Ass.Wr.Wb,
Sahabat MI-114, berikut beberapa catatan hasil perjalanan MI-114 dalam 3 bulan terakhir.
SAHABAT MAJELIS
1. adamz.muslim
2. ahmadsudibyo7
3. amir.machmudin
4. arizchardnadhi
5. david_a_sagita
6. denny_bisen
7. djadheema
8. don_baren
9. endry.taft
10. heytantra
11. leo.kemenpera
12. luwi_adi
13. nauval_ammary
14. nurwanto.wap
15. raidho82
16. rifputranto
17. rifqiakhmad
18. rossi_dwi22
19. snyd_boy
20. zaki.zayadi
PROSES DAN HASIL
1. Sudah memuat 37 topik di milis.
2. Sudah mengikuti Dialog Kepemudaan, 13 oktober 2012 di Aula Buya Hamka, Al-Azhar.
3. Sudah mengikuti Ceramah Prof. Quraish Shihab, pada tanggal 16 Oktober di Kemenpera.
4. Sudah mencreate facebook dengan total 23 teman dari berbagai Instansi dan Kementerian.
5. Sudah mempublikasikan 2 newsletter.
6. Sudah menyusun draf Anggaran Dasar MI-114.
7. Sedang menyusun rancangan website.
8. Sedang menyusun rancangan logo MI-114.
RENCANA
Pertemuan hari Jum’at, 2 November 2012 di Masjid Al-Mu’minun.
Sahabat MI-114, sebagai reminder, Insyaallah pada saat pertemuan besok, agar jangan lupa membawa (print) draf Anggaran Dasar MI-114 dan bahan masukan terkait konten website, agenda pertemuan rutin, kumpulan berita artikel yang memuat persoalan-persoalan strategis keilmuan dan pembangunan, maupun tulisan tentang keilmuan (Aqidah, Ibadah, Akhlaq atau topik yang lain yang dinilai strategis) termasuk jika ada usulan rancangan logo MI-114.
Insyaallah hari ini kita lebih baik dari kemarin, dan besok kita bisa lebih baik dari hari ini.
Walhamdu lillahi rabbil alamin.
Syukran Katsiran.
Wass,
Salam ShemangatzZz,
Lihat semua topik:
https://groups.google.com/forum/#!forum/majelis-ilmu-114
Tambah Sahabat dengan mengirimkan email ke:
Ass.Wr.Wb,
Sahabat MI-114, Alhamdulillah pada hari Selasa, 10 Rabiul Awal 1434H / 22 Januari 2013 pertemuan silaturahim yang dihadiri oleh Pak Sunaryadi, Pak Aris, Pak Zaki, Pak Denny, dan Pak Nauval telah membahas beberapa hal yang hasilnya adalah sebagai berikut:
1. Buletin MI-114 Edisi 5:
Usulan Topik untuk Buletin MI-114 Edisi 5 yaitu pembahasan mengenai Maulid Nabi Muhammad SAW, Akhlak dan Sifat Teladan Rasulullah SAW, Hikmah dibalik bencana, serta nilai sosial. Sahabat yang mempunyai usulan lain dan/atau bahan tulisan dapat disampaikan dalam milis ini.
2. Struktur Penggerak MI-114:
a. Alhamdulillah telah ditetapkan Pak Zaki sebagai Bendahara MI-114. Mulai saat ini Sahabat MI-114 dapat menyalurkan infaq untuk publikasi Buletin MI-114 dan pengembangan Majelis lainnya kepada Bendahara MI-114. SOP pengelolaan keuangan MI-114 dapat kita bahas lebih lanjut.
b. Mohon usulan nama dari sahabat MI-114 untuk pemilihan:
1) Dewan Syura Majelis Ilmu 114.
2) Penasihat Majelis Ilmu 114.
3) Imam Majelis Ilmu 114.
4) Sekretaris Majelis Ilmu 114.
c. Pak Sunaryadi mengusulkan 2 nama untuk masuk kedalam struktur tersebut:
1) Pak Aris.
2) Pak Nauval.
d. Terlampir dalam kiriman ini Draf Anggaran Dasar MI-114 yang didalamnya tercantum deskripsi mengenai Struktur Penggerak MI-114.
3. Rencana Pengembangan Majelis:
MUHASABAH:
Beberapa perkembangan kita dari bulan Ramadhan 1433H s.d Rabiul Awal 1434H adalah sebagai berikut:
A. Anggota milis MI-114:
Total 22 sahabat MI-114, nama dalam alamat emailnya sebagai berikut:
B. Sudah ada 50 topik dan lebih dari 150 kiriman/pos/email dalam milis MI-114.
C. Sudah terpublikasi 4 edisi Buletin MI-114 .
D. Sudah terlaksana pertemuan (silaturahim rutin) MI-114 lebih dari 5 pertemuan.
E. Sudah terbentuk blog MI-114. Sudah dipublish 11 tulisan/bahan.
F. Sudah mengikuti 2 kegiatan eksternal.
G. Sudah tersusun draf Anggaran Dasar MI-114.
H. Sudah terpilih Bendahara MI-114.
I. Sudah menjalin silaturahim dengan Lumbung Amal Shalih (LASH) program yayasan milik Pak Budi.
J. Sudah mencoba mengontak (dalam rangka silaturahim) dengan YISC Al-Azhar dan pengurus web Masjid Istiqlal.
K. Sedang merancang website MI-114 (Navigasi).
Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al Mujaadilah (58) Ayat 11).
InsyaAllah besok kita bisa lebih baik dari hari ini.
Walhamdulillahi Rabbil Alamin.
Wass.Wr.Wb,
MI-114
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Majelis Ilmu 114" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke majelis-ilmu-114+berhenti berlan...@googlegroups.com .
| Setuju | 4 | 100% |
| Tidak Setuju | 0 | 0% |
| Mingguan | 0 | 0% |
| Bulanan | 4 | 100% |
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Majelis Ilmu 114" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke majelis-ilmu-114+berhenti berlan...@googlegroups.com .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
ISLAM DAN MUSLIM
1. RUKUN ISLAM
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/03/01/islam-dan-muslim-rukun-islam/
2. MENGUCAP SALAM
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/03/04/islam-dan-muslim-mengucap-salam/
3. TERUS MENJADI LEBIH BAIK
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/03/08/islam-dan-muslim-terus-menjadi-lebih-baik/
4. MENJAGA LISAN DAN TANGAN
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/03/09/islam-dan-muslim-menjaga-perbuatan-dan-lisan/
5. NASEHAT
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/03/17/islam-dan-muslim-nasehat/
6. TUGAS RASULULLAH SAW
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/04/07/islam-dan-muslim-tugas-rasulullah/
7. SALING MENJAGA
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/04/09/islam-dan-muslim-saling-menjaga/
8. KONSISTEN DALAM IBADAH
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/04/26/islam-dan-muslim-konsisten-dalam-ibadah/
9. UTAMAKAN MANFAAT
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/04/29/islam-dan-muslim-utamakan-manfaat/
10. HUBUNGAN SESAMA MUSLIM
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/05/07/islam-dan-muslim-hubungan-sesama-muslim/
IMAN DAN MUKMIN
11. MALU
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/05/25/iman-dan-mukmin-malu/
12. BERSAUDARA
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/06/02/iman-dan-mukmin-bersaudara/
13. MERASAKAN MANISNYA IMAN
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/06/22/iman-dan-mukmin-merasakan-manisnya-iman/
14. SHALAT PADA LAILATUL QADAR
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/06/22/iman-dan-mukmin-shalat-pada-lailatul-qadar/
15. MENJAGA SIKAP TERHADAP TETANGGA DAN TAMU
16. MALU SEBAGIAN DARI IMAN
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/11/09/iman-dan-mukmin-malu-sebagian-dari-iman/
17. JANGAN DIAM MELIHAT KEMUNKARAN
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/11/09/iman-dan-mukmin-jangan-diam-melihat-kemunkaran/
18. MEREKA YANG INSYAALLAH BEBAS DARI NERAKA
19. MUKMIN YANG LEBIH DICINTAI ALLAH SWT
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/11/10/iman-dan-mukmin-mukmin-yang-lebih-dicintai-allah-swt/
20. JAGA AMANAH DAN TEPATI JANJI
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/11/10/iman-dan-mukmin-jaga-amanah-dan-tepati-janji/
Kajian Ulumuddin
Setiap Hari Rabu dan Jum’at, jam 17.00 s.d Maghrib WIB di Masjid Al-Mukminun.
Buletin MI-114
Edisi 1 – Saatnya Jadikan Shalat Kita “Berkelas”.
Edisi 2 – Mari Sehatkan Metabolisme Harta Kita.
Edisi 3 – Sinkronkan Syahadatain Dalam Hati, Lisan dan Perbuatan Kita.
Edisi 4 – Cinta Dunia dan Takut Mati.
Edisi 5 – Teladan Umat Akhir Zaman.
Edisi 6 – Menghidupkan Majelis Ilmu.
Kumpulan Hadits MI-114
Edisi 1 dan 2 tentang Islam dan Muslim.
Edisi 3 dan 4 tentang Iman dan Mukmin.
Edisi 5 dan 9 tentang Ketetapan Allah, Pahala dan Dosa.
Edisi 6, 7 dan 8 tentang Ibadah Ramadhan.
Edisi 10 dan 12 tentang Taqwa.
Edisi 11 tentang Qurban dan Idul Adha.
Milis
https://groups.google.com/forum/#!forum/majelis-ilmu-114
40 Sahabat.
https://www.facebook.com/majelis.ilmu.14
125 teman.
* * *
KETETAPAN ALLAH, PAHALA DAN DOSA
21. RIZIKI, AJAL, AMAL DAN NASIB
22. BANGKRUT
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/11/17/ketetapan-allah-pahala-dan-dosa-bangkrut/
23. 7 DOSA MENUJU KEBINASAAN
24. 3 DOSA PALING BESAR
http://majelisilmu114.wordpress.com/2013/11/24/ketetapan-allah-pahal-dan-dosa-3-dosa-paling-besar/
25. SIKSA KARENA DOSA KECIL
26. HUKUMAN DAN AMPUNAN
https://majelisilmu114.wordpress.com/2013/11/29/ketetapan-allah-pahala-dan-dosa-hukuman-dan-ampunan/
27. KETETAPAN ALLAH SWT DAN USAHA MANUSIA
28. BERBAKTILAH KEPADA ORANGTUA
29. JANGAN MENUNDA-NUNDA SHADAQAH
30. KEBAIKAN DAN KEBURUKAN
* * *
TELADAN UMAT AKHIR ZAMAN
Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.
(QS. Al Ahzab (33) Ayat 21).
Allah swt berfirman: Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. Al Ahzab (33) Ayat 40).
Sudah selayaknya bagi umat Islam, umat akhir zaman untuk menjadikan Rasulullah saw, Rasul penutup para Nabi, sebagai idola dan teladan nomor wahid dalam hidupnya, bukan yang lain. Nabi Muhammad saw, teladan umat manusia akhir zaman, adalah manusia pilihan yang segala alur kehidupannya dari sebelum dilahirkan sampai wafatnya telah diatur oleh Allah swt dengan begitu indah dan penuh rahmat.
Prof. Quraish Shihab menyampaikan bahwa para ulama meyakini pemilihan hal-hal tertentu berkaitan dengan Rasulullah bukanlah kebetulan. Misalnya bulan lahir, hijrah, dan wafatnya pada bulan Rabi'ul Awal (musim bunga). Nama beliau Muhammad (yang terpuji), ayahnya Abdullah (hamba Allah), ibunya Aminah (yang memberi rasa aman), kakeknya yang bergelar Abdul Muththalib bernama Syaibah (orang tua yang bijaksana), sedangkan yang membantu ibunya melahirkan bernama Asy-Syifa' (yang sempurna dan sehat), serta yang menyusukannya adalah Halimah As-Sa'diyah (yang lapang dada dan mujur). Semua nama-nama tersebut mengisyaratkan keistimewaan berkaitan dengan kepribadian Nabi Muhammad Saw.
Beliau memiliki sifat dan akhlak yang sangat mulia, dikagumi tidak hanya di hati seorang Muslim tetapi juga oleh dunia. Maka tidak mengherankan jika seorang Michael Hart yang non Muslim pun menempatkan Nabi Muhammad saw sebagai tokoh nomor 1 yang paling disanjung di dunia dalam bukunya yang berjudul “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History“.
SHIDDIQ
Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya.
(QS. An Najm (53) ayat 3-4).
Shiddiq artinya benar. Setiap perkataan Rasulullah saw adalah benar sebagaimana hati dan perbuatannya, yang terlindung dalam tuntunan wahyu dari Allah swt.
Sungguh manusia akhir zaman yang mengaku Islam sepatutnya malu dan perlu segera berbenah diri apabila masih merasa biasa-biasa saja dan tidak gelisah ketika melihat kebohongan, apalagi sampai ikut turut serta berkecimpung dalam perbuatan dusta dan fitnah.
Harta, jabatan, dan hawa nafsu seringkali telah menggelincirkan lidah kita untuk mencicipi ajaran syaitan, berlaku curang, menghalalkan dusta dan fitnah untuk meraup kuntungan dunia.
Allah swt berfirman:
Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat ? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tiada kamu kerjakan.
(QS. Ash Shaff (61) ayat 2-3).
Berkata benar akan membawa keberkahan. Jika keberkahan itu tidak kunjung tiba di dunia, maka yakinlah bahwa ia akan melindungi kita di yaumul akhir nanti. Sesungguhnya berkata benar yang membuat murka manusia adalah jauh lebih baik daripada berkata dusta yang mengundang kemurkaan Allah swt.
Allah swt berfirman:
Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. (QS. Al Ahzab (33) ayat 70-71).
Jika saat ini umat Islam memiliki jumlah yang besar di bumi Allah swt, namun tidak juga mendapat kemenangan yang besar di dunia ini, maka mungkin ada baiknya bagi kita untuk renungkan kembali ayat tersebut. Apakah kita sudah memenuhi seruan itu ?
AMANAH
Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.
(QS. An –nisaa (4) Ayat 58).
Amanah artinya benar-benar bisa dipercaya. Nabi Muhammad SAW diberi gelar “Al Amin”, oleh penduduk Mekkah, yang artinya terpercaya, jauh sebelum beliau diangkat jadi Nabi. Rasulullah saw menerima tugas untuk menjadi manusia teladan bagi umat manusia akhir zaman dengan penuh tanggung jawab. Tidak jarang hati beliau sedih apabila melihat orang-orang yang telah diberi peringatan tetap bertahan dalam kedurhakaannya kepada Allah swt dan Syariat Islam.
Allah swt berfirman:
Jika mereka tetap berpaling, maka sesungguhnya kewajiban yang dibebankan atasmu (Muhammad) hanyalah menyampaikan (amanat Allah) dengan terang. (QS. An - Nahl (16) Ayat 82).
Bagi kita umat Islam yang dalam sehari lebih dari 5 kali mengucap syahadat, sangatlah tidak layak untuk melalaikan amanah dan kewajiban kita sebagai muslim. Kelalaian itu dapat berupa meninggalkan Shalat, berlaku kikir dalam zakat, bolos puasa Ramadhan, enggan untuk menunaikan ibadah Haji padahal sudah mampu, dan melakukan perbuatan keji dan munkar dalam kondisi sadar dan sengaja.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui. (QS. Al - Anfaal (8) Ayat 27).
Setiap umat Islam telah diberi amanah untuk menjadi khalifah di bumi membawa nama baik Islam dalam menjalani kehidupan. Namun tidak sedikit stigma buruk pada akhirnya ditujukan kepada Dinul Islam hanya karena ada segelintir manusia yang ber-KTP Islam melakukan tindakan keji dan munkar. Segera benahi hal tersebut sesuai dengan kapasitas kita, sebelum terlambat, sebelum umur kita tamat, sebelum kiamat.
TABLIGH
Hai Rasul, sampaikanlah apa yang di turunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.
(QS. Al - Maidah (5) Ayat 67).
Tabligh artinya menyampaikan. Semua firman Allah swt yang diwahyukan untuk umat, disampaikan oleh Rasulullah saw secara benar dan jelas, tidak ada satupun yang disembunyikan meskipun itu teguran untuk Nabi.
Dalam riwayat at-Tirmidzi dan al-Hakim yang bersumber dari ‘Aisyah diceritakan bahwa telah turun firman Allah swt yaitu Al-Qur’an Surah ‘Abasa (80) ayat 1-16 yang disampaikan berkenaan dengan seorang bernama Ibnu Ummi Maktum yang buta yang datang kepada Rasulullah saw. sambil berkata: “Berilah petunjuk kepadaku ya Rasulullah.” Pada waktu itu Rasulullah saw. sedang menghadapi para pembesar kaum musyrikin Quraisy, sehingga Rasulullah berpaling daripadanya dan tetap mengahadapi pembesar-pembesar Quraisy.
Ummi Maktum berkata: “Apakah yang saya katakan ini mengganggu tuan?” Rasulullah menjawab: “Tidak.” Maka kemudian turunlah ayat-ayat tersebut sebagai teguran atas perbuatan Rasulullah saw. Meskipun ayat tersebut adalah ayat terguran kepada Nabi, tetapi Rasululllah saw tetap menyampaikannya dengan benar. Marilah kita amalkan sifat tabligh ini, menyampaikan Islam dengan sebenar-benarnya.
Jika hanya untuk suatu produk, urusan dunia dan kampanye dunia, jutaan rupiah dikeluarkan untuk diiklankan berkali-kali, beragam orang dilibatkan, tidak kenal tua muda, semua turut terlibat dengan gencar berusaha menyiarkan urusannya. Maka sudah barang tentu untuk dakwah Islam, meskipun sulit, meskipun berat, kita perlu menyampaikannya dengan penuh kesungguhan, lebih dari kesungguhan kita dalam urusan dunia.
Dari Abdullah bin Amr ra., Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari).
FATHANAH
Demi bintang ketika terbenam, kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru, dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya), yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat, Yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli.
(QS. An - Najm (53) Ayat 1-6).
Fathonah artinya Cerdas. Menyampaikan 6 ribuan ayat Al Qur’an lalu kemudian menjelaskannya dalam ribuan hadits jelas membutuhkan kecerdasan yang luar biasa. Selain memenuhi kualifikasi tersebut, Rasulullah juga mampu menjelaskan syariat Islam kepada umat jahiliyah, yang bodoh dan keras kepala. Berhadapan dengan para ahli kitab, orang kafir, zalim, fasik, dan musyrik yang perilakunya kasar.
Beliau telah terbukti mampu menuntun ummatnya sehingga terjadilah revolusi besar dari bangsa Arab yang bodoh dan terpecah-belah serta saling bermusuhan antar suku, menjadi satu bangsa besar yang berakhlak baik. Islam pada zaman itu telah membentang dari Spanyol dan Portugis di Barat hingga ke India Barat.
Umat Islam selayaknya bersemangat dalam mempelajari Al-Qur’an, bersemangat dalam mengkaji hadist-hadist Rasulullah saw, dan bersemangat dalam mengembangkan ilmu syariat Islam. Inilah umat yang akan mewarisi kemenangan di dunia dan akhirath. Bahkan di zaman perang dahulu, umat Islam tetap diarahkan untuk terus belajar.
Allah swt berfirman:
Tidak sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya.
(QS. At- Taubah (9) Ayat 122).
BERKASIH SAYANG
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka.
(QS. Al Fath (48) Ayat 29).
Menghargai dan memudahkan orang lain adalah salah satu akhlaq Rasulullah saw yang perlu diteladani oleh umat di akhir zaman ini. Diceritakan bahwa suatu ketika ada sahabat yang terlambat datang ke Majelis Nabi. Tempat sudah penuh sesak. Ia minta izin untuk mendapat tempat, namun sahabat yang lain tak ada yang mau memberinya tempat. Di tengah kebingungannya, Rasul memanggilnya. Rasul memintanya duduk di dekatnya.
Tidak cukup dengan itu, Rasul pun melipat sorbannya lalu diberikan kepada sahabat tersebut untuk dijadikan alas tempat duduk. Sahabat tersebut dengan berlinangan air mata, menerima sorban tersebut namun tidak menjadikannya alas duduk akan tetapi mencium sorban Nabi. Begitulah akhlak Nabi, sebagai pemimpin umat Beliau selalu mengasihi dan melayani umatnya.
Allah swt berfirman:
Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majelis", maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(QS. Al - Mujadilah (58) Ayat 11).
Asbabun Nuzul QS. Al-Mujadalah ayat 11 ini, diriwayatkan oleh Ibn Abi Hatim dari Muqatil bin Hibban, ia mengatakan bahwa pada suatu hari yaitu hari Jum’at, Rasulullah Saw berada di Shuffah mengadakan majelis.
Beberapa sahabat yang berjuang dalam perang Badar terlambat datang, diantaranya adalah Tsabit bin Qais, sehingga mereka berdiri diluar ruangan. Mereka mengucapkan salam lalu Nabi saw dan orang-orang yang terlebih dahulu datang menjawabnya.
Para pejuang Badar itu tetap berdiri, menunggu tempat yang disediakan bagi mereka tetapi tak ada yang memperdulikannya. Melihat keadaan tersebut, Rasulullah saw kemudian meminta kepada orang-orang di sekitarnya untuk berdiri. Diantara mereka ada yang berdiri tetapi rasa keengganan nampak di wajah mereka. Maka orang-orang munafik dengan maksud mencela Nabi, mengatakan “Demi Tuhan, Muhammad tidak adil, ada orang yang lebih dahulu datang dengan maksud agar bisa duduk di dekatnya, tetapi disuruh berdiri untuk diberikan kepada orang yang terlambat datang”. Lalu turunlah ayat ini.
Dari Anas ra., Rasulullah SAW bersabda: "Tiga hal, barangsiapa memilikinya maka ia akan merasakan manisnya iman. (yaitu) menjadikan Allah dan Rasul-Nya lebih dicintai dari selainnya, mencintai seseorang semata-mata karena Allah, dan benci kembali kepada kekufuran sebagaimana bencinya ia jika dilempar ke dalam api neraka." (HR. Bukhari).
Dalam kehidupan kita dewasa ini, tidak jarang kita akan bertemu dengan orang-orang yang mengaku teman, mengaku sahabat, yang mengaku seaqidah dengan kita, namun hatinya selalu diselimuti oleh perasaan iri hati dan dengki. Perilakunya jauh dari berkasih sayang, dan sangat sibuk untuk meng”kafir”kan saudaranya sendiri. Inilah kekufuran orang-orang yang jauh dari teladan Rasulullah saw.
Dari Abi Musa radhiyallaahu anhu, ada yang bertanya, 'Ya Rasulullah, bagaimanakah Islam yang paling utama?' Rasulullah menjawab: 'Seorang muslim yang menyelamatkan kaum muslimin dari lisan dan tangannya.'. (HR. Bukhari).
Allah swt berfirman, “Dan dia termasuk orang-orang yang beriman dan saling berpesan untuk bersabar dan saling berpesan untuk berkasih sayang. Mereka (orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan kanan.”.
(QS. Al - Balad (90) Ayat 17-18).
***
--
Budi Winarno
S-1 FMIPA ITB jurusan Kimia...lulus th 1988
S-2 MM UHAMKA lulus tg 2019
Thn 1991 pernah mengikuti training di Denmark bidang manajemen air minum.
Sekarang di Bidang Bina Penataan Prasarana
DEPUTI BIDANG PENGEMBANGAN KAWASAN.
--
Asww pak Budi mari kita makmurkan majelis ini Insya Alloh kita akan di makmurkan Alloh swt. Tetap semangat n maju terus sahabat muda. Salam
Assalammu’alaikum Warahmatullahi Wabarakahtuh,
Sahabat Majelis, berikut ini beberapa informasi mengenai hal-hal yang telah dibahas dalam pertemuan rutin Majelis pada hari Rabu, 30 April 2014:
PERTAMA,
InsyaAllah pada hari Sabtu, 10 Mei 2014 akan dilaksanakan pembelian keperluan kegiatan Silaturahim MI-114 bersama Anak Yatim yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 31 Mei 2014 di Kota Bekasi dan sekaligus penyaluran infaq dari Sahabat Majelis Singapore kepada Mustahiq (Ibu-Ibu Fakir Miskin).
Para Sahabat Majelis yang ingin ikut serta dalam kegiatan tersebut, harap memberikan konfirmasi melalui milis ini dan dapat berkumpul di Blok M Square pada hari Sabtu, 10 Mei 2014, jam 10.00 WIB.
KEDUA,
Alhamdulillah dari dana Baitul Mal Majelis, telah dibeli 5 Kitab Tafsir Al-Qur’an, Ibnu Katsir, sehingga sekarang Majelis Ilmu telah memiliki Kitab Tafsir Al-Qur’an, Ibnu Katsir yang lengkap 30 Juz.
KETIGA,
Baitul Mal Majelis telah memberikan pinjaman dana kepada salah satu Sahabat Majelis yang sangat membutuhkan. Mohon do’a-kan InsyaAllah dana pinjaman tersebut bermanfaat, baraqah dan dapat dikembalikan kepada Baitul Mal Majelis sesuai dengan waktu yang dijanjikan yaitu tanggal 15 Mei 2014.
KEEMPAT,
Dalam rangka pengembangan Majelis khususnya dalam hal Silaturahim, terdapat dua produk yang akan dikembangkan Majelis yaitu Kartu Nama dan leaflet selamat hari lahir.