Download Buku Kecerdasan Emosional Daniel Goleman Pdf

1 view
Skip to first unread message

Bran Cardello

unread,
Aug 3, 2024, 5:50:57 PM8/3/24
to loncetenme

Apakah IQ adalah takdir? Ternyata tidak sebagaimana yang lumrah kita pikirkan. Gardner memperlihatkan mengapa orang yang ber-IQ tinggi mengalami kegagalan dan orang yang ber-IQ sedang menjadi sangat sukses. Penyebabnya adalah kecerdasan emosional, yang mencakup kesadaran diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri, empati, serta kecakapan sosial.

Kecerdasan emosional merupakan ciri orang-orang yang menonjol dalam kehidupan nyata: mereka yang memiliki hubungan dekat yang hangat dan menjadi bintang di tempat kerja. Ini juga ciri utama karakter dan disiplin diri, altruisme, serta belas kasihkemampuan-kemampuan dasar yang dibutuhkan bila kita mengharapkan terciptanya masyarakat yang sejahtera.

Sebagaimana ditunjukkan oleh Goleman, kerugian akibat rendahnya kecerdasan emosional dapat berkisar dari kesulitan perkawinan dan mendidik anak hingga ke buruknya kesehatan jasmani. Rendahnya kecerdasan emosional dapat menghambat pertimbangan intelektual dan menghancurkan karier. Barangkali kerugian terbesar diderita oleh anak-anak, yang mungkin bisa mengalami depresi, gangguan makan dan kehamilan yang tak diinginkan, agresivitas, serta kejahatan dengan kekerasan.

Kabar gembiranya, kecerdasan emosional tidak ditentukan sejak lahir. Karena pelajaran-pelajaran emosional yang diperoleh seorang anak akan membentuk sirkuit otaknya, Goleman memberikan pedoman mendetail tentang bagaimana orangtua dan sekolah dapat memanfaatkan kesempatan emas masa kanak-kanak itu dengan sebaik-baiknya.

"Akhirnya, muncullah buku tentang psikologi yang memberi kedudukan yang setara bagi kecerdasan emosi. Baru sekarang hasil dari bakat menulis Dan Goleman yang terkenal itu disebarluaskan secara efektif. Buku yang penting dan layak dibaca." Howard Gardner, Graduate School of Education, Harvard University

Pernah mendengar istilah kecerdasan emosi? Selama ini mungkin kita lebih percaya pada angka IQ dalam mengukur kecerdasan seseorang. Bahkan mungkin kita lebih percaya pada angka-angka yang tertera pada rapor atau kartu hasil studi kita. Tapi ada yang namanya kecerdasan emosi yang ternyata sangat penting untuk kita miliki.

Dalam Emotional Intelligence, Daniel Goleman mengupas berbagai hal menarik tentang kecerdasan emosi. Di buku ini, Daniel Goleman bertindak sebagai semacam pemandu perjalanan untuk menempuh wawasan ilmiah menuju wilayah emosi. Kita akan mendapat pengetahuan penting mengenai apa arti dan bagaimana membawa kecerdasan dalam emosi.

Kita akan memahami lebih dalam alasan tentang fenomena yang cukup membingungkan tentang bagaimana terkadang perasaan mengalahkan semua rasionalitas. Memahami lebih jauh soal struktur otak kita yang mengatur momen marah dan takut. Melalui buku ini, kita juga mendapat informasi penting tentang membentuk kebiasaan emosional pada anak-anak kita.

Seberapa penting sih memiliki kemampuan mengatur emosi dengan baik? Di buku ini pula, kita akan mendapat banyak wawasan tentang keuntungan memiliki kemampuan mengatur dan mengendalikan emosi dengan baik. Pengaruh kecerdasan emosional dalam kesuksesan berkarier dan bekerja. Kelemahan dalam kecerdasan emosional yang dapat memperlebar risiko gangguan kesehatan, seperti depresi hingga penyalahgunaan obat-obatan. Ada juga informasi penting terkait pentingnya menjaga keseimbangan emosi. Sebab emosi-emosi "beracun" bisa membahayakan kesehatan fisik kita.

Berbagai survei, hasil studi, dan penelitian terkait kecerdasan emosi juga dipaparkan di buku ini. Seperti ditemukan hasil survei yang mengungkapkan bahwa generasi sekarang lebih banyak mengalami kesulitan emosional daripada generasi sebelumnya: lebih kesepian, lebih pemurung, lebih gugup dan mudah cemas, dan lebih impulsif dan agresif. Banyak info penting yang membuka pikiran dan wawasan kita soal kecerdasan emosi.

Bagi para orangtua, membaca buku ini akan sangat membantu kita dalam mengarahkan anak untuk memiliki kecerdasan emosi yang lebih baik. Ada panduan dan info-info bermanfaat yang membantu kita membangun pola didik yang melibatkan kecerdasan emosi. Memelajari banyak hal terkait kecerdasan emosi sangatlah penting di berbagai aspek kehidupan kita. Hidup di era yang sangat dinamis dengan berbagai tantangan yang ada membuat kita harus lebih bijak dalam mengelola emosi.

Emotional Intelligence merupakan buku penting yang memberi kita informasi dan wawasan lengkap tentang kecerdasan emosi, pengelolaan emosi, dan upaya untuk menyeimbangkan emosi dalam berbagai aspek kehidupan kita. Dari buku ini kita akan belajar tentang diri sendiri sekaligus belajar memahami orang lain di sekitar kita.

Tahukah kamu, kecerdasan emosional (Emotional Intelligence/EI) sangat penting karena bisa meningkatkan kesuksesan karir, keterampilan kepemimpinan, serta kesejahteraan mental dan fisik. Apakah kamu sudah memilikinya?

Kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan orang lain di sekitarnya. Kecerdasan emosional (EQ) tidak kalah penting dengan kecerdasan intelektual (IQ). Bahkan kecerdasan emosional dua kali lebih penting, seperti yang dibahas dalam buku Daniel Goleman " Emotional Intelligence" dijelaskan bahwa kecerdasan emosional bertanggung jawab atas keberhasilan sebesar 80%, dan 20% ditentukan oleh IQ.

Daniel Goleman merupakan seorang penulis dan psikolog terkemuka yang telah memperkenalkan konsep-konsep penting tentang kecerdasan emosional dan sosial. Karya-karyanya telah menginspirasi dan membantu banyak orang memahami pentingnya mengelola emosi dan membangun hubungan yang lebih sehat. Nah, berikut lima rekomendasi buku karya Daniel Goleman yang wajib dibaca. Pembahasannya mencakup ilmu sosial, psikologi, dan pengembangan diri.

Emotional Intelligence karya Daniel Goleman ini merupakan buku yang membahas tentang kecerdasan emosional (emotional intelligence), yaitu kemampuan seseorang untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosinya sendiri dan orang lain. Buku ini diterbitkan pada 1995 dan telah menjadi salah satu buku terlaris di dunia. Dalam buku ini, Goleman mengemukakan bahwa kecerdasan emosional sama pentingnya dengan kecerdasan intelektual (IQ) untuk mencapai kesuksesan dalam hidup.

Orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi akan lebih mampu menghadapi tantangan, membangun hubungan yang baik, dan mencapai tujuannya. Emotional Intelligence penting untuk dibaca oleh siapa saja yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya. Buku ini memberikan wawasan yang berharga tentang pentingnya kecerdasan emosional dan bagaimana kita dapat meningkatkannya.

Social Intelligence terbit pertama kali pada 2006. Dalam buku ini, Daniel Goleman membahas konsep kecerdasan sosial dan bagaimana kemampuan ini memengaruhi interaksi sosial dan hubungan manusia. Goleman menjelaskan bahwa kecerdasan sosial melibatkan pemahaman tentang emosi diri sendiri dan orang lain, kemampuan untuk membaca ekspresi wajah, perilaku nonverbal, serta mengelola konflik dan hubungan antarpribadi.

Ia juga membahas bagaimana kecerdasan sosial dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk di tempat kerja, dalam keluarga, dan dalam masyarakat. Buku ini menyoroti betapa pentingnya kemampuan sosial dalam kesuksesan dan kesejahteraan seseorang. Ini juga memberikan pandangan mendalam tentang bagaimana kita dapat meningkatkan kecerdasan sosial kita untuk mencapai hubungan yang lebih sehat dan produktif dengan orang lain.

Primal Leadership ditulis oleh Daniel Goleman bersama Richard Boyatzis dan Annie McKee. Buku ini terbit pertama kali pada 2002. Primal Leadership membahas tentang kepemimpinan dan peran emosi dalam kepemimpinan yang efektif. Buku ini menekankan pentingnya kecerdasan emosional dalam membentuk gaya kepemimpinan yang positif dan memengaruhi budaya organisasi. Dalam Primal Leadership, para penulis membahas enam gaya kepemimpinan utama yang dipengaruhi oleh emosi, yaitu kepemimpinan visioner, kepemimpinan pembinaan, kepemimpinan afiliasi, kepemimpinan berorientasi memaksimalkan hasil, kepemimpinan demokratis, dan kepemimpinan komando.

Mereka menjelaskan bagaimana setiap gaya ini dapat memengaruhi karyawan dan budaya kerja, baik secara positif maupun negatif. Buku ini juga memberikan panduan tentang bagaimana seorang pemimpin dapat mengembangkan kecerdasan emosional mereka sendiri dan menjadi pemimpin yang lebih efektif. Konsep-konsep dalam buku ini telah menjadi dasar bagi banyak pelatihan kepemimpinan dan program pengembangan di berbagai organisasi.

Focus terbit pertama kali pada 2013. Dalam buku ini, Daniel Goleman menjelajahi konsep konsentrasi dan bagaimana hal itu memengaruhi pencapaian keunggulan dalam berbagai aspek kehidupan. Goleman mengklasifikasikan fokus menjadi tiga jenis utama: inner focus, outer focus, dan other focus. Ia membahas bagaimana setiap jenis fokus ini memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pekerjaan, pendidikan, dan hubungan sosial.

Buku ini juga membahas tantangan yang dihadapi oleh banyak orang dalam menjaga fokus mereka dalam era yang penuh dengan distraksi, terutama karena perkembangan teknologi. Goleman memberikan wawasan tentang bagaimana kita dapat mengembangkan keterampilan fokus yang lebih baik dan mengoptimalkannya untuk meningkatkan kinerja dan kualitas hidup kita. Buku ini merupakan bacaan yang relevan untuk siapa saja yang ingin memahami lebih dalam peran fokus dalam mencapai kesuksesan dan kesejahteraan serta bagaimana mengelolanya dalam dunia yang semakin kompleks dan serba cepat seperti sekarang.

Ecological Intelligence membahas bagaimana pemahaman tentang dampak lingkungan dari produk-produk yang kita beli dapat mengubah cara kita berkonsumsi. Buku ini mengajak pembaca untuk lebih sadar akan jejak ekologis yang terkandung dalam produk-produk sehari-hari, termasuk makanan dan pakaian. Goleman berargumen bahwa konsumen yang lebih cerdas secara ekologis dapat membuat pilihan yang lebih baik untuk mendukung keberlanjutan dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Ecological Intelligence memberikan panduan tentang bagaimana kita dapat meningkatkan pemahaman tentang ekologi konsumsi dan mengambil tindakan yang lebih bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Buku ini merupakan panggilan untuk berpikir lebih dalam tentang dampak lingkungan dari gaya hidup konsumtif kita dan bagaimana kita dapat berkontribusi pada keberlanjutan planet ini melalui keputusan konsumsi yang lebih bijak. Buku ini pertama kali terbit pada 2009.

c80f0f1006
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages