Jakarta - Habib Munzir Almusawa (40) meninggal dunia
sore tadi di RSCM Kencana, Jakarta Pusat. Dia meninggalkan Majelis
Rasulullah, kelompok dzikir yang sudah dibesarkannya selama hampir 15
tahun. Bagaimana perjalanan hidup sang habib?
Dalam situs resmi
majelis Rasulullah, tercatat perjalanan Habib Munzir sejak merintis
majelis Rasulullah. Termasuk juga beberapa catatan biografi pria yang
lahir di Cipanas, Jawa Barat, 23 Februari 1973 itu.
Habib Munzir
adalah anak keempat dari empat bersaudara dari pasangan Fuad bin
Abdurrahman Al-Musawa dan Rahmah binti Hasyim Al-Musawa. Ia mulai
mendalami Ilmu Syariah Islam di Ma’had Assaqafah Al Habib Abdurrahman
Assegaf di Bukit Duri Jakarta Selatan, lalu mengambil kursus bahasa arab
di LPBA Assalafy Jakarta Timur.
Ia memperdalam lagi Ilmu
Syari’ah Islamiyah di Ma’had Al Khairat, Bekasi Timur, yang dipimpin
oleh Habib Naqib bin Muhammad bin Syehk Abu Bakar bin Salim. Setelah
itu, Habib Munzir menimba ilmu di pesantren Habib Umar bin Muhammad bin
Salim bin Hafidz bin Syech Abubakar bin Salim di Tarim Hadhramaut Yaman
pada tahun 1994 untuk mendalami bidang syari'ah 4 tahun.
Kembali
dari Yaman, Habib Munzir kembali ke Jakarta memulai berdakwah pada tahun
1998. Setelah berjalan kurang lebih enam bulan, Habib Munzir memulai
membuka majelis setiap malam Selasa.
Setelah jamaahnya semakin
padat, Munzir lalu memusatkan pengajiannya di Masjid Raya Almunawar
Pancoran, Jasel. Hingga kini, anggotanya mencapai jutaan orang. Dia juga
sering muncul di televisi.
Tak heran, Presiden SBY dan sejumlah
pejabat lain cukup dekat dengan Habib Munzir. Dalam sejumlah peringatan
Isra Mi'raj atau Maulid Nabi Muhammad SAW, para pejabat kerap hadir di
acara majelis Rasulullah.
BKMT
http://www.bkmtpusat.org/index.php?option=com_content&view=article&id=49&Itemid=54
Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) berdiri tanggal 1 Januari 1981 di Jakarta. Organisasi ini lahir dari kesepakatan lebih dari 735 Majelis Taklim yang ada di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Organisasi BKMT telah berkembang di seluruh wilayah Indonesia. Cakupan perkembangan anggotanya mencapai ribuan majelis taklim dengan meliputi jutaan orang jamaah yang tersebar di 33 propinsi.
BKMT juga telah mengembangkan beberapa organisasi otonom bawahnya yang bergerak di bidang pemberdayaan ekonomi. Dalam hal ini BKMT telah melahirkan organisasi perhimpunan usaha wanita (PUSPITA) BKMT dan mempunyai sekitar 400 buah Koperasi Jamaah (KOMAH) BKMT. Koperasi-koperasi ini bernaung di bawah induk Koperasi Jamaah (IKOMAH) BKMT.
Secara umum ada beberapa kondisi yang melatar belakangi pembentuk dan pengembangan BKMT. Keadaan-keadaan tersebut adalah:
1. Masih adanya isi materi dan bobot penyampaian pidato atau tabliq yang kurang menarik, kurang memperhatikan relevansinya dengan masalah aktual atau kebutuhan lingkungan.
2. Pengelolaan Majelis taklim tanpa perencanaan yang matang.
3. Kemampuan individual kaum mubaligh belum mendukung keterlibatannya dengan pemecahan masalah masyarakat, terutama dalam penguasaan ilmu pegnetahuan umum.
4. Pengelolaan Majelis taklim tanpa perencanaan yang matang
5. Kemampuan individual kaum mubaligh belum mendukung keterlibatannya dengan pemecahan masalah masyarakat, terutama dalam penguasaan ilmu pengetahuan umum.
6. Daya analisa terhadap keadaan dan kemampuan memecahkan masalah masih lemah, apa adanya, belum sistematik.
7. Kurang adanya perhatian terhadap masalah kemasyarakatan, keterbelakangan ummat, kebodohan, kemiskinan dan ketidak adilan sosial.
8. Wawasan berorganisasi untuk bekerja sama masih belum menjadi kesadaran umum. Berorganisasi baru diartikan sebagai tempat berkumpul, bukan bekerjasama untuk kepentingan bersama.
9. Kegiatan Majelis taklim masih sangat tergantung gagasan dan aktifitas pengurus atau gurunya
10. Wawasan tentang masa depan, kehidupan sosial ekonomi, lingkungan, kesejahteraan bahkan pemikiran keagamaan juga belum menjadi perhatian kebanyakan dari mereka.
Meningkatkan kualitas pemahaman dan amalan keagamaan setiap pribadi muslim Indonesia yang mengacu pada keseimbangan antara Iman dan takwa dengan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sedang tujuan khusus BKMT adalah meningkatkan kemampuan dan perananan Majelis Taklim dalam meningkatkan syiar Islam dan kecerdasan ummat.
PROGRAM KEGIATAN
Sesuai dengan latar belakang keadaan majelis taklim di atas, maka program-program BKMT diarahkan pada peningkatan kemampuan ustadzah/mubalighot dalam meningkatkan kualitas majelis taklim.
Secara sistematis program-program kegiatan tersebut dapat dipaparkan sebagai berikut:
1. Program latihan untuk peningkatan mutu mubaligh. Meliputi latihan pidato, kepemimpinan dan metode pendidikan.
2. Program lokakarya untuk meningkatkan keterampilan. Meliputi penyusunan pidato, perencanaan dakwah dan administrasi keuangan majelis taklim tersebut.
3. Program Latihan dakwah untuk menyebarluaskan Islam dan pemberdayaan ekonomi dengan tabungan TAS BKMT
4. Program seminar untuk memperluas wawasan. Meliputi seminar peranan wania, kanker, dan seminar ekonomi.
5. Program kontak ilmu untuk memperluas pengetahuan. Meliputi cerdas cermat, halaqah ilmiyah, dan dirasat Islamiah. Program muhibah untuk memperluas kontak dan memperat ukhuwah. Meliputi muhibah keluar kota dengan majelis taklim. MUI serta pesantren setempat.
6. Program Pengiriman da’I kedaerah dan luar negeri, antara lain ke Brunei, singapura dan malaysia.
7. Program Peringatan HUT BKMT pada hari besar Islam dan Nasional setiap tahun.
8. Program perluasan kegiatan majelis taklim yaitu kegiatan santunan anak asuh, taman balita di masing-masing majelis taklim.
9. Program pengembangan organisasi yaitu meningkatkan kesadaran dan kemampuan bekerja sama dalam organisasi, dan kerjasama dengan organisasi atau badan lain.
Dalam pelaksanaannya, beberapa program diselenggarakan secara bersamaan, yaitu pada saat menyelenggarakan peringatan hari ulang tahun BKMT. Pada kesempatan ini kegiatan ilmiah, perlombaan, bakti sosial atau peran serta anggota dan rekreasi diselenggarakan pada satu upacara.
13/12/2013 13:45:47
http://www.nabawia.com/read/2997/majelis-taklim-akan-seperti-bioskop-bila-tak-mau-berubah
Dalam acara Pelantikan Pengurus Badan Koordinasi Majelis Ta'lim Dewan Masjid Indonesia (DMI) periode 2013-2018, Jusuf Kalla, di Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (12/12), mengatakan Ibu-ibu muslim Indonesia yang aktif di majelis-majelis taklim harus mulai giat dakwah bilhal. Artinya, di samping aktif berdakwah secara lisan, harus ada program-program dakwah yang berkaitan dengan meningkatkan keterampilan dan kemampuan jamaah.
Ketua Umum DMI itu mengungkapkan
bahwa program-program pelatihan merupakan wujud dakwah bilhal yang berguna
meningkatkan kesejahteraan kaum perempuan Indonesia. Dakwah macam ini akan
dapat meningkatkan kemampuan mereka sehingga statusnya bisa lebih baik.
"Maka harus ada dakwah bilhal. (Yakni) bagaimana meningkatkan kemampuan.
Sehebat apapun agama Anda tapi tanpa kemampuan, perempuan Indonesia bisa-bisa
jadi TKW," kata Wakil Presiden RI 2004-2009 itu.
Harapan JK, di samping rajin mengadakan kegiatan soal keagamaan, majelis taklim
juga harus rajin selenggarakan pelatihan-pelatihan keterampilan yang juga
bagian dari syariah.
"Pelatihan keterampilan itu juga muamalah. Dan, muamalah itu adalah bagian
dari syariah," pesannya.
JK berpesan bahwa perubahan-perubahan harus terus dilakukan oleh majelis taklim
agar tidak ditinggalkan jamaahnya. Sebab, bagaimanapun juga majelis taklim kini
sudah bersaing dengan dakwah-dakwah di TV yang lebih mudah diakses.
"Kalau (majelis taklim) tidak berubah, lama-lama juga akan habis. Sama
dengan bioskop. Mereka berubah terus karena tahu lama-lama bisa juga sepi karena
ada tayangan TV," pungkas JK. (pm/rmol)
Majelis Taklim Diberdayakan Cegah 'Trafficking'
Kamis, 18 April 2013, 23:11 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — P2TP2A
(Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Jabar, terus
melakukan upaya untuk mencegah trafficking. Salah satu
terobosan yang akan dilakukan adalah, memberdayakan majelis taklim untuk
memberikan pemahaman tentang trafficking di masyarakat.
"Saya mau majelis taklim melakukan reformasi. Saya mau konselor
trafficking mulai dari majelis taklim dulu," ujar Ketua P2TP2A, Netty
Prastyani kepada wartawan, Kamis (18/4).
Menurut Netty, jumlah majelis taklim di Jabar banyak. Jadi, akan efektif kalau
dijadikan sebagai konselor trafficking. Saat ada kasus
trafficking, sebelum dilaporkan ke P2TP2A maka ditampung dulu oleh konselor.
Selain memberdayakan majelis, kata dia, P2TP2A bekerja sama dengan Badan
Pemberdayaan Ibu dan Anak Jabar akan membangung sentra kesehatan produksi tahun
ini. Nantinya, akan dididik sejumlah relawan dengan melibatkan berbagai
organisasi. "Dua tahun kami menyiapkan relawan tersebut, tiga angkatan
dari Ormas," katanya.
Netty mengatakan, P2TP2A sejak 2010 sampai sekarang telah menangani 255 kasus.
Yang terbanyak adalah human trafficking. Kasus yang
ditangani P2TP2A tersebut, sekitar 200 kasus adalah human trafficking,
55 kasus kerasan rumah tangga dan lain-lain
"Kalau berdasarkan data di Polda Jabar, kasus trafficking
Jabar sekitar 746 kasus. Era digital ini, harus diwaspadai," katanya.
Menurut Netty, sekarang mungkin kasus trafficking
tersebut sudah bertambah. Namun, Ia bersyukur dengan berbagai upaya yang
dilakukannya kesadaran masyarakat terhadap trafficking semakin tinggi.
"Saya bersyukur P2TP2A jadi rujkan masyarakat untuk melapor," kata
Netty.
Sebelum 2008, menurut Netty, Jabar tidak memiliki lembaga khusus yang menangani
trafficking. Jadi, advokasinya sulit. Tapi sekarang,
lebih terorganisir lagi.
Di 2013 ini, kata dia, P2TP2A tentu akan melanjutkan berbagai program.
Baik menyangkut kesehatan reproduksi maupun seksualitas. Selama ini, ibu-ibu
tidak pernah mengajari tentang reproduksi dan seksualitas ke anak perempuan.
Dampaknya, banyak terjadi kasus perkosaan karena ketidaktahuan.
"Di Jabar, ada anak berusia 14 tahun hamil karena dipekosa ini adalah
bencana bagi kita. Ini adalah masalah kita," katanya.
Menurut Netty, era digital ini sebenarnya memang bagus karena bisa mendekatkan
yang jauh. Namun, sisi negatifnya, ia khawatir justru akan menjauhkan yang
dekat. Setiap anggota keluarga, asyik dengan handphonenya masing-masing
sehingga jarang berkomunikasi dengan anggota keluarga yang lain.
Di sisi lain, situs yang ada diinternet harus diwaspadai. Karena, anak-anak
kita yang berusia 15-17 tahun bisa dengan mudah mengakses situs pornografi.
Diperkirkan, 90 persen anak-anak mengaksesnya situs terlarang tersebut saat mengerjakan tugas sekolah. "Ya mungkin nggak sengaja googling, ada situs itu. Ini, patut diwaspadai," katanya.
* *
*
"Sebanyak 5.000 KK dengan jumlah jiwa sekitar 20 ribu warga terdampak rob dan limpahan dari Kali Angke," kata Lurah Kapuk Muara, Purnomo, saat dihubungi, Jumat (31/1/2014).
Dari 52 RT yang tersebar di 5 RW dalam wilayah Kelurahan Kapuk Muara, kawasan yang terparah berada di RW 01, 02, 04, dan 05. Hal itu dikarenakan lokasinya tidak jauh dengan Kali Angke. Sedangkan untuk RW 03, dampak banjir air rob tidak terlalu parah. Hanya sekitar 10-20 cm.
* * *
Usul. Bskti sosial paska banjir di kampung pulo. Musola pada rusak. Tks
--
Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "Majelis Ilmu 114" dari Grup Google.
Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke majelis-ilmu-114+berhenti berlan...@googlegroups.com .
Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/groups/opt_out.
Alhamdulillah jazakumulloh khoiru jaza.. salam ya
Alhamdulillah pak. Kalau mungkin kitab kitab fiqih nya juga. Tks
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemilihan presiden tahun 2014 diprediksi hanya akan diikuti oleh tiga pasang kandidat presiden saja. Dengan catatan hasil pemilu legislatif sama dengan hasil jajak pendapat dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan partai Golkar dan PDI Perjuangan menjadi pemenang pemilu.
"Jika hasil pemilu sesuai dengan survei di atas, dua capres sudah aman mendapatkan tiket pencalonannya. Yaitu Jokowi (PDIP) dan Aburizal Bakrie (Golkar). Capres ketiga akan diperbutkan oleh Prabowo, Wiranto, Pemenang Konvensi Demokrat dan Koalisi Partai Islam. Sesuai pilpres lima tahun lalu, kemungkinan besar pilpres tahun ini juga hanya diikuti oleh 3 capres saja," ujar Peneliti LSI Adjie Alfaraby di kantornya Jakarta Timur, Rabu(2/4/2014).
Untuk diketahui, Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) diprediksi bakal bersaing ketat menjadi pemenang Pemilu Legislatif 2014.
Berdasarkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Partai Golkar meraih suara 21,9 persen dan hanya berselisih tipis dengan PDI-P, yaitu 21,1 persen.
Survei ini dilakukan pada tanggal 22 – 26 Maret 2014. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1200 responden dengan margin of error sebesar +/- 2,9 %. Survei dilaksanakan di 33 propinsi di Indonesia. Kami juga melengkapi survei dengan penelitian kualitatif dengan metode analisis media, FGD, dan in depth interview. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI dari dana public interest yang telah dialokasi setiap tahunnya.
Berikut hasil lengkap elektabilitas partai politik.
http://nasional.kompas.com/read/2014/04/07/1917125/Parpol.Islam.Masih.Berpeluang.dalam.Pemilu.2014
JAKARTA, KOMPAS.com - Partai-partai politik Islam dinilai masih berpeluang mendongkrak perolehan suaranya dalam pemilu legislatif 9 April 2014. Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Gun Gun Haryanto mengatakan, saat ini parpol-parpol Islam belum memanfaatkan hal tersebut
Pada kesempatan yang
sama, Kepala Laboratorium Ilmu Politik dan Rekayasa Kebijakan FISIP
Universitas Brawijaya Malang Faza Dhora Nailufar mengatakan,
ketertarikan para pemilih terhadap parpol-parpol Islam rendah. Ia juga
menyarankan parpol-parpol Islam untuk memperluas segmen pemilihnya,
terutama pemilih muda. Berdasarkan berbagai survei yang dilakukan
Universitas Brawijaya, kata Faza, pemilih parpol-parol Islam, seperti
PKB dan PPP lebih banyak didominasi oleh kelompok tua.
"Jadi jngan sampai partai Islam dikubur oleh umat Islam, terutama para pemudanya," kata dia.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ekonom senior Indonesia, Muhammad Dawam
Rahardjo, menyerukan agar umat Muslim di seluruh Indonesia bersatu
menyelamatkan partai-partai Islam di negeri ini dari ambang kepunahan.
Ia menuturkan, Partai Islam Bersatu adalah semacam gagasan untuk menyatukan berbagai elemen politik beraliran Islam yang ada di Tanah Air. Dawam berpendapat, cita-cita tersebut mesti dilakukan secara bertahap.Tahap pertama, kata dia, adalah dengan terus mendorong umat Islam di Indonesia untuk memilih para calon legislatif dari partai-partai Islam.
“Menurut hasil survei sejauh ini, potensi raihan suara gabungan partai-partai Islam baru sebesar 25,1 persen. Karena itu, ini masih perlu kita dongkrak lagi. Salah satunya dengan sokongan dari para ulama dan cendekiawan Muslim di Tanah Air,” ujarnya.
Jika berhasil memperoleh suara gabungan sebesar 30 persen, kata Dawam, maka tahap kedua adalah membentuk koalisi parpol-parpol Islam untuk menentukan capres dan cawapres umat Muslim. “Bisa saja yang diusung nantinya adalah Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, atau figur lainnya,” imbuhnya.
Setelah membangun koalisi, tahap selanjutnya adalah mengintegrasikan seluruh parpol Islam yang ada menjadi Partai Islam Bersatu. Untuk merealisasikan gagasan tersebut, kata Dawam lagi, Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bisa menjadi pelopornya.
“Apalagi, PBB sudah menyatakan persetujuannya untuk bergabung dengan partai-partai Islam lainnya guna membentuk Partai Islam Bersatu,” kata pendiri Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) itu.
Dawam menambahkan, jika gagasan Partai Islam Bersatu mampu diwujudkan di Indonesia, maka ini tentunya bakal menjadi model baru bagi dunia parpol Islam ke depan. “Kita sudah melihat kegagalan Ikhwanul Muslimin di Mesir. Mudah-mudahan yang di Indonesia ini bisa berhasil.”
* * *
KOALISI PARTAI ISLAM
Gagal Bentuk Koalisi, Din Sebut Partai Islam Terlalu Egois
Rabu, 14 Mei 2014 , 01:01:00
JAKARTA - Forum Ukhuwah Islamiah (FUI) Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengekau kecewa atas gagal terbentuknya koalisi partai-partai Islam untuk pemilihan presiden 9 Juli nanti.
Ketua MUI Din Syamsuddin menyebut, partai islam terlalu egois dengan hanya mengedepankan kepentingan partai.
"Bahkan individu di dalam partai juga, Ketua umum partai. Mereka lebih mementingkan koalisi dengan arah capres atau cawapres saja," tutur Din saat ditemui di Jakarta, kemarin.
Padahal, menurut Din, wacana koalisi parti-partai islam ini merupakan aspirasi dan amanat umat. Secara pribadi, Din juga mengungkapkan kekecewaan mendalamnya atas kegagalan tersebut. Ia mengaku pihaknya telah secara meksimal mengupayakan dan menjembatani adanya koalisi partai-partai Islam ini.
Pertemuan dengan partai-partai Islam seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pun telah beberapa kali digelar. Namun pertemuan yang sempat diperkirakan akan menggebrak bursa politik itu pun gagal membuahkan hasil.
"Saya pribadi kecewa. Saya memahami (alasan mereka), memahami dengan kekecewaan. Seyogyanya bukan itu yang terjadi (mengedepankan urusan partai). Seharusnya partai hanya menghimpun saja," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah itu.
Din menganggap, partai-partai Islam seharusnya lebih mengedepankan kepentingan umat bukan pribadi. Arah koalisi pun menurutnya, tak seharusnya hanya mengarah pada kedudukan. Namun bersama-sama membawa kepentingan umat untuk diperjuangkan.
Din mencontohkan, apabila di kemudian hari ada kasus yang mengharuskan mereka memilih umat dan partai, mereka akan kebingungan karena tak ada pegangan.
"Jika lebih memilih partai atau kepentingan perorangan maka tidak layak dikaitkan dengan islam. Ada tanggung jawab (pengaitan dengan islam). Kalau tidak ditunaikan itu namanya manipulasi," tutupnya.(mia)
Muhaimin: Koalisi Partai Islam Sudah Pasti Gagal
Selasa, 13 Mei 2014 | 23:30 WIB
http://nasional.kompas.com/read/2014/05/13/2330435/Muhaimin.Koalisi.Partai.Islam.Sudah.Pasti.Gagal
JAKARTA, KOMPAS.com -- Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa koalisi poros tengah yang dibentuk oleh koalisi partai berbasis massa Islam tidak akan mampu bertahan dalam lima tahun ke depan. Karena itulah, PKB menolak pembentukan poros tengah dan memilih berkoalisi dengan salah satu partai nasionalis, yakni PDI Perjuangan.
"Koalisi partai Islam sudah pasti gagal karena masing-masing punya kepentingan," ujar Muhaimin di DPP PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (13/5/2014).
Muhaimin menyebutkan, ada beberapa pertimbangan yang membuat PKB sepakat berkoalisi dengan PDI-P. Ia mengatakan, pemerintahan yang akan datang harus dapat menyejahterakan kaum marhaen yang selama ini dimarjinalkan. Menurut dia, Indonesia butuh pemimpin yang egaliter dan dekat dengan masyarakat. Semua aspek tersebut ada dalam sosok Jokowi. "Jokowi membuktikan itu supaya rakyat tidak terpisahkan," ujarnya.
PKB mengumpulkan seluruh Dewan Pimpinan Wilayah dalam Konsolidasi Nasional yang digelar di kantor DPP PKB untuk mengukuhkan dukungan terhadap Jokowi sebagai presiden. Selain itu mereka juga sepakat menjalankan strategi pemenangan Jokowi bersama-sama. "Besok pagi start mesin dipanaskan kembali. Dalam waktu 57 hari menangkan Jokowi satu putaran," kata Muhaimin.
Orang islam sifatnya egois kaya Din samsudin, misal menentukan puasa ga mau gabung dg golongan islam yg lain, kaboten gaya
https://id.berita.yahoo.com/model-playboy-asal-malaysia-akhirnya-berhijab-053754490.html
TEMPO.CO, Petaling Jaya
- Felixia Yeap dikenal sebagai model majalah dewasa Playboy di
Malaysia. Namun, berawal dari rasa cinta kepada jilbab, Felixia rela
mengakhiri kariernya yang mengumbar aurat dan beralih menjadi mualaf.
"Saya berharap semua orang akan mendoakan saya agar tetap teguh dan berkomitmen dalam menjalankan perjalanan baru ini. Hanya Allah yang dapat membalas semua orang yang berdoa untuk saya," kata Felixia lewat akun Facebooknya, seperti dilaporkan On Islam, Ahad, 29 Juni 2014.
Rasa cinta Felixia pada Islam terjadi saat ia menjadi model sebuah
produk jilbab pada 2013 lalu. Bagi dia, jilbab memberikan perlindungan,
kebahagiaan, dan keselamatan. Kini Felixia memutuskan untuk menjadi
model Islami. Profesi ini sudah ia jalankan selama tiga bulan.
Felixia juga menyadari bahwa selama ini pria hanya "menggunakannya" untuk kesenangan. Sekarang ia ingin menjadi istri bagi seseorang yang akan menikahinya kelak.
Rencananya, Felixia akan mendeklarasikan kabar ini pada 3 Juli nanti, berbarengan dengan hari ulang tahunnya. "Saya yakin saya lebih berharga dibanding saat memamerkan tubuh saya. Saya bisa lebih dari itu," kata dia.
* * *
Semoga Alloh menebalkan Iman Islam nya. AYRA
--
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2014/07/140710_gaza_korban.shtml
Terbaru 10 Juli 2014 - 18:58 WIB
Israel mengatakan menyerang 780 sasaran di Gaza sejak hari Selasa (08/07).
Sekitar 20 orang meninggal dalam serangan paling mematikan yang dilakukan Israel terhadap Gaza, menurut para pejabat Palestina.
Kementerian Kesehatan mengatakan sebagian besar korban meninggal adalah yang berada di satu rumah dan satu kafe di Khan Younis.
Korban meninggal sejauh ini mencapai 76 orang dan sekitar 500 lainnya luka-luka.
Kelompok militan di Gaza melanjutkan serangan roket ke Israel, hari Kamis (10/07).
Suara sirene terdengar di seputar kota-kota di selatan Israel itu.
Klik Sekretaris Jendral Ban Ki-moon memperingatkan situasi itu seperti di ujung tanduk.
Militer Israel mengatakan melakukan serangan dengan 108 sasaran sejak tengah malam dan bahwa 12 roket telah ditembakkan ke arah Israel, tujuh di antaranya berhasil diredam dengan sistem keamanan.
Israel mengatakan sasaran mereka adalah para militan dan fasilitas-fasilitas termasuk peluncur roket, gudang senjata, dan terowongan.
Israel belum berkomentar terkait serangan itu namun mengatakan pihak militan melepaskan lebih dari 365 roket dari Gaza sejak Selasa (08/07).
Sementara Israel menyerang 780 sasaran pada waktu yang sama.
* * *
Merdeka.com - Bulan suci Ramadan sebentar lagi akan tiba. Bulan
puasa tahun ini tentunya sangat istimewa buat rakyat Indonesia lantaran
bertepatan dengan Pemilu 2014 dan Piala Dunia 2014 di Brasil.
Ulama
besar Prof. Dr. M Quraish Shihab MA mengimbau selain berpuasa untuk
tidak makan dan minum, kita juga harus berpuasa dalam berbicara. Puasa
berbicara sangat penting untuk menghindari fitnah, apalagi di musim
kampanye Pemilu ini.
"Kita perlu puasa bicara. Sekarang kan
banyak omongan, banyak sekali, fitnah kiri kanan. Puasalah bicara. Kalau
tidak bermanfaat jangan ngomong, itu semua yang diajarkan oleh agama
kita," ujarnya saat memberikan tausiyah di Acara Silaturahmi Keluarga
Besar Setwapres, di auditorium Setwapres, Jakarta, Kamis (26/6).
Quraish
mengungkapkan di masa kampanye ini, orang berlomba-lomba mendukung
Capres-Cawapres idolanya. Padahal, luput dari itu semua, pernahkah
menanyakan apa yang dikemaui atau dikehendaki Tuhan. Menurut Quraish,
semua yang berkuasa, berupaya penuh untuk menjadi Pemimpin di negeri ini
akan dikalahkan oleh kehendak Tuhan.
"Di masa kampanye ini, anda
mau, dia mau, saya mau, tapi yang terlaksana maunya siapa? (Maunya)
Tuhan. Tanamkan itu dalam hati," ujarnya.
Untuk itu, Quraish
mengatakan berdoalah kepada semua pasangan Capres-Cawapres. Berdoa
kepada Allah, berilah Presiden dan wakilnya, yang menurut KehendakNya
adalah pilihan yang tebaik bagi bangsa.
"Doakan buat semua nomor
satu, nomor dua ya Allah pilihkan yang terbaik bagi bangsa ini.
(capres-cawapres) Yang tidak berhasil Ya Allah pilihkan dia tempat yang
terbaik. Memangnya jadi presiden sudah jadi yang terbaik? Tanya tuh Pak Boediono," ujar Prof. Quraish sambil bercanda.
Quraish menambahkan, malu lah kepada Allah SWT yang bisa bangun jam 3 demi menonton piala dunia. Namun, sulit bangun untuk salat Tahajud.
"Malu
rasanya bisa bangun jam 3 nonton piala dunia, gunakan waktu jeda 15
menit bisa menonton piala dunia. Malu dong sama Tuhan. Itu yang bisa
meningkatkan kinerja kita ibadah kita," kata Prof. Quraish.
* * *
Setuju 100% kita bisa tahu siapa penyebar fitnah. Astagfirloh hal adzim
--
TRIBUNNEWS.COM, GLASGOW -- Keluarga Islam Britania Raya (KIBAR) UK bekerjasama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Glasgow sukses menggelar acara Kibar Autumn Gathering(KAG) 2014 di St. Francis Community Centre, Glasgow, Skotlandia. Acara dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 25-26 Oktober 2014 dengan mengusung tema Kibar Homecoming'Merajut Persaudaraan, Memetik Hikmah, Menebar Ceria'.
Dalam gelaran KAG 2014 ini, seperti ditulis dalam keterangan tertulis, hadir lebih dari 200 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berasal dari berbagai kota di Inggris Raya, antara lain Nottingham, Manchester, Sheffield, New Castle, Leicester, London, Aberdeen, Bristol, Leeds, Stirling, dan kota-kota lainnya. Acara tersebut dibuka oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Britania Raya dan Irlandia, yang diwakili oleh Bapak Eko Suripto selaku Protocol and Consular Affairs.
Kegiatan ini meliputi serangkaian acara berupa penyampaian materi oleh Ustaz Hakeem Yusuf dari University of Strahclyde, Glasgow. Beliau mengajak para peserta untuk belajar dan mengambil hikmah dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW. Kepindahan Rasulullah SAW ke madinah menjadi awal kebangkitan dakwah islam, dari hanya kelompok kecil menjadi dakwah yang universal, serta menjadi titik awal diterapkannya nilai-nilai islam disemua sisi kehidupan.
“Transisi ini dilalui dengan sangat berat, karena hijrah adalah tentang sebuah pengorbanan”, kata Hakeem.
Kemudian bahasan lebih lanjut berkenaan dengan hijrah disampaikan oleh Syeikh Ahmed Al-Magrabi, Imam Masjid Aberdeen. Menurut Syeikh Ahmed, hijrah adalah sarana yang tepat bagi umat muslim untuk berkontemplasi.
“Hijrah bukan sekedar perpindahan posisi fisik, namun perubahan kekondisi diri yang lebih baik atau membawa perubahan untuk lingkungan sekitar kearah kebaikan, khususnya dimulai dari keluarga kecil kita,” ujar Syeikh Ahmed, dalam ceramahnya.
Amar Shakoor, selaku anggota Scottish Police Muslim Association (SPMA) juga turut hadir dalam KAG 2014. Dalam sesinya, beliau berbagi pengalaman menjadi muslim di Skotlandia, Inggris Raya.
Selain acara yang ditujukan untuk dewasa, ada pula program-program edukatif bagi anak-anak dan remaja yang turut serta dibawa menghadiri KAG 2014 ini. Kegiatan tersebut beragam berdasarkan kategori usia anak, mulai dari edukasi balita, kelas bahasa arab, eksplorasi ide dengan topik sosialisasi komunitas muslim ke masyarakat UK, serta perlombaan merajut untuk remaja.
Keesokaannya, Minggu (26/10/2014), rangkaian kegiatan lebih fokus untuk mengenal serta meningkatkan kerjasama antar peserta sambil menikmati landmark kota Glasgow melalui permainan Amazing Race. Dalam acara tersebut juga terdapat bazaar berbagai masakan khas Indonesia untuk mengobati rindu akan tanah air.
Kegiatan gathering ini adalah agenda rutin KIBAR (Keluarga Islam Britania Raya) untuk menyambung silaturahim antar anggotanya.KIBAR Gathering dilaksanakan setahun dua kali yakni pada musim gugur dan musim semi. Tema yang diangkat setiap tahunnya berbeda namun tetap berkesinambungan.
“Homecoming diangkat sebagai tema kali ini dengan harapan agar warga muslim Indonesia di UK dapat berkumpul dan merasa pulang ke rumah. Jadwal pelaksanaan juga dipilih bertepatan dengan tahun baru islam, 1 Muharram 1436 Hijriah. Hal tersebut dapat menjadi momentum bersama warga muslim Indonesia di UK untuk membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” kata Nor Basid, selaku Ketua Pelaksana KAG 2014 sekaligus Ketua KIBAR lokaliti Glasgow periode 2013-2014.
* * *
http://news.metrotvnews.com/read/2014/10/25/310032/bertepatan-1-muharram-1436-h-mui-luncurkan-tv-mui
Metrotvnews.com, Jakarta: Bertepatan dengan 1 Muharram
1436 Hijriyah, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meluncurkan televisi MUI,
di Gedung MUI, Jalan Proklamasi Nomor 51, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu
(25/10/2014).
Ketua Umum MUI Din Syamsuddin menjelaskan, program televisi sebenarnya sudah lama ingin dibuat, namun baru sekarang tercapai.
"Kehadiran TV MUI ini adalah hasil dari perjuangan berat yang panjang
juga dengan penuh kesabaran. Keingin MUI ingin berdakwah melalui
televisi ini sudah lama sekali," ujar Din saat peluncuran TV MUI.
MUI menyadari membangun stasiun televisi tidaklah mudah, dan dengan
biaya yang cukup besar. Namun dengan tekad yang kuat, serta dukungan
berbagai pihak, mimpi itu menjadi kenyataan.
"Dengan dukungan berbagai pihak, cita-cita mimpi itu pada hari ini dapat terealisasi," jelasnya.
TV MUI dapat juga diakses melalui www.MUI.tv dan melalui satelit Telkom Satu frekuensi 3793 Mega herzt.
Acara peluncuran itu dihadiri berbagai tokoh Indonesia, di antaranya
Wakil Ketua Dewan Penasehat MUI Chairul Tanjung, CEO Indosiar dan SCTV
Sutanto Hartono, PT Telkom Iwan setiawan, Duta Besar Malaysia, Turki dan
Sudan.
* * *
Hidayatullah.com–Sehubungan dengan banyaknya pertanyaan masyarakat, wartawan dan penggiat komunitas halal perihal kehalalan sejumlah merek produk, di antaranya Breadtalk, Hoka-Hoka Bento dan Bir Bintang.
Dalam pernyataan resminya yang ditulis dalam laman lppomui.org, LPPOM MUI menyampaikan penjelasan sebagai berikut:
Pertama, berita tersebut adalah berita lama yang sengaja disebarkan kembali oleh pihak-pihak tertentu dengan maksud tertentu. Dalam berita dikutip keterangan Din Syamsuddin sebagai Sekretaris Umum MUI, padahal jabatan beliau saat ini adalah Ketua Umum MUI. Begitu pula nama auditornya, Zein Nasution yang sudah lama tidak aktif di LPPOM MUI.
Kedua, bahwa saat ini, Breadtalk dan Bir Bintang Zero memang tidak memiliki sertifikat halal MUI. Khusus untuk Breadtalk, dulu pernah memiliki sertifikat halal namun tidak diperpanjang karena tidak memenuhi Sistem Jaminan Halal LPPOM MUI. Sedangkan Hoka-Hoka Bento sudah bersertifikat halal dengan no. Sertifikat 00160048830908 yang berlaku sampai tanggal 28 Agustus 2015.
Ketiga, kepada masyarakat luas dihimbau untuk tidak percaya begitu saja atas isu-isu yang beredar, dan melakukan pengecekan kehalalan produk melalui www.halalmui.org, SMS Halal ketik Halal (spasi) merek ke 98555 (Telkomsel), maupun melalui scan barcode via Android maupun Blackberry
Sebelumnya beredar di masyarakat tentang kesubhatan produk BreadTalk dan Hoka Hoka Bento yang dimuat laman www.mediajurnal.com.
Belakangan diketahui, berita media tersebut adalah berita lama yang bersumber dari tempo.co, 08 Maret 2005 berjudul ‘MUI Umumkan BreadTalk dan Hoka Hoka Bento Subhat’.
Setelah ada klarifikasi MUI, pihak mediajurnal akhirnya meminta maaf.
“Dengan postingan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang mungkin tanpa sengaja telah dirugikan atas postingan tersebut, “ tulis mediajurnal.com.*
Breadtalk, Hoka Hoka Bento, Bir Bintang, halal, LPPOM, MUI, haram,
Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar
REPUBLIKA.CO.ID, TEXAS -- Nama Pamella Geller sedang menjadi sorotan
internasional. Ya, dia adalah wanita berusia 56 tahun asal New York yang
menjadi penyelenggara kontes menggambar Nabi Muhammad SAW di Texas.
Seperti
diberitakan laman the Daily Beast, Geller merupakan aktivis sekaligus
blogger yang sangat tidak senang Islam berkembang di Amerika. Untuk itu,
dia bersama pria bernama Robert Spencer, mendirikan American Freedom
Defense Initiative (AFDI) yang bertujuan menghentikan Islamisasi di
Amerika.
Geller pernah bekerja di New York Daily News pada tahun
1980-an. "Kariernya" sebagai aktivis pembenci Islam mulai moncer pada
tahun 2009-2010.
Pada periode tersebut, ia pernah membuat
tulisan kontroversial melalui blog-nya yang menyebut bahwa Presiden
Obama merupakan pemeluk rahasia agama Islam yang ingin menghancurkan
Amerika Serikat.
Dia juga menjadi pemimpin gerakan untuk
mencegah berdirinya Masjid. Termasuk juga mushola di perkantoran.
Seperti diketahui, Geller menggelar lomba menggambar nabi Muhammad di
Texas, Ahad (3/5). Acara yang akhirnya dibubarkan tersebut,
disebut-sebut sebagai pembalasan terhadap penyerangan kantor Charlie
Hebdo di Prancis.
Geller menawarkan hadiah 10 ribu dolar bagi
pemenangnya. Geller menggelar pameran di tempat strategis, Garland,
Texas, tempat di mana dia juga memimpin ribuan pengunjuk rasa konferensi
Muslim Amerika yang digelar beberapa waktu lalu.
Berkat beberapa aksinya menebar kebencian terhadap Islam, Gellar bahkan juga dijuluki sebagai "Ratu" anti-Islam.
* * *