Setuju dengan mbak Nina. Tapi saya kok agak ngganjel dengan kata2 "untuk" ya. Karena kalau diucapkan di depan kalimat, apalagi setelah mengucapkan angka, kurang pas. Karena "untuk" kan kata sambung. Menurut saya "untuk"nya diikutkan di kalimat awal saja. Contoh
Kami putra putri calon pemimpin bangsa berikrar untuk :
1. Selalu bertaqwa...
2. Selalu ....
3. Berusaha ...
Atau "untuk" nya dihilangkan saja karena maknanya sudah dicover oleh "berikrar"
Contohnya pada ikrar panca prasetya korpri sbb:
Kami, bla bla bla ...... berjanji :
1. Setia dan taat kepada negara kesatuan dan pemerintah RI yang berdasarkan Pancasila & UUD '45
2. Menjunjung tinggi kehormatan bangsa ... dst
Jadi setelah mengucap angka langsung ke predikat, maka contoh hasilnya :