Temans, akhirnya.. aku bersama Mbak Lia + Mas Roni, suami Mbak Lia
serta Mas Franky bisa bertemu langsung dengan Salim beserta Ibu dan
Neneknya, kemarin Sabtu sore [29 Maret 2008] bertempat dirumah Mbak
Lia.
Banyak hal yang ingin kuceritakan kepada semua temans.
Jjr, Aku, Mas Franky, Mbak Lia dan Mas Roni blm tau apakah Salim hanya
bisu saja, atau juga tuli.
Kamipun mencoba tes kecil-kecilan utk tingkat reflesi Salim.
Ketika aku bertemu dia pertama kali, ku panggil nama "Salim", dia
tidak menengok. Begitu juga ketika Mas Franky panggil Salim dengan
jarak sekitar setengah meter, Salim tidak menjawab panggilan Mas
Franky. Hanya terdiam saja. Ketika aku bicara langsung dengan Salim
dengan jarak dekat [mungkin sekitar 30-40 cm], dia tidak menengok
juga. Namun ketika ku colek lengannya, dia baru menatapku. ^_^
Ku ajak bicara, dia hanya senyam senyum saja. Tak ada kata-kata yang
keluar dari mulut kecil seorang Salim. Ketika ditulis nama Salim
diatas sebuah kertas dan mengajak belajar mengeja namanya, yang keluar
dari mulut kecil Salim sebuah kata yang tidak jelas terdengar oleh ku.
Apa yang ia katakan kepada kami semua, dalam bentuk gerakan tangan,
tubuh dan gerak mata. Tak ada sebuah kata yang keluar dari mulut kecil
Salim.
Sungguh sedih mendengar cerita masa lalu Salim.
Satu hal yang membuat aku sedih, menurut Nenek dan Ibu Salim, sekitar
thn 2002, disaat Salim lahir dari rahim sang ibu, Salim kecil terjatuh
dilantai karena sang ibu melahirkan seorang diri dirumahnya. Tangis
Salim langsung terhenti !!!!
Derita Salim tak henti disitu saja, saat Salim masih berusia beberapa
bulan alm. ayah Salim sering memukul tubuh dan kepala Salim !!!!
Oh ya, ayah Salim telah menghadap kepada Yang Maha Kuasa sekitar 3
tahun yang lalu.
Jjr, aku secara pribadi sedih sekali mendengar cerita saat Salim masih balita.
Oh ya, Temans..
Ini ada beberapa pose Salim saat aku ambil fotonya. Sangat bergaya
sekali bila tau aku membidik fotonya. Sebenarnya, Salim cakep ..
^_^....
Ada lesung pipi disebelah kanan. Klu kata orang Jawa, Salim "antheng
banget".. betah duduk diam beberapa waktu yang cukup lama, saat kami
semua berbincang-bincang. Dia juga menyimak bila diajak bicara,
walaupun mungkin dia tidak tau arti / mungkin tidak mendengar apa yang
kami bicarakan.
Salim senang bermain klereng, bola dan sepeda. Salim juga paling suka
makan ayam goreng, nasi uduk dan pangsit.
Dua hal yang bikin aku terharu.
Salim sangat sayang kepada keluarganya, khususnya kakak perempuannya.
Saat makan bersama, Salim menyisihkan makanannya dan dibawa pulang,
kata ibunya, Salim selalu ingat kakaknya yang dirumah bila Salim punya
makanan enak.
Salim kecil juga sangat rajin shalat di masjid dekat rumahnya. Dia tak
pernah absen untuk shalat [walaupun mungkin dia tak tahu bacaan setiap
gerakan shalat]. Tpi ketika aku melakukan gerakan shalat, dia senyum
dan langsung melakukan gerakan yang sama saat shalat dan tahu harus
pake baju lengan panjang, sarung dan kopyah..
Sungguh bahagia rasanya, bisa bertemu dengan Salim dan keluarganya.
Semoga aku dapat membantu Salim-salim yang lainnya..
Semoga..
Berbagai bantuan dan support Temans sangat berarti utk Salim dan Keluarga.. ^_^
Sangat indah dunia, bila qta dapat saling berbagi dengan sesama.
Mega
NB : Maaf bila panjang sekali ceritanya. Dan maaf bila ada salah kata,
salah ucap dan tidak ada maksud apa2 dibalik cerita ini, selain ingin
sharing aja..
Peace and Love..
===================================================
> > Date: Sun, 23 Mar 2008 19:00:46
> > To:lh_l...@yahoo.com
> > Subject: [femina & friends] Salim si Anak Yatim & Bisu
> >
> >
> > Selamat Pagi teman-teman semua.
> > Sekedar mengulang informasi bahwa Salim merupakan anak dari keluarga
> > yang kurang mampu secara materi dan juga pendidikan. Salim ini berusia -/+
> > 7-9 th dan belum pernah sekolah. Ibu nya hanya seorang tukang cuci dan
> > neneknya tukang pijet. Salim anak yang baik, rajin beribadah, sering
> > membantu ibu & neneknya dirumah.
> >
> > Karena keadaan Salim tsb masih banyak orang2 yang disekitar Salim ini
> > seringkali jahat dan usil terhadap Salim sehingga ia sering dibohongin /
> > dikerjain baik oleh anak2 yang sebaya maupun orang2 dewasa.
> > Teman2,... setelah saya berusaha tanya sana sini mengenai guru yang saya
> > maksudkan, akhirnya, saya berhasil menemukan guru mengaji keponakan saya.
> > Kemarin, setelah membicarakan mengenai Salim & niatan teman2 donatur
> > terhadapnya, maka Ustadz tsb bersedia mengajarkan ilmu yang dia punya kepada
> > Salim. Saya sampaikan pula bahwa yang perlu diajarkan untuk Salim adalah
> > Baca, Tulis, dan Berhitung sederhana. Bahkan kemaren, Salim saya pertemukan
> > dengan Ustadz tsb.
> >
> > Rencananya pengajarannya akan dimulai Sabtu 29 Maret 2008 jam 18.30 wib
> > dan diajarkan seminggu 2 x setiap hari Sabtu dan Rabu selama 1 jam di rumah
> > Salim. Adapun untuk pengganti transport yang saya bicarakan kepada Ustadz
> > tsb adalah rp 200.000,- per bulan. Sebenernya Ustadz ini menolak
> > pembayaran karena semata2 beliau ikhlas mengajarkan Salim,..tetapi saya
> > bilang, kami bukan membayar tenaga pak Ustadz tetapi kami hanya bisa
> > menggantikan sekedarnya biaya transportasi pak Ustadz dari rumahnya di
> > daerah Pecenongan Jakarta Pusat ke rumah Salim di daerah Tomang Jakarta
> > Barat.
> >
> > Kepada teman2 semua, saya ingin mengundang teman2 untuk datang kerumah
> > saya pada tanggal 29 Maret 2008 jam 17.30 wib untuk membahas rencana
> > kita selanjutnya sekaligus akan saya perkenalkan Salim & pak Ustadz nya
> > kepada teman2 semua... sekalian kita KOPI DARAT...mohon konfirmasinya jika
> > teman2 bersedia untuk datang kerumah saya di daerah Tomang Raya - Jakarta
> > Barat.
> >
> > Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah
> > diberikan baik berupa materi maupun sarannya. Juga kepada para Moderator
> > Milis yang berkenan membantu menyebarkan informasi ini.
> >
> > LIa HAIruddin