[masyarakat-Batam] Info Jual Rumah

1 view
Skip to first unread message

ahlul firdaus

unread,
Oct 17, 2017, 2:06:33 AM10/17/17
to masyarak...@googlegroups.com
[Info Jual Rumah]

*Dijual Rumah Simple Minimalist Murah*

Alamat: Perumahan Taman Cipta Asri Blok D17 Tembesi Sagulung Batam

*Sertifikat Hak Guna Bangunan*
Luas tanah: 72m2
Luas bangunan: 72 m2
Kamar tidur: 2
Kamar mandi: 1
Berapa lantai 1lt
Bangunan menghadap:  Utara
Sumber air: ATB
Bebas banjir: Ya

Harga : Rp. 235jt (nego)

Hubungi : 
Sms/telp: 081291254064 (Abu Zidan)
Wa: 081332230205

Selling point:
1. Lokasi strategis jalan utama, row jalan lebar dan mulus jalannya.
2. Hunian Asri, Aman, Nyaman, Lingkungan kondusif Dan bersahabat 
3. Dekat pusat belanja Indom*rt dan Alfam*rt, SDN, SMPN, SMUN, Masjid, lokasi wisata barelang.
4. Design Minimalist, elegant, sangat cocok buat home stay atau untuk usaha.

On Oct 16, 2017 7:30 AM, "Ibnu said" <wong.s...@gmail.com> wrote:

*Kisah dari SANA !!*

RIYADH, kota yg sangat berenergi yang luar biasa .. bagai magnit menarik manusia berasal dari Palestina, Bahrain, Jordan, Syiria, Pakistan, India, Srilanka Mesir, Afrika dan Saudi Arabia dst..  (juga saat itu konflik 'politik' di negara2 arab sdh mulai terasa panas .. perang sdh dimulai...)

Ammar Mustafa.  berkulit hitam bekerja di hotel ini. sudah sekian waktu ia tak terlihat disini.. di tengah terik matahari kota Riyadh...

-------

Amar datang ke kota Riyadh lima tahun lalu. Ia datang ke negeri ini nekad meninggalkan keluarganya di Sudan untuk mencari kehidupan yg lbh baik.. (Saudi Arabia memberikan free visa untuk negara negara Arab lainnya termasuk Sudan, bisa bebas mencari kerja disini asal punya pasport dan tiket).

Sayang, kehidupan memang tidak selamanya bersahabat. usaha dan Do’a Ammar untuk mendapat kehidupan yang lebih baik belum berpihak, ia bekerja berpindah pindah dengan gaji yang kecil, uangnya tidak sanggup untuk membayar apartemen hingga ia tinggal bersama teman temannya yg juga nasibnya sama. Ammar tetap gigih mencari pekerjaan agar bisa mengirim uang untuk keluarganya di Sudan.

Bulan pertama berlalu kering, bulan kedua semakin berat, bulan ketiga hingga tahun tahun berikutnya kepedihan tidak kunjung berakhir. Waktu bergeser lamban dan berat, telah lima tahun Ammar hidup telah berpindah pindah.

Bekerja dibawah tekanan terik matahari bagai belantara ketidakpastian akan menjerat siapa saja bagi yg *tidak mampu bersaing*.

Riyadh ibu kota Saudi Arabia, berjarak 7 jam dari Dubai, 10 Jam jarak tempuh dengan bis menuju Makkah.

hampir keseluruhan kota ini tidak ada pepohonan sangat panas... terlihat hanya pohon kurma.

Amar mau Pulang ke Sudan bukan pilihan terbaik, sudah melangkah ia harus membawa perubahan untuk kehidupan keluarganya disana, itu tekadnya... tetap tabah dan tidak lupa  diri akn keluarganya... Ia tetap mengirim sedikit uang, meski harus ditukar dengan lapar dan haus untuk raganya disini... Sering ia melewatkan harinya dengan puasa menahan dahaga dan lapar sambil terus melangkah, berikhtiar mencari suap demi suap nasi untuk keluarganya.

Ammar juga tetap manusia... di tahun kelima ia sdh tidak tahan lagi, memutuskan untuk pulang ke Sudan !!! tekadnya telah bulat untuk kembali berkumpul dengan keluarganya disana, entah apa resikonya...

Saat itu ia hanya memiliki sedikit uang tidak akn cukup untuk beli tiket pulang... mk dg terpaksa ia critakan keinginannya itu kepada teman2 terdekatnya...  diantara teman2nya urunan dan terkumpul sejumlah uang !!

Hari itu juga Ammar berpamitan dan pergi ke agen perjalanan di Olaya  Riyadh. ternyata semua penerbangan Riyadh-Sudan minggu ini susah didapat.

------

krn terjadi *konflik perang* di Libya, dan perang juga di negara2 sekitarnya (!!)

...  tiket hanya tersedia untuk kelas executive saja.

Akhirnya ia membeli tiket itu juga, (maunya cari tiket ekonomi shg masih ada sisa uang). tp tiket jadwal penerbangan minggu berikutnya.

Ammar kebingungan, tadi pagi sdh tidak sarapan , siang inipun belum ada celah untuk makan siang... Tapi baginya ini bukan hal pertama ...

Adzan dzuhur ...!! Ammar tergesa menuju masjid di pusat kota Riyadh. Ia mengikatkan tas kosongnya di pinggang, kemudian mengambil wudhu, membasahi wajahnya yang legam, mengusap rambutnya yang keriting dengan air, sambil minum sepuasnya.

..  shalat 2 rakaat, duduk menunggu mutawwa memulai shalat berjamaah.

*Hanya disaat shalat itulah dia merasakan kesejukan yg luar biasa*, Ia merasakan terlepas dari beban dunia ini.

Shalat telah selesai.

Ammar masih bingung kemana harus melangkah, sedangkan penerbangan masih seminggu lagi. lalu ia mbuka dan membaca mushaf Al Qur’an bibirnya mulai bergetar membaca taawudz dan terus membaca al Qur’an hingga adzan ashar, selepas maghrib ia masih di sana. Akhirnya Ammar memutuskan untuk tinggal dimasjid itu.

... seperti pagi itu, ia adalah diantra orang pertama yang terbangun di sudut kota... lalu mengumandangkan suara indahnya memanggil jiwa jiwa untuk shalat *adzan* dg suara khasnya... membangunkan seisi kota...  hingga ini bukan 'sebuah kebetulan' jika Prince (Putra Raja Saudi) juga terpanggil untuk shalat subuh berjamaah.

ia Adzan disetiap pagi subuh, selama  sepekan di Riyadh sambil menunggu jadawl penerbangan pulang.

-------

Di tiket tertulis jadwal penerbangan ke Sudan jam 05:23am, artinya ia harus sudah ada di bandara jam 3 pagi, 2 jam sebelumnya. Ammar bangun lebih awal dan pamit kepada pengelola masjid, untuk menuju bandara King Abdul Aziz Riyadh.

Amar duduk merenung diruang tunggu bandara, ia tidak tau harus berbuat apa stelah bertemu dg kluarganya nanti !! kecemasan mulai menghantui dirinya, padahal lima tahun ia terus bekerja keras. Namun ia memahami, *inilah kehidupan dan dunia hanyalah persinggahan sementara* tpi ia tidak pernah   mengeluh.

... speaker📢 bandara terdengar suara memanggil namanya... Belum hilang rasa terkejutnya, tiba2 datang sekelompok orang berbadan tegap menghampirinya. Mereka membawa Ammar ke mobil tanpa basa basi, mereka hanya berkata “Prince memanggilmu”. Ammar semakin bingung gelisah. ?? apa salah saya !!!.

------

Kerajaan Saudi memiliki banyak Prince dan Princess (Putra dan Putri Kerajaan) , mereka tersebar diseluruh jazirah Arab ini dan tinggal di istana masing masing.

Ammar tiba di istana dan Prince menyambutnya dengan ramah sambil menanyakan mengapa Ammar tadi pagi tidak adzan subuh di masjid !!. ... mulai bercerita bahwa sudah lima tahun bekerja di kota Riyadh tapi tak pernah mendapatkan kesempatan kerja yang tetap serta gaji yang cukup untuk menghidupi keluarganya di Sudan.

Prince mengangguk nganguk dan bertanya:

“Berapakah gajimu dalam satu bulan?”

Amar kebingungan, karena gaji yang ia terima tidak pernah tetap. Bahkan sering ia tidak punya gaji berbulan bulan. Prince memakluminya, lalu beliau bertanya lagi:

“Berapa gaji paling besar dalam sebulan yang pernah kamu terima ?”

Dahi Ammar berkerut mengingat ngingat kembali catatan hitamnya selama lima tahun ini. lalu berkata; “Alhamdulilah, SR 1.400 “, jawab Ammar.

Prince langsung memerintahkan bendahara untuk menghitung 1.400 Real dikali dengan 5 tahun (60 bulan) dan hasilnya adalah 84 Ribu Real !!

Lalu Prince menyerahkan uang tersebut kepada Ammar.

Tubuh Amar gemetar melihat keajaiban ⚡⚡ dihadapannya, Prince menghampiri dan memeluknya seraya berkata:

“Aku tahu cerita tentang keluargamu yang menantimu di Sudan. Pulanglah temui keluargamu dengan uang ini, dan kembalilah. Saya siapkan tiket untuk kamu dan keluargamu kembali ke kota Riyadh ini ... Jadilah Bilal di masjidku dan hiduplah bersama kami di Palace ini. saya sangat menanti dan menunggu suara panggilan illahi yg kamu alunkan disini lagi.. “

Ammar tak dapat menahan air matanya, ia bukan terharu karena menerima sejumlah uang walau uang itu sangat besar artinya bagi dirinya... ia menangis karena keyakinannya selama ini benar, *Allah sungguh sungguh memperhatikan hambanya* ...

perubahan dalam sekejap, lima tahun terasa tidak lama. tapi, *nothing imposible for Allah*, tidak ada yang tidak mungkin jika Allah berkehendak.

-----

Ini (infonya) kisah nyata Ammar sdh berada di kota Riyadh kembali, hidup cukup dilingkungan istana milik Prince. menjabat sebagai Muadzin di Masjid Prince Saudi Arabia di pusat kota Riyadh.


Virus-free. www.avast.com

--
Jika bermanfaat sebarkan email ini ke rekan-rekan kita.
 
dan jangan lupa.
 
Ajak kerabat,sahabat dan semua kenalan untuk bergabung ke millist masyarakat batam dengan cara
kirim email kosong ke
masyarakat-batam+subscribe@googlegroups.com
---
You received this message because you are subscribed to the Google Groups "masyarakat batam" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email to masyarakat-batam+unsubscribe@googlegroups.com.
Visit this group at https://groups.google.com/group/masyarakat-batam.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.

IMG-20171010-WA0018.jpg
received_10208235209037457.jpeg
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages