Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Sekretariat Direktorat Jenderal Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Direktorat Paten, Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang Direktorat Merek dan Indikasi Geografis Direktorat Kerja Sama dan Pemberdayaan Kekayaan Intelektual Direktorat Teknologi Informasi Kekayaan Intelektual Direktorat Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa Visi, Misi dan Tata Nilai Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang permohonan, publikasi, pelayanan teknis, pemeriksaan, sertifikasi, mutasi dan lisensi, dokumentasi, dan pelayanan hukum hak cipta, produk hak terkait, dan desain industri, serta lembaga manajemen kolektif.
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 266, Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri menyelenggarakan fungsi:
Program Sertifikasi Karier Google dirancang untuk mempersiapkan Anda dalam melamar posisi pemula di berbagai bidang pekerjaan seperti IT support, analisis data, manajemen proyek, atau desain UX - baik pekerjaan di lokasi tertentu atau secara jarak jauh, di sebuah perusahaan berskala kecil atau besar. Setelah menyelesaikan program sertifikasi ini, Anda akan memiliki opsi untuk membagikan informasi Anda ke berbagai perusahaan papan atas yang mempekerjakan profesional tingkat pemula dan tentu saja, Google.
Selain pelatihan yang dipandu oleh pakar dan proyek/praktik langsung yang dirancang untuk mempersiapkan Anda melamar pekerjaan, Anda juga akan mendapatkan tips wawancara, simulasi wawancara dan pelatihan penulisan resume, sesi pelatihan karier, dan banyak lagi. Anda juga akan terhubung dengan begitu banyak perusahaan yang mencari kandidat yang telah menyelesaikan program Sertifikasi Karier Google.
Ketika kami melihat dampak positif program ini terhadap orang-orang di seluruh dunia, kami ingin memperluas pelatihan ini ke bidang karier lainnya yang tumbuh pesat dan bergaji tinggi yakni Manajemen Proyek, Analitik Data, dan Desain UX. Program sertifikasi ini dibuat dan diajarkan oleh Google, serta dirancang untuk mempersiapkan orang-orang dari berbagai latar belakang untuk bekerja di bidang-bidang yang membutuhkan banyak kandidat yang memenuhi syarat. Seperti halnya Sertifikat IT Support, tidak diperlukan gelar atau pengalaman yang relevan, dan setelah menyelesaikan program ini, lulusan dapat terhubung langsung ke banyak perusahaan yang menerima Sertifikat Karier Google untuk mengisi lowongan kerja yang ada.
Perkembangan digital yang pesat memberikan kenyamanan bagi generasi saat ini untuk menyampaikan dan menerima informasi dengan sangat cepat. Kecepatan arus informasi tersebut membentuk karakter penerima informasi yang lebih cenderung menikmati konten visual dibandingkan konten berupa tulisan. Hal ini juga dikuatkan dengan pendapat Millward Brown (2017) yang menyebutkan gen Z lebih menyukai konten dalam bentuk visual dibandingkan tulisan. Konten visual lebih mudah diterima oleh gen Z karena memungkinkan mereka untuk memperoleh informasi sembari melakukan kegiatan lainnya. Hal ini meningkatkan kebutuhan terhadap kemampuan desain grafis. Salah satu program studi yang memfasilitasi hal tersebut adalah Desain Komunikasi Visual (DKV).
Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) adalah studi yang mempelajari ilmu tentang penyampaian pesan dengan menggunakan elemen desain grafis, seperti huruf, warna, gambar, dan lay out. Dalam keilmuan DKV, hal yang dipelajari adalah cara mengolah pesan visual yang efektif secara informatif, komunikatif, dan efektif, yang dikemas sekreatif mungkin sehingga pesan dapat tersampaikan dengan tepat sasaran.
Selain kebutuhannya yang semakin meningkat, jurusan ini cocok bagi kamu yang ingin mengeksplorasi bakat pada bidang desain lebih dalam lagi. Dalam prodi DKV, kamu akan mempelajari proses kreatif baik secara manual, ataupun menggunakan perangkat lunak desain grafis, videografi, fotografi, hingga membuat animasi. Di samping itu, DKV juga responsif menjawab kebutuhan industri dengan penyediaan ruang lingkup desain grafis, multimedia, periklanan, dan manajemen desain. Dengan demikian, jurusan DKV tidak hanya memfasilitasi hobimu dalam bidang desain, tetapi memberikan kesempatan agar hobi yang kamu miliki dapat bermanfaat.
Untuk memenuhi kebutuhan DKV pada berbagai lingkup yang telah disebutkan, terdapat beberapa mata kuliah yang menunjang peningkatan skill mahasiswa DKV. Mata kuliah tersebut diantaranya, drawing for design, pengantar desain komunikasi visual, 3D art and interaction, estetika, visual making project, new media, entrepreneurship, komputer grafis, material and color in visual design, eastern art review, western art review, fotografi, desain ilustrasi, dan sebagainya.
Dalam industri kreatif, DKV memiliki prospek kerja yang cerah dalam bidang film & animasi, periklanan, game, dan pengembangan aplikasi. Peran pekerjaan bagi lulusan DKV juga beragam, mulai dari desainer grafis, illustrator, concept artist, desainer UI/ UX, desainer game, videographer, fotografer, desainer karakter, animator, art director, dan sebagainya. Namun, di samping hal tersebut, DKV juga memiliki prospek kerja yang semakin beragam di luar industri kreatif, mulai dari website developer, konsultan branding, penerbitan, advertising agency, hingga instansi pemerintahan.
Dari banyaknya pilihan jurusan DKV, kamu tentu dapat menemukan jurusan DKV di Telkom University. Jurusan S1 DKV merupakan salah satu program studi di bawah Fakultas Industri kreatif (FIK). Jurusan DKV di Telkom University merupakan satu-satunya program tingkat sarjana strata satu yang berbeda dengan DKV pada umumnya. Selain diajarkan ilmu seni, kamu juga akan diajarkan ilmu manajemen. Dengan demikian, lulusan DKV Telkom University diharapkan memiliki kemampuan lebih unggul dibandingkan dengan mahasiswa DKV pada umumnya berkat adanya kolaborasi dua disiplin ilmu tersebut. Klik di sini untuk cari tahu lebih lanjut tentang DKV Telkom University.
3a8082e126