Kawan-kawan jurnalis sekalian
Semoga berkenan, berikut siaran pers dari diskusi bertajuk “Gen Z Menagih Tanggung Jawab Iklim”, yang digelar 5 November 2025 dengan dua narasumber: Dinah Rida, KATA Indonesia dan Elsy Grazia, Yayasan PIKUL. Generasi muda menuntut pelibatan yang lebih tulus, bermakna dan strategis dalam kebijakan mengatasi krisis iklim di Indonesia (5/11).
=====
Generasi Z Tuntut Pelibatan Melampaui Simbolisme dan Formalitas dalam Mengatasi Krisis IklimGenerasi Z mendesak pelibatan yang tulus (genuine), bermakna dan strategis melampaui simbolisme dan formalitas yang selama ini berlangsung dalam ruang-ruang diskusi terkait krisis iklim. Pelibatan generasi muda mutlak dibutuhkan karena mereka yang akan menanggung konsekuensi jangka panjang dari krisis iklim.
Selain desakan atas pelibatan yang mendalam, Gen Z juga menuntut redistribusi kekuasaan dan akses serta pengakuan pemerintah terhadap kapasitas kolektif anak muda yang selama ini kerap dianggap sebelah mata.
Desakan itu tersampaikan dalam diskusi Ruang Publik KBR: “Generasi Z Menagih Tanggung Jawab Iklim” pada 5 November 2025. Diskusi yang disiarkan secara daring itu merupakan bagian dari Diskusi Dua-Mingguan Nexus Tiga Krisis Planet yang diinisiasi Justice Coalition for Our Planet (JustCOP).
===•
Lebih lanjut silakan unduh siaran pers dan foto di link berikut.
https://drive.google.com/drive/folders/1HUyA_jWloxzT2H_7dx190-EqKNal1OGwCaption Foto 1
Kapal terbakar akibat hantaman badai Seroja pada April 2021 di Lembata (Sumber: Ika)
Captio Foto 2
Puing- puing kapal yang terkena sapuan Siklon Seroja pada April 2021 di Kupang, NTT. (sumber foto: Yayasan Pikul)