---------- Forwarded message ----------
From:
'Djuni Pristiyanto' via Milis Bencana <ben...@googlegroups.com>
Date: 2014-06-09 13:15 GMT+07:00
Subject: [bencana] Warga Mentawai Menilai, Pekerjaan Pemborong Banyak yang Tidak Beres
To: MBencana <
ben...@googlegroups.com>, MLingkungan <
lingk...@yahoogroups.com>, MLumbung-Derma <
lumbun...@yahoogroups.com>, MMPBI-Publik <
mpbi...@yahoogroups.com>
Warga Mentawai Menilai, Pekerjaan Pemborong Banyak yang Tidak Beres
Warta Andalas | Sabtu, 24 Mei 2014 - 20:17:15 WIB | dibaca: 151 pembaca
WARTA ANDALAS, MENTAWAI - Banyaknya putus kontrak dan buruknya kualitas bangunan yang dilaksanakan menggunakan dana begitu besar hingga ratusan miliar di kabupaten Kepulauan Mentawai, banyak pihak menilai karena tidak beresnya pekerjaan yang dilakukan pihak pemborong serta lemahnya pengawasan yang di lakukan Dinas Pekerjaan Umum setempat.
"Baru setengah tahun dibangun kok sudah rusak. Ini pekerjaan yang kurang beres dan juga pengawasan yang lemah dari dinas terkait," kata salahseorang mahasiswa di salahsatu perguruan tinggi Sumatera Barat asal Mentawai, tampak kecewa.
Menurutnya, hal yang paling membuat warga sangat kesal adalah pekerjaan jembatan di Muara Taikako Sikakap, yang tidak kunjung selesai sampai lima kali tender, termasuk jalan antara KM 9 dengan Rokot, dan banyak lagi bangunan fisik yang tersebar di sepuluh kecamatan di kabupaten Kepulauan Mentawai yang tidak selesai atau putus kontrak, dan juga pelaksanaan proyek yang terkesan asal jadi.
"Kalau kita teliti lebih dalam, banyak sekali yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Salahsatu contohnya bahan yang dipakai oleh para pemborong tersebut, banyak memakai bahan local untuk bahan pembangunan fisik, yang jelas melanggar peraturan negara dan undang-undang korupsi," ujarnya.
Selain itu, imbuh dia, ada pula yang curang dengan menukar merek barang sekehendak hati oleh pemborong tanpa ada sanksi yang dilakukan Dinas terkait, seperti kasus di Dinkes.
"Setiap tahun warga dipertontonkan dengan permainan curang oknum- oknum yang dengan bangganya mendapatkan pekerjaan setiap tahun, akibat mafia sudah masuk kesemua lini di pemerintah daerah Mentawai," pungkasnya. (heri)
http://warta-andalas.com/berita-warga-mentawai-menilai-pekerjaan-pemborong-banyak-yang-tidak-beres.html
--
--
THE TREKKERS www.thetrekkers.com: http://tenda.thetrekkers.com/, http://perahu.thetrekkers.com/, http://tangkiair.thetrekkers.com/. Sedia peralatan emergency/bencana/gawat darurat, rescue, temporary shelter/tenda, dan peralatan kebencanaan. Kontak: Ferri Iskandar (ferr...@yahoo.com, ferr...@thetrekkers.com hp: +62-812-2765-434) -----------------------------------------------
Hidup Bersama Risiko Bencana
Website: http://bencana.net; Milis: ben...@googlegroups.com
Arsip berita/artikel di Milis Bencana: http://groups.google.com/group/bencana/topics
Mendaftar anggota milis: http://googlegroups.com/group/bencana/subscribe
Keluar dari milis: bencana+unsubscribe@googlegroups.com
Kontak Moderator: bencan...@googlegroups.com
--- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Milis Bencana" dari Google Grup.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke bencana+unsubscribe@googlegroups.com.
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.