Dalam dunia desain grafis dan animasi, Blender 3D telah menjadi salah satu perangkat lunak yang paling powerful dan populer. Dengan kemampuan untuk membuat objek 3D, animasi, efek visual, dan bahkan game, Blender 3D menawarkan alat yang luar biasa untuk menghasilkan karya-karya kreatif. Bagi pemula, memahami dasar-dasar aplikasi ini adalah langkah pertama yang penting dalam perjalanan menuju penguasaan lebih lanjut. Mari kita jelajahi panduan lengkap mengenai dasar-dasar menguasai aplikasi Blender 3D.
Ketika pertama kali membuka Blender, antarmuka pengguna mungkin tampak rumit. Namun, setelah Anda memahami elemen-elemen dasarnya, semuanya akan lebih mudah. Antarmuka terdiri dari viewport 3D, panel alat, dan jendela properti. Pahami bagaimana berpindah antara berbagai tampilan dan jendela ini serta ikon-ikon yang penting.
Menggambar objek dasar seperti kubus, bola, atau silinder adalah langkah awal dalam belajar Blender. Pelajari cara membuat, mengubah ukuran, dan memindahkan objek-objek ini di dalam ruang 3D. Anda juga perlu memahami konsep dasar seperti pemilihan objek, mode edit, dan mode objek.
Blender 3D memungkinkan Anda untuk melakukan transformasi objek seperti translasi, rotasi, dan scaling. Pahami cara mengakses dan menggunakan alat-alat transformasi ini. Selain itu, pelajari pula bagaimana mengubah properti objek melalui panel pengaturan.
Penting bagi karya 3D Anda untuk memiliki material dan tekstur yang realistis. Pelajari cara menambahkan material pada objek, mengatur warna, dan menghubungkannya dengan tekstur. Terdapat banyak sumber daya online untuk mendapatkan tekstur berkualitas tinggi secara gratis.
Salah satu fitur hebat Blender adalah kemampuannya untuk membuat animasi. Pelajari dasar-dasar pembuatan keyframe, pengaturan waktu, dan menghidupkan objek Anda. Anda dapat mulai dengan animasi sederhana seperti gerakan objek atau rotasi dasar.
Pencahayaan adalah kunci untuk menciptakan suasana yang tepat dalam karya 3D Anda. Pelajari bagaimana menambahkan lampu ke dalam scene Anda dan mengatur pencahayaan sesuai kebutuhan. Setelah itu, pahami proses render, di mana Anda mengubah model 3D Anda menjadi gambar atau video final.
Setelah Anda merasa nyaman dengan dasar-dasar, Anda dapat memperdalam pengetahuan Anda tentang sculpting, di mana Anda bisa mengukir detail-detail pada permukaan objek. Anda juga dapat belajar tentang teknik texturing lanjutan seperti normal mapping untuk memberikan detail yang lebih kompleks pada permukaan objek.
Ada banyak tutorial dan sumber daya online yang dapat membantu Anda dalam memahami Blender 3D lebih baik. Video tutorial, forum komunitas, dan dokumentasi resmi Blender dapat menjadi teman Anda dalam perjalanan ini.
Pastikan juga untuk memeriksa tanggal rilis sumber daya tersebut untuk memastikan bahwa informasi yang Anda dapatkan sesuai dengan versi terbaru Blender. Seiring dengan belajar, eksperimenlah dengan proyek-proyek kecil untuk meningkatkan keterampilan Anda.
seleksi sisi samping object kemudian tarik kesumbu y ( tekan G dan Y) untuk menarik ke sumbu x ( tekan G dan X) sehingga membentuk seperti gambar di atas. selanjutnya tekan Ctrl+R untuk membuat edge baru, klik kanan pada mouse kemudian geser garis warna jingga seperti pada gambar
setelah itu tekan Ctrl+B tarik mouse dengan hati-hati hingga muncul garis oranye yang baru, sesuaikan dengan gambar dibawah, kalau sudah sesuai klik kanan pada mouse, ini untuk mempermudah pembuatan garisnya, nanti garis ini akan menjadi batas antara keyboard
sampai disini tutorial menggunakan blender untuk pemula yang sedikit panjang tapi sulit di pahami, tapi semoga anda bisa mengerti karna saya juga baru belajar, ada bisa berkreasi dan membuat object yang lainnya, dan masi banyak lagi yang belum saya jelaskan di blender, anda bisa mencobanya sendiri, jangan takut salah karna kesalahan adalah biaya untuk mencapai keahlian, lebih beranilah mencoba.
Ini adalah widget teks. Widget Teks memungkinkan Anda menambahkan teks atau HTML ke segala bilah sisi yang mungkin ada di tema Anda Anda dapat menggunakan widget teks untuk menampilkan teks, tautan, gambar, HTML, atau perpaduan semua hal itu. Edit semua itu di bagian Widget dari Customizer.
Software Blender yang akan kita gunakan adalah software blender versi 2.81. Software ini sangat ringan dan penggunaanya juga beragam. Mulai dari membuat objek 3D, membuat animasi, membuat game, mengedit video, dan masih banyak lagi. Sebelum di-install, besar file kira-kira sekitar 140 Mb. Ketika sudah terinstall, besar file sekitar 360 Mb. Cukup ringan, bukan?!
Untuk memulai kita dapat menekan ikon program blender pada desktop, lalu setelah masuk kita akan di suguhkan dengan tampilan awal seperti gambar di bawah ini. Setelah itu kita dapat memilih menu yang akan kita buka seperti 2D animasi, sclupting, video editing dan lain-lain. Kita klik general, lalu akan masuk layout dengan bentuk awal objek 3D kubus.
Setelah masuk, kita dapat mengubah bentuk dengan cara masuk edit mode. Cara untuk masuk ke edit mode adalah dengan menekan tombol Tab pada keyboard atau dengan cara menekan objek mode, lalu pilih edit mode pada pojok kiri atas.
Setelah itu kita dapat membuat dan mengubah bentuk objek 3D sesuai dengan apa yang kita inginkan. Langkah awal untuk membuat sofa sederhana adalah dengan membagi dua dengan cara menekan CTRL+R, kemudian pilih sisi di kubus, kita potong bagian atas ke bawah, lalu tekan X pada keyboard dan klik faces.
Kemudian kita buat potongan kembali dengan menekan tombol Ctrl+R lalu menggeser kursor dan buat menjadi seperti gambar di atas. Kemudian kita exturde dengan menekan tombol E dan atur ketinggian dengan menggeser kursor. Buat menyerupai sebuah sofa. Agar lebih menarik, kita dapat menambahkan modifier berupa subdivision surface, agar bentuk menjadi lebih membulat dan rapi.
Atur viewport sebaik mungkin, saran tidak lebih dari 3, karena akan semakin berat untuk di render. Agar bentuknya semakin menarik bisa di rapikan dengan memotong bagian senderan tangan dan juga senderan punggung agar tidak terlalu membulat.
Setelah selesai, bisa kita save file agar tidak hilang ketika kita akan mengulang. Setelah menyimpan file, kita bisa apply semua modifier, dan masuk ke mode UV editing. Setah itu putong menjadi beberapa bagian agar ketika kita memberikan textur tidak terlihat tertarik dan menjadi kurang menarik untuk dilihat. Buat potongan dengan memilih beberapa garis edge, kemudian tekan tombol U, pilih mark seams.
Setelah itu masuk ke mode Shader, klik add, texture, klik image texture. Sambungkan image texture dengan cara klik tahan Color dengan Base Color. Input texture dari galeri, misal saya mengunduh dari web: . Setelah diunduh, masukan ke blender sebagai texture.
Setelah di input texture, maka tugas terahkir adalah rendering dengan menekan tombol F12. Tunggu hingga hasil render keluar dan selesai sudah hasil dari membuat objek 3D sofa sederhana.
Itu dia tutorial membuat sofa sederhana menggunakan Software Blender 3D yang bisa kamu ikuti. Ingin belajar tentang 3D secara lebih mendalam? Yuk ikuti kelas "Menguasai Blender 3D Dari Dasar Sampai Ahli" di Gamelab Indonesia.
7fc3f7cf58