WTI: Asia Sasaran Ponsel Murah Android

1 view
Skip to first unread message

Agus Hamonangan

unread,
Jul 4, 2010, 6:37:36 PM7/4/10
to id-an...@googlegroups.com, id-andr...@googlegroups.com, medan-android, isat-a...@googlegroups.com, xlent-...@googlegroups.com
INILAH.COM, Jakarta - Persaingan smartphone akan semakin ketat. Google
mengumumkan rencananya untuk mendorong pengembang aplikasi dan
menempatan sistem operasinya pada ponsel berharga murah di Asia.

Google akan mendorong software mobile Android-nya di India dan China,
dan mencari cara agar pengembang bisa mendapat lebih banyak uang dari
aplikasi yang dibuatnya. Jika ini terjadi, jelas akan meningkatkan
suhu persaingan dengan Apple dan Nokia.

“Untuk menarik pemrogram terjun ke sistem operasi Android, Google akan
menawarkan alat-alat yang membantu mereka menjual secara langganan,
barang virtual, dan item lainnya,” kata Andy Rubin, wakil presiden
engineering Google dalam sebuah wawancara.

Perusahaan itu akan menempatkan sistem operasi Android pada ponsel
berharga murah yang dibuat Huawei Technologies dan LG Electronics
untuk Asia dan Eropa. Langkah itu bisa mengancam pemimpin pasar mobile
Nokia. “Peluang pasar akan turun bisa terjadi,” kata Rubin. “Ini
sebenarnya cukup revolusi.”

Android merupakan bagian dari strategi Google untuk menempatkan lebih
banyak perangkat lunak pada perangkat mobile, dan membuat jalan baru
untuk menjual iklan-sebagai sumber utama pendapatan.

Pasar iklan mobile secara total akan tumbuh hingga US$13,5 miliar di
2013 dari kurang dari US$1 miliar tahun lalu. Demikian diungkapkan
perusahaan riset Gartner di Stamford

Google yang berbasis di Mountain View California, masih tertinggal
dari Apple dalam aplikasi mobile. Pengguna Android hanya memiliki
pilihan sekitar 65.000 aplikasi, sepertiga dari lebih dari 200.000
program milik Apple.

Tapi Google mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pertumbuhan
Android. Pasar-pasar baru yang berkembang seperti Korea membantu
menaikkan jumlah pengguna perangkat Android yang mencapai 160.000
orang per hari sepanjang Juni, dari 100.000 pada Mei.

Enam puluh sembilan persen dari ponsel berbasis Android di kuartal
pertama dijual di Amerika Serikat. “Kami sedang di atas,” kata Rubin,
merujuk pada pola pertumbuhan Android.

Gartner memprediksikan bahwa Android akan melompati sistem operasi
Apple IOS, pada 2012 untuk menjadi sistem operasi paling populer kedua
di dunia di belakang sistem mobile yang didukung Nokia Symbian.

Google juga meningkatkan insentif untuk pengembang aplikasi. Google
mencari cara agar pemrogram mendapat lebih banyak uang dari perangkat
lunak mereka, seperti membuat lebih mudah menerima pembayaran dari
aplikasi yang dijual.

“Google juga membantu pembuat handset seperti Huawei di China dan LG
di Korea Selatan menawarkan smartphone berbasis Android lebih murah,”
tambah Rubin.

Huawei, adalah pembuat peralatan nirkabel terbesar untuk operator di
China, meluncurkan empat ponsel Android dan sebuah tablet berbasis
Android pada Februari.

Manufaktur yang lebih kecil di China yang membuat sekitar 10 persen
dari pasokan telepon global, juga mengadopsi Android dan memperbesar
pasar dengan perangkat dengan harga lebih rendah.

Banyak dari produsen ini mengandalkan MediaTek berbasis di Taiwan,
yang memasok chip ponsel ultra-murah yang dijual di Asia, Afrika, dan
Amerika Selatan. Perusahaan telah bergabung dengan Open Handset
Alliance, kelompok yang mempromosikan Android.

Perangkat MediaTek memungkinkan operator menjual handset hanya US$70,
kata Carolina Milanesi, analis di Gartner. Saat ini, operator menjual
Android sekitar US$ 200, sedangkan perangkat Symbian sekitar US$170.

Saat ponsel dengan harga lebih murah muncul di pasar, operator bahkan
bisa menawarkan perangkat pada konsumen secara gratis. Itu bisa
meningkatkan adopsi Android, khususnya di pasar negara berkembang
seperti India dan China. Adopsi itu akan memberikan kekuatan Android
pada Nokia.

Sebaliknya meskipun Nokia yang berbasis di Espoo Finlandia hanya
memegang sebagian kecil pasar AS, perusahaan itu adalah pembuat
telepon global yang terkemuka. “Saat Android berkembang, vendor utama
yang akan merasakan tekanan adalah Nokia,” kata Milanesi.

Menurut perusahaan konsultan ABI Research in Oyster Bay New York, pada
kuartal pertama, lebih dari 41% smartphone yang dikapalkan di seluruh
dunia didukung oleh Symbian, perangkat lunak yang digunakan pada
handset Nokia. Hampir 16% menggunakan sistem operasi Apple dan 10%
menjalankan Android,

Tapi Nokia mengatakan memiliki merek dan produk untuk mempertahankan
pangsa pasarnya di Eropa dan Asia. “Nokia telah mengembangkan solusi
yang relevan secara lokal yang terdiri dari ponsel terjangkau dan
aplikasi, dirancang dan dibangun dari awal untuk memenuhi kebutuhan
spesifik pelanggan di pasaran,” kata juru bicara Laurie Armstrong.
[mdr]

http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2010/07/04/641201/asia-sasaran-ponsel-murah-android/

--
Salam,


Agus Hamonangan

http://groups.google.com/group/id-android
http://groups.google.com/group/id-gtug
Gtalk : agus.hamonangan
Follow : @agushamonangan
E-mail : id.an...@gmail.com

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages