Ia menyatakan, pemasaran Android di luar negeri seperti Singapuran
cukup menarik dibandingkan Indonesia. Karena, pasar Android sangat
jelas targetannya yaitu masyarakat yang suka utak atik teknologi. "Di
Indonesia untuk pasar Android masih agak ragu. Namun, lambat laun
pasti akan tumbuh," katanya.
Pada semeter akhir tahun ini untuk penjualan android, CSL hanya
menargetkan penjualan sekitar 5 ribu sampai 10 ribu unit android.
"Untuk harga indonesia akan lebih murah dibandingkan Singapura, karena
sambutan terhadap android belum terlalu bagus untuk Indonesia.
Masyarakat dalam negeri suka handset yang simple dan qwerty, " katanya
Ia menegaskan, untuk pasar low end pihaknya menargetkan pertumbuhan
100 persen setelah keluarnya handset yang harganya dibawah Rp 1
jutaan. "Untuk menggenjot pertumbuhan tersebut beberapa produk handset
low end, bundling dengan operator seluler lainnya," ujarnya tampa mau
menyebutkan jumlah penjualan produk dalam tahun 2009 lalu.
Edmundus mengaskan, service center CSL Indonesia sudah mempunyai
sekitar 30 service center yang tersebar hampir diseluruh ibu kota
provinsi. "Untuk wilayah timur penjulan handset low end paling tinggi
di Lombok, Surabaya dan Manado," katanya.
ALWAN RIDHA RAMDANI
http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2010/07/05/brk,20100705-261116,id.html
--
Salam,
Agus Hamonangan
http://groups.google.com/group/id-android
http://groups.google.com/group/id-gtug
Gtalk : agus.hamonangan
Follow : @agushamonangan
E-mail : id.an...@gmail.com