Jangan bingung Hengky, akan saya bantu. Saya mantan konsultan ISO 9001 & OHSAS 18001 Surveyor Indonesia.
Sekedar info:
Sesuai dengan keputusan dari ISO (International Standardization for Organization), bahwa batas akhir waktu untuk up grade ke ISO 9001:2008 adalah 2 tahun sejak dikeluarkannya standard baru (15 Nopember 2010).
QUALITY MANAGEMENT:
Penerapan prinsip manajemen mutu (quality management) merupakan sebuah bentuk nyata dari usaha meningkatkan nilai tambah dari manajemen yang efektif, yang digunakan untuk mengelola sebuah organisasi dan pekerjaan untuk mencapai hasil yang diharapkan.
Saat ini manajemen mutu mencakup, tapi tidak terbatas pada teknologi dan aplikasi seperti peningkatan berkelanjutan, kepuasan pelanggan, konsep PDCA, just-in-time, six sigma, statistical process control, dan lain sebagainya.
Manajemen mutu, seperti halnya "mutu", sulit untuk dapat secara tepat didefinisikan karena konsepnya selalu akan berkembang sejalan dengan perkembangan stakeholder-nya sendiri.
Walaupun demikian, kebanyakan dari kita akan setuju bahwa konsep manajemen mutu dapat diartikan sebagai suatu metode untuk mengelola mutu:
*) Manajemen, misalnya mutu seorang manajer baik aspek kapabilitas, kompetensi, pengalaman, sikap, karakter dan etika.
*) Oleh manajemen, misalnya mutu dari hal-hal yang ditetapkan oleh manajemen seperti ideologi, struktur, pendekatan, sumber daya dan lingkungan kerja.
*) Di dalam manajemen, misalnya mutu dari kepemimpinan, fokus, motivasi, komitmen, strategi dan metodologi yang ditetapkan oleh manajemen.
*) Dari manajemen, misalnya mutu output yang dihasilkan oleh manajemen.
*) Ke dalam manajemen, misalnya pembentukan tim adhock yang berfungsi untuk melakukan perubahan terhadap sistem atau teknologi yang tidak efektif.
Dan manajemen mutu itu sendiri secara sistimatis juga mengelola:
*) Apa yang ingin dilakukan (mengidentifikasi, mendefinisikan, menetapkan, merencanakan, mendokumentasikan, menginformasikan).
*) Apa yang sebenarnya telah dilakukan (mensupervisi, memonitor, mengendalikan, mengukur, mencatat).
*) Apa yang dilakukan (memverifikasi, memvalidasi, mencatat).
*) Apa yang sebaiknya harus dilakukan (mengukur, menilai, mengevaluasi, mengidentifikasi kekurangan dan mencatatnya).
*) Apa yang perlu dilakukan (menindaklanjuti dan memperbaiki kekurangan).
*) Oleh siapa, dimana, kapan, mengapa, apa dan bagaimana (atau lebih dikenal dengan 5W & 1H).
Manajemen mutu dapat digunakan secara menyeluruh atau sebagian untuk mengelola keseluruhan fungsi dari manajemen seperti penetapan arah & tujuan, perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian, perbaikan dan peningkatan.
Untuk menerapkan konsep ini, standard ISO 9001 telah memberikan sebuah kerangka persyaratan yang harus ditetapkan organisasi bila ingin memastikan bahwa seluruh komponen dalam organisasi bekerja menuju tujuan perusahaan yang telah ditetapkan.
Salam,
Arief
--- On Tue, 9/1/09, hengki <
hen...@max-cargo.com> wrote:
> From: hengki <
hen...@max-cargo.com>
> Subject: RE: Pedoman mutu ISO 9000
> To:
meska...@googlegroups.com
> Date: Tuesday, September 1, 2009, 9:57 AM
>
>
>
> Suwun bud.
> Jaman dulu perusahaanku pada
> waktu buat ISO 9000 ketoke tuku dadi, saiki pas di external
> audit akeh seng gak
> cocok antara pedoman mutu, procedure dengan kegiatan yang
> ada, saiki dadine
> semburat kabeh. Aku kebagian nyusun ulang pedoman mutune,
> mumet juga
> …………………..
>
>
>
> From:
>
meska...@googlegroups.com [mailto:
>
meska...@googlegroups.com ] On Behalf Of Prabowo,
> Budhi
>
> Sent: 01
> September 2009 9:40
>
> To:
>
meska...@googlegroups.com
>
> Subject: RE:
> Pedoman mutu ISO 9000
>
>
>
> Cari
> konsultan saja Oom. Mbiyen ono alumni
> Meskap th 83 duwe konsultan ISO (nek gak salah jenenge
> Solihin) ngekei
> proposal nang kantorku terlampir.
>
>
>
> Salam,
>
>
>
>
> Budhi
>
>
>