The development of speaking ability for children is very important so that children could adapt and socialize with friends. This research aimed to determine the influence of picture book on children speaking ability aged of 4-5 years. The type of the research was quasi-experiment. The subjects of this study were the children of group A in Pringwulung kindergarten Yogyakarta, Indonesia. The data collection used an observation sheet, and then analyzed using the t-test through SPSS 16 program to see the differences in speaking ability between the two groups. The result of the research was that there is a significant influence on the improvement of children's speaking ability through picture book of preschool children in Pringwulung kindergarten Yogyakarta. The recommendations of this research can be used by teachers, parents, education practitioners in order to provide an optimal stimulation to the development of children's speaking ability.
Cresswell, J. W. 2016. Research Design Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif dan Campuran Edisi Keempat. (Terjemahan Achmad Fawaid & Rianayati K.P). Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (edisi asli diterbitkan tahun 2014 oleh SAGE Publication, Inc.)
Hurlock, E. B. 1980. Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. (Terjemahan Shinto B. Adelar dan Sherly Saragih). Jakarta: Erlangga. (Edisi asli diterbitkan oleh McGraw-Hill, Inc.)
Musfiroh, T. 2005. Bercerita untuk anak usia dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan Pendidikan Tenaga Kependidikan dan Ketenagaan Perguruan Tinggi.
Dalam dunia yang semakin dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, kegiatan membacakan dongeng atau menceritakan cerita anak sebelum tidur tetap memegang pesona dan nilai mendidik yang tak ternilai bagi anak-anak. Meskipun layar gadget mungkin menjadi saingan, pengalaman berbagi dongeng cerita sebelum tidur tetap menjadi momen istimewa antara orang tua dan anak.
Menurut KBBI, dongeng diartikan sebagai cerita yang tidak benar-benar terjadi atau kejadian di zaman dahulu yang aneh. Sementara itu, pengertian cerita menurut KBBI adalah tuturan yang membentangkan bagaimana terjadinya suatu peristiwa. Maka dapat disimpulkan bahwa cerita dongeng sebelum tidur adalah sebuah tuturan peristiwa yang terjadi di zaman dahulu yang tidak nyata.
Menariknya, dua penelitian terbaru yang diterbitkan oleh jurnal Pediatrics dan Psychological Science mengungkap manfaat dari membacakan dongeng sebelum tidur pada anak lho Yupiers! Kedua penelitian tersebut menemukan bahwa anak-anak yang terpapar lebih banyak bacaan buku dan dongeng menunjukkan bahwa mereka dapat mengembangkan keterampilan untuk membayangkan dan memahami kata-kata di masa depan.
Penelitian ini juga menyoroti potensi stimulasi kreativitas dari buku dongeng sebelum tidur, yang tidak dimiliki oleh hiburan layar seperti kartun. Sebaliknya, menonton video cerita dapat menghambat proses kreativitas anak-anak, menggantikan kebutuhan mereka untuk membayangkan cerita sendiri.
Selain itu, membacakan dongeng sebelum tidur pada anak dapat memperkaya kosa kata mereka dengan jenis kata yang lebih unik daripada percakapan sehari-hari dengan orang tua. Hal ini mengimplikasikan bahwa membaca buku bukan hanya meningkatkan eksposisi kata, tetapi juga melatih otak untuk menciptakan gambar dan merespon frasa dan irama yang membentuk cerita, bahkan yang sederhana sekalipun.
Nah, atas dasar kedua penelitian tersebut, kita punya banyak pilihan cerita dongeng untuk anak sebelum tidur. Penasaran dengan ceritanya apa saja? Yuk langsung saja simak 15 cerita dongeng sebelum tidur anak yang lucu, mendidik, edukatif dan penuh pesan moral.
Pilihan cerita dongeng anak sebelum tidur bahasa indonesia yang pertama adalah kancil dan siput. Cerita ini bercerita tentang seekor kancil yang lincah dan cepat namun sombong dimana dia suatu hari bertemu dengan siput.
Di dalam hutan yang sunyi, tinggallah seekor kancil yang angkuh dan sombong. Dia bangga dengan kecepatannya yang luar biasa, menganggap dirinya tak tertandingi di antara semua makhluk hutan. Namun, takdir mempunyai rencana lain untuknya.
Suatu hari, ketika kancil menertawakan siput yang kecil dan lambat, siput itu menantangnya untuk lomba lari. "Kancil yang sombong, aku akan menunjukkan padamu bahwa kecepatan bukan segalanya!" kata siput dengan tegas.
Sebelum hari perlombaan, siput diam-diam berkumpul dengan teman-temannya. Mereka berdikusi untuk membantu siput menantang kesombongan sang kancil. Semua teman siput terlihat sama persis antara satu dengan yang lainnya dan teman-teman siput ini akan bersembunyi di sepanjang jalur perlombaan dan keluar ketika mendengar langkah kaki kancil
"Tidak, kancil. Kita akan melihat siapa yang tertawa terakhir," jawab siput sambil tersenyum penuh keyakinan.
Pada saat garis awal perlombaan kancil dengan sombongnya sudah berlari kencang meninggalkan siput, namun setiap kali kancil merasa sudah meninggalkan siput jauh di belakangnya, ternyata siput justru ada di depan kancil.
"Bagaimana mungkin?!" teriak kancil dengan kagetnya.
Hal tersebut berulang terus menerus di sepanjang jalur lintasan balap lari, hingga ketika tiba di garis akhir, kancil yang lelah semakin terkejut ketika sudah melihat siput ada di garis akhir lomba. Hal ini membuat kancil kalah dalam perlombaan tersebut.
Kancil merenung, menyadari kesalahannya yang besar. Dia belajar pelajaran berharga bahwa kesombongan hanya akan membawa kekalahan, dan kerendahan hati serta kerja sama adalah kunci menuju keberhasilan yang sejati.
Pesan Moral cerita Kancil dan Siput:
Dongeng anak sebelum tidur selanjutnya yaitu cerita "Si Kelinci yang Sombong dan Kura-kura". Dongeng ini mengajarkan anak-anak untuk tidak sombong dan meremehkan orang lain. Anak-anak juga diajarkan untuk menjadi sabar dan kerendahan hati. Untuk cerita lengkapnya baca dibawah ini, yuk!
Suatu hari, dia bertemu dengan Kura-kura dan merasa bahwa Kura-kura adalah makhluk yang sangat lambat dan bodoh. Kelinci mulai memperolok-olok Kura-kura dan menyatakan bahwa dia pasti bisa mengalahkan Kura-kura dalam sebuah perlombaan.
"Hei, Kura-kura lamban, kau tidak akan pernah bisa menandingiku dalam lomba!" celetuk Si Kelinci dengan nada meremehkan.
Mendengar tantangan itu, Kelinci dengan cepat menerima, yakin dia akan menang tanpa usaha. Perlombaan dimulai, Kelinci berlari dengan sangat cepat dan yakin akan memenangkan perlombaan, sementara Kura-kura bergerak dengan lambat dan hati-hati.
Kelinci terus berlari dan melihat ke belakang, hanya untuk menemukan Kura-kura masih sangat jauh di belakangnya. Dia memutuskan untuk beristirahat sejenak dan tidur di bawah pohon.
"Kura-kura, kau memang lambat! Aku akan beristirahat sejenak," ucap Kelinci sambil berbaring di bawah pohon dan tertidur.
Kali ini Yumin akan memberikan dongeng sebelum tidur yang lumayan panjang nih Yupiers. Dongeng ini judulnya adalah Bawang Merah dan Bawang Putih yang merupakan salah satu cerita rakyat yang populer di Indonesia.
Suatu hari, ketika ibu mereka jatuh sakit, dia meminta Bawang Merah dan Bawang Putih untuk mencari air mata dewi yang dapat menyembuhkannya. Sambil memberikan bekal nasi, ibu memberi instruksi, "Jangan bertengkar, dan jaga satu sama lain di perjalanan."
Di perjalanan ke hutan, Bawang Merah dengan sengaja menukar nasi Bawang Putih dengan daun-daun kering yang telah dia siapkan sebelumnya. "Makanlah ini, adikku," kata Bawang Merah dengan senyum penuh tipu daya.
Sementara itu, di hutan, Bawang Putih diselamatkan oleh seorang rusa yang baik hati. Rusa itu membawa Bawang Putih ke istana raja, di mana raja dengan cepat memerintahkan dokter istana untuk menyembuhkannya.
Cerita dongeng tentang persahabatan merupakan jenis dongeng yang baik untuk anak yang berusia minimal 3 atau 4 tahun keatas. Maka dari itu, yuk bacakan dongeng persahabatan semut dan belalang untuk anak sebelum tidur dibawah ini!
Di tengah hutan yang indah dan subur, hiduplah sepasang teman tak terpisahkan, Semut dan Belalang. Mereka telah menjalin persahabatan yang erat selama bertahun-tahun, saling menyokong dan melindungi satu sama lain di dalam kehidupan mereka yang penuh petualangan.
Pada suatu hari, ketika musim kemarau melanda, Belalang menemukan dirinya terjerat dalam kekeringan tanpa makanan. Dengan perut yang kosong dan hati yang cemas, dia memutuskan untuk meminta pertolongan pada sahabat setianya, Semut.
Semut dengan dermawan membagikan sumber makanannya kepada Belalang dan memberikan saran bijak tentang bertahan hidup di masa krisis. Belalang terharu oleh kebaikan hati Semut dan berjanji untuk selalu bersama dalam suka dan duka.
Beberapa waktu kemudian, saat hujan turun dengan derasnya, Semut terjebak dalam lubang yang dalam dan berbahaya. Teriakan bantuannya terdengar oleh Belalang, yang tanpa ragu langsung meluncur untuk memberikan pertolongan.
Mereka bekerja bersama dengan tekun dan penuh semangat, menggali dan menarik Semut keluar dari lubang yang gelap. Saat Semut akhirnya meraih sinar matahari lagi, dia tersenyum lebar, penuh terima kasih kepada Belalang dan teman-temannya.
Dari saat itu, persahabatan mereka semakin kokoh dan tak tergoyahkan. Mereka belajar bahwa kesetiaan, pertolongan, dan kerja sama adalah kunci utama dalam membangun hubungan yang langgeng dan berharga.
Kisah persahabatan Semut dan Belalang mengajarkan kepada kita semua tentang pentingnya memiliki teman yang setia dan selalu siap membantu dalam kesulitan. Persahabatan yang baik dan tulus adalah harta yang tak ternilai, yang perlu dijaga dan dirawat dengan penuh kasih sayang.
Di padang rumput yang luas dan subur, terdapat Singa yang gagah perkasa dan Tikus yang kecil dan lincah. Keduanya hidup di dalam ekosistem yang sama, tetapi dengan perbedaan yang mencolok dalam ukuran dan kekuatan.
Suatu hari, Singa sedang tidur pulas di bawah pohon rindang ketika Tikus, dengan keusilannya, berlarian di sekitar tubuh Singa yang besar. Namun, ketika Tikus tanpa sengaja menyentuh hidung Singa, Singa itu bangun dari tidurnya dengan geram.
c80f0f1006