> Sabtu, 07 Juli 2007
>
>
>
>
> Krisis Komunikasi PT NMR
> Penanganan Kasus Buyat Tidak Melibatkan Publik
>
> Jakarta, Kompas Komunikasi adanya krisis yang ditempuh PT Newmont
> Minahasa Raya dalam menangani kasus pencemaran di Teluk Buyat tidak
> mengindahkan konsep-konsep komunikasi yang baik sehingga dapat
> dikatakan komunikasi korporat perusahaan pertambangan emas ini
> tidak berhasil.
> Hal ini menjadi kajian disertasi doktoral Creszentia Nina Handoko-
> Widodo (30), Jumat (6/7), yang dipromotori Profesor Doktor Alwi
> Dahlan. Nina dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan dan
> menjadi doktor termuda pada Program Pascasarjana Bidang Studi Ilmu
> Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
> Universitas Indonesia.
> Nina, praktisi komunikasi sekaligus pengajar krisis komunikasi pada
> Program Pascasarjana Komunikasi FISIP UI, menjelaskan, dugaan
> pencemaran Teluk Buyat atas kegiatan penambangan PT Newmont
> Minahasa Raya (NMR) sudah dibuktikan melalui pengadilan umum.
> Hasilnya, dugaan tersebut tidak terbukti. Namun, PT NMR sudah
> kehilangan peluang untuk kembali berkomunikasi dengan para
> stakeholder, terutama kalangan media, sehingga hal ini menjadi
> krisis yang berkepanjangan dan memerlukan biaya sangat besar.
> "Komunikasi yang dilakukan PT NMR dapat dikatakan tidak berhasil,
> sejauh komunitas tempat perusahaan ini beroperasi tetap tidak mau
> menerimanya," kata Nina.
> Nina menunjuk ada keterlambatan dalam mengambil keputusan yang
> dilakukan PT NMR dalam menerapkan komunikasi sejak awal, yaitu
> ketika media memberitakan masalah dugaan pencemaran Teluk Buyat
> oleh PT NMR pada Juli 2004. Komunikasi tentang krisis yang
> semestinya ditempuh harus bersifat proaktif dan tidak defensif.
> Cara penyelesaian yang ditempuh PT NMR, lanjut Nina, tidak
> ditemukan dalam teori komunikasi krisis, yang semestinya ditempuh
> adalah pendekatan komunikasi organisasi.
> "Selanjutnya, petugas public relation harus digunakan dalam
> mencapai solusi dan juga harus melakukan pendekatan community
> relation," kata Nina.
> Dari disertasinya tersebut, Nina menilai penyelesaian krisis PT NMR
> tidak melewati tahap pengumpulan pendapat dan keterlibatan
> masyarakat. Nina juga melihat belum adanya teori-teori manajemen
> komunikasi krisis dalam penyelesaian kasus pencemaran Teluk Buyat.
> (NAW)
CIMG6828.JPG