[Download Video Mesum Sma Lamongan 3gp

0 views
Skip to first unread message

Gifford Brickley

unread,
Jun 5, 2024, 4:57:30 PM6/5/24
to lerssirufas

Peristiwa itu terjadi di lingkungan Bandung, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan Lamongan. Warga yang telah mengintai sejoli itu sejak lama berjaga sebelum menggerebek pasangan itu pada Kamis dini hari (14/3/2024).

Download Video Mesum Sma Lamongan 3gp


Download File ––– https://t.co/UCvnnXCFGC



Sejoli itu adalah SR (24) warga Desa Kramat, Kecamatan Lamongan dan teman wanitanya berinisial YAF (26), warga Loceret, Nganjuk. Pasangan di luar nikah itu digerebek warga karena perbuatan mereka sudah cukup membuat resah.

Nardi mengungkapkan bahwa warga yang merasa resah mulai mengawasi gerak-gerik pasangan mesum itu. Warga, kata Nardi, melakukan pengawasan dan berjaga pada Rabu (13/3) malam untuk memastikan pria itu datang dan masuk ke kamar kos si perempuan.

LAMONGAN, MEMORANDUM - Petugas gabungan mengamankan 5 pasangan mesum atau bukan suami istri, masing - masing kepergok sedang asyik berduaan di kamar kost Rumpon Puri Agha yang berlokasi di Groyok gang Pusaka LAMONGAN.

"Selanjutnya, mereka diamankan dan dibawa ke kantor Satpol PP untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya juga memanggil pemilik rumah kost untuk dimintai keterangan," ujar Kasatpol PP Jarwito, SH., disampaikan Sutrisno Kabid Trantibum Satpol Pemkab Lamongan.

Mereka terjaring razia, lanjut Sutrisno, operasi dengan melibatkan petugas gabungan personil Satpol PP, Polres Lamongan serta Garnisun dengan sasaran kost - kost an, warung dan caf dalam kota serta diwilayah Kecamatan Babat, Lamongan.

Dengan sprint serta landasan Perda Nomor 04 Tahun 2007 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum di Kabupaten Lamongan. Kedua, Perda Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pengawasan dan Pengendalian Peredaran Minuman Beralkohol di Kabupaten Lamongan.

Operasi ini, Sutrisno berharap, dapat meningkatkan ketertiban umum di Lamongan, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman menjalani aktivitas sehari-hari selama bulan Ramadan," pintanya. (pul)

Ciputra Film Festival 2024 Sajikan Karya Inspiratif Sineas Muda hingga ABKPemerintah Diminta Sederhanakan Cukai RokokAirlangga Targetkan Ekonomi Syariah Indonesia Nomor 1 di DuniaMendag Pastikan Stok dan Harga Bapok AmanSandiaga: Gen Z Berperan Penting Gaet Wisatawan

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Warga lingkungan Bandung, Kelurahan Sukomulyo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan grebek pasangan di luar nikah karena nekat berbuat mesum di tengah bulan puasa Ramadan.

Warga yang resah akibat tingkah sejoli berinisial S-R (24), warga Dusun Cekel, Desa Kramat, Kecamatan/Kabupaten Lamongan dan wanitanya, Y-A-F (26), warga Dusun Sumbersari, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, mesum dalam kamar kos dan hanya menunduk malu keduanya kepergok.

Warga yang resah mulai mengawasi gerak-gerik pasangan mesum tersebut, saat digerebek pasangan di luar nikah itu gelagatnya baru saja berpakaian warga curiga lantaran mereka lama membuka kamar dan keluar hanya memakai separuh busana.

Sejoli mesum yang digerebek, oleh warga segera dilaporkan kejadian itu ke Polsek setempat. Sehingga terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, dua sejoli tersebut diamankan untuk diperiksa lebih lanjut di Polsek Kota Lamongan. Lm-01/ham

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Alun-alun Kota Lamongan yang berada persis di depan Pendopo Bupati Lamongan dijadikan ajang mesum oleh pasangan muda-mudi. Ironisnya meski tindakan yang dilakukan di taman kota ini bisa merusak moral anak-anak, namun pihak Pemkab Lamongan terkesan menutup mata dan membiarkanya.

Makrifah, salah satu pengunjung menyayangkan hal ini. Menurutnya alun-alun Lamongan sangat cocok untu lokasi hiburan anak-anak. Karena selain fasilitasnya bagus juga dilengkapi alat permainan yang tidak ada di sekolahnya. Namun dirinya merasa resah dengan perilaku muda-mudi yang tidak peduli dengan pengunjung lain. "Masa dia tetap peluk cium, padahal ada saya dan anak-anak," ujarnya, Sabtu (5/12).

Terkait perilaku amoral pasangan muda-mudi ini, Makrifah berharap kepada Pemkab Lamongan atau Dinas terkait melakukan penertiban. "Meski tidak setiap hari, tapi kalau sekali waktu dilakukan penertiban pasti ada rasa malu ketika diamankan petugas," ujarnya.

Sementara, Kabid Oprasi dan Pengamanan Pol PP Lamongan, Alfian Helmy mengatakan, pihaknya akan terus memantau lokasi-lakasi yang dijadikan mesum. "Kita sudah melakukan pengawasan dan tak jarang kita razia dan dilakukan pendataan," ujarnya

Dikatakan Helmy pihaknya sering mendapat pengaduan dari masyarakat. "Kami juga pernah mengamankan pasangan yang terjaring di Taman Telaga Bandung dan kita bawa ke kantor Satpol PP guna dilakukan pendataan dan dibuatkan pernyataan dengan disaksikan oleh orang tua masing-masing," dalihnya.

Kabag Humas Polres Lamongan, AKP Moch Umar Dami, mengungkapkan, ketiga pasangan yang terjaring tersebut diamankan ke Polres Lamongan. Mereka didata dan diminta membuat surat pernyataan yang berisi tidak akan mengulangi perbuatan asusilanya.

Untuk diketahui, Hotel Lima Jaya yang berada dijalan nasional Babat-Surabaya, keberadaannya selama ini sudah cukup meresahkan warga. Hotel ini disinyalir menjadi tempat penyaluran sahwat pasangan mesum yang cukup nyaman.

Informasi dari masyarakat setempat, saat praktek kopi pangkon di pasar Agrobis Babat masih marak, hotel Lima Jaya yang berlokasi di depan pasar Agrobis itu selalu menjadi tempat jujugan melampiaskan birahi wanita penghibur kopi pangkon dengan pelanggannya.

Lamongan, IDN Times - Ratusan warga Dusun Lengor, Desa Pelangwot, menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, Selasa siang (26/11). Mereka menuntut agar salah seorang perangkat desa setempat dipecat.

Miftah dan ratusan warga lainnya berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika tak kunjung diselesaikan, maka warga mengancam akan kembali melakukan aksi serupa. Bahkan, mereka siap datang dengan jumlah massa yang lebih banyak.

"Masyarakat desa yang bodoh saja mengerti aturan, kalau perbuatan zina itu dilarang oleh agama. Selain itu, perangkat desa yang seharusnya bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat, justru berbuat mesum dan mencoreng nama baik desa kami," kecam Miftah.

"Secara etika memang tidak pantas seorang perangkat desa masuk ke dalam rumah perempuan pada malam hari. Tapi saran kami, warga menyerahkan bukti, karena kasus ini harus perlu adanya pembuktian," ujarnya.

"Korban diberitahu sama tetangga, ada video asusila yang di-upload di Facebook miliknya. Selain itu, profil picture di nomor handphone juga diganti dengan gambar pornografi korban," kata Kapolres Lamongan AKBP Harun kepada awak media, saat rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Senin (24/2/2020).

Polisi telah menyita telepon genggam yang digunakan menyebarkan video mesum tersebut. Selain itu, polisi meminta keterangan saksi ahli yang dianggap mengetahui tentang transaksi dan informasi elektronik untuk mengetahui kesalahan pelaku.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Dua pegawai RSUD Dr. Soegiri Lamongan digerebek petugas Satpol PP Kabupaten Lamongan saat berbuat mesum di sebuah warung esek-esek milik Tamisrih di Desa Balun, Kecamatan Turi. Kedua pegawai itu Solikin (37) warga Dusun Ngablak, Desa Kramat, Kecamatan Kota Lamongan, dan Tumiriati (34) warga Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi Lamongan.

Dikatakan Helmy, Solihin statusnya sebagai pegawai di RSUD Dr. Soegiri Lamongan di bagian cuci darah. Ia statusnya telah memiliki istri. Sedangkan Tumiriati, yang berstatus janda dengan satu anak, juga bekerja di tempat yang sama pada bagian gizi.

Spontan, petugas Satpol PP yang saat itu sudah siap langsung memaksa keduanya untuk membuka pintu. Setelah keduanya diminta untuk memakai pakaiannya kembali, selanjutnya mereka digiring ke Kantor Satpol PP setempat untuk diperiksa lebih lanjut.

Saat dibawa oleh petugas tersebut, tak henti-hentinya mereka berdua menangis. Bahkan, saat menjalani pemeriksaan di salah satu ruangan Kantor Satpol PP, mereka hanya menunduk sembari menangis tanpa berkomentar apapun.

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Tim Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lamongan, Polres Lamongan, Kesbang Pol Lamongan menggelar razia atau cipta kondisi di beberapa tempat hiburan malam, cafe dan hotel yang disinyalir sebagai lokasi mesum, Minggu (5/3) malam.

Menurut keterangan, tim bergerak menyisir setiap Tempat Hiburan Malam (THM) dan juga beberapa Cafe yang ada di Lamongan. Dalam giat ini, tim yang menyasar Hotel Lima Jaya Babat berhasil mengamankan dua orang pasangan mesum tanpa ada ikatan pernikahan. Satu di antaranya adalah SW (54), yang diketahui merupakan PNS Guru di SDN Kapas Bojonegoro. Ia tertangkap basah sedang indehoy dengan pasangannya, EW (47), janda asal Desa Sambung, Jombang.

Turut dalam operasi tersebut, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Alfian Helmy, Kasi Operasi dan Pengendalian Bambang Yustiyono, 3 anggota Kesbangpol, 1 anggota dari Polres Lamongan, serta 13 anggota Satpol PP lainnya.

Selain SW dan EW yang diciduk dari hotel Lima Jaya, petugas juga berhasil menjaring SK, janda warga Desa Kepohwaras, Kecamatan Kepohbaru, Bojonegoro bersama pasangannya ST (67), warga desa Ngadipuro, Kecamatan Widang, Tuban.

Adalah wana wisata Gondang Park (G-Park)d barat tepian waduk Gondang masuk desa Gondang Lor kecamatan Sugio Lamongan Jawa Timur. Memanfaatkan lahan dari Perum Perhutani unit III Jawa timur. Termasuk hutan lindung untuk menjaga debit air waduk Gondang.

Siapa sangka tempat yang dulunya kotor dan sering digunakan untuk berbuat mesum di tangan H. Teguh Wahyudi CEO Tata Wisata yang mengelola wana wisata berkolaborasi dengan Perhutani tempat kotor tersebut disulap menjadi tempat rekreasi yang nyaman bagi keluarga dan kolega.

Gondang Park (G-Park)menyediakan panggung live musik,. Mini trail buat anak anak,. Play ground atau tempat bermain. Bagi yang gemar berselfi ria di medsos terdapat spot spot foto yang instragamable. Bahkan area memancing bagi mancing mania. Dan segera menyusul wisata petik buah.

Yang tak kalah penting adalah cafetaria dengan berbagai menu pengunjung bisa memilih dan pastinya dengan harga yang terjangkau. Penikmat kopi bisa mencoba racikan kopi dari barista profesional didatangkan H. Yudi untuk memanjakan pengunjung. Seperti yang suryanews nikmati, ngopi dengan dengarkan alunan live musik acustik di alam terbuka dibawah pohon dengan semilir angin menjadi suasana ngopi berbeda seperti biasa di warkop atau kafe.

795a8134c1
Reply all
Reply to author
Forward
0 new messages