit yang timbul akibat
bahan makanan yang tidak dimasak hingga matang, dari tifus sampai flu
burung. Ingat, bakteri yang mungkin ada dalam telur mentah bisa saja
masuk ke tubuh dan menyebabkan si kecil jatuh sakit. Terlebih jika daya
tahan tubuhnya sedang buruk.
PUTIH TELUR SEBAIKNYA DIBUANG
Ditinjau dari kandungan gizinya, kuning telur memang lebih baik
daripada putih telur. Semua jenis protein, kolesterol, lemak, vitamin
A yang terkandung di kuning telur tidak dimiliki oleh putih telur.
Selain itu, dalam kondisi mentah, putih telur memang bisa menghambat
proses penyerapan vitamin A. Namun meski kandungan gizinya tidak
sebaik bagian kuning, putih telur tetap layak dikonsumsi, asalkan
dimasak matang. Lagi pula putih telur bisa dijadikan olahan lezat
lainnya seperti kue. Sayang bukan jika dibuang?
TELUR AYAM KAMPUNG LEBIH BAIK DARIPADA TELUR AYAM NEGERI
Telur ayam kampung memang lebih baik karena mengandung asam amino
yang lebih baik dan sekaligus lebih tinggi dibanding ayam ras maupun
ayam negeri. Inilah yang menyebabkan semua kandungan gizi pada ayam
telur kampung bisa diserap tubuh dengan lebih baik. Meski begitu, dari
segi kandungan gizi, seperti lemak, kolesterol, vitamin, dan lainnya,
tidak ada perbedaan mencolok antara telur ayam kampung dan ayam ras
maupun ayam negeri.
TELUR MERUPAKAN MAKANAN TERBAIK SETELAH SUSU
Semua makanan mengandung protein tinggi atau rendah dalam 100
gramnya tergantung kadar airnya. Artinya, mengonsumsi susu sebanyak
100 cc dibanding telur ayam 100 gram, tentu saja nilai gizinya lebih
baik telur ayam. Ini karena susu lebih banyak mengandung kadar air
daripada telur. Sebagai gambaran, susu mengandung protein sekitar 3%,
sedangkan telur sekitar 12%. Padahal harga 100 cc susu relatif jauh
lebih mahal ketimbang 100 gram telur. Apalagi jika dibandingkan dengan
daging. Karena itu, telur meru-pakan sumber protein hewani yang terbaik
sekaligus termurah.
JANGAN MAKAN TELUR SETIAP HARI
Cukup banyak orangtua yang tak membolehkan anaknya mengonsumsi
telur setiap hari. Mereka khawatir gara-gara hobi makan telur, kadar
kolesterol dalam darah anaknya meningkat secara drastis dan
menimbulkan gangguan/penyakit serius. Pandangan ini tentu saja keliru,
apalagi jika diterapkan pada anak-anak Indonesia. Pasalnya, pola makan
mayoritas anak Indonesia masih kurang bagus karena jarang minum susu,
sementara makan daging pun belum tentu seminggu sekali. Nah, kalau
telur pun dijauhi, maka sangat mungkin kekurangan gizi bakal menjadi
masalah serius bagi generasi penerus.
Ini tentu amat berbeda dengan kondisi anak sebaya di negara-negara
maju yang dalam menu sehari-harinya sering tersaji steak atau olahan
daging lainnya dan secara teratur minum susu. Tak heran jika ada yang
membatasi konsumsi telur hanya 4 butir dalam seminggu. Yang penting
diingat, masa kanak-kanak merupakan masa pertumbuhan. Agar tumbuh
kembangnya optimal, kecukupan asupan nutrisi yang baik tentu saja
harus diperhatikan. Selain itu, kalau asupan gizinya kurang baik bukan
tidak mungkin kecerdasannya tak berkembang semestinya.
Masalah kolesterol umumnya justru banyak muncul kala seseorang
berumur 40 tahun ke atas dan bukan di usia anak. Ini bisa dimaklumi
karena di usia tersebut biasanya hidupnya lebih makmur. Mereka inilah
yang justru harus membatasi asupan makanan yang mengandung kadar
kolesterol tinggi. Kalau tidak, mereka akan terancam oleh gangguan
jantung dan sejenisnya yang amat jarang dialami oleh anak-anak.
Kalaupun ada, biasanya bukan karena hobi makan telur, melainkan karena
faktor genetik
TELUR HAMBAT KEPIKUNAN
Kepikunan terjadi karena sel-sel otak mengalami kelaparan glukosa
ataupun oksigen. Glukosa ini didapat dari sumber karbohidrat seperti
nasi atau roti dan bukan dari protein seperti telur. Dengan demikian
tidak ada kaitannya antara konsumsi telur dan kepikunan. Itulah
mengapa, dengan sarapan nasi atau roti, otak seseorang akan lebih siap
untuk bekerja. Selain itu, kepikunan juga terjadi jika kekurangan
asupan oksigen. Entah karena aliran pembuluh darahnya banyak yang
tersumbat atau sebab lain. Aliran darah yang terhambat inilah yang
membuat indvidu bersangkutan sulit mencerna informasi.
TELUR MERUPAKAN KONDISIONER YANG BAIK
Kondisioner memang ada kaitannya dengan protein dan zinc seperti
yang banyak diiklankan oleh banyak produk sampo. Kurangnya asupan
protein akan memunculkan gangguan dan aneka masalah rambut, dari
rambut rontok, bercabang, kemerah-merahan, mudah patah, dan
sebagainya. Tidak heran bila orang yang melakukan diet ketat dengan
membatasi asupan lemak dan protein, rambutnya jadi gampang rontok.
Karena itu, konsumsilah telur supaya rambut sehat dan kuat.
Thank you,
Dewi Sinta
--------------------------------------------------------------
Info tanaman hias: http://www.toekangkeboen.com
Info balita: http://www.balita-anda.com
Peraturan milis, email ke: peratur...@balita-anda.com
menghubungi admin, email ke: balita-a...@balita-anda.com
----- Original Message -----
> From: Lina <[EMAIL PROTECTED]>
> Sent: Tuesday, July 11, 2000 3:39 PM
> Subject: Telur Mentah Atau Setengah Matang? Keduanya Berisiko Tin
>
>
> > Jakarta - 21 Jun 00 17:06 WIB - (Antara)
> >
> > Anda gemar mengkonsumsi telur mentah atau telur setengah matang?
> > Tampaknya, mulai sekarang harus berhati-hati. Ternyata khasiatnya tak
> > sehebat yang digembar-gemborkan. Bahkan bahayanya bisa jauh lebih besar
> > dibanding manfaatnya.
> >
> > Tahun 1930, seorang ilmuwan yang bernama Parsons dan para asistennya
> > menemukan gejala-gejala pada tikus yang diberi ransum yang mengandung putih
> > telur (albumin) mentah.
> > Tikus tersebut kehilangan rambutnya terutama yang berada di sekitar mata
> > sehingga menyerupai kaca mata, berat badannya menurun drastis, terjadi
> > kelumpuhan pada kaki belakang dan akhirnya mati.
> >
> > Ternyata gejala tersebut tidak terjadi pada tikus yang diberi ransum yang
> > sama kecuali putih telurnya dimasak lebih dahulu.
> >
> > Penyebab kematian tikus tersebut terjadi akibat pengikatan biotin oleh
> > glikoprotein dalam putih telur mentah yang disebut avidin.
> >
> > Menurut Nihan Werdi Sesulih, dari Fakultas Peternakan IPB yang juga
> > anggota Himpunan Mahasiswa Produksi Ternak (Himaproter) IPB, avidin akan
> > hilang daya ikatnya terhadap biotin bila dilakukan pemanasan pada albumen
> > yang terdapat pada putih telur. Dengan cara itu biotin pun dapat diserap
> > oleh saluran pencernaan.
> >
> > "Biotin sangat diperlukan dalam sintesis asam lemak dan reaksi fiksasi CO2
> > pada proses perubahan piruvat menjadi aksaloasetat," tuturnya.
> >
> > Beberapa efek juga akan muncul akibat kekurangan biotin yang disebabkan
> > konsumsi putih telur. Yaitu hyperesthesis (kepekaan kulit yang berlebihan
> > terhadap rangsang raba), pucat pada kulit dan mukosa, kadar kolesterol
> > naik, kerontokan rambut dan kadar biotin dalam urine menurun, ujar Nihan.
> >
> > Pendapat itu juga didukung oleh literatur kimia pangan dan gizi IPB, yang
> > menyebutkan bahwa percobaan untuk mengetahui efek samping mengkonsumsi putih
> > telur mentah itu dilakukan pada empat sukarelawan. Masing-masing diberi
> > ransum percobaan 3.000 kkl rendah biotin dengan 928 kkl terdiri dari putih
> > telur mentah untuk jangka waktu sepuluh minggu.
> >
> > Pada minggu ketiga dan keempat, timbul gejala-gejala seperti yang disebutkan
> > itu seperti berat badan menurun dan kelumpuhan pada kaki.
> >
> > Dan sukarelawan itu kembali normal dalam jangka waktu lima hari dengan
> > pemberian biotin 150 mg/hari.
> >
> > Sumber lain menyebutkan, tikus yang mengalami kekurangan biotin berhasil
> > disembuhkan dengan mengkosumsi kuning telur matang. Biotin terutama
> > didapatkan dalam saluran pencernaan. Di samping itu juga terdapat dalam
> > jeroan, kuning telur dan khamir (ragi).
> >
> > Bila seseorang mengalami gejala kekurangan biotin cobalah untuk
> > mengkonsumsi kuning telur matang dengan jumlah yang tidak berlebihan, saran
> > Nihan.
> >
> > Masih berminat makan telur mentah atau telur setengah matang?
> >
> >
Nambahin, salah satu cara pencegahan flu burung adalah dengan memaksa telur
dan ayam sampai MATANG. Hmmm resiko kena tifus karena salmonella plus resiko
kena flu burung, rasanya jauh lebih baik dikasih matang ya buat anak2...
Ada yang masih simpan cara buat singkong keju gak ? kalo gak salah bulan
lalu ada wara wiri di sini , tolong dikirimin ke saya lagi ya.......
thanks
boedoet <boe...@gmail.com>
08/25/2008 08:55 AM
Please respond to
balit...@balita-anda.com
Subject
Re: [balita-anda] Telur setengah matang
Bahan :
- Singkong, kupas terus kerok bagian luarnya ampe gak licin lagi, potong
sesuai selera
- 1-2 siung bawang putih
- 1 sdm ketumbar
- garam secukupnya
- air secukupnya
Yang ini postingan pak Dwi
Caranya:
- Uleg bawang putih, ketumbar sama garam sampe halus
- Masukkan kedalam air, aduk rata
- Goreng singkong sampe setengah mateng
- Angkat singkong dari minyak, panas panas langsung cemplungin ke dalam
air bumbu
- Biarin singkong berendem di air bumbu agak lama, ampe keliatan merekah
rekah
- Goreng lagi singkong ampe matang n garing
Kalau mau ditambahin keju parut..silahkan...atau tambahkan sambal silahkan
juga... :)
Pada 29 Agustus 2008 17:07, SYAKBAN_LUBIS <syakba...@slb.co.id> menulis:
> Dear all ,
>
> Ada yang masih simpan cara buat singkong keju gak ? kalo gak salah bulan
> lalu ada wara wiri di sini , tolong dikirimin ke saya lagi ya.......
>
> thanks
>
>ini resep pak Dwi
_____________________________________________________________________
IMPORTANT - This email and any attachments may be confidential and privileged. If received in error, please contact Thiess and delete all copies. You may not rely on advice and documents received by email unless confirmed by a signed Thiess letter. This restriction on reliance will not apply to the extent that the above email communication is between parties to a contract and is authorised under that contract. Before opening or using attachments, check them for viruses and defects. Thiess' liability is limited to resupplying any affected attachments.
--
Intan Dima
http://muslimahjelita.multiply.com (jilbab dan busana cantik)
http://wahlucubanget.multiply.com (baju dan keperluan anak)
http://marselss.com (jasa fotografi pernikahan)
-----Original Message-----
From: boedoet [mailto:boe...@gmail.com]
Sent: Saturday, September 06, 2008 2:19 PM
To: balit...@balita-anda.com
______________________________________________________________________
This email has been scanned by the MessageLabs Email Security System.
For more information please visit http://www.messagelabs.com/email
______________________________________________________________________
2008/9/6 Nurhidayati <nurhi...@thiess.co.id>