Alasan saya menyukai Liferay

138 views
Skip to first unread message

Christianto Sahat

unread,
Aug 24, 2012, 12:36:52 AM8/24/12
to lifer...@googlegroups.com
Terinspirasi dari artikel Ten Reasons to Love Liferay, di 

gue mau uraikan juga beberapa hal yang gue suka dari Liferay 

Sebagai developer dan team leader
1. Coding Best practice : yes, kita bisa belajar coding dan best practice dari buku-buku. Tapi buat saya metode ini cenderung lebih lama, and I can't get it right on the first try. Dengan melihat source code secara langsung dari software yang sudah proven (dikembangkan lebih dari 10 tahun, sudah digunakan dan dikritisi oleh banyak orang, sudah bbrp kali ganti framework, intinya sudah melewati fase trial and error ), saya bisa langsung memahami implementasinya secara praktek, dan tentunya dengan mudah mengimplementasikan dalam project-project saya yang lain. 
Contoh-contoh best practice yang saya pelajari lewat Liferay, misalnya untuk performance, Liferay melakukan minifying dan compressing utk javascript files, dan compressing utk http response. Lalu bagaimana melakukan caching utk static resources ( css, javascript ), dan gimana supaya cache di browser di refresh begitu javascript di server side berubah. Bagaimana mekanisme primary key generation yang didesain untuk tetap berjalan baik saat aplikasi di-cluster, bagaimana melakukan permission checking yang lebih efisien, misalkan saat melakukan search yang menghasilkan banyak data, dan tiap-tiap row data tersebut memiliki permission masing-masing. 

2. Development management best practice : saat proyek kecil, mungkin kita cukup menggunakan tools source code control, dan IDE. Saat proyek membesar, sebesar Liferay, dengan partisipasi banyak pihak ( community utk submit bug report, bug fix, internal staff utk melakukan verifikasi, customer yang melaporkan bug, dsb ), perlu banyak tools dan mekanisme, contohnya diperlukan bug tracking, source code viewer and comparator semacam FishEye, test automation, build automation, source code control best practice (tagging, branching, merging, trunk ), forum, dan wiki, yang agak sulit dibayangkan prakteknya kalau saya hanya baca buku.

3. Out-of-the-box functionality, yang mempercepat development, dan menimbulkan confident di dalam diri boss dan customer. Pengalaman saya dalam hal development, customer dan bos cenderung menilai progress pekerjaan kita dari tampilan aplikasi. Hal ini kadang berlawanan dengan idealisme developer, yang ingin membangun fondasi code yang baik terlebih dahulu, baru bergerak ke tampilan belakangan. Seringkali kalau tampilan belum terlihat, atau sudah ada tapi dengan design yang kurang cantik, membuat customer / end-user jadi tidak bersemangat atau kehilangan kepercayaan terhadap proyek tsb. 

Sebagai warga negara : 
1. Well, kalau liat-liat perusahaan lokal yang cenderung kurang memperhatikan kesejahteraan karyawan, sementara jor-joran dalam membeli software dengan brand yg kuat dan harga yang super mahal, padahal software tersebut dapat disubstitusi dengan software open source yang (jauh) lebih murah harganya dengan kemampuan setara, jadi gatal dan miris sendiri. Dengan menguasai software open source secara mendalam, saya dapat membantu perusahaan-perusahaan lokal menghemat biaya software, menghemat devisa negara, dan tentunya menambah keahlian programmer-programmer lokal dengan mempelajari source codenya. 

Sekian share dari saya, ditunggu juga share serupa dari yang lain.

Muhammad Edwin

unread,
Aug 24, 2012, 12:43:29 AM8/24/12
to lifer...@googlegroups.com
terima kasih mas Christianto,
kira-kira ada step by step, tutorial teknis ataupun beginner's guide terkait liferay engga?
klo ada dalam versi bahasa indonesia, tentunya akan lebih bagus lagi

terima kasih sebelumnya

2012/8/24 Christianto Sahat <csa...@gmail.com>

Terinspirasi dari artikel Ten Reasons to Love Liferay, di 




--
Regards,


edwin.
"It's Not the Big That Eat the Small... It's the Fast That Eat the Slow"

Frans Thamura

unread,
Aug 24, 2012, 3:58:06 AM8/24/12
to lifer...@googlegroups.com

wah share lo mah techie banget... itu bukan liferay jadi pilihan

gue sih kan main main knowledge system dashboard.

sudah sejak 1999 saat jetspeed 1.0, gue sempat jadi member jsr 127, eh diganti jadi jsr 128 alias portlet 1.0

yes portlet power itu keren. another container diatas javaee . jadi java ee dibuat phase 2 container.

nah mainan gue banyak yg petakan kebutuhan perusahaan dg security dashboard yg berjenjang

kebetulan cimande baru 0.1, jadi jauh ilmu gue buat container portlet

lalu lahirlah pluto. jetspeed api untuk portlet

saat itu ada barang baru liferay. gue coba sampai 2.2.3, ada client yg mah dashboard masih ada. mau coba liferay.. wah jelek.... gue masih pake jetspeed. karena gue dah pakai lama.

rss feeder dg schedular jetspeed bagus. gue belum menemukan di liferay sampe sekarang

nah kenapa sekarang oake liferay...

karena webnya bagus. tapi buat portletnya masih susah euy. mbah chris ditunggu codenya.... the rest.. karena sering ketemu pejabat liferay di javaone 2007-2010 makanya jadi coba coba.

dan integrasi dg ldapnya ok. makanya dipakai.

dahulu sempat ada pentaho diatas liferay. tapi stop.... ini juga jadi alasan invest liferay di cms aja nih sekarang.

portlet kita di opensourcekan di sf.net/projects/medallio



tahu tahu ada liferay 3.0 yg
Frans Thamura
Meruvian

--
 
 
 

christianto sahat

unread,
Aug 24, 2012, 10:38:16 AM8/24/12
to lifer...@googlegroups.com

Ya kan udah pernah ditulis, kalau dari sisi bisnis user, kira-kira menguntungkannya di mana pake Liferay.  Udah berapa artikel malah tuh, yang gue bahas tentang agregasi, personalisasi, terus soal out of the box module, rapid application development. 

Kenapa gue nulis keuntungan dari sudut pandang developer, karena gue yakin sebagian member milis di sini juga bukan bisnis user, tapi lebih dari sudut pandang teknikal / developer,  dan mereka ingin melihat secara pragmatis "Kalau buat gue developer, apa untungnya gue pake Liferay ? " 

Kira-kira gitu bos Frans.

2012/8/24 Frans Thamura <fr...@meruvian.org>
--
 
 
 

Tiur Lumban Gaol //Softbless

unread,
Aug 29, 2012, 4:37:26 AM8/29/12
to lifer...@googlegroups.com
Pak Erwin,

Ada beberapa ebook mengenai Liferay yang bisa dibeli di Packtpub.com. Packtpub sekarang juga sedang promo, beli 5 ebook bertema open source hanya sekitar $60. Bandingkan kalau beli 1 buku hardcopy dari Amazon+ongkir bisa $50.

Ada ebook untuk yang beginner, maupun advanced. Dan kadang ada contoh source code-nya juga jika beli ebook tersebut. Go to Packtpub.com dan search for : Liferay. 

Semoga infonya bisa membantu.

Thanks and Regards,
 

Tiur Lumban Gaol
------------------------------------------------
Tiur Lumban Gaol  | Mobile : +62-818-181183  |  Office : (62 21) 85918058  | * ti...@softbless.com 




--
 
 
 

Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages