Alam kita yang terus dikeruk oleh perusahaan asing.

13 views
Skip to first unread message

Semarang

unread,
Feb 17, 2009, 4:37:36 AM2/17/09
to mahasiswa...@googlegroups.com, silaturoh...@googlegroups.com
Berikut adalah berita ttg sumber daya alam di negeri berpenduduk muslim terbesar ini yang dikeruk oleh perusahaan asing.

sumber : http://www.detikfinance.com/read/2009/02/17/161234/1086248/4/50-tahun-di-sumatera-chevron-memroduksi-11-miliar-barel-minyak


50 Tahun di Sumatera, Chevron Memroduksi 11 Miliar Barel Minyak


Chevron Pacific Indonesia (CPI) sudah hadir di Sumatera selama 50 tahun. Dalam kurun waktu setengah abad itu, Chevron berhasil mengeluarkan minyak dari perut bumi Sumatera sebanyak 11 miliar barel.

Keberhasilan komulatif produksi itu diperingati PT Chveron di Minas, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (17/02/2009). Hadir dalam acara itu Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, Gubernur Riau Rusli Zainal dan Kepala BP Migas R Priyono.

"Mencapai angka 11 miliar barel merupakan pencapaian yang luar biasa bagi produksi minyak di Indonesia, dan sekaligus merupakan pencapaian penting dalam memperingati 85 tahun operasi kami di Indonesia. Pencapaian ini juga merupakan yang pertama diseluruh dunia bagi operasi Chevron," kata Managing Direktor IndoAsia Business Unit Chevron, Steve Green.

Ia menjelaskan, lapangan minyak di Sumatera menyumbangkan separuh produksi minyak mentah nasional. Chevron mulai produksi minyak di Sumatera pada awal 1950-an. Chevron memang sudah hadir di Indonesia selama 85 tahun, namun berada di Sumatera selama 50 tahun.

"Lapangan di Sumatera telah berproduksi selama 50 tahun dan kami berkomitmen untuk memperpanjang usia produksi lapangan-lapangan tersebut di masa depan dengan menggunakan teknologi baru dan muthahir guna meningkatkan produksi," kata Steve Green.

Ditemui terpisah, Direktur Sosio Audit Indonesia, Zakirman mengatakan bahwa kehadiran Chevron di Riau selama 50 tahun itu dinilai tidak membawa dampak peningkatan ekonimi rakyat. Menurutnya, sejak 50 tahun lalu Riau masuk dalam daftar provinsi termiskin di Indonesia.

Ia menegaskan, kehadiran Chevron sama sekali tidak mendongkrak perekonomian rakyat. Sampai saat ini, dimana terdapat wilayah operasi Chevron di sanalah kantong-kantong kemiskinan berada.

"Kalau kehadirannya membawa dampak perekonomian bagi rakyat tenpatan, tentulah sejak dulu rakyat di Riau sudah makmur. Buktinya sampai sekarang angka kemiskinan dalam kurun waktu dua tahun terakhir mencapai 20 persen," kritik Zakirman.

Perekonomian Riau mulai bangkit di era tahun 80-an ketika sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit nasional membuka usahanya di Riau. Disaat itulah denyut perekonomian mulai bangkit seiring hadirnya sejumlah perusahaan kelapa sawit.

"Boleh kita saksi sekarang, dimana ada perusahaan perkebunan sawit, rakyat di sekitarnya turut terdongkrak perekonomiannya. Tapi dimana ladang minyak, di sanalah pula kantong kemiskinan," kata Zakirman.

Faqih Bachtiar

unread,
Feb 17, 2009, 8:57:30 PM2/17/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
Pembagian hasil produksi minyak Chevron (dulu namanya Caltex) :

Kalaulah Caltex Produksi 400.000 bbl per hari dan kita asumsi sbb:

1. Biaya produksi caltex US$8,42 per bbl (data 2007) atau 400.000 x US$
8,42 = US$3.296.000 per hari
2. Harga minyak bumi Indonesia (ICP) US$100/bbl

Maka Pembagian produksi Caltex untuk adalah:
DMO = 25% x 400.000 = 100.000 bbl/hari untuk NKRI
CR = US$ 3.296.000 dibagi US$ 100/bbl = 32.960 bbl /hari
Profit Oil = 400.000 - 100.000 - 32.960 = 267.040 bbl/hari yang dibagi:
88% untuk NKRI atau 0,88 x 267.040 = 234.995 bbl/hari
12% untuk Caltex atau 0,12x 267.040 = 32.045 bbl/hari

Jadi NKRI dapat total minyak = (100.000 + 234.995) bbl/hari =* 334.995
bbl/hari = 84%*
dan Caltex dapat total = (32.960 + 32.045) =* 65.005 bbl/hari = 16%*

tu aq copas dr milist tetangga,
yg nulis mantan petinggi Caltex..

boleh percaya boleh engga...

klo pembagiannya seperti itu,
yg bertanggung jawab thdp rakyat siapa?


pembagian ini sm persis di Telkomsel (sekarang), saham PT Telkom Indonesia sampai 65%..



--
FaQih Bachtiar
I'm the Kind Of Human Wreckage that You LOVE..!!

widi atmono

unread,
Feb 18, 2009, 12:48:27 AM2/18/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
tapi kerja di sana kayake "enak" loh,kekeke

ya apalagi dengan perhitungan seperti itu kita gak bisa menggugat lah,
soale dah pasti kemungkinan besar di teken(baca tanda tangan) hitam di
atas putih dengan goverment,
atau goverment nya aja ya yang mudah di "bodohi"?
mungkin saja tidak, mungkin mereka tau bahwa indonesia hanya dapet bagian dikit.
tapi mungkin saja ada "pihak2" tertentu yang dapet banyak .hehehe,
makanya kita mau aja di "bodohi"

loh2, aq koq ngetik e malah ber tuuzon
(*bukan bermaksud untuk menjelek2kan salah satu pihan*)

Faqih Bachtiar

unread,
Feb 19, 2009, 3:29:43 AM2/19/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
tambahan,

itu saham pemerintah di PT Telkom Indonesia cuma 51%, sisanya ndak tau pny siapa...

nah loo,
tmbh mumet meneh..

John Rambo

unread,
Feb 19, 2009, 8:53:18 PM2/19/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
yah, begitulah. pemerintah sibuk mengundang investor asing masuk ke indonesia. alasannya kehadiran investor asing akan membantu mendongkrak perekonomian negara. nggak usah tutup mata kalau pemerintah kita jelas takut ama kaum kapitalis.nyatanya?kemakmuran masih jauh panggang dari api. mengundang investor asing sama saja dengan menggantang asap.

2009/2/19 Faqih Bachtiar <faqih.b...@gmail.com>

AinulHakim عين الحكم

unread,
Feb 19, 2009, 10:20:17 PM2/19/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
2009/2/20 John Rambo <mat....@gmail.com>:

> yah, begitulah. pemerintah sibuk mengundang investor asing masuk ke
> indonesia. alasannya kehadiran investor asing akan membantu mendongkrak
> perekonomian negara. nggak usah tutup mata kalau pemerintah kita jelas takut
> ama kaum kapitalis.nyatanya?kemakmuran masih jauh panggang dari api.
> mengundang investor asing sama saja dengan menggantang asap.

jadi kesimpulan sistem perekonomian kita salah ?
*ngelirik kampanyenya GERINDRA*

--
Ainul Hakim
http://hakim.SmartIKON.com
Linux User #417333 Ubuntu User #16430
Awari Member # 17
Semarang Linux http://semarang.linux.or.id http://ubuntu-semarang.org

Baggio Siswanto

unread,
Feb 22, 2009, 1:44:37 PM2/22/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
Tapi buktinya masih banyak mahasiswa lulusan universitas ternama yang pada antri membawa lamaran ke riau.

jika saya menjadi karyawan bagian umum saja saya bisa beli perumahan tipe 36 di riau dan sejelek jeleknya saya bisa beli honda accord tua untuk saya naiki bersama anak dan istri, tiap pulang kampung bisa naik pesawat dan bisa bergaya di kampung halaman karena jika saya di tanya pak dhe." kerja di mana to kowe lhe kok ketoke makmur?" ,  "Neng ******* dhe "." OO pantesan lha perusahaan londo yo"



2009/2/17 Semarang <masgo...@gmail.com>



--
Baggio D Siswanto
Saatnya Berubah Saatnya Maju

ALVA RENT A CAR
Sahabat Perjalanan Anda
GrandNet Lantai II
Jl. Sirojudin No. 05 Tembalang Semarang 50275 Indonesia
Tel: (+62 24) 70.1441.77
Fax: (+62 24) 76.480.772
email : bag...@alvarentcar.com
www.alvarentcar.com

widi atmono

unread,
Feb 22, 2009, 11:30:12 PM2/22/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
ya itu lah realitanya ,ada beberapa cara agar alam kita gak dikeruk
sama asing (sesuai judul therad),

1. kita belajar yang rajin, kul yang bener, ikut tes di perusahaan
asing , kerja di sana, dan menjadi salah satu bagian penting pengambil
keputusan di perusahaan kemudian mengambil keputusan agar tidak
semuanya di keruk ke LN, hehe2 (tapi kayake sulit , yang penting
berusaha dulu :D)
2 cara kedua adalah, ikut parpol, jadi caleh (lagi tren kie), trus
duduk di pemerintahan , trus ngomong sama tuch londo, "woi orang
asing, jangan di keruk terus kekayaan alam kita, klo enggak mau
kasihkan ke rakyat indonesai kamu keluar dari tanah air ku!! merdeka
merdeka!!" (sambil bergaya model caleg..hehehe)
3. ya klo gak bisa ya di doain aja dech, moga2 para londo itu insaf.. :P

NB: minimal khan klo gak bisa menyejahterakan bangsa indonesia khan
bisa menyejahterakan keluarga sendiri dulu aja, dari pada ngomongnya
mau menyejahterakan negara (halah kayak caleg meneh) tapi ujung2nya
tetep menyejahterakan diri sendiri.

AinulHakim عين الحكم

unread,
Feb 23, 2009, 12:54:30 AM2/23/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
2009/2/23 widi atmono <just...@gmail.com>:

> NB: minimal khan klo gak bisa menyejahterakan bangsa indonesia khan
> bisa menyejahterakan keluarga sendiri dulu aja, dari pada ngomongnya
> mau menyejahterakan negara (halah kayak caleg meneh) tapi ujung2nya
> tetep menyejahterakan diri sendiri.

wid itu kan sudah pakemnya

mulai dari diri sendiri, keluarga, msyarakat dan kemudian baru negara.....
jadi wajar kalo mo nyejahterakan lainnya diri sendiri kudu sejahtera......

widi atmono

unread,
Feb 23, 2009, 3:43:07 AM2/23/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
> from : AinulHakim عين الحكم <ainul...@gmail.com>
> wid itu kan sudah pakemnya
>
> mulai dari diri sendiri, keluarga, msyarakat dan kemudian baru negara.....
> jadi wajar kalo mo nyejahterakan lainnya diri sendiri kudu sejahtera......
>

yup setuju mas , langsung di bungkus


>
>dari pada ngomongnya
> > mau menyejahterakan negara (halah kayak caleg meneh) tapi ujung2nya
> > tetep menyejahterakan diri sendiri.

klo maksudku di baris ini menyejahterakan diri sendiri dengan cara2
yang maybe tidak halal ngunu ;)

Faqih Bachtiar

unread,
Feb 23, 2009, 8:55:56 PM2/23/09
to mahasiswa...@googlegroups.com


2009/2/23 AinulHakim عين الحكم <ainul...@gmail.com>



wid itu kan sudah pakemnya

mulai dari diri sendiri, keluarga, msyarakat dan kemudian baru negara.....
jadi wajar kalo mo nyejahterakan lainnya diri sendiri kudu sejahtera......



lah klo belum merasa sejahtera berarti terus-terusan "menyejahterakan diri sendiri" yak?

terus baru menyejahterakan keluarga?
lah keluargane bnyk bgt, mau sejahtera semua??

Baggio Siswanto

unread,
Feb 24, 2009, 8:17:51 AM2/24/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
Berarti dirike aja partai baru PARTAI SEJAHTERA BERSAMA ( PaSeBer ) Gambare Duit karo Godong.


Piye tah?????




2009/2/24 Faqih Bachtiar <faqih.b...@gmail.com>

nuh jihhand

unread,
Feb 24, 2009, 10:40:37 AM2/24/09
to mahasiswa...@googlegroups.com
o0o...[sambil manthuk-manthuk pura-pura ngerti padahal ga mudheng..]


soal keruk mengeruk sbenarnya g cuma wong-wong njobo
buktinya banyak kok orang2 kita yang juga rajin mengeruk perut bumi merongrong tanah air seperti tukang cetak batu bata [eits kie conto nyleneh..]....contoh yang lbih gedean y bisa dilihat dilaklimantan yang banyak batu baranya atau juga bisa lihat eksploitasi tanah bagian dataran2 tinggi diseluruh indo.

namanya juga sistem kapitalis...yo selalu berpedoman keluar dikit tapi dapet sebanyak2nya dunk!
mau orang luar apa wonge dewe sama saja, sama-sama arogan sama-sama rakusnya sama-sama pengen jadi penguasa..
cuma bedhanya kalo wong2 njobo itu teknologinya pengerukan alam biasanya relatif rumit, makanye butuh dana g dikit n tekno yg mgkn msie jadi barang antik di negeri ini.


Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages