Jika Anda sering menggunakan Facebook, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan pesan konfirmasi yang muncul di Facebook buka ? Pada tutorial ini, kita akan coba membuat pesan konfirmasi seperti facebook dengan menggunakan plugin jQuery dan CSS. Nantinya, fitur pesan konfirmasi ini dapat Anda gunakan untuk menampilkan berbagai pesan konfirmasi kepada user.
Membuat Script Notifikasi Seperti Facebook dengan jQuery dan PHP
DOWNLOAD
https://t.co/nRoMuMUyDh
Buat skrip PHP yang akan menangani permintaan dari DataTables. Ini adalah tempat Anda akan mengambil data dari database dan mengirimkannya sebagai respons. Misalnya, Anda dapat membuat file "server-side-script.php" seperti berikut:
Jika Anda mengetikkan URL di tab browser Anda dan menekan enter. Seketika Anda disuguhkan dengan tamplilan visual web yang memukau. Animasi-animasi indah serta konten interaktif yang memberikan experience lebih kepada kita sebagai pengguna terkadang menggelitik rasa penasaran kita, bagaimana membuat website yang seperti ini?
Back end developer juga akan sering berkutat dengan database dan manajemen konten di suatu website. Bentuk dari tanggung jawab tersebut yang paling bisa dilihat adalah Content Management System (CMS). Kita tentunya sudah sering memakai blog seperti WordPress dan blogspot. Nah, CMS ini mirip dengan aplikasi blogging sehingga memudahkan admin web untuk mengisi konten tanpa harus menuliskan kode HTML maupun CSS. Tentu saja tidak semua back end developer membuat sendiri CMS website yang sedang mereka kembangkan. Banyak dari back end developer yang memakai CMS yang dikembangkan oleh pihak ketiga seperti WordPress yang merupakan CMS open source yang bisa kita install sendiri di server kita.
Graydon Hoare juga ingin membuat bahasa seperti bahasa C. Dia lalu menamakannya Rust. Tiba-tiba semua orang ingin semua software ditulis dengan Rust sesegera mungkin. Karena ingin dompetnya setebal ensiklopedia, Graydon bergabung dengan Apple untuk mengerjakan Swift.
Alasan kedua mengapa perlu adanya validasi adalah untuk menjamin bahwa data yang diproses atau disimpan memiliki format yang seragam (standar). Sebagai contoh, inputan berupa tanggal lahir harus tersimpan dengan format yang sama misalnya tanggal-bulan-tahun atau tahun-bulan-tanggal, sehingga setiap data yang masuk harus memenuhi format standar tersebut. Oleh karena itu, sebelum menyimpan data tanggal lahir harus dipastikan (divalidasi) bahwa data yang diinputkan adalah benar dan sesuai dengan format. Alasan ketiga mengapa perlu validasi adalah untuk menjamin keamanan (security) dari aplikasi web kita. Jangan sampai kelemahan validasi dalam suatu inputan dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab (seperti cracker) untuk menyusup ke aplikasi kita, misalnya melalui celah SQL Injection. Kenyamanan pengguna (user satisfication) merupakan alasan lainnya mengapa perlu validasi. User adalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan, misalnya dalam menginput alamat email bisa saja lupa tanda , atau dalam inputan jumlah produk yang akan dibeli bisa aja user salah menginput dengan selain angka positif. Dengan validasi, dapat meningkatkan kenyamanan user dalam mengisi form inputan, apalagi jika inputan disertai informasi kesalahan inputan (notifikasi) yang jelas.
Dari sisi letaknya, validasi dapat dibagi menjadi dua, yaitu validasi di sisi server dan validasi di sisi client. Validasi di sisi server biasanya dilakukan setelah form di-submit (dikirim) dan menggunakan bahasa pemrograman sisi server seperti PHP, JSP dan ASP. Sedangkan validasi di sisi client dapat dilakukan sebelum data dari form inputan dikirim ke server. Validasi di client umumnya dilakukan dengan Javascript dan atribut HTML. Pada tutorial jquery kali ini, akan dijelaskan step by step bagaimana melakukan validasi form di sisi client dengan menggunakan library javascript JQuery dan plugin JQuery Validation.
Penanganan cara kesalahan form seperti ini membuat form menjadi lebih user friendly. Jika anda memahami CSS, biasanya pesan kesalahan ini ditampilkan dengan style yang berbeda dari judul form agar lebih 'pas', namun dalam tutorial ini anda setidaknya telah mengetahui trik untuk menampilkan pesan kesalahan form dengan PHP. Silahkan berekplorasi dan menambahkan objek-objek form lain sebagai bahan latihan.
Tapi kalau webnya juga belum dibuat (masih baru mulai), butuh skill PHP mumpuni membuat sistem seperti facebook. Untuk menambahkan teman seperti itu cukup dengan memeriksa tabel di database mas, Jika user sudah ada di tabel database (berarti sudah berteman), link untuk add friendnya g usah dimunculin.
Halo semuanya, kembali lagi di sahretech. Pada kesempatan kali ini kita akan bersama-sama belajar membuat notifikasi secara realtime menggunakan teknologi php dan jquery, penasaran?, ayo ikuti tutorialnya berikut ini.
Realtime notification adalah sebuah keharusan jika kalian membuat website atau aplikasi dengan fitur notifikasi. Pasalnya dengan adanya realtime notification pembaruan notifikasi akan dilakukan oleh sistem sehingga data yang dimunculkan akan selalu baru. User juga tidak perlu merefresh website berulang kali untuk mengetahui notifikasi yang masuk, hal ini sangat merepotkan dan tidak canggih.
Untuk menjalankan proyek yang diunduh di lingkungan pengembangan lokal Anda, mulailah dengan membuat server localhost untuk aplikasi Anda seperti yang dijelaskan pada langkah 1 dari membuat proyek Anda. Setelah selesai, Anda dapat mengonfigurasi sampel kode dengan melompat ke langkah konfigurasi.
Pada pertemuan ini mahasiswa diharapkan mampu membuat form Login dengan enkripsipassword MD5 dan memahami pembuatan notifikasi kesalahan dalam inputan form.Pembaca juga diharapkan mampu memahami dan membuat halaman index untuk admindengan menerapkan framework css dari bootstrap.
Sesuai dengan pembahasan kali ini kita akan belajar bagaimana cara membuat konfirmasi password dengan jquery. Dengan bantuan Jquery kita akan memunculkan notifikasi pesan eror pada halaman form apabila penginputanya terjadi kesalahan. Lalu bagaimana cara membuatnya? mari ikuti langkah berikut ini. Pertama kalian bisa salin contoh code dibawah ini.
Sebagai contohnya adalah seperti pada saat pengisian form. Bagaimana caranya kita agar pengunjung tahu hal apa saja yang harus diisi dan memberikan informasi berdasarkan petunjuk yang ada pada website kita seperti misalnya notifikasi. Berbicara tentang notifikasi, pada artikel kali ini kita akan mencoba membuat notifikasi dengan Bootstrap dan Javascript. Dengan sedikit pengetahuan tentang bootstrap dan javascript kalian bisa membuat sebuah alert untuk memberitahu kepada pengunjung bahwa ada informasi yang harus diketahui. Oke langsung saja kita mulai dengan menyalin code dibawah ini.
0aad45d008