Kitab Tuntunan Ibadah

0 views
Skip to first unread message

Krysta Cirilo

unread,
Aug 3, 2024, 11:23:58 AM8/3/24
to magresile

Para ulama berbeda pendapat tentang hukum qurban, ada yang mengatakan wajib dan ada pula yang berpendapat sunnah. Terlepas dari adanya perbedaan pendapat mengenai hukum melakukan qurban, tetapi yang jelas bahwa ibadah qurban itu diperintahkan oleh Allah, seperti dalam surat al-Kautsar (108): ayat 1-2, termaktub di atas.

Muhammad Ibn Ismail al-Kahlany dalam kitab Subul as-Salam Syarh Bulugh al-Maram menjelaskan bahwa hadis di atas dijadikan dasar oleh sebagian ulama yang berpendapat bahwa qurban hukumnya wajib bagi orang yang mampu. Secara lengkap beliau mengatakan sebagai berikut;

Catatan MTT-PPM: hadis di atas sesungguhnya adalah hadis yang daif, karena keberadaan seorang perawi yang bernama Abdullah ibn Ayyash yang munkarul hadis dan lemah hafalan. Namun, Imam al-Baihaqi meriwayatkan hadis di atas dengan sanad lain yang bernilai sahih, yaitu sanad yang tidak terdapat Abdullah ibn Ayyash di dalamnya. Namun, sayangnya riwayat al-Baihaqi tersebut mauquf, yaitu hanya sampai kepada Abu Hurairah.

Beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukkan untua-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur (al-Hajj: 36).

Diriwayatkan dari Anas ia berkata; Rasulullah SAW telah berqurban dengan dua ekor kibasy yang bertanduk yang bagus, ia berkata; dan saya melihat Rasulullah melakukannya sendiri dan beliau meletakkan kakinya di atas kedua untanya, beliau membaca basamalah dan bertakbir (HR. Muslim, atTirmidzi dan an-Nasai)

Diriwayatkan dari Abi Said al-Khudry ia berkata; Rasulullah SAW melakukan qurban dengan memotong seekor kambing yang bertanduk dan jantan, perutnya berwarna hitam, kakinya berwarna hitam dan keliling matanya berwarna hitam (HR.at-Tirmidzi)

Diriwayatkan dari Ubaid bin Fairuz, saya bertanya pada al-Barra bin Azib tentang sifat-sifat apa saja yang menyebabkan tidak bolehnya pada binatang qurban. Ia menjawab: bahwa Rasulullah Saw. berada di antara kami kemudian beliau bersabda: empat macam binatang yang tidak boleh dijadikan binatang Qurban, yaitu binatang yang buta lagi jelas butanya, yang sakit lagi jelas sakitnya, yang pincang lagi jelas kepincangannya, dan binatang yang kurus kering dan tidak bersih. (HR. Abu Dawud)

Kedua, kriteria dari segi umur. Dalam hal ini dapat dijelaskan bahwa hewan yang memenuhi untuk berqurban, yaitu; unta usianya telah berumur 5 tahun, sapi telah berumur 2 tahun dan kambing telah berumur 1 tahun.

Seseorang telah dianggap cukup berqurban dengan seekor kambing. Hal ini didasarkan pada hadis : Diriwayatkan dari Jund bin Sufyan ia berkata: Saya telah menyaksikan al-Adha dengan Rasulullah SAW ketika beliau telah selesai shalat bersama orang banyak, beliau melihat seekor kambing yang telah disembelih. Kemudian beliau bersabda: barangsiapa menyembelih qurban sebelum melakukan shalat hendaklah ia menyembelih seekor kambing sebagai gantinya. Dan barangsiapa yang belum menyembelih, hendaklah menyembelih berdasarkan dengan nama Allah SWT. (HR. Muslim)

Waktu yang ditetapkan untuk pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban adalah sejak selesai shalat Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah sampai terbenam matahari pada tanggal 13 Dzulhijjah. Hal ini didasarkan pada dalil-dalil berikut:

Orang yang menyembelih hewan qurban diutamakan shahibul qurban (orang yang berqurban) sendiri, sebagaimana dilakukan oleh Rasulullah SAW. Apabila shahibul qurban tidak mampu untuk menyembelih sendiri hewan qurbannya, penyembelihan bisa dilakukan (diwakilkan) oleh orang lain.

Hewan yang hendak disembelih dihadapkan ke kiblat, yaitu pada bagian leher yang akan disembelih. Karena itulah arah untuk mendekatkan diri kepada Allah. Posisi kepala hewan yang akan disembelih boleh di sebelah utara dan boleh di sebelah selatan.

al-Hajj (22): ayat 28 dan 36 (sebagaimana telah termaktub di atas) serta hadis riwyat al-Bukhari dan Muslim dari shahabat Ali bin Abi Thalib. Sesungguhnya Ali ra telah mengkhabarkan bahwa Nabi SAW telah memerintahkan kepadanya agar ia (Ali) membantu (melaksanakan kurban) untanya dan agar ia membagikannya seluruhnya, dagingnya, kulitnya, dan pakaiannya dan ia tidak boleh memberikan sedikitpun dalam urusan jagal. (HR al-Bukhari)

Pagi ini, sohib lama, yang sekarang mulai bersenang hati menyibukkan diri di Persyarikatan di Jakarta, menelpon. Sejak sebelum aktif di Persyarikatan memang kita kadang berkomunikasi, khususnya tentang isu politik dan pengajian. Kakaknya di Jawa Timur mulai bersemangat kembali mengurus Persyarikatan, sebagaimana pesan ayah mereka dulu. Sayang, meski pimpinan dan lembaga lengkap, tapi jamaah masih harus dibangun.

Karena itu, kakaknya ingin mengajar kitab fikih ala Muhammadiyah, karena di desa perbedaan ibadah itu menandai kekhasan komunitas, apakah ini komunitas MU, komunitas NU, atau lainnya. Yang ia cari sederhana saja, kitab fikih seperti laiknya kitab-kitab fikih umum, tetapi menurut pendapat Muhammadiyah. Itulah yang hendak ditanyakan teman tersebut.

Pada Musywil Tarjih Jateng di UMP Purwokerto tanggal 24-25 Desember 2023 lalu saya coba susun matan Kitab Shiyam dengan mengacu kepada dokumen-dokumen di Tarjih. Ternyata, audiens memandang itu penting didasarkan atas kebutuhan mereka pula di daerah masing-masing. Ada teman yang bahkan mengajak untuk menyusun matan semua Fikih Muhammadiyah yang lengkap sehingga kita punya kitab sekelas Taqrib.

Oleh karena itu, sebelum Persyarikatan mampu menyusun matan kitab fikih lengkap, matan kitab akidah lengkap, dan matan kitab akhlaq lengkap berbahasa Arab, dengan disertai tarjamah, maka kebutuhan pesantren-pesantren dan pembelajaran umat di bawah masih belum sepenuhnya terrjawab. Secara personal mungkin kita bisa menyusun sendiri kitab-kitab tersebut, tetapi jika tidak dikeluarkan lembaga resmi di persyarikatan dan ditanfidzkan, maka legitimasinya juga kurang.

Penjelasan Teks (Hanya Untuk Pamong)
Kisah tentang sida-sida dari Etiopia yang ditemui oleh Filipus memberi gambaran bahwa penyebaran Sabda Tuhan bisa menjangkau banyak tempat bahkan dengan cara yang tidak bisa dipikirkan oleh manusia. Perintah Tuhan yang menyuruh Filipus menyusuri jalan sunyi, jalan baru atau jalan yang tidak bisa sangat mungkin dihindari atau enggan dijalani. Namun, pada akhirnya justru pada jalan sunyi itu tersimpan harta berharga. Harta itu ada dalam diri seorang asing, seorang Etiopia, sida-sida, pembesar dan kepala perbendaharaan ratu negeri Etiopia. Tentulah dia bukan orang sembarangan dengan sederet status yang melekat padanya. Ia adalah orang penting dengan kedudukannya yang tinggi sebagai pengurus rumah tangga ratu negeri Etiopia. Kepergiannya ke Yerusalem untuk beribadah menunjukkan keseriusan dan kesungguhannya dalam berbakti kepada Allah.

Siapa nama sida-sida itu tidak dicantumkan, namun yang menarik adalah ketika Filipus menjumpainya, ia sedang duduk di keretanya sambil membaca kitab nabi Yesaya. Ia pasti membaca kitab nabi Yesaya dengan volume suara yang tidak kecil (berbisik) karena Filipus bisa mendengar ia tengah membaca kitab nabi Yesaya. Situasi itu mendorong Paulus untuk bertanya apakah ia mengerti. Hal ini penting, karena Firman Tuhan itu tidak cukup dibaca atau didengar, terlebih dimengerti. Akhirnya, Filipus menjadi orang yang membimbing sida-sida itu untuk mengerti kitab nabi Yesaya. Seorang pembimbing, dalam beberapa hal pasti seorang yang lebih dibandingkan yang dibimbing. Jika Filipus bisa memberikan pengertian kepada sida-sida, maka pastilah ia seorang yang lebih rajin dalam belajar dan membaca kitab.

Refleksi untuk Pamong
Seperti Sida-sida dari Etiopia, sebagai pamong anak-anak, yang mengajar tentang kitab suci maka kita dipanggil untuk bertumbuh lebih baik dari anak-anak dalam membaca dan belajar tentang Kitab Suci. Tentu hal ini akan menolong kita semakin baik dalam membimbing anak-anak, seperti halnya Filipus.

Pendahuluan
Apakah teman-teman mengetahui apa yang saya bawa ini? (tunjukkan buku dan Alkitab lalu biarkan anak-anak menjawabnya. Sangat baik jika anak-anak diberi kesempatan untuk melihat dari dekat atau memegang)

Di rumah kalian, ada buku yang seperti ini nggak? (tunjukkan buku dan Alkitab). Yang ini namanya buku, yang satunya lagi namanya Alkitab. Apa namanya? Ayo kita ulangi bersama-sama. ALKITAB. Ada tulisannya di sini. Apa sih isi Alkitab itu? Alkitab berisi tentang Firman Tuhan atau perkataan Tuhan.

Inti Penyampaian
Teman-teman tahu bapak yang senang membaca Kitab tadi? Dia adalah sida-sida dari negara Etiopia. Sida-sida itu adalah seorang yang penting lho karena tugasnya mengatur urusan kerajaan. Jadi dia bukan orang sembarangan, dia orang yang dihormati. Waktu itu dia dalam perjalanan pulang dari beribadah di Yerusalem. Wah, sida-sida ini ternyata seorang yang rajin beribadah di tempat ibadah lho. Kalau teman-teman balita beribadahnya dimana? Betul, di gereja. Kapan teman-teman beribadah di gereja? Pastinya hari Minggu. (pamong bisa menambahkan sesuai konteks jemaat masing-masing, mungkin ada ibadah selain hari Minggu)

Jika sida-sida ini seorang yang rajin beribadah, pasti seperti teman-teman Balita semua yang ada di sini. Hayo, siapa yang rajin datang di ibadah anak? Atau ikut orang tuanya beribadah? Atau suka menyanyi dan memuji Tuhan. Ayo angkat tangan! Coba sebutkan, ibadah apa saja yang kalian ikuti? Keren.. Dalam ibadah itu, kita selalu diajak untuk membaca Alkitab.

Sida-sida itu juga seorang yang senang membaca Kitab yang firman Tuhan. Tidak hanya di tempat ibadah saja ia membaca, dalam perjalanan juga lho. Ketika bertemu dengan Filipus di perjalanan pulang, Sida-Sida dari Etiopia ini didapati sedang membaca. Walau ia tidak mengerti maksudnya, ia tetap membaca. Keren ya.

Aktivitas
Anak-anak diajak membuat pembatas Alkitab. Kertas disiapkan pamong, anak-anak tinggal melubangi dan memasang pita. Kemudian diminta meletakkannya di Alkitab mereka sebagai pembatas.

Pendahuluan
Apakah teman-teman mengetahui apa yang saya bawa ini? (tunjukkan berbagai macam Alkitab lalu biarkan anak-anak menjawabnya.) Ini semua adalah Alkitab. Mana saja Alkitab yang ada di rumah kalian juga? Atau selain Terjemahan Baru (alkitab yang setiap kali kita baca), kitab apa yang ada di rumah kalian? Atau Alkitab mana yang paling sering kalian baca? Menurut kalian, apa itu Alkitab? Alkitab adalah buku yang berisi tentang Firman Tuhan atau perkataan Tuhan.

c80f0f1006
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages