API Websocket adalah pengembangan API web modern lain yang menggunakan objek JSON untuk meneruskan data. API WebSocket mendukung komunikasi dua arah antara aplikasi klien dan server. Server dapat mengirimkan pesan callback ke klien yang terhubung, menjadikannya lebih efisien daripada API REST.
Integrasi API adalah komponen perangkat lunak yang secara otomatis memperbarui data antara klien dan server. Beberapa contoh integrasi API terjadi saat sinkronisasi data otomatis ke cloud dari galeri gambar ponsel Anda, atau sinkronisasi waktu dan tanggal secara otomatis di laptop Anda saat Anda berada di zona waktu lain. Korporasi juga dapat menggunakannya untuk mengotomatisasi berbagai fungsi sistem secara efisien.
Dengan datangnya aplikasi baru, seluruh industri dapat mengalami perubahan. Bisnis harus segera merespons dan mendukung deployment cepat layanan inovatif. Bisnis dapat melakukannya dengan membuat perubahan pada tingkat API tanpa harus menulis ulang seluruh kode.
Titik akhir API merupakan titik kontak terakhir dalam sistem komunikasi API. Titik akhir API mencakup URL server, layanan, dan lokasi digital spesifik lainnya tempat informasi tersebut dikirim dan diterima antarsistem. Titik akhir API sangat penting bagi korporasi karena dua alasan utama:
GraphQL adalah bahasa kueri yang dikembangkan secara khusus untuk API. Prioritasnya adalah memberi klien data sesuai dengan yang mereka minta dan tidak lebih. GraphQL dirancang untuk membuat API menjadi cepat, fleksibel, dan mudah digunakan oleh developer. Sebagai alternatif untuk REST, GraphQL memberi developer front-end kemampuan untuk membuat kueri beberapa basis data, layanan mikro, dan API dengan satu titik akhir GraphQL. Organisasi memilih untuk membangun API menggunakan GraphQL karena hal itu membantu mereka mengembangkan aplikasi lebih cepat. Baca selengkapnya mengenai GraphQL di sini.
AWS AppSync adalah layanan terkelola penuh yang memudahkan pengembangan API GraphQL dengan menangani hal-hal berat terkait koneksi secara aman ke sumber data seperti AWS DynamoDB, AWS Lambda, dan AWS AppSync lainnya yang dapat mendorong pembaruan data waktu nyata melalui Websocket ke jutaan klien. Untuk ponsel dan aplikasi web, AppSync juga menyediakan akses data lokal saat perangkat offline. Setelah dilakukan deployment, AWS AppSync secara otomatis menaikkan dan menurunkan skala mesin eksekusi API GraphQL untuk memenuhi volume permintaan API.
Ketika meresmikan layanan jaringan ini, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny Gerard Plate menyatakan beroperasinya jaringan seluler 5G merupakan buah hasil kerja pemerintah dan penyelenggara telekomunikasi sekaligus menjadi wujud percepatan transformasi digital di Indonesia.
Sebagai teknologi baru, jaringan 5G tentunya akan semakin mendorong kemajuan sektor digital Indonesia. Yang pasti, layanan 5G lebih cepat dan kapasitas jaringan lebih besar sekaligus andal dibandingkan jaringan 4G. Di samping itu, teknologi 5G akan membuka potensi layanan tidak hanya untuk komunikasi antar manusia (human-to-human), tetapi juga mengintegrasikan jaringan manusia dengan mesin (human-to-machine) dan juga jejaring komunikasi machine-to-machine.
Gelar jaringan komunikasi data hingga tahun 2014 nanti mencakup seluruh bidang di lingkungan kerja Kemhan dan instansi pemerintahan lainnya yang relatif berada dalam letak geografis yang berdekatan hingga pos-pos daerah perbatasan negara. Diharapkan dengan terbangun jaringan komunikasi data ini maka akan terjadi percepatan arus informasi secara dua arah (two ways)
Bagian yang terpenting dari suatu sistem informasi adalah ketersediaan data. Data tersebut harus disajikan secara cepat dan akurat serta terintegrasi satu dengan yang lainnya untuk menghasilkan informasi penting untuk proses penetapan kebijakan serta pengambilan keputusan. Data yang diolah bukan hanya data terstruktur saja namun juga data tak struktur. Adapun jenis data meliputi data Renhan (APBN), Strahan (daerah perbatasan, pos Pamtas, pulau terluar hingga kesiapan tempur), Kuathan (personil TNI dan PNS, alutsista hingga Pangkalan TNI-AL & Sipil), Pothan (Produksi Pangan & Palawija, Rumkit Sipil, Personil Medis Paramedis Sipil, hingga stasiun radio dan TV), Ranahan (Industri Pertahanan, Kontrak Pengadaan Alutsista KE/Non KE, Kelaikan Materil & Kelaikan Instruktur, Materil Kontrak & Negara Supplier, BTB & Sertifikat Tanah) dan yang terakhir data geografis Strahan yang meliputi Peta topografi, Peta Terrrain/Citra Satelit, Pulau Terluar, Perbatasan.
Kesemua data tersebut diatas terintegrasi pula dengan data yang dimiliki oleh Markas Besar (AD, AL, AU) serta instansi lain yang terhubung dalam jaringan komunikasi data Sisfohanneg, sehingga updating data dapat dilakukan secara online. Dari sisi integrasi sistem, teknologi informasi membuat kompleksitas pada organisasi pertahanan lebih berat dari pada sebelumnya.Kompleksitas ini dapat diatasi dengan menggunakan piranti lunak yang dirancang untuk keperluan tersebut, terutama piranti lunak Data Base.Dengan demikian integrasi sistem dalam organisasi militer menjadi lebih baik.
Saat ini ancaman terhadap negara tidak lagi menyangkut kekuatan militer, tetapi lebih luas spektrumnya yakni nirmiliter seperti ancaman cyber crime.Karena itu, sistem keamanan pada sistem informasi negara sangat diperlukan.Hal tersebut pula yang menjadi dasar untuk membangun Sisfohanneg yang aman dari gangguan-gangguan dalam dan luar.Dan salah satu fokus pembangunan Sisfohanneg adalah sistem keamanan data.Selain perangkat keras dan lunak dibutuhkan juga tenaga-tenaga Teknologi Informasi (TI) terdidik yang mampu mendeteksi secara cepat ancaman/gangguan terhadap Sisfohanneg.
Dari uraian tersebut diatas jelas bahwa ancaman pencurian dan pengrusakan data sudah menjadi ancaman yang dapat menyulut api peperangan. Oleh karena itu Sisfohanneg juga memfokuskan pembangunan sistem keamanan data sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini.
Internet pada awalnya merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, melalui proyek ARPA atau ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Program berbasis komunikasi data ini bertujuan menghubungkan para periset ke pusat-pusat komputer, sehingga dapat bersama-sama memanfaatkan sarana komputer, seperti disk space, data base dan lain-lain. Selain itu, proyek tersebut juga membuat sistem jaringan komunikasi antar komputer yang tersebar didaerah-daerah vital.Hal ini penting untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Internet Protocol (IP) memegang peranan penting dalam jaringan sistem informasi karena bisa menghubungkan komunikasi dari darat, laut, udara, maupun luar angkasa. IP juga memiliki kemampuan untuk membuat bermacam-macam sistem komunikasi. Karena itu meskipun menggunakan sistem yang saling tidak kompatibel namun antara yang satu dengan yang lain tetap dapat saling berkomunikasi.
Tugas dan fungsi tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang pada Pasal 11 Ayat 5 yang menyebutkan bahwa salah satu wewenang pemerintah daerah kabupaten/kota adalah menyebarluaskan informasi yang berkaitan dengan rencana umum dan rencana rinci tata ruang dalam rangka pelaksanaan penataan ruang wilayah kabupaten/kota. Serta salah satu bentuk pembinaan penataan ruang yang dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota adalah pengembangan sistem informasi dan komunikasi penataan ruang dan penyebarluasan informasi penataan ruang kepada masyarakat.
Ketentuan Undang-Undang 26 Tahun 2007 tersebut diatas dipertegas dengan ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang Pasal 9 yang menyebutkan bahwa bentuk pembinaan penataan ruang yang dilakukan oleh pemerintah daerah adalah pengembangan sistem informasi dan komunikasi penataan ruang, penyebarluasan informasi penataan ruang kepada masyarakat, dan pengembangan kesadaran dan tanggung jawab masyarakat terhadap tata ruang. Terkait dengan pengembangan sistem informasi dan komunikasi penataan ruang dijelaskan dalam Pasal 15 bahwa:
aa06259810